
Tak lama Bai Han langsung bergerak saat ia melihat Qing Ha dan Qing Hu mulai bergerak ke arah yang berbeda.
Wuss..!!
Wuss..!!
Dengan cepat Qing Ha muncul di dekat Bai Han lalu mengayunkan kedua Dagger dengan di baluti energi bewarna merah darah.
“Gaya pertama, tebasan ganda,” teriak Qing Ha.
Slash..!!
Slash..!!
Bai Han yang melihat itu dengan cepat memiringkan tubuhnya ke samping kanan di sertai mengayunkan pedang kayunya menggunakan tangan kirinya untuk menahan satu serangan lain dari Dagger milik Qing Ha.
Crash..!!
Trank..!!
Terlihat punggung Bai Han terkena tebasan Dagger milik Qing Ha, namun beruntung itu hanya menyobek jubahnya saja.
Tepat setelah Bai Han menahan Dagger yang satunya dengan tangan kirinya. Qing Hu muncul dari arah yang berlawanan dengan kepalan tangan mengarah ke pinggang kanan Bai Han.
“Tinju Penghancur Berlian,” teriak Qing Hu dengan seutas senyum tipis, ia yakin jika Bai Han saat ini tidak akan mampu menghindari serangannya. Karena kakaknya ada di sebelah Bai Han untuk menahan pergerakan Bai Han.
Bai Han yang sudah memprediksi itu, kini tersenyum tipis.
Wuss..!!
“Apaaa?” Teriak Qing Hu dan Qing Ha berteriak serempak saat melihat Bai Han secara tiba-tiba berubah menjadi bayangan.
Bom..!!
Urgh..!!
Qing Ha yang bergerak cepat menyilang kedua Daggernya untuk menahan tinju adiknya, kini memuntahkan seteguk darah.
“Kakak,” teriak Qing Hu.
Tepat pada saat Qing Hu akan mendekati kakaknya, Qing Ha langsung menngkat tangannya. “Perhatikan di sekitarmu, musuh kali ini sangat cerdas,” teriak Qing Ha.
Wuss..!!
Bai Han langsung muncul dari bayangan Qing Hu dengan seutas senyum tipis.
“Kau juga sangat cerdas, tidak ku sangka kau dapat menyadari di mana aku akan muncul,” ucap Bai Han sambil mengambil energi yang ada di sekitarnya lalu mengalirkannya ke tinjunya.
Bai Han sengaja menggunakan Tinjunya karena ia ingin melihat batasannya jika ia menggunakan kekuatan fisik dalam melawan musuh yang katanya memiliki kekuatan fisik luar biasa kuat.
Wung..!!
Qing Hu yang melihat itu langsung menyilang kedua tangannya untuk menahan tinju Bai Han yang kini mengarah ke wajahnya.
Bommm..!!
Duar..!!
Urgh..!!
Darah seketika mengalir dari tangan kanan Bai Han, padahal ia sudah menggunakan seluruh kekuatan fisik dan di aliri energi pinjaman. Tapi tetap saja kekuatan fisik Bai Han jauh di bawah Qing Hu.
Sementara Qing Hu yang terhempas jauh ke belakang merasakan sedikit keram saja di kedua tangannya. Ia juga saat ini melihat bercak darah di kedua lengannya.
__ADS_1
“Hemm..!! Aku baru kali ini melihat orang yang begitu bodoh ingin melawanku bentrok secara langsung menggunakan kekuatan fisik,” ucap Qing Hu melirik ke arah Bai Han yang kini mundur sambil memulihkan tangan kanannya dengan energi yang ada di sekitarnya.
Tap tap..!!
Qing Ha yang sudah merasa baikan kini menghampiri adiknya.
“Aku lebih tak menduga jika salah satu dari target kami akan sekuat ini, jika begini kami sepertinya akan langsung serius. Karena akan lebih berbahaya jika Chen Long datang kesini,” ucap Qing Ha sambil melirik adiknya.
Qing Hu pun mengangguk setuju. “Baiklah, saatnya kita menunjukkan kemampuan kita yang sesungguhnya,” ucap Qing Hu tersenyum tipis.
Dret..!!
Dret..!!
Tak lama, tubuh Qing Ha dan Qing Hu seketika berubah menjadi Binatang Iblis. Namun berbeda dari yang lainnya. Perubahan Qing Han dan Qing Hu kini lebih mirip Iblis, karena hanya menggunakan kedua kaki.
Tubuh mereka juga sangat jauh berbeda dari semua petinggi Menara Iblis yang ia lihat selama ini.
“I...Ini, apakah mereka berdua sebenarnya menggunakan mode Berseker?” Gumam Bai Han seketika memasang wajah serius saat melihat Qing Ha dan Qing Hu yang kini terlihat ratusan kali lebih kuat dari sebelumnya.
...Ilustrasi Qing Ha...
....
...Ilustrasi Qing Ha...
***
Sadar jika saat ini adalah pertarungan yang berdarah. Bai Han pun memejamkan matanya.
“Jika begitu, aku akan mencoba menggunakan metode Berseker paman Tu, perubahan paman Du, perubahan Ye'er dan gaya bertarung ayah.” Gumam Bai Han.
Dret..!!
Bai Han seketika berteriak kesakitan saat ia mencoba menggabungkan inti darah adiknya, inti darah kedua paman dan ayahnya sekaligus.
Wung..!!
Wung..!!
Secara perlahan tubuh Bai Han berubah, mulai dari tangan, kaki, tubuh kepala hingga rambut.
Srek srek..!!
Duar..!!
Ledakan energi keluar dari tubuh Bai Han yang membuat guncangan di seluruh Dimensi Alam Dewa. Bahkan Qing Ha dan Qing Hu dengan cepat menyelimuti tubuh mereka dengan energi mereka masing-masing.
...Perubahan Bai Han...
“I..Ini,” gumam Bai Han sedikit terkejut saat merasakan aliran kekuatan mengerikan di dalam tubuhnya.
“Aku tak menduga apa yang paman Wuhan katakan benar,” gumam Bai Han. “Beruntung aku meminta inti darah ayah, Ye'er, Paman Du, dan paman Tu kepada paman Wuhan tadi,” sambung Bai Han tersenyum lebar.
“Baiklah jika seperti ini, mari kita coba kekuatan gabungan dari milik ayah, Ye'er, dan paman,” gumam Bai Han merasa tidak perlu menggunakan Spiritnya.
Dret..!!
__ADS_1
Wuss..!!
Duar..!!
Mata Bai Han, Qing Ha dan Qing Hu langsung melotot tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.
“Fffttt,, hahaha,, apa-apaan itu,” teriak Qing Hu tertawa terbahak-bahak saat melihat Bai Han belum bisa menggunakan kekuatannya saat ini dan saat Bai Han bergerak sedikit, ia langsung melesat lalu menabrak pecahan Dimensi.
“Sialan, aku tak menduga akan jadi seperti ini, ini cukup memalukan,” gumam Bai Han langsung bangkit.
Mata Bai Han yang berubah bewarna merah langsung bersinar.
Dret..!!
Tubuh Bai Han dengan cepat berubah menjadi tetesan darah.
Qing Ha dan Qing Hu seketika memasang kuda-kuda mereka.
“Hati-hati Hu'er, jangan lengah,” teriak Qing Ha.
Tepat saat Qing Ha selesai bicara, Bai Han muncul dalam bentuk bayangan.
Wuss..!!
Dengan cepat Bai Han mengayunkan tinjunya ke arah dada Qing Hu.
Bom..!!
Sret..!!
Namun sebelum tinju Bai Han mengenai target, Qing Ha lebih dulu muncul lalu menahan dengan kedua Daggernya.
Bersamaan dengan itu, Qing Hu muncul di atas kepala Bai Han.
Wung..!!
Duar..!!
Tangan kiri Bai Han yang sudah bergabung dengan pedangnya langsung terangkat untuk menahan tinju Qing Hu.
“I..Ini,” gumam Bai Han dan Qing Hu sama-sama terkejut jika saat ini kekuatan fisik mereka setara.
”Hehehe,, ini akan menjadi menarik,” gumam Bai Han dan Qing Hu sama-sama tersenyum lebar.
Entah mengapa senyum Bai Han kini mirip dengan senyum pamannya Tu Long.
“Kau lengan,” ucap Qing Ha langsung mengayunkan kedua Daggernya saat melihat celah di pertahanan Bai Han.
Crash..!!
Namun kedua Dagger Qing Ha hanya melewati tubuh Bai Han yang sudah berubah menjadi gumpalan darah.
Dret..!!
Tak lama tubuh Bai Han kembali menyatu, sambil membalas serangan Qing Ha.
Wuss..!!
Bom..!!
Tapi sebelum itu, tbuh Bai Han terhempas akibat tendangan Qing Hu.
“Kakak, gunakan energi Spesialmu, itu akan efektip jika ingin melukai tubuhnya,” ucap Qing Hu langsung dapat menemukan kelemahan Hukum Darah dan Hukum Bayangan Bai Han.
__ADS_1
Qing Hu dapat mengetahui itu di saat ia bentrok tadi.
“Hemm..!! Energi itu,” gumam Bai Han sedikit waspada saat melihat kaki Qing Hu di selimuti oleh energi Cahaya.