Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Wajah Tu Long Yang Sebenarnya


__ADS_3

Apalagi tawa Cen Tian di sertai kebahagiaan tiada dua, hal itu membuat Tu Long kini terlihat semakin kesal.


“Heng..!! Kalian ini sama saja, tertawa saat aku menderita saja,” dengus Tu Long sambil menatap ke arah Duan Du yang sengaja mengalihkan pandangannya.


“Bocah nakal,, kenapa kau melarangku menyerang mereka semua? Padahal mereka telah melihat kekuatan kita, jadi tidak baik memperlihatkan kekuatan kita yang sebenarnya,” tanya Tu Long kini terdengar kesal tapi di satu sisi ia juga serius.


Cen Tian, Lang Zai, Xiao Lee Tan dan Guan Shen Ju juga setuju, kini mereka melihat ke arah Duan Du.


Duan Du langsung memasang wajah polosnya.


Namun Cen Tian langsung berkata. “Du'er, jangan bercanda, kami penasaran mengapa kau membiarkan mereka hidup.”


Nada suara Cen Tian terdengar sedikit ada ancaman.


Hal tersebut membuat Duan Du tersenyum kecut, apalagi saat melihat tatapan Lang Zai yang ingin memakannya.


“Baiklah aku akan bicara,” ucap Duan Du memonyongkan bibirnya.


Jika saja mereka bukan keluarganya, mungkin Duan Du sudah dari tadi menghajar mereka semua.


“Saat ini akan ada orang yang akan membasmi mereka, untuk lebih dalam aku tidak tahu, karena kakak yang memberitahuku beberapa saat lalu melalui token telepati,” ucap Duan Du dengan nada mengeluh.


Cen Tian dan yang mengangguk-angguk saat mendengar Duan Du memberitahunya. Apalagi ini kabar dari Bai An, jadi mereka akan langsung percaya.


Tapi satu hal yang mereka tidak tahu, Duan Du sedang membohongi mereka.


Untuk masalah ada yang akan membasmi mereka mungkin itu benar.


Tapi untuk identitas orang yang membasmi mereka, ia sangat tahu.


Info ini Duan Du dapatkan dari Bai Tan tadi, jika muridnya Bao Tang adalah seorang Penguasa Dunia Inti ke 6.


Setelah Bai Tan menyelidiki secara pasti, ia langsung memberitahu Duan Du semuanya.


Bao Tang juga mempunyai banyak bahawan yang tersebar di seluruh Alam Semesta Inti ke 6.


Mereka saat ini akan berkumpul tepat pada hari ini.

__ADS_1


Sebenarnya Duan Du sangat ingin menemui muridnya itu, dan bertanya bagaimana ia bisa sampai kesini.


Tapi karena saran dari Bai Tan, ia kini tetap melanjutkan perjalanannya ke Dunia Awan untuk bertemu Bai An lebih dulu, baru setelah itu ia akan pergi ke Alam Semesta Inti ke 3.


***


“Hmm..!! Aku tak menduga jika setengah jiwaku bisa di lukai olehnya,” gumam seseorang dengan aura yang sangat mengerikan.


bahkan auranya yang bewarna hitam mengubah dunia yang ia tempati menjadi gelap total selamanya.


“Tapi mereka semua menarik, jiwa ku yang setengahnya hanya memiliki pikiran bertarung kini bisa memiliki sedikit kecerdasan akibat hasutan mereka.” Sambung orang tersebut, ia sangat mirip dengan Tu Long.


Tapi bentuk tubuhnya sangatlah besar, bahkan besar tubuhnya menyamai dunia inti ke 6.


Sementara tempat ia berada juga sebuah dunia, tapi orang yang dengan Tu Long terlihat kecil di dunia tersebut.


Dapat di bayangkan bagaimana besar dunia tersebut.


Tempat orang yang mirip dengan Tu Long itu adalah Dunia Monster Raksasa, tidaka ada sama sekali manusia atau ras lain disana selain ras seperti Tu Long yang memiliki tubuh besar.


“Sebuah keluarga ya. Aku tidak pernah memikirkan hal ini dari dulu, terlebih lagi saat keluargaku di bantai oleh klan Bai, aku bersumpah akan memburu mereka.”


Sebuah senyum terukir di bibirnya, tapi bagi para bawahannya, mereka seolah melihat monster yang ingin memakan mereka hanya dengan senyum saja.


Setelah itu mata orang yang mirip dengan Tu Long mengarah ke jutaan bawahannya.


Jutaan bawahannya kini merinding, jika saja satu dari bawahan orang yang mirip dengan Tu Long ini ada di tempat Bai An.


Maka ia bisa menjadi Penguasa Semesta buatan para klan Bai.


Karena kekuatan mereka yang terendah ada di Dewa Grand Master Semesta ⭐ 1 Awal.


“Beritahu para Penguasa Dimensi Pusat, jika invansi ke Dimensi buatan klan Bai di undur, jika mereka marah, maka lawan saja. Kita tidak perlu takut kepada mereka.”


Suara orang yang mirip Tu Long sangat dingin, setiap kata yang ia ucapkan menggetarkan dunia tempatnya berada.


Salah satu dari mereka, atau bawahan setianya langsung mengangguk patuh, setelah itu ia menghilang.

__ADS_1


***


“Bagaimana? Apakah kau dapat melihat wajah asli Tu Long?”


Mendengar Bai An langsung bertanya ke intinya. Bai Tan seketika menggeleng.


“Aku merasa ia bukan lah manusia atau makhluk hidup, tapi aku tidak tahu ia sejenis apa? Karena setiap aku ingin masuk lebih dalam, sebuah tekanan beserta energi yang bahkan jauh lebih kuat dari diriku langsung membuatku di lempar mundur.”


Bai An seketika mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan Bai Tan.


“Hmm..!! Katamu energi alam semesta seperti dirimu sangat kuat, bahkan-”


“Cukup, jangan samakan aku dengan Dimensi Pusat, aku juga sudah memberitahumu jika aku tercipta akibat alam semesta ini di buat, terlebih lagi aku sudah memberitahumu jika alam semesta tempat aku tercipta juga hanyalah dimensi kecil.” Ucap Bai Tan memotong ucapan Bai An dengan nada kesal ia menambahkan.


“Terlebih aku baru berevolusi satu kali, jika aku sudah berevolusi 3 kali maka aku mungkin bisa mengimbanginya,” dengus Bai Tan.


Bai An langsung terkekeh kecil, ia tahu jika Bai Tan ini sangat kesal jika di sama-samakan dan di bandingkan.


“Baiklah, aku tahu aku salah, dan juga untuk evolusi mu, kau mengatakan bisa melakukannya jika menyerap Artefak tingkat dewa bukan?” Tanya Bai An kini memikirkan sesuatu.


“Ya, tapi bukan satu atau dua artefak saja, aku membutuhkan lebih dari seratus,” jawab Bai Tan masih dengan nada ketus.


“Wo wo,, jangan marah dulu, bagaimana dengan Dunia Awan, terlebih lagi kau bilang jika Dunia buatan milik Penguasa Semesta Inti ke 6 juga sebuah artefak dari berbagai macam artefak dewa, terlebih lagi aku berencana kau juga menyerap inti dunia tersebut.”


Melihat Bai An mencoba merayunya, Bai Tan sedikit mendengus, tapi ia tetap setuju dengan ucapan Bai An.


Terlebih lagi banyak sekali sesuatu hal yang tak terduga di Dunia Awan tempat mereka ini.


Bai Tan telah menyelediki setengah dari Dunia Awan, dan hal itu membuatnya cukup terkejut.


“Baiklah, jadi kapan kau akan bergerak? Aku juga tidak bisa melakukan sesuatu sesuka hatiku tanpa persetujuanmu, karena kau adalah Tuan ku,” ucap Bai Tan kini terdengar bersemangat saat ia bertanya.


“Hmm..!! Sambil menunggu bocah itu kesini dan aku juga ingin bertanya sesuatu ke Tu Long, maka butuh waktu sekitar 5 bulanan lebih,” jawab Bai An kini berpikir untuk apa mereka selama 5 bulan di sini dan tidak mungkin mereka diam saja.


Terlebih pernikahan Hu Qia akan di laksanakan 3 tahun lagi.


“Selama 5 bulan ini, lebih baik kau selidiki lagi setengah dari dunia ini dan laporkan apa saja yang kau lihat, jika ada sesuatu mencurigakan, langsung beritahu aku, karena mungkin saja kita akan mengubah rencana jika sesuatu yang mencurigakan itu membahayakan keluarga kita.”

__ADS_1


Bai Tan langsung menghilang setelah mendengar ucapan Bai An.


__ADS_2