Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Ilusi Nyata Ingatan Leluhur Tetua Klan Ling


__ADS_3

Pria sepuh tersebut mengangguk pasrah karena, menurutnya anak kecil belum saatnya mengetahui dunia yang mengerikan ini.


Tapi apa boleh buat, ia hanya menuruti Roh di sampingnya.


Roh tersebut adalah tetua klan Ling terkuat setelah Penguasa pertama klan Ling.


Roh tersebut bernama Ling Yenrou dan ia mati akibat terbunuh oleh pria misterius, tapi Ling Yenrou menduga jika pria misterius itu adalah Penguasa Alam Semesta Inti ke 2 yang bernama Xu Hu Tian.


Tentu Ling Yenrou tidak menebak secara asal, karena dari elemen dan cara bertarung sama persis dengan Xu Hu Tian.


“Sebentar lagi mereka akan selesai mendapatkan informasi tersebut, jadi berikanlah dia benda tersebut,” kata Ling Yenrou.


Pria sepuh mengangguk patuh.


***


Di tempat ilusi tersebut.


Saat pertama kali sadar, Bai An melihat sekitar dan betapa terkejutnya ia melihat ada perang besar terjadi dan saat ini ia sedang berada di tengah-tengah perang besar tersebut.


Yang membuat Bai An semakin terkejut adalah, para prajuritnya memiliki tingkat kultivasi terendah yaitu Dewa Immortal ⭐ 1 Awal.


Saat Bai An mengira ini adalah ilusi, tiba-tiba terdengar sebuah peringatan dari Bai Tan.


“Menghindar, cepat,” teriak Bai Tan.


Dengan cepat Bai Tan menghindar.


Bom..!!


Walau ia tepat waktu, tapi Bai An masih terkena dampak serangan dari tombak energi seorang Jendral yang ia sendiri tak bisa melihat kekuatannya.


“Ukhh,, untung saja kau dengan cepat memberitahu, jika tidak aku akan mati,” kata Bai An.


“Tapi kenapa aku bisa ada di sini? Bukankah aku tadi masuk rumah kecil itu, sehingga aku mengira ini hanya ilusi buatan pria sepuh tersebut?” Tanya Bai An dengan heran.


“Heng,, ini memang ilusi, namun ilusi yang terasa nyata, bahkan nyata, jika kau terkena serangannya, maka kau akan mati,” dengus Bai Tan lalu kembali menambahkan. “Tapi untungnya ilusi ini tingkat tinggi sehingga mereka tidak bisa melihatmu, jika mereka melihatmu, aku yakin kau akan di serang oleh kedua belah pihak karena mengira kau adalah musuh salah satu dari mereka.”


Bai An terkejut mendengar informasi tersebut.


“Ja.. Jadi ini ilusi nyata?” Tanya Bai An mencoba bertanya lagi, karena ia takut salah dengar.

__ADS_1


“Benar,, lebih tepatnya bekas ingatan tetua klan Ling yang mati dan kini hanya menyisakan Roh saja,” jawab Bai Tan dengan nada malas.


Bai An semakin terkejut, saat ia ingin bertanya lagi, sebuah bola api besar nyaras ke arahnya.


Dengan cepat Bai An melesat untuk menghindar.


Duar..!!


“Sungguh mengerikan, aku merasa seperti semut kecil,” gumam Bai An menyeka keringatnya.


Bai An kini sadar jika ini ilusi nyata bekas ingatan Roh tetua klan Ling, berarti salah satu dari Roh tetua Klan Ling tersebut dulu ikut berperang di sini.


Memikirkan itu, Bai An kini sadar mungkin ini informasi yang di maksud Ling Dong.


Bai An langsung menjauh dari perang tersebut dan hanya melihat dari kejauhan.


Bai An juga mencoba menyelidiki siapa saja mereka.


***


Bertahun-tahun berlalu, Bai An kini mendapatkan banyak informasi dari ilusi nyata ini.


Seseorang berjubah kuning tersebut mengirim banyak bawahan yang kuat untuk menghasut agar Hu Xiao mau berperang melawan Klan Ling.


Walau berkali-kali menolak, akhirnya Hu Xiao mau karena ajakan para tetua klan Hu yang di hasut oleh beberapa harta.


Hu Xiao bekerja sama dengan Ibu Mu Xia'er, namun kerjasama mereka hancur setelah istri Hu Xiao mati, dan kebetulan Ibu Mu Xia'er ada disana saat Hu Xiao datang, sehingga menyerang ibu Mu Xia'er karena menduga ibu Mu Xia'er lah yang membunuhnya.


Auranya sungguh mengerikan saat Bai An melihatnya dari kejauhan.


Bai An juga sudah tahu jika tetua yang memiliki ingatan tempat ia berada ini bernama Ling Yenrou.


Ling Yenrou juga bertarung dengan pria misterius berjubah kuning, namun kalah setelah bertarung habis-habisan.


Sebelum kematiannya, Ling Yenrou sudah melepas sedikit Roh Jiwanya agar ia bisa tetap hidup selama beberapa jutaan tahun lamanya.


Tentu saja musuhnya pria misterius tersebut tak mengetahuinya, jika tahu, maka Roh Jiwa Ling Yenrou pasti akan diburu.


Untuk para prajurit yang Bai An lihat pertama ia muncul di sini adalah para prajurit elit tersembunyi milik Penguasa Hu Xiao, Penguasa Alam Semesta Inti ke 3, mereka hanya muncul saat Penguasa Hu Xiao memanggilnya.


Sementara prajurit yang kalah adalah prajurit elit milik klan Ling, namun masih ada beberapa yang selamat dan bersembunyi di seluruh Alam Semesta, mereka menyebar karena perintah Penguasa Semesta Inti ke 9 sebelum ia mati, jika mereka hanya akan muncul saat, Penerusnya yang ada dalam ramalam muncul.

__ADS_1


Dan Bai An terkejut saat melihat penerus yang ia maksud adalah putranya Bai Han.


Bai An juga bertemu dengan Penerus Penguasa ketiga klan Ling yaitu mata yang Bai An lihat di sebuah layar saat bersama Ling Dong, mata atau penerus itu tak lain Ling Du, sementara leluhurnya yang asli, yaitu Penerus Penguasa Kedua klan Ling masih menjadi misteri kematiannya.


Namun Bai An dapat menyimpulkan jika ini ada kaitannya dengan Pria Misterius berjubah kuning.


Ada satu hal yang membuat Bai An pusing, Ling Du ini sangat mirip dengan leluhurnya tersebut, sehingga Bai An menebak jika mereka kembar namun berbeda umur.


Saat Bai An menebak itu, tiba-tiba kesadarannya kembali.


Bai An langsung melirik ke arah putranya sambil memegangi kepalanya yang sedikit pusing.


Bai An melihat putranya masih tertidur, saat ingin menyentuh putranya, sebuah suara terdengar.


“Jangan sentuh, putramu bisa terluka, Yang mulia ke 4.” Kata Ling Yenrou.


“Eehh,, bukankah seharusnya ke 4 itu adalah putraku? Karena yang ku lihat di ramalan, dialah yang di tunggu-tunggu?” Tanya Bai An melirik ke arah Roh Ling Yenrou dengan pandangan penuh tanya.


Bai An sama sekali tidak terkejut melihat kemunculan tiba-tiba Ling Yenrou, karena Bai An sudah tahu Ling Yenrou ini sangat kuat, sehingga Roh Jiwanya tidak bisa musnah dalam waktu yang lama.


“Putramu sangat spesial, ia bukan Penguasa Alam Semesta Inti ke 9 atau Penguasa klan Ling, karena ia sudah di takdirkan menjadi Penguasa Seluruh Alam Semesta ini, dan kau adalah pendamping sekaligus orang yang membawanya menjadi kuat,” jawab Ling Yenrou.


Ling Yenrou sebenarnya masih menyembunyikan beberapa hal, namun ia yakin suatu hari nanti Bai An dan kelompoknya pasti akan mengetahuinya.


Bai An langsung paham tanpa bertanya masalah itu lagi, kini Bai An melirik ke arah putranya.


“Jika ini adalah ilusi yang sama dengan diriku, kau membawanya ke ingatan yang mana?” Tanya Bai An penasaran.


“Yang pasti itu tidak terlalu berbahaya, dan kau akan tahu jawabannya setelah ia sadar,” jawab Ling Yenrou tersenyum tipis.


***


Sementara Bai Han.


Saat ia tersadar, ia langsung terpana melihat istana di depannya ini.


Namun Bai Han dengan cepat membuyarkan lamunannya lalu melihat kiri kanan.


“Ayah,, kau ada dimana?” Teriak Bai Han berusaha mencari dimana Bai An.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2