
“Sudah-sudah jangan kesal begitu, mungkin ada maksud tertentu sehingga kakak membawa sedikit orang.” Ucap Bai Chu Ye langsung menenangkan.
Long Yuan hanya bisa menghela nafas panjang. “Aku tak menyangka jika mereka akan membuat kekacauan yang begitu besar, bahkan aku yakin sekaranh seluruh Dimensi ini sedang kacau akibat dua kali guncangan yang menyebar ke hampir seluruh Dimensi.” Ucap Long Yuan melirik ke arah Bai Chu Ye seolah ia meminta pendapat.
“Hemm..!! Untuk sekarang lebih baik kita menunggu kakak datang serta menunggu paman sadar,” ucap Bai Chu Ye terlihat menulis sesuatu di meja.
Bai Chu Ye terlihat ingin membuat beberapa jebakan, dari kulit hewan di depannya, saat ini Bai Chu Ye membuat peta 3 Kekaisaran dan menandai beberapa tanda merah, kuning dan hijau.
Entah apa yang akan di rencanakan Bai Chu Ye. Long Yuan hanya diam saja melihat kefokusan Bai Chu Ye.
***
Beberapa hari telah berlalu.
Dret..!!
Dret..!!
Tap tap..!!
Bai Han, Jiu Long, Pixiu dan Bai Yu Long langsung muncul melalui celah yang muncul di depan Bai Chu Ye dan Long Yuan.
“Hemm..!! Bagaimana? Apa kakak sudah puas membalas dendam?” Tanya Bai Chu Ye langsung mengangkat kepalanya.
“Hehe,, tentu saja, saat dalam perjalanan, banyak sekali pasukan kekaisaran kini berjaga di setiap kota, desa, bahkan hutan. Aku yakin mereka takut kejadian yang kemarin,” kekeh Bai Han.
“Hemm..!! Lebih tepatnya mereka hanya di suruh memantau, jika ada kejadian mencurigakan, maka mereka akan langsung melapor.” Ucap Bai Chu Ye.
“Tentunya mereka akan waspada, dan aku yakin bukan di Kekaisaran ini saja hal ini terjadi, tapi di seluruh Kekaisaran,” sambung Bai Chu Ye.
“Kau benar, jadi apa kau telah membuat peta yang kakak suruh sebelum pergi?” Ucap Bai Han kini bertanya sambil menyeringai kejam.
Hem..!!
__ADS_1
Bai Chu Ye hanya mengangguk, ia langsung menyerahkan kulit hewan yang kini tergulung.
Bai Han langsung mengambilnya lalu membukanya, setelah melihat secara detail selama beberapa detik. Bai Han langsung menutupnya.
Pixiu, Jiu Long, Long Yuan, dan yang lainnya kini penasaran dengan apa rencana kakak beradik ini.
“Apa yang kalian rencanakan dengan membuat peta seperti itu?” Tanya Pixiu kini tak bisa menahan diri untuk tidak bertanya.
“Tunggu paman Tian dan paman Lang bangun, jika keduanya belum bangun, maka aku tidak akan memberitahu kalian,” ucap Bai Han tersenyum kecil.
Heng..!!
Seketika dengusan terdengar dari semua keluarga Bai An yang tadinya terlihat bersemangat ingin mendapat jawaban.
Waktu terus berlalu, sudah satu bulan setelah ledakan dahsyat. Kini Guild yang menjadi sekutu Bai Han dan Bai Chu Ye kini semakin aktip dalam menghasut para Ras mereka masing-masing. Mulai dari budak yang mereka selamatkan dulu, kalangan bawah, sampai kalangan Bangsawan yang memiliki masalah tertentu dengan para Bangsawan lain maupun Kekaisaran.
Di kedai kecil wilayah terluar Kota Awan, saat ini dua wakil Guild terlihat ikut duduk bersama kelompok Bai Han.
“Hemm..!! Aku tak menduga jika kau sangat pintar dalam berpolitik Saudara Han,” ucap Antoni dengan kagum.
“Ini hanya politik biasa, itu hal yang cukup mudah jika untuk memanipulasi pihak kekaisaran dan merusak nama mereka di kalangan rakyatnya,” ucap Bai Han dengan nada santai.
“Lalu sudah beberapa kota yang telah aku tandai kalian bisa pengaruhi?” Tanya Bai Han melirik Gisel dan Antoni.
“Untuk tanda hijau semuanya sudah dalam kendali, untuk tanda kuning sudah mencapai setengah dari 50 yang kau tandai. Untuk tanda merah aku hanya bisa 2 saja dari 10 yang kau tandai,” ucap Antoni sedikit tersenyum kecut.
“Hemm..!! Itu pencapaian yang bagus, kalian hanya melakukannya dalam kurang dari sebulan, dan sudah sebanyak ini. Aku kagum terhadapmu saudara Antoni,” ucap Bai Han memuji.
Antoni hanya mengangguk sambil tersenyum bahagia.
Lalu tatapan semua orang mengarah ke Gisel. Gisel langsung tersenyum lebar ke arah Bai Han.
“Dengan kematian cukup banyak Leluhur dari Ras kami, kami memiliki untung banyak dalam menghasut mereka. Untuk tanda hijau sudah sepenuhnya dalam kendali kami, lalu untuk tanda kuning hanya satu kota saja, yang artinya sudah 95% kami kuasai. Sementara untuk tanda merah sudah setengah dari 20 tanda merah, artinya 10 sudah kami kuasai.” Ucap Gisel dengan bangga sambil membusungkan dadanya ke arah Bai Han.
__ADS_1
Semua keluarga Bai Han hanya tersenyum kecut, karena sedari awal kedatangan Gisel, pandangan wanita itu hanya mengarah ke Bai Han saja.
Bai Han hanya mengangguk santai tanpa memuji, hal itu membuat Gisel langsung cemberut di sertai mata berkaca-kaca.
“Kau kenapa Saudari Gisel?” Tanya Bai Han pura-pura bingung.
“Tidak ada,” dengus Gisel langsung bangkit lalu pergi dengan wajah sangat kesal.
Bai Han dan semua keluarganya langsung terkekeh kecil.
“Lalu apa rencana kita selanjutnya?” Tanya Bai Chu Ye dengan santai.
“Untuk selanjutnya aku serahkan kepadamu Ye'er kau pasti lebih mengerti jika masalah strategi pertempuran,” jawab Bai Han.
“Hemm..!! Kalau begitu aku mulai dari paman Cen Tian dan Jiu Long, tugas ini sangat cocok untuk mereka dan ini juga terbilang keahlian kalian.” Pandangan Bai Chu Ye mengarah ke Cen Tian yang sudah sadar beberapa hari.
“Hehe,, apa ini menjarah harta para Bangsawan atau mencuri harta mereka?” Tanya Cen Tian menyeringai lebar.
“Hemm,, paman akan mencuri semua harta para penduduk bersama Jiu Long, kalian bisa menentukan dari mana, dan setelah itu, saudara Antoni akan menuduh para Bangsawan melakukan ini,” ucap Bai Chu Ye dengan nada santai.
Mata semua orang melotot di sertai seringai tipis.
“Hahaha mengerikan, rencana yang bagus, jadi di mana saja aku titik-titiknya, tidak mungkin di semua titik yang ada di peta ini bukan?” Tanya Cen Tian dengan suara yang menggema.
“Semua tanda yang belum di kuasai oleh kedua Guild, aku ingin rencana ini di percepat, karena jika mengandalkan pihak Guild saja, itu pasti butuh waktu lebih dari satu tahun.” Jawab Bai Chu Ye kini mulai memandang kakaknya.
“Kakak tahu bukan jika kita mulai bergerak dalam dua tahun lagi, karena dalam dua tahun ini kita juga harus meningkatkan kekuatan kita. Ini juga kesempatan bagi kita, saat mereka waspada, kita memanfaatkan kesempatan ini untuk berkultivasi.” Ucap Bai Chu Ye ke arah Bai Han.
Mereka semua pun terlihat terus berdiskusi sampai malam hari.
***
“Hemm..!! Setelah kekuatanku saat ini telah mencapai Dewa Penguasa Immortal Suci ⭐ 5 Puncak. Atau kekuatan puncak di Dimensi ini, aku mampu merasakan bahaya akan datang,” ucap Tu Long kini melirik ke arah Duan Du yang sedang menikmati araknya.
__ADS_1
“Hemm..!! Aku pun merasakan itu, makanya aku langsung meningkatkan kekuatanku hingga mencapai puncak juga, dan menyuruh mereka semua meningkatkan kekuatan mereka.
“Perasaan gelisah ini sudah aku rasakan tahun lalu, Istriku, kakak ipar dan ibu juga sudah fokus meningkatkan kekuatannya di tempat Xie'er. Tapi yang aku takutkan mengapa kakak belum kembali?” Ucap Duan Du kini sedikit gelisah.