
“Hehe kena kau, apa kau tidak sadar dengan area di sekitarmu.” Kekeh Duan Du.
Saat para jenius sejati dan semua anggota faksi melihat sekelilingnya, wajah mereka langsung berubah menjadi gelap.
Bukan hanya di tempat Duan Du, semua anggota faksi yang mengejar kelompok Bai An terlihat sangat marah.
...
“Sialan, jangan biarkan dia mengaktiftkan formasi ini, aku merasakan formasi ini sangat berbahaya,” teriak Jenius Sejati yang menjadi junior Chen Long.
Mendengar itu Duan Du dan Tu Long menyeringai.
“Selamat tinggal, semoga di kehidupan berikutnya kau bisa lebih cerdas lagi,” ucap Duan Du langsung mengalirkan energinya ke lempengan diagram formasi.
Blush..!!
Wung...!!
Lempengan emas yang Duan Du genggam langsung bergetar dan tak lama mengeluarkan cahaya terang.
Melihat itu, Para Jenius Sejati yang akan menerjang ke tempat Duan Du berada langsung mundur dan ada juga yang langsung mengeluarkan artefak pelindung karena sadar pasti akan terlambat menjauh.
Cahaya yang menerangi seluruh Dimensi Tanpa Nama terlihat silau sehingga membuat musuh keluarga Bai An langsung menutupi mata mereka.
Dret dret..!!
Duar Bom bom bom..!!
Getaran terdengar keras di sertai ledakan yang langsung menghancurkan jarak ribuan kiko meter.
Sementara Dimensi Tanpa Nama tempat tinggal keluarga Bai An terlihat aman karena sudah di lindungi oleh perisai yang sangat kuat.
Tak lama setelah ledakan, kini semua anggota keluarga Bai An tersenyum bahagia.
“Hahaha mereka semua pasti langsung musnah.” Ucap Jiu Long tertawa bahagia.
...
“Hehe,, ini jauh lebih mudah dari yang aku bayangkan,” kekeh Bai Han.
“Jangan senang dulu kak, aku merasa masih banyak yang selamat dari ledakan tersebut.” Sambung Bai Chu Ye menatap ke arah asap yang kini mulai memudar.
“Ayo kita berkumpul lebih dulu,” ajak Bai Chu Ye mengajak kakaknya.
Bai Han tentu setuju, keduanya pun melesat ke tempat Tu Long dan Duan Du berada.
Wuss wuss..!!
Saat Bai Han dan Bai Chu Ye sampai, keduanya sudah melihat beberapa anggota keluarga mereka sudah berada di sana lebih dulu.
Lima menit kemudian, kini semua anggota keluarga Bai An telah berkumpul.
Mereka pun dengan sabar menunggu asap di sertai api yang masih menyala untuk padam baru mencari apakah ada yang masih selamat, walau beberapa dari mereka dapat merasakan aura kehidupan dari musuh mereka masih hidup.
Lima menit kembali berlalu, setelah di rasa hasil ledakan sudah menghilang, keluarga Bai An langsung melesat mengepung area yang memiliki aura kehidupan atau yang masih selamat.
Flashback End..!!
***
__ADS_1
“Sialan, aku tak akan mengampunimu jika aku berhasil selamat dari sini,” teriak Jenius Sejati yang menjadi junior Chen Long.
Dengan cepat ia mengeluarkan sesuatu berbentuk gulungan dari cincin penyimpanannya.
Duan Du yang merasa ada yang tidak beres langsung melesat ke arah musuhnya.
Wuss..!!
Dengan di bantu hukum Bayangan, Bayangan Duan Du muncul di berbagai tempat mayat musuhnya.
Dret..!!
Saat Duan Du juga muncul dari bayangan Jenius Sejati yang menjadi Junior Chen Long.
Sebuah aura tertentu langsung menghancurkan bayangan Duan Du.
Hal tersebut membuat Duan Du yang melesat ke musuhnya semakin mempercepat langkahnya.
Wuss..!!
Bom..!!
Tubuh Duan Du seketika terlempar saat ja akan mencapai musuhnya.
“Urgh,, apa itu tadi?” Gumam Duan Du melirik ke tempat musuhnya berdiri, namun yang ia lihat hanya ruang hampa.
“Sial kemana orang itu kabur,” gumam Duan Du langsung mengedarkan kesadarannya.
Namun sejauh yang ia edarkan, ia tidak bisa merasakan keberadaan musuhnya tersebut.
Karena tidak ingin terlalu memikirkan musuh yang hanya satu berhasil melarikan diri. Duan Du langsung melesat lagi ke musuh yang di rasa memiliki resiko untuk membunuh anggota keluarganya.
Wuss..!!
Kening Duan Du sedikit berkerut karena ia tidak bisa memunculkan bayangannya dari bayangan musuhnya.
“Hehe,, Tubuhku ini tidak mempunyai bayangan, jadi Hukum mu itu tidak berguna untuk ku,” kekeh manusia dengan kulit gelap di sertai sedikit memiliki taring di sela giginya.
“Ras Vampire,” ucap Duan Du mundur dua langkah.
“Ho,, jangan samakan aku dengan Ras rendahan itu, Ras ku jauh lebih tinggi, yaitu Ras Manusia Iblis.” Ucap Ras Manusia Iblis langsung menumbuhkan tanduknya tepat muncul di keningnya.
Sring..!!
Sebuah cahaya merah langsung keluar dari tanduk Manusia Iblis lalu melesat ke arah Duan Du.
Duar..!!
Duan Du langsung mengayunkan pedangnya untuk menghancurkan cahaya tersebut.
Dret..!!
“Kau cukup kuat, tapi kau tidak memiliki otak. Walau aku tidak bisa memunculkan bayangan dari tubuhmu. Tapi lihatlah sekelilingmu.” Dengus Duan Du.
Puluhan bayangan Duan Du langsung mengepung Manusia Iblis yang terlihat santai tanpa menunjukkan wajah ketakutan atau amarah.
“Hehe,, biar ku beri tahu kau, senjata energi tidak akan bisa menembus tubuh-”
Jlep..!!
__ADS_1
Urgh..!!
Mata manusia Iblis seketika melotot saat melihat pedang kayu menembus dadanya. Ia tak menyangka jika tubuhnya yang unik dan sekeras baja kini tertembus oleh sebatang kayu.
“Hehe,, kau terlihat masih meninggikan dirimu walau kau terpojok, bahkan hanya dengan batang kayu saja kau langsung mati. Memang benar para Kultivator Dimensi Alam Dewa sangatlah lemah.” Ejek Duan Du.
Duar..!!
Setelah Duan Du selesai membunuh musuhnya, terdengar suara ledakan yang cukup besar.
Wuss..!!
Bam..!!
Duan Du yang baru saja mengalihkan pandangannya langsung menangkap tubuh seseorang yang ia kenal terlempar tepat ke arahnya.
Wajah Duan Du yang tadinya tersenyum langsung berubah dingin.
Saat Duan Du akan bertanya apa yang terjadi, seketika terdengar jeritan dari beberapa sosok yang ia kenal.
Crash crash..!!
Terlihat bayangan kesana kemari membantai beberapa anggota keluarganya yang baru saja selesai membunuh para Jenius Sekte dan Jenius Sejati yang terluka akibat ledakan, kini mereka semua satu persatu berjatuhan.
Mata Duan Du berubah hitam.
Blush..!!
Tekanan yang sangat mengerikan muncul dari tubuh Duan Du, bersamaan dengan itu, muncul bayangan sosok raksasa bermahkota di belakang Duan Du.
Hal tersebut langsung menghentikan pergerakan sosok pemuda yang jubahnya telah di penuhi oleh darah para saudaranya.
Pemuda yang berasal dari Ras Phoenix bertanduk Kirin, atau Jenius Monster Feng Ruan seketika menyeringai, di kedua tangan Feng Ruan terlihat Jiu Long dan Gou Long kini ia cekik.
Krak..!!
Bam..!!
“Tidak,” teriak Duan Du dan Tu Long yang masih bertahan walau tubuhnya di penuhi luka.
“Aku tak akan mengampunimu,” teriak Duan Du langsung melesat ke arah Feng Ruan.
Wuss..!!
Bukannya menanggapi ucapan Duan Du, Feng Ruan terlihat kembali menghilang dari tempatnya lalu kembali membunuh satu persatu anggota keluarga Bai An layaknya krupuk empuk.
Bom bom bom..!!
Duan Du yang berusaha mengejar sadar jika kecepatannya berbeda sangat jauh. Bersamaan dengan itu, tubuh Duan Du tak henti-hentinya bergetar, darah terus menerus keluar dari mulutnya saat menyaksikan kematian anggota keluarganya.
Blush..!!
Blush. !!
Tubuh Duan Du langsung mengeluarkan aura yang berbeda dari biasanya. Matanya yang awalnya hitam kini berubah menjadi merah.
Di belakang Duan Du, Tu Long pun sama, matanya yang tadinya bewarna emas kini bercampur merah.
Wung..!!
__ADS_1
Bertepatan dengan Feng Ruan akan membunuh Bai Chu Ye, yang mampu bertahan dari dua kali serangan Feng Ruan.
Duan Du muncul dan langsung mengayunkan pedangnya ke arah Feng Ruan.