Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S3 Dimensi Alam Dewa ( Master Sekte Kapak Dewa )


__ADS_3

“Aku tak menyangka jika Sekte kita di remehkan. Terlebih lagi bocah itu sampai saat ini belum kembali.” Terdengar sebuah suara dingin dari sosok yang terlihat hanya matanya saja.


Pandangan beberapa orang langsung mengarah ke sosok tersebut.


“Hemm..!! Penetua Kedua, kenapa kau terlambat? Apa mencari muridmu itu sangat sulit?” Terdengar sosok bertudung dan hanya terlihat cahaya mata bewarna kuning kemerahan dari balik tudungnya.


Pandangan Penetua kedua mengarah ke Penetua keempat. “Aku tidak perlu mencarinya, karena ia pasti akan menuju kesini, aku sangat mengetahui sifatnya.” Ucap Penetua Kedua.


“Tapi saat ini aku bertanya kepada kalian semua, apa Sekte kita ini adalah sekte lemah sehingga membiarkan mereka seenaknya saja.” Sambung Penetua kedua dengan nada dingin.


“Saat ini kita tidak bisa memutuskan, Master Sekte dan Penetua Agung sedang melakukan kultivasi tertutup. Terlebih lagi murid dari Penetua Agung yang selalu berkultivasi tertutup dalam waktu lama kini desas desusnya akan sebentar lagi keluar. Akan lebih baik jika ia yang akan membereskan mereka.” Ucap Penetua Pertama sambil menyeringai kejam.


Mendengar itu, semua Penetua langsung tidak setuju.


“Aku tidak setuju, bukankah ini akan menjadi keuntungan murid dari kakakmu sendiri.” Dengus Penetua Ketiga.


“Benar, aku juga mempunyai murid yang selalu aku sembunyikan. Kalian pasti tahu kan, bahkan ia jauh lebih kuat dari bocah Bo Wuhan itu.” Sambung Penetua Kelima mendengus.


Wajah Penetua kedua seketika menjadi gelap. “Aku tahu kau sedang mengejek muridku, perlu kau tahu jika muridku bukan hanya dia, melainkan ada 10 dan ia yang terlemah. Kau tahu aku hanya memperlihatkan yang terlemah saja untuk di ikutkan masuk jajaran Jenius Monster. Jika aku menyuruh yang terkuat dari muridku, semua muridmu akan langsung di bantai.” Ucap Penetua kedua kini menatap Penetua kelima dengan tatapan membunuh.


Mendengar itu, penetua kelima tentu langsung marah. Tapi tak lama semua penetua yang ada di ruangan yang cukup gelap langsung membeku.


“Hemm..!! Kalian semua, apakah kalian tidak bisa hanya sekali saja untuk tidak berisik.” Sebuah mata yang cukup besar tiba-tiba muncul dari celah langit ruangan di atap.


“Terlebih yang paling membuatku kesal, setiap kalian berkumpul di kediamanku, kalian tidak pernah untuk tidak absen dalam hal merusak semua barang-barang yang ada di ruanganku. Mungkin kalian terbiasa karena aku selalu diam sehingga kalian selalu seenaknya saja.”


Glek..!!


Semua penetua menelan ludah mereka saat merasakan tekanan yang luar biasa hanya tertuju kepada mereka semua tanpa merusak terhadap ruangan dan benda-benda di sekelilingnya.


Dapat terlihat jika sosok mata yang muncul dari celah yang robek sangat ahli dalam hal energi.

__ADS_1


Dret dret...!!


Tak lama sosok pria tua berperawakan sedang muncul. Rambut serta janggut pria tua tersebut telah memutih dan yang paling menarik adalah auranya terlihat seperti manusia biasa tanpa energi.


“Berikan aku alasan agar aku tidak meminta ganti rugi dan tidak memberikan kalian tugas.” Ucap sosok pria tua yang tak lain Master Sekte Kapak Dewa.


Seketika semua penetua berkeringat dingin saat mendengar kata tugas. Mereka semua tentu sudah menjalankan dan merasakan betapa mengerikannya tugas yang di berikan oleh Master Kapak Dewa.


Tap tap..!!


Saat semuanya dalam keheningan.


Penetua kedua terlihat memberanikan diri maju lalu memberikan hormat ke arah Master Sekte.


“Salam Master Sekte, mungkin selama anda melakukan kultivasi tertutup, anda belum mendengar berita yang telah menyebar di seluruh Dimensi Alam Dewa.” Ucap Penetua kedua terlihat berhati-hati saat bicara.


“Cukup basa basinya, langsung saja ke intinya. Apa itu sehingga kalian semua berkumpul di sini dan melakukan keributan” Ucap Master Sekte Kapak Dewa.


Penetua kedua juga menceritakan tentang Chen Long yang melebih-lebihkan cerita saat ia kembali beberapa waktu lalu. Menurut ceritanya, Bo Wuhan telah mengetahui dimana tempat orang yang memegang Pedang Asura, sehingga kini banyak orang memburunya dan berkumpul di luar sekte.


...


Master Sekte yang mendengar itu langsung mengelus-elus jenggotnya tampak sedang berpikir.


Tak lama ia seketika tersenyum mengerikan. Hal tersebut membuat semua penetua ikut tersenyum jahat.


Karakter Master Sekte Kapak Dewa, jika sudah tersenyum maka akan ada rencana yang sangat menguntungkan sekte mereka.


“Kalian semua, perintahkan semua murid tersembunyi kalian untuk melakukan pergerakan. Buat mereka semirip mungkin dengan murid Penetua kedua yang saat ini di incar. Selanjutnya kalian pasti mengerti apa maksudku bukan.” Ucap Master Sekte Kapak Dewa kini menjilat bibirnya.


“Hehe,, mengorbankan mereka untuk membuat sebuah Roh lalu di tanamkan ke senjata kita,” kekeh Penetua pertama.

__ADS_1


“Walau senjata Roh buatan kita tidak sekuat 10 Senjata Roh yang paling di cari, tapi itu akan cukup membuat musuh ketakutan karena serangan senjata Roh bukan hal yang di anggap remeh,” sambung Penetua keenam menyeringai kejam.


Tentunya senjata Roh yang Bo Wuhan gunakan dulu bukan 10 Senjata Roh yang terkuat. Hal tersebut juga membuat Asura Blood dengan mudah melahap Roh dari senjata milik Bo Wuhan.


Karena jika itu memang benar salah satu dari 10 senjata Roh yang terkuat atau legenda. Maka Asura Blood pastinya membutuhkan puluhan ribu tahun untuk selesai menyerapnya.


Tak lama semua Penetua pun langsung menghilang dari kediaman Master Sekte.


“Kekeke,, tanpa susah payah mencari korban, kini malah korban-korban tersebut mendatangi diri mereka.” Kekeh Master Sekte tertawa jahat.


***


“Qian'er, apa kau benar-benar tidak tahu apapun yang terjadi di sana?” Sebuah suara lembut terdengar bertanya kepada Li Qian.


“Benar guru, jika anda tidak percaya, lihatlah seluruh ingatan Qian'er,” ucap Li Qian tersipu malu.


Melihat wajah Li Qian yang memerah. Guru dari Li Qian seketika berkedut-kedut.


“Kau ini, aku cukup malu sebagai bibi mu. Bisa-bisanya kau mengejar seorang laki-laki. Jika saja para seniormu telah keluar dari pengasingannya dan mengetahui ini, mereka pasti akan menyiksamu dengan terus berlatih.” Ucap Guru dari Li Qian dengan kesal.


“Eeh..!! Kenapa Qian'er yang di hukum? Seharusnya para senior harus mencari perhitungan ke Suam.. Eeh.. Ke Yu-Yu,” sanggah Li Qian tidak mau mengalah.


Li Qian berpikir ini salah Heng Yu yang telah membuatnya jatuh cinta, jika Heng Yu tidak muncul dari kehidupannya, mungkin ia tak akan jatuh cinta.


Mendengar sanggahan dari Li Qian. Gurunya ingin sekali memukul keponakannya tersebut.


“Huuf,, kau mungkin masih awam Qian'er. Perlu Guru kasih tahu satu hal, Master dari Heng Yu sangatlah mengerikan, mungkin kau hanya melihat dari luarnya saja jika Master Heng Yu selalu tersenyum cerah. Tapi jika ia marah.” Guru Li Qian terhenti sesaat.


Ia teringat akan betapa tak berdayanya dirinya saat itu bersama Master Sekte, Penetua Pertama, Penetua Kedua dan Penetua ketiga.


Mereka berempat yang memiliki kekuatan dapat menghancurkan Sekte besar dan ternama, tidak dapat menghadapi satu orang.

__ADS_1


__ADS_2