Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Bai Da Xing yang Tak Tahu Malu


__ADS_3

“Haha,, ini luar biasa, tunggu kedatanganku cacing-cacing tanah,” teriak Bo Wuhan langsung melesat ke arah segerombolan Binatang Iblis yang masih banyak tersisa.


Wuss..!!


Bom bom bom..!!


Seketika terdengar ledakan demi ledakan saat Bo Wuhan dengan gila mengayunkan tinju dan kapaknya ke sembarang arah, bilah angin terlihat terus bermunculan lalu meledakkan semua Binatang Iblis satu persatu.


Huh huh..!!


Terlihat kini Bo Wuhan berdiri di tengah gerombolan mayat Binatang Iblis dengan nafas tersengal-sengal.


Jumlah Binatang Iblis yang Bo Wuhan bunuh kini kurang lebih sekitar 300.


Tersisa 1.000 lebih yang kini melesat layaknya semut yang mengejar makanan manis.


“Haha,, datanglah,” teriak Bo Wuhan kini mengayunkan tombak dan tinjunya secara bersamaan.


Wung..!!


Bom..!!


Tubuh salah satu Binatang Iblis langsung hancur tanpa sisa dan membuat beberapa Binatang Iblis di belakangnya terhempas akibat kuatnya dampak dari tinju Bo Wuhan.


Sementara jauh di salah satu bangunan yang biasa di gunakan sebagai pengawas, Bai Da Xing yang melihat itu tersenyum tipis.


“Hoho,, kemarin ia mampu membunuh kurang lebih 200 hama-hama ini, kini ia bisa membunuh lebih dari 300, peningkatan yang lumayan,” gumam Bai Da Xing tersenyum tipis layaknya seorang pria sepuh sambil mengelus-elus bulu di dagunya layaknya jenggot.


“Huh,, ada apa dengan monyet gila itu? Kenapa ia senyum-senyum sendiri saat melihat rekannya akan mati oleh kepungan para Binatang Iblis ini?” Bisik salah satu penduduk yang terlihat berusia 40 tahun.


“Aku juga tidak tahu, kau kan tahu jika dia monyet gila, jadi biarkan saja, selagi ia masih mau melindungi kita, itu sudah cukup,” jawab pria tua berumur 70 tahun.


“Pak tua ini benar, walau dia gila, kita cukup beruntung ia mau melindungi kita, jadi biarkan saja apapun yang ia inginkan, yang penting kita tetap aman,” balas salah satu pria tua terlihat sudah biasa dengan sikap Bai Da Xing.


Bai Da Xing tentu mendengar itu, tapi ia hanya mengabaikannya.


“Para nyamuk-nyamuk ini bisanya berdengung aja dari kemarin, hah biarlah, yang penting mereka semua tidak komplain kepadaku, jika mereka komplain, maka tinggal aku lempar saja mereka kesana,” kekeh Bai Da Xing dalam hati.


“Aku rasa Babi idiot itu sudah mencapai batasnya,” gumam Bai Da Xing saat melihat Bo Wuhan kini berlumuran darah dengan tubuh tersayat di hampir seluruh tubuhnya dan tangan kanannya terlihat sudah hancur.


“Hemm..!! Sangat bagus ia sudah bisa membunuh 500 hama saat ini, mungkin kedepannya ia bisa membunuh 1000 atau bahkan lebih,” gumam Bai Da Xing.


Dret..!!


Saat salah satu cakar Binatang Iblis akan mengenai kepala Bo Wuhan yang selalu tersenyum setiap saat. Bai Da Xing muncul lalu menendang kepala Binatang Iblis tersebut.


Bom..!!

__ADS_1


“Berani sekali kau ingin membunuh murid pertama ku, apa kalian semua sudah bosan hidup hah,” dengus Bai Da Xing dengan wajah mengerikan.


Dret..!!


Dalam tiga tarikan nafas Bai Da Xing bergerak secepat kilat.


Tap Tap..!!


Crash crash..!!


Bertepatan dengan Bai Da Xing muncul, semua Binatang Iblis yang tersisa langsung terpotong-potong menjadi daging cincang.


Wung..!!


Terlihat tubuh Bai Da Xing sedikit membesar seukuran 4 meter, ia pun menaruh Bo Wuhan di pundaknya. Tak lama, pandangan Bai Da Xing melirik ke arah kejauhan dimana tempat Topeng Hitam bersama bawahannya menyaksikan pertarungan.


...


“Hemm..!! Dia cukup kuat, tapi tidak terlalu kuat untuk bisa menghadapiku,” ucap Topeng Hitam dengan arogan.


“Topeng biru, kalian semua maju dan bawa mayat keduanya kepadaku,” perintah Topeng hitam.


Tak lama seluruh Topeng Biru yang berjumlah 150 langsung berubah bentuk ke wujud Binatang Iblis.


Terlihat tubuh Binatang Iblis Topeng biru jauh lebih besar dari pada Topeng merah yang berubah menjadi Binatang Iblis.


Goar..!!


Raungan dari Binatang Iblis Topeng Biru langsung menggema, tak lama, mereka pun langsung melesat ke arah Bai Da Xing.


“Hehe,, majulah hama-hama sialan, akan ku perlihatkan apa itu kekuatan yang sebenarnya,” kekeh Bai Da Xing dengan suara tawa mengerikan.


Sret..!!


Tak lama, mata Bai Da Xing seketika berubah, hawa di sekitar Bai Da Xing terlihat ikut berubah menjadi mencekam.


“Teknik Ledakan Surgawi.”


“Tahap Ketiga, Angin Kematian.” Teriak Bai Da Xing langsung mengayunkan kedua tangannya dengan bentuk vertikal dan horizontal.


Wung..!!


Bilah angin berbentuk + pun samar-samar melesat ke arah 150 Binatang Iblis Topeng Biru.


Saat akan mencapai musuhnya telapak tangan Bai Da Xing terlihat menjulur ke depan.


“Bum,” gumam Bai Da Xing langsung mengepalkan erat tangannya.

__ADS_1


Bersamaan dengan itu, terlihat ledakan dahsyat yang hampir mengguncang setengah Dimensi Alam Mixture terjadi.


Itu terjadi dalam sekejap mata sehingga semua penduduk yang berada di Sekte hanya bisa membuka mulut mereka lebar-lebar. Bukan hanya mereka, Topeng Hitam dan Topeng Kuning pun ikut terkejut. Tanpa sadar juga tubuh mereka ikut terhempas akibat dampak dari ledakan.


“I..Ini, apakah ini nyata?” Ucap salah satu topeng kuning dengan nada terbata-bata dan tatapan tak percaya.


Sementara Topeng Hitam hanya diam dengan tubuh sedikit bergetar. “I..Ini, setidaknya kekuatannya setara dengan Tuan Topeng Putih dalam wujud biasa mereka,” gumam Topeng Hitam ketakutan.


Tepat setelah Topeng Hitam bergumam. Bai Da Xing muncul dengan wajah tersenyum lebar.


“Apakah kau sudah melihat yang namanya kekuatan sejati,” kekeh Bai Da Xing mengayunkan tangannya yang sudah berbentuk cakar.


Wuss..!!


Bom..!!


Tubuh Topeng Hitam langsung terlempar sangat jauh.


Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Bai Da Xing pun melesat mengitari para Topeng Kuning.


Tap tap..!!


“Baiklah, kita coba apakah formasi ledakan yang ku gabung dengan Teknik Ledakan Surgawi bisa menyebabkan dampak yang jauh lebih besar atau tidak,” ucap Bai Da Xing kini tersenyum-senyum sendiri.


Tak lama, tangan Bai Da Xing langsung terkepal.


Wung..!!


Bom bom bom bom..!!


Ledakan beruntun langsung tercipta saat formasi yang Bai Da Xing aktifkan menyala.


“Hemm..!! Ternyata itu tidak bisa membunuh mereka,” gumam Bai Da Xing langsung bergerak cepat membunuh yang masih bertahan hidup.


Dret..!!


“Satu lagi yang tersisa,” gumam Bai Da Xing melirik ke arah kemana Topeng Hitam terlempar.


“Eeh,, dia melarikan diri ya,” ucap Bai Da Xing sedikit cemberut. ”Hais,, aku kurang beruntung,” sambung Bai Da Xing langsung melesat ke arah Sekte Pedang Cahaya.


Tap tap..!!


Saat Bai Da Xing sampai, kini terlihat Sekte sudah hancur sebagian dan banyak penduduk yang lemah terluka.


”Hei, apa yang terjadi? Apakah kalian bertarung satu sama lain ya?” Tanya Bai Da Xing. “Dasar gila,” tambah Bai Da Xing.


Mendengar itu, wajah semua penduduk yang membantu penduduk yang terluka seketika memasang wajah jelek.

__ADS_1


“Dasar monyet gila, sialan, ini semua perbuatanmu yang tidak mengenal tempat menggunakan kekuatanmu di sembarang tempat,” teriak salah satu pemuda yang hanya berani berteriak dalam hati.


__ADS_2