
Tak lama Duan Du dan Bo Wuhan muncul dengan seringai lebar.
“Hoho,, aku tak menyangka akan melakukan hal seperti kotor ini,” ucap Duan Du kini melihat hampir ratusan cincin penyimpanan bewarna biru muda melayang di depannya.
“Jika kakak Tian tahu, ia pasti akan marah besar karena caranya aku ikuti dalam menjarah harta musuh,” sambung Duan Du langsung menyimpan semua cincin penyimpanan yang ia dapat dari para murid dan tetua berbagai klan.
Tatapan Duan Du pun beralih ke Bo Wuhan. “Hemm..!! Bagaimana cara untuk meningkatkan kekuatanmu ya?” Ucap Duan Du kini memegang dagunya.
“Dengan cara menghisap energi Yin,” ucap Bo Wuhan datar.
Mendengar itu, wajah Duan Du berubah memerah. “Aku tak mau tahu, jangan pernah melakukan hal seperti itu lagi, jika tidak maka aku akan menyuruh kakak ku menyiksamu.” Ancam Duan Du.
Tubuh Bo Wuhan langsung ambruk. Ia dengan cepat bersujud di depan Duan Du.
“A..Aku tidak pernah melakukan itu lagi, aku tidak ingin di siksa Tuan lagi, aku akan mematuhi ucapan Tuan Du.” Ucap Bo Wuhan dengan nada terbata-bata di sertai bayangan Bai An sedang tersenyum seperti iblis di depannya.
Duan Du seketika tersenyum lebar. “Hehe,, kini aku tahu cara untuk memanfaatkannya dengan lebih mudah,” gumam Duan Du tertawa dalam hati.
“Hemm..!! Saat ini kita ada di wilayah pegunungan klan Elf,” gumam Duan Du mengalihkan pandangan ke arah peta dan area sekitarnya.
“Bo Wuhan, kau jaga aku dulu, aku ingin meningkatkan kekuatanku sebentar, jangan biarkan ada yang menganggu. Jika ada yang memaksa, maka bunuh saja.” Ucap Duan Du langsung duduk di sembarang tempat.
Mata Duan Du langsung terpejam lalu mencoba mencerna semua energi yang ia dapatkan dari hasil bertarung tadi.
Blush..!!
Tak lama tubuh Duan Du langsung mengeluarkan uap hitam.
Bo Wuhan langsung mundur ke tempat yang cukup aman sembari mengedarkan kesadarannya.
***
Tiga hari setelah peritiwa pertarungan Duan Du dan Bo Wuhan.
Kini di wilayah Barat, tepatnya di sebuah bangunan yang luas, terlihat sosok pemuda kekar berdiri di depan Sekte tingkat menengah.
Terlihat jelas otot-otot pemuda tersebut kekar dan berurat, terlebih ia saat ini tidak mengenakan jubah atau pakaian di tubuh atasnya.
“Haha..!! Yang Mulia ini telah datang menagih hutang,” seketika tawa lantang dari pemuda yang tak lain Tu Long kini menyebabkan seluruh wilayah Sekte Tingkat Menengah berguncang.
Semua murid sekte yang hanya memiliki di bawah tingkat kultivasi Dewa Surgawi ⭐ 2 Awal langsung ambruk di sertai mengeluarkan darah dari mata, hidup, telinga dan mulut.
Tidak ada yang menyangka jika peningkatan Tu Long yang tercepat dari semua keluarganya. Hanya dalam kurun waktu lima hari, Tu Long sudah mencapai Dewa Surgawi ⭐ Awal.
Namun terlihat juga usaha Tu Long tidaklah mudah, di seluruh tubuhnya banyak sekali bekas sayatan berbagai senjata.
...
Dret dret...!!
“Kurang ajar, berani sekali kau membuat kekacauan di Sekte-”
Wuss..!!
Srek..!!
Tu Long muncul langsung mencengkram erat kepala salah satu yang ia yakini penetua sekte.
__ADS_1
“Hehe,, apa kau tidak dengar jika Yang Mulia ini datang menagih hutang,” kekeh Tu Long. “Hutangnya adalah Hutang nyawa.” Sambung Tu Long menyeringai dingin.
Krak..!!
Bam..!!
Kepala penetua tersebut langsung pecah, darahnya langsung berserakan ke tubuh dan wajah Tu Long.
“Darah pertama,” ucap Tu Long langsung mengangkat tangan kirinya ke atas.
Tak lama tangan kiri Tu Long berubah menjadi cakar pedang.
Tatapan Tu Long mengarah ke sekumpulan orang tua kini melesat ke arahnya dan ada sosok yang Tu Long tahu, ia adalah Master Sekte tersebut.
“Teknik Tubuh Naga Sejati.”
“Dragon Claw Sword.” Ucap Tu Long langsung mengayunkan lengan kirinya ke arah sekumpulan ahli tersebut.
Blush..!!
Goar..!!
Tak lama muncul bilah energi berbentuk Naga kecil lalu melesat ke arah musuh.
Master Sekte dan para penetua langsung menghentikan langkah mereka. Dengan cepat Master Sekte berteriak. “Buat formasi, serangan ini sangat kuat,” teriak Master Sekte merasakan jika kematian menjemputnya jika gegabah.
Semua penetua sekte langsung menggabungkan seluruh kekuatan mereka termasuk dengan Master Sekte tingkat menengah tersebut.
Blush blush blush..!!
Sebuah persiai bewarna coklat langsung muncul dalam bentuk bundar.
Dret..!!
Goar..!!
Bom..!!
Wuss..!!
Duar..!!
Ledakan besar seketika tercipta akibat bentrokan bola api petir dengan perisai.
Goar..!!
Melihat serangannya tidak berdampak, bilah Naga Energi langsung melesat dengan kecepatan tinggi.
Dua tanduk di kepalanya langsung ia hantamkan ke perisai tersebut.
Duar..!!
Krak krak..!!
Bom..!!
Ledakan kembali tercipta, namun terlihat Master Sekte bersama penetuanya baik-baik saja tanpa terluka sama sekali.
__ADS_1
“Manusia bodoh itu mungkin telah kehabisan energinya, ayo jangan hilangkan kesempatan ini untuk membunuhnya sebelum ia melarikan diri lagi.” Teriak Master Sekte tingkat menengah tersebut di sertai seringai kejam.
“Heeh,, aku bukan orang yang sama saat pertama kali muncul di sini,” ucap Tu Long dengan suara dingin.
Tidak ada yang menyadari kedatangan Tu Long, kini ia berada di belakang Master Sekte tingkat menengah.
“Darah kedua,” ucap Tu Long mengayunkan lengan kirinya.
Crash..!!
Kepala Master Sekte langsung terpisah dari tubuhnya. Terlihat mata Master Sekte tersebut melotot tak percaya jika ia mati dengan mudah tanpa melakukan perlawanan walau ia berada di tingkat Dewa Surgawu ⭐ 4 Menengah.
Sret..!!
Sebelum kepala Master Sekte Terjatuh, lengan kiri Tu Long langsung menusuk kepalanya, setelah itu ia masukkan ke dalam cincin penyimpanannya.
Tak lama tatapan Tu Long mengarah ke semua Penetua Sekte yang kini menerjang ke arahnya.
“Hehe,, Ingin melawan Yang Mulia ini dengan kekuatan seperti itu,” ejek Tu Long.
Krak krak..!!
Tak lama tubuh Tu Long mulai berubah ke mode Berserk Sempurna.
“Akan Yang Mulia ini tunjukkan apa itu kekuatan Mutlak,” ucap Tu Long mengangkat kepalanya dengan sombong.
Jika Duan Du melihatnya, ia pasti akan berkomentar pedas di sertai mengejeknya.
Beruntung Duan Du tidak berada di sini.
“Teknik Jiwa Naga.”
“Raungan Jiwa Kehampaan.”
Goar..!!
Seketika semua penetua tersebut berhenti karena merasakan jiwanya terkoyak-koyak oleh sesuatu yang tidak mereka tahu.
Tu Long pun langsung bergerak cepat mengayunkan lengan kirinya.
Crash crash crash..!!
Dalam waktu satu menit, semua penetua tersebut mati dengan kepala terpisah.
Tu Long juga terlihat mengumpulkan semua kepala penetua tersebut.
Dret..!!
Tak lama tubuh Tu Long berubah menjadi sosok Naga setinggi 10 meter. Tu Long sengaja mengubah dirinya menjadi sekecil mungkin dalam wujud Naganya.
Krak krak..!!
Dengan santai Tu Long langsung mengunyah semua kepala Master Sekte beserta para penetuanya.
Dret dret..!!
Setelah memakannya, Tu Long langsung menyusut ke wujud manusianya.
__ADS_1
“Hemm..!! Sialan, ternyata semua murid sekte ini telah mereka bunuh untuk meningkatkan kekuatan mereka,” gumam Tu Long memasang wajah kesal.
“Jika begitu, Yang Mulia ini akan menuju ke Kota itu untuk menagih hutang Klan yang ikut menyerangku saat pertama kali aku muncul.” Wajah Tu Long seketika tersenyum menyeringai lebar.