Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Pembantaian Bai Han dan Bai Chu Ye


__ADS_3

Saat ini Bai Yu We dan Bai Yun Qe membelalakan mata mereka saat melihat Ras Half Giant Dragon tiba-tiba muncul.


Bukan hanya itu saja yang membuat mereka terkejut, tapi karena kemunculan Bangsa Iblis Merah dan manusia juga di saat bersamaan.


“Sialan, apakah mereka sudah bersekutu? Jika benar, maka akan sulit menerobos lubang dinding formasi untuk saat ini,” ucap Bai Yu We dengan amarah tak tertahan lagi.


“Manusia, apa mereka pengkhianatnya? Jika ya maka merekalah yang membantu Bangsa Iblis Merah menghancurkan dinding formasi dimensi ini dari dalam,” ucap Bai Yun Qe dengan nada dingin.


Saat ini mereka bersama para tetua tidak memperdulikan kematian Bai Di, karena itu memang sifat klan Bai.


“Ayo percepat langkah, biarkan setengah dari mereka menghalangi jalan mereka,” teriak Bai Yu We kini memerintah pasukan klan Bai.


Mendengar itu, anggota inti Klan Bai mengangguk patuh. Mereka pun langsung bersiap-siap kembali melanjutkan perjalanan.


...


Di tempat Bai Han dan Bai Chu Ye, mereka kini hanya membantai anggota klan Bai cabang.


Tapi langkah mereka terhenti saat melihat sebagian dari mereka mulai pergi.


“Hmm,, sifat yang menjijikkan. Mereka bahkan tidak ragu mengorbankan anggota mereka sendiri,” gumam Bai Han dengan nada dingin.


“Kakak, fokus saja lebih dulu ke jutaan musuh yang mengepung kita saat ini, mereka juga terlihat tidak peduli jika di tinggalkan, artinya mereka sadar untuk di jadikan tumbal,” ucap Bai Chu Ye memberitahu kakaknya.


Bai Han melirik, tak lama ia mengangguk.


“Baiklah, perlihatkan betapa mengerikannya keluarga kita jika di ganggu.” Ucap Bai Han dengan nada dingin.


Bai Han dan Bai Chu Ye langsung memasang wajah ganas.


Tak terasa Hukum Energi yang jarang muncul, tiba-tiba muncul secara tak tertuga dari tubuh Bai Han.


Bai Han pun tak menyadarinya saat ini jika ia menyatu dan langsung menguasai Hukum Energi tanpa perlu di pelajari.


Blush..!!


Sementara Bai Chu Ye langsung juga menyatu dengan Hukum Darah.


Wuss..!!


Saat mereka baru selesai bergabung dengan Hukum, sebuah serangan tiba-tiba muncul dari segala arah.


“Haha,, matilah kalian berdua,” teriak salah satu anggota cabang klan Bai kini ikut mengayunkan pedangnya bersama yang lain.


Crash..!!


Tubuh Bai Chu Ye terbelah dua bersama dengan Bai Han.


Hal itu membuat semua anggota klan Bai tertawa terbahak-bahak.


Hahaha..!!


Hahaha..!!


Tapi tak lama mereka semua tercengang saat melihat tubuh Bai Han dan Bai Chu Ye menyatu.


Terlihat benang-benang energi transparan mulai merajut layaknya merajut pakaian. Tak lama tubuh Bai Han menyatu.


Sementara Bai Chu Ye berubah menjadi darah lalu bergabung kembali.


Setelah bergabung, Bai Han seketika menyeringai dingin.

__ADS_1


“Hehe..!! Jadi begini rasanya di tebas olej musuh, cukup menyenangkan juga,” kekeh Bai Han.


Jlep..!!


Bai Han langsung menghilang, ia bukan menghilang, lebih tepatnya menyatu dengan alam semesta ini.


Wungg..!!


Duar..!!


Tak lama tubuh salah satu anggota klan Bai An meledak, darah berceceran dimana-mana, sementara energinya sudah Bai Han serap.


Tidak hanya satu, satu persatu anggota klan Bai mulai meledak.


Kini semua anggota klan Bai yang tersisa merasakan teror. Mereka mulai berhamburan satu persatu.


Mau melawan, mereka semua tidak tahu bagaimana melawan orang tak terlihat.


Sementara Bai Chu Ye yang melihat kakaknya mulai membunuh mereka, kini tak mau kalah, dengan cepat ia berubah menjadi darah.


Wuss..!!


Wuss..!!


Bai Chu Ye yang menjadi setitik darah mulai melewati musuh-musuhnya, setiap anggota klan Bai yang ia lewati, tubuh mereka mengering.


Tubuh anggota klan Bai hanya menyisakan tulang dan kulit kasar saja, untuk darah mereka, semuanya terserap habis.


Merasa bukan hanya satu yang meneror mereka, melainkan dua, semangat hidup anggota klan Bai kini hilang, mereka terdiam menunggu kematian menjemput mereka.


...


Walau begitu, mereka sedikit merinding saat melirik apa yang di lakukan oleh Bai Han dan Bai Chu Ye.


“Mengerikan, jika mereka sekuat atau setingkat kami berdua, mungkin musuhnya akan musnah dalam sekejap,” gumam Mo Liang Liu sedikit bergidik.


“Semua keluarga Tuan Bai tidak ada yang normal, mereka semua melebihi Iblis maupun Monster yang sesungguhnya. Aku beruntung tidak di bunuh wakti itu,” gumam Mo Denshan berkeringat dingin.


Kekuatan Bai Han saat ini telah mencapai Dewa Master Semesta ⭐ 1 Ahir, sementara Bai Chu Ye telah mencapai Dewa Raja Semesta ⭐ 5 Puncak.


Sementara kedua Jendral Muda Iblis Merah saat ini memiliki tingkat kultivasi yang sama, mereka sama-sama berada di tingkat Dewa Penguasa Sejati ⭐ 3 Ahir.


Dulunya mereka berada di tingkat Dewa Penguasa ⭐ 4 Awal, kekuatan mereka meningkat drastis karena Inti Energi yang mereka serap. Mereka berdua juga merasa beruntung berada di sisi Bai An.


“Saudara Liu, ayo kita selesaikan dengan cepat, aku sudah tidak sabar ingin melawan Bangsaku sendiri,” ucap Mo Denshan dengan nada dingin di sertai wajah muak.


“Hmm..!! Aku tak akan pernah melupakan saat dimana klan kita di bantai oleh Jendral Juan dan Jendral Jian dulu karena keserakahan mereka, jika kekuatanku sudah cukup, aku akan membunuh mereka dengan tanganku sendiri,” sambung Mo Liang Liu dengan nada sedikit amarah di sertai penuh dendam.


Jika saja dulu Jendral Mo Hung tidak menyelamatkan mereka, mungkin mereka akan ikut mati bersama keluarga mereka.


“Kau benar, tapi seperti inilah jalan kultivator, yang kuat menindas yang lemah, kita dulu tidak bisa melakukan apa-apa, dan saat ini kita sudah cukup kuat untuk membalas semua perbuatan mereka.” Ucap Mo Denshan menghela nafas panjang.


Dengan segera Mo Liang Liu dan Mo Denshan melesat ke arah musuh yang berusaha melarikan diri.


Karena sejatinya klan Bai buangan ini adalah seorang pengecut, mereka hanya berani kepada yang lemah saja. Sama halnya Bangsa Iblis Merah.


Bom bom bom..!!


Duar..!!


Tak sampai 10 menit, semua anggota klan Bai yang tertinggal kini musnah.

__ADS_1


Wuss..!!


Wuss..!!


Tap tap..!!


Bai Han, Bai Chu Ye, Mo Liang Liu dan Mo Denshan kini berkumpul di tempat Tu Long berada.


“Paman Tu, kemana ayah dan paman Du?” Bai Han langsung bertanya saat muncul di depan Tu Long.


Tu Long yang sedang menguyah daging musuhnya dengan nikmat kini melirik ke arah Bai Han.


“Tuan muda dan bocah itu sedang membuat formasi perisai untuk menutup jalan bagi mereka semua melarikan diri, jadi tunggu saja di sini,” jawab Tu Long sambil menunjuk ke arah puluhan juta klan Bai inti yang melarikan diri bersama patriak mereka.


Pandangan semua orang mengarah ke jutaan anggota klan Bai.


Lalu pandangan mereka mengarah ke Bai An dan Duan Du di kejauhan.


Tubuh mereka seketika bergidik ngeri saat melihat wajah Bai An dan Duan Du yang menyeringai seolah menunggu buruan mereka datang.


Tingkat Kultivasi \=


➡ Pemula ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Junior ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Senior ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Master ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Grand Master ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Kaisar Sejati ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Kaisar Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Raja Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Master Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Grand Master Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Kaisar Immortal Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Suci Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Sejati ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Master ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Berlian ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Half Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Immortal Suci ⭐ 1 - ⭐ 5

__ADS_1


__ADS_2