Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Memakan Tangan Musuh di Saat Berlangsungnya Pertarungan


__ADS_3

“Heng,, mau mati saja masih sempat-sempatnya berinisiatif berteriak untuk memberi ancaman,” dengus Duan Du sambil memasang wajah dingin.


Duan Du paling benci orang yang seperti memberi ancaman tidak jelas di saat-saat kematiannya, karena menurutnya mati ya mati saja.


Kini pandangan Duan Du mengarah ke Bai Han, tanpa menunda lagi ia langsung menghilang.


Wuss..!!


Duan Du muncul tepat sebelum Bai Han jatuh pingsan.


“Hmm,, kau sudah melakukan yang terbaik Han'er,” ucap Duan Du tersenyum tipis saat melihat Bai Han kini tertidur dengan senyum cerah.


Tak lama, pandangan Duan Du mengarah ke arah ledakan, di sana Tu Long masih bertarung melawan komandan iblis merah, pertarungan mereka sangat sengit.


***


Wuss..!!


Trank trank..!!


Tu Long terlihat tersenyum lebar saat menahan serangan Komandan Iblis merah di depannya ini.


Walau pipinya terkena sayatan pedang milik komandan iblis, Tu Long langsung menyentuh pipinya yang terluka, tak lama kemudian ia langsung menjilat darahnya sendiri.


“Hmm,, lumayan juga kau bisa memaksaku hingga ke tahap ini,” ucap Tu Long memberi pujian.


Saat ini Tu Long maupun Komandan Iblis sama-sama telah berubah ke wujud asli mereka, tapi untuk Tu Long, ia menyamakan tingginya dengan Komandan Iblis, yaitu setinggi 100 meter.


Sementara Komandan Iblis yang mendengar itu langsung merasa terhina, sosok iblis menurutnya yang berada di puncak Ras, jadi jika ia memberikan pujian akan merasa cocok, tapi jika Ras lain yang memberi pujian ia tak akan terima.


“Kurang ajar, aku tak butuh pujian monster lemah seperti dirimu,” dengus Komandan Iblis langsung bergerak ke arah Tu Long.


Wuss..!!


“Mati,” teriak Komandan Iblis langsung mengayunkan pedangnya dengan sekuat tenaga.


Tu Long yang melihat kemunculan Komandan Iblis langsung menyerangnya hanya mendengus kecil.


“Heng,, serangan lemah dan tidak berbobot,” ejek Tu Long.


Tangan kiri Tu Long langsung menahan serangan milik iblis di depannya, di saat bersamaan kaki kanannya juga ikut bergerak ke arah perut iblis tersebut.


Trank..!!


Bam..!!


Iblis tersebut yang telah mendeteksi serangan diam-diam milik Tu Long langsung menahan menggunakan kaki kanannya juga.

__ADS_1


Tu Long menyeringai saat umpannya di makan oleh iblis di depannya.


Dengan cepat Tu Long mengayunkan tangan kanannya, ia juga menciptakan pedang energi yang kini di aliri oleh Hukum Angin dan Hukum Kematian.


“Teknik Naga Angin.”


“Tebasan Angin Kematian,” teriak Tu Long.


Pedang yang Tu Long ayunkan langsung bergerak secepat kilat ke arah Iblis di depannya yang hanya berjarak 20 meter.


Tekanan dari serangan Tu Long dapat iblis tersebut rasakan, namun ia terlihat tidak takut sama sekali.


“Heng, hanya serangan anak-anak, dengan jari ku pun aku bisa menghentikannya,” dengus Komandan Iblis dengan nada mengejek.


Dengan cepat tangan kiri Komandan Iblis membuat penghalang transparan, ia juga membuat serangan kejutan nanti setelah berhasil menahan serangan Tu Long.


Wuss..!!


Saat tebasan Tu Long akan menyentuh penghalang yang telah di buat oleh Komandan Iblis, dengan cepat tangan kanan Tu Long berkelok ke arah samping, tepatnya mengarah ke tangan kanan Komandan iblis yang kini masih berbenturan dengan tangan kirinya.


Mata Komandan Iblis langsung membelalak.


“Dasar monster licik, aku pasti akan mencicang tubuhmu,” teriak Komandan Iblis meraung marah, ia langsung menarik tangan kanannya.


Nyatanya, saat ia mencoba menariknya, tangan kanannya sama sekali tidak bisa ia gerakkan, karena saat ini Tu Long langsung mencengkram pergelangan tangan milik Komandan Iblis dengan senyum mengejek.


Arghh..!!


Seketika teriakan menggema ke segala arah, teriakan Komandan Iblis menyebar dengan cepat, bahkan teriakannya dapat di dengar oleh Bai An dan kedua Jendral Muda Iblis merah.


“Heeh,, katanya kau ingin mencincangku, tapi nyatanya kau lah yang aku cincang,” ejek Tu Long kini memegang tangan kanan milik Komandan Iblis.


Sementara Komandan Iblis yang berhasil mundur hanya menatap Tu Long dengan bengis di sertai niat membunuh yang tak bisa di padamkan.


Melihat Komandan Iblis hanya diam, membuat Tu Long tersenyum penuh kemenangan, tanpa menunggu waktu lama, ia langsung membakar tangan kanan milik Komandan iblis hingga matang.


Srek srek...!!


Dengan santai Tu Long memakan tangan kanan milik Komandan Iblis sambil mengangguk-angguk.


“Ini lumayan enak, walau tidak terlalu enak karena tidak di bumbui,” ucap Tu Long sambil menghisap jari jari tangannya.


Komandan Iblis yang melihat itu hanya memasang wajah gelap sewaktu-waktu, ia tidak pernah di permainkan dan di pemalukan seperti ini bahkan oleh musuh bebuyutannya sekalipun.


Saat ini ia sudah tidak tahu harus bagaimana mengeluarkan amarahnya.


Dengan cepat ia membakar seluruh energi jiwanya hingga batas usianya, walau ia mati setelah ini, jika musuh di depannya ini ikut mati, maka ia akan puas walau bayarannya adalah nyawanya.

__ADS_1


“Aku akan membunuhmu monster jelek, akan aku perlihatkan kekuatan sesungguhnya Bangsa Iblis Merah, walau aku tidak bisa menampilkan sepenuhnya, setidaknya tempat ini akan tercemar selamanya,” ucap Komandan Iblis dengan nada dingin.


“Eeh,, aku kira kau akan meledakkan diri seperti teman mu itu,” ejek Tu Long, ia sama sekali tidak mendengar ucapan omong kosong Komandan Iblis di depannya ini.


Tu Long langsung bergerak cepat, wajahnya kini terlihat serius.


Wuss..!!


“Akan aku perlihatkan juga seperempat kekuatan Ras Half Dragon Giant,” ucap Tu Long dengan nada dingin.


Tangan Tu Long yang terayun langsung menumbuhkan sisik-sisik kecil bewarna hitam, bahkan sisiknya itu menjalar ke pedang cakar milik Tu Long.


Komandan Iblis Merah yang mendengar itu membelalakkan matanya, ia terkejut di sertai oleh rasa teror, terlebih saat melihat sisik yang tumbuh di seluruh tubuh Tu Long.


Tentu saja Komandan Iblis Merah sangat mengenal Ras Half Dragon Giant, Ras tersebut sangat mengerikan, bahkan Raja mereka pernah bilang jika ia lebih baik melawan Ras Iblis Darah, Ras Iblis Jiwa sekaligus dari pada melawan Ras Half Dragon Giant.


Kekuatan Penguasa Ras Half Iblis Giant di pastikan menyamai para Penguasa di dimensi pusat inti.


Namun Penguasa Ras Half Dragon Giant sengaja membuat tempat mereka di Dimensi pusat wilayah timur, di sana hanya ada dua Penguasa, dan kekuatan mereka di yakini seimbang.


Untuk Dimensi Pusat ada lima wilayah, Wilayah Inti.


Wilayah Tengah.


Wilayah Timur.


Wilayah Barat dan


Wilayah utara.


Di setiap Wilayah dimensi pusat mempunyai masing 100 ribu Alam Semesta dan Jutaan Dunia.


***


Saat ini Komandan Iblis Merah bergetar tak terkendali, tapi ia mengeuatkan tekadnya sambil menggelengkan kepalanya.


“Ini pasti bohong, tidak mungkin Ras sekuat itu ada di Dimensi kecil ini, jika pun ada, ia pasti Ras terbuang, ah ya ya, dia Ras terbuang,” ucap Komandan Iblis Merah kini mulai terlihat gila.


Sreet..!!


Bertepatan dengan selesainya Komandan Iblis bicara, duri-duri di tubuh Tu Long membentuk mulut kecil lalu menghisap paksa tubuh Komandan Iblis tanpa sisa.


Bahkan duri-duri di tubuh Tu Long terlihat berebutan saat menghisap tubuh Komandan Iblis.


Tu Long memandang dingin ke arah jubah Komandan Iblis yang tersisa.


“Heng,, Teknik ini adalah teknik untuk menguatkan tubuh Ras kami, kau beruntung jadi yang pertama aku hisap.”

__ADS_1


__ADS_2