
“Hmm..!! Dewa Penguasa ⭐ 2 Awal, semoga kau bisa memuaskanku,” ucap Bai An langsung menghilang.
Bai An muncul, terlihat perubahan sedikit di mata Bai An, mata Bai An bewarna merah kebiruan.
Bai Sha yang menatap mata Bai An langsung merasakan penindasan di jiwanya.
Melihat hal tersebut, Bai An tersenyum tipis.
Ia kini langsung mengayunkan tinjunya yang telah di lapisi Energi Jiwa dan Energi Semesta.
Walau tinju Bai An terlihat sederhana, Bai Sha tahu jika ia tidak menghindar, maka ia bisa terluka parah.
Dengan cepat Bai Sha memiringkan tubuhnya ke kanan, ia juga tidak mau kalah, Bai Sha langsung mengayunkan pedang bermata dua yang ia pegang.
Bam..!!
Mata Bai Sha terkejut, ia awalnya merasa mampu menebas dada kiri Bai An, namun ia tidak menyangka jika tinju Bai An tiba-tiba muncul tepat di depan pedangnya.
“Hukum Ruang,” gumam Bai Sha.
Dengan cepat ia mundur, namun baru saja 100 meter ia mundur, ia merasakan energi yang sangat besar tiba-tiba muncul dari samping.
Sebuah tinju energi muncul tepat saat Bai Sha melirik ke kanan, karena tidak bisa menghindar tepat waktu, Bai Sha hanya mengumpati Bai An dalam hati.
“Bocah sialan.”
Dengan cepat Bai Sha mengeluarkan token kecil, token tersebut mirip dengan token teleportasi, tapi token ini jauh lebih beharga dari token teleportasi.
“Hehe,, kau tak akan bisa kemana-mana,” kekeh Bai An.
Crak..!!
Saat token pecah, terlihat tidak terjadi apa-apa, hal tersebut membuat Bai Sha langsung terhantam tinju energi Bai An.
Bom..!!
Wuss..!!
Duar..!!
Duar..!!
Duar..!!
Tubuh Bai Sha langsung terlempar hingga menabrak dunia hingga hancur, tubuh Bai Sha tetap meluncur hingga sudah 5 dunia hancur, baru setelah itu tubuh Bai Sha berhenti meluncur.
__ADS_1
Bai An juga terlihat sudah muncul tepat di depan Bai Sha.
“Hmm,, lumayan juga mampu bertahan hidup dari serangan keduaku,” ucap Bai An menyunggingkan senyum tipis.
“Aku tak tahu apa tujuanmu kesini, tapi aku dapat menebak jika kau menginginkan kematian Hu Xiao dan putraku, jadi mati saja,” ucap Bai An dengan nada dingin.
Tangan Bai An dengan cepat mencengkram kepala Bai Sha, Bai Sha yang ingin melawan kini tidak bisa melakukan apa-apa, seluruh organ di dalam tubuhnya sudah hancur, tangan dan kakinya sudah tidak bisa ia gerakkan.
Blush..!!
Dengan cepat Bai An menyerap energi milik Bai Sha hingga mengering.
Setelah itu pandangan Bai An jauh ke tempat Tu Long yang baru saja selesai membantai semua pengikut klan Bai, atau budak mereka.
Tubuh Tu Long terlihat di penuhi oleh darah, aura di tubuhnya juga terlihat semakin hitam pekat.
“Ras Half Dragon Giant memang mengerikan,” gumam Bai An dalam hatinya.
“Jika Ras Half Dragon Giant saja sudah mengerikan seperti ini, lalu bagaimana dengan Dragon Giant yang sesungguhnya,” sambung Bai An dalam hati.
Wuss..!!
Tap tap..!!
“Hehe,, ini baru namanya pertarungan Tuan muda, lain kali ajak aku seperti ini,” kekeh Tu Long dengan nada bersemangat.
Melihat Bai An melihat ke arah utara, Tu Long langsung ikut melihat ke arah sana, tak lupa ia mengubah warna matanya agar ia bisa melihat dengan jelas.
Saat Tu Long melihat sebuah mata dengan senyum menyeringai, Tu Long ikut menyeringai.
“Lawan yang kuat, aku suka melawan orang kuat,” ucap Tu Long langsung melirik ke arah Bai An.
Bai An menggeleng. “Jangan termakan umpannya, lihat lebih jelas di sekelilingnya,” ucap Bai An langsung pergi ke arah barat.
Tu Long langsung mengikuti saran Bai An, setelah melihat banyak sekali orang kuat dan bahkan ia melihat banyak sekali jebakan, Tu Long ikut pergi kemana Bai An pergi.
Wuss..!!
Tap tap..!!
“Lalu kita akan kemana lagi Tuan muda? Aku yakin tidak ada yang menarik lagi di Dimensi kecil ini kecuali mereka yang selalu bersembunyi dalam bayang-bayang,” ucap Tu Long bertanya sambil mengutarakan pendapatnya.
Bai An mengangguk. “Setelah mereka semua kembali, baru kita akan bergerak agresif, saat ini aku tidak berani melakukan hal bodoh sebelum semua saudaraku kembali, terlebih aku heran, sampai saat ini aku tidak memiliki koneksi dengan saudara Pixiu,” ucap Bai An dengan sedikit menghela nafas berat.
“Semoga saja ia baik-baik saja, jika terjadi sesuatu, maka kita akan menghancurkan Alam Semesta dimana tempat saudara Pixiu muncul pertama kali,” sambung Bai An.
__ADS_1
“Hmm,, aku juga tidak dapat mencium bau tubuhnya di Dimensi kecil ini Tuan muda, apa ia berada di Dimensi yang berbeda? Atau bahkan di Dimensi Pusat,” sambung Tu Long sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
***
Di suatu tempat yang tenang.
Saat ini Penguasa Alam Semesta Inti Pertama dan Kedua sedikit tidak bisa mengatakan apa-apa saat melihat banyak sekali dunia yang hancur di Alam Semesta Inti kedua.
“Sialan, apa ini perbuatan Hu Xiao,” ucap Penguasa Alam Semesta Inti Kedua sedikit kesal.
“Tidak, aku sama sekali tidak merasakan aura dari Hu Xiao, melainkan aura orang yang bersamanya. Tapi aku merasakan aura yang bersamanya,” ucap Penguasa Alam Semesta Inti Pertama.
“Walau begitu, auranya jauh lebih kuat dari Hu Xiao dan kita berdua, bahkan auranya jauh lebih kuat dari Iblis yang menyerang beberapa waktu lalu,” sambung Penguasa Alam Semesta Inti Pertama.
Mata Penguasa Alam Semesta Inti Kedua sedikit melebar saat mendengar itu.
“Apa ini sudah waktunya,” ucap Penguasa Alam Semesta Inti Kedua.
“Sebentar lagi, jika perang pecah kita akan mengikuti orang yang ada dalam ramalan, karena jika kita mengikutinya maka kita bisa keluar dari Dimensi kecil ini,” jawab Penguasa Alam Semesta Inti Pertama.
Keduanya kini saling memandang. “Aku cukup menyayangkan tempat ini, bisa menjadi Penguasa adalah perjuang yang berat, karena kita mulai dari nol,” keluh Penguasa Alam Semesta Inti kedua.
“Tapi anak kecil itu bilang jika seluruh Alam Semesta ini atau dimensi kecil ini akan hancur saat perang besar telah pecah, kita di beritahu jika harus mengikuti anak dalam ramalan,” ucap Penguasa Alam Semesta Inti Pertama.
“Tapi, apakah ucapan anak kecil itu dapat di percaya?” Penguasa Alam Semesta Inti kedua sedikit ragu.
“Kau tidak tahu jika ia adalah sosok yang keberadaannya jarang di ketahui orang, bahkan kita harus beruntung dapat menemuinya, walau dalam wujud abak kecil,” dengus Penguasa Alam Semesta Inti Pertama.
Penguasa Alam Semesta Inti kedua sedikit tersenyum masam saat melihat orang yang ia hormati kini kesal.
Setelah berbincang-bincang, mereka berdua pergi ke arah Alam Semesta Inti terkuat.
Beruntung dunia yang hancur oleh pertarungan tadi, mereka berdua sempat memindahkan beberapa penghuninya ke Alam Semesta Inti Pertama.
Saat ini mereka yakin jika semua dunia di Alam Semesta Inti Pertama akan sesak oleh para kultivator.
***
Wuss..!!
Tap tap..!!
Bai An, Tu Long, Duan Du dan Bai Han kini berhenti saat merasakan aura dari sosok yang mereka kenal.
Saat ini mereka telah berada di salah satu dunia yang ada di Alam Semesta Inti Pertama.
__ADS_1
“Hehe,, setelah sekian lama, aku dapat bertemu dengan paman Long Yuan,” ucap Duan Du langsung menghilang dari tempatnya melayang.