Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Ras Iblis Merah


__ADS_3

Setiap Penguasa Dunia dan para kultivator yang memiliki tingkat kultivasi cukup tinggi selamat hanya bisa termangu.


Tidak ada dari mereka yang berani mendekat atau marah saat dunia yang mereka tempati hancur.


Mereka yakin jika yang menyerang menggunakan jutaan bola energi tersebut adalah sosok mengerikan yang tidak bisa mereka singgung.


Bahkan mereka yakin jika Penguasa Alam Semesta Inti pertama akan terluka parah jika terkena satu bola energi tersebut.


Tak lama kemudian, muncul dua orang yang memiliki kekuatan cukup tinggi.


“Hmm,, apa sekarang saatnya?” Tanya pemuda berjubah oranye.


“Belum, menurut ramalan, jika banyak makhluk kuat datang ke tempat kita dan hancurnya salah satu Inti Alam Semesta, itulah saatnya kita ikut bergerak,” jawab pemuda berjubah putih.


Dahi pemuda berjubah oranye berkerut dan sedikit tidak puas dengan jawaban sahabatnya ini.


“Lalu kapan kita akan bergerak? Jika terus seperti ini, aku yakin akan banyak dunia dan makhluk yang tidak bersalah mati jika kita biarkan terus menerus,” tanya pemuda berjubah oranye dengan nada kesal.


“Tenanglah, orang itu pasti akan pergi jika orang yang ia cari tidak muncul,” jawab pemuda berjubah putih yang tak lain Penguasa Alam Semesta Inti pertama.


“Heng,, terserah kau saja,” dengus Penguasa Alam Semesta Inti kedua.


Tak menunggu waktu lama mereka berdua langsung pergi ke arah tertentu.


***


“Huuff,, akhirnya ia pergi juga,” gumam Bai An menghela nafas panjang.


Bai An kini melirik ke arah lengan kirinya, lengan kiri Bai An saat ini melepuh akibat terkena sambaran serangan milik Bai Di.


Bai An sama sekali tidak berani menggunakan energinya untuk menahan serangan Bai Di, jika ia menggunakan energinya, maka ia pasti akan ketahuan.


Dengan cepat Bai An membalik badannya lalu melesat dengan hati-hati.


Setelah 10 menit pergi.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Hmm,, mungkin hanya perasaanku saja jika itu adalah energi milik anak itu,” gumam Bai Di yang kembali lagi, ia sengaja pergi karena ingin memancing kemunculan seseorang yang ia cari-cari, tapi hasilnya tetap nihil.


Bai Di melihat ke segala arah, melihat ratusan dunia hancur, ia sama sekali tidak menyesal.


“Sebaiknya aku mencarinya ke Alam Semesta Inti ke 10, mungkin ia bersembunyi di tempat istrinya.” Gumam Bai Di lalu kembali menghilang.

__ADS_1


Wuss..!!


***


Satu minggu telah berlalu.


“Dimana tempatnya?”


Bai Tan dan Bai So langsung keluar dari tubuh Bai An.


Mereka kini melihat ke arah utara selama beberapa detik.


“Auranya kembali di sembunyikan oleh seseorang, tapi aku masih dapat merasakan secuil energi Alam Hampa yang merebes masuk ke Dimensi ini,” ucap Bai So tersenyum tipis.


Bai An dan Bai Tan hanya diam saja, karena Bai So di sini yang terkuat dari segi energi, jadi ia bisa merasakan semua jenis energi, berbeda dengan Bai Tan yang masih lemah.


“Ayo bawa aku kesana,” ucap Bai An kini mulai tidak sabar, ia ingin sekali Dimensi ini kacau dan membuat Pemilik Dimensi ini kerepotan.


Bai So melirik sekilas ke arah Bai An.


“Tenanglah, jangan terburu-buru, jika kita pergi sekarang, aku yakin orang yang menyegel tempat itu masih berada disana, jadi satu-satunya cara adalah menunggu ia pergi lebih dulu, baru kita bergerak secepat mungkin.”


Bai An terdiam sesaat, ia saat ini sudah tidak mempunyai banyak waktu, terlambat sedikit saja ia yakin keluarganya yang masih berkeliaran akan di tangkap oleh para pendiri dimensi ini.


“Huuf,, berapa lama kita harus menunggu Bai So? Apa kau tidak punya cara untuk menghilangkan keberadaanku dari orang itu?”


“Aku juga bisa membuat jiwa orang tersebut terganggu, bahkan terluka, tapi konsekuensinya jiwamu juga akan terluka parah, aku yakin kau paham maksudku,” ucap Bai So dengan nada serius.


Bai An seketika terdiam, ia tentu sadar jiwanya saat ini belum bisa melepaskan setengah dari energi jiwa milik Bai So, jika ia memaksa maka ia pasti akan menjadi gila, bahkan menjadi tubuh tanpa wadah.


“Baiklah, kita akan masuk dunia jiwa saja lebih dulu sambil menunggu orang tersebut, aku akan meningkatkan seluruh kemampuanku,” tanpa menunggu waktu lama, Bai An mengayunkan tangannya.


Crash..!!


Sebuah lubang hitam muncul saat Bai An merobek Dunia Jiwanya.


Bai An langsung masuk setelah mendapat anggukan dari Bai So dan Bai Tan.


Wuss..!!


***


Bom bom..!!


“Bagaimana apakah sudah ada tanda-tanda keretakan?”

__ADS_1


Sebuah suara tiba-tiba menghentikan puluhan orang yang sedang menghancurkan sebuah dinding bewarna merah kekuningan.


“Salam Jendral Tertinggi, saat ini para komandan dan dua Jendral kelas bawah sudah bisa membuat keretakan, tapi aku merasa ada orang dari dalam langsung memulihkan segel yang kami rusak,” ucap seorang pria dengan wajah merah dan tanduk hitam pekat, tanduk yang ia punya ada 4.


“Hmm..!! Jika saja secuil Inti Energi Tuan tidak hancur, ia tidak akan semarah ini,” ucap Jendral Tertinggi, ia memiliki 2 tanduk di kepalanya.


“Lalu apakah kita harus mengerahkan semua komandan agar segel tersebut cepat rusak?” Tanya Jendral yang memiliki tanduk 4, ia adalah Jendral Besar yang baru saja naik pangkat karena pencapaiannya yang luar biasa.


“Tidak,, biar aku saja yang mencobanya,” ucap Jendral Tertinggi. “Suruh semua iblis mundur sejauh mungkin,” perintah Jendral Tertinggi.


Setelah semua Ras Iblis Merah mundur, Jendral Tertinggi langsung berubah ke wujud aslinya.


Tingginya bisa mencapai 100 meter lebih, pandangannya mengarah ke titik retakan.


“Hmm,, biar aku mencoba kekuatan penuhku, jika tidak bisa maka orang yang menutup kerusakan segel pasti Bai Yun We atau Bai Yu Qe,” gumam Jendral Tertinggi.


Saat membayangkan kedua orang tersebut, tanpa terasa kemarahan bercampur kengerian terlihat di raut wajahnya.


Blush..!!


Aura Jendral Tertinggi langsung meletus hingga membuat semuanya menjadi berat.


“Mari kita coba,” ucapnya kini memegang sebuah kapak bermata dua.


Kapak yang Jendral Iblis Tertinggi itu seketika berubah menjadi merah, energi yang ada di sekelilingnya kini sangat kacau, jika ada orang yang ada di dekat Kapaknya, maka orang setingkat Dewa Suci Semesta diyakini akan langsung berubah menjadi abu.


“Kapak Marah jangan kecewakan aku.”


“Teknik Ras Iblis Merah.”


“Tebasan Penghancur.”


Jendral Iblis tertinggi langsung melesat ke arah pelindung yang retak di sertai tangannya terayun.


Wuss..!!


Bomm.!!


Duar..!!


Segel pelindung dimensi seketika berguncang hebat saat kapak Jendral Iblis bertemu dengan segelnya.


Saat ini Jendral Iblis Tertinggi mundur beberapa langkah, tatapannya terus mengarah ke arah yang ia serang.


Setelah semua asap menghilang, Jendral Iblis Tertinggi tersenyum kecil.

__ADS_1


“Hehe,, aku tak menduga jika ada orang bodoh yang berasal dari dalam ikut menyerang dinding ini juga,” kekeh Jendral Iblis Tertinggi saat ia melihat retakan semakin melebar dari luar dan dalam.


“Satu kali serangan lagi, satu kali lagi aku yakin dinding ini pasti akan hancur.”


__ADS_2