
Tepat saat Bai Han akan mendekatkan wajahnya, terdengar sebuah suara di sertai aura membunuh yang sangat pekat.
“Mati,” teriak sebuah suara dari dua arah yang berbeda.
Wuss wuss..!!
Tak lama, kedua pemimpin ke 3 kini muncul tidak jauh dari tempat Bai Han berada sambil mengayunkan senjata mereka.
Terlihat pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi mengayunkan kipasnya dari arah barat dan pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang mengayunkan tinjunya dari arah Timur.
Wung..!!
Duar..!!
Namun sebelum pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi sampai, ia langsung di pukul mundur oleh sebuah pedang yang terlempar dari arah Timur.
Sementara Xiu Hou yang telah melempar pedangnya, kini muncul di atas kepala Pemimpin ke 3 Fraksi Perang.
“Kita bertemu lagi Serigala bodoh,” ucap Xiu Hou sambil menyeringai dingin.
Terlihat jelas di jejak mata Xiu Hou, ia sangat dendam dengan pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang.
Dret..!!
Tanpa basa basi, kaki kanan Xiu Hou pun terayun ke arah kepala Pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang.
Wung..!!
Bomm..!!
“Heh,, kau pikir hanya kau saja yang meningkat,” ejek pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang.
“Heng,, kau meningkat karena mengorbankan semua bawahanmu, sungguh perbuatan tercela,” dengus Xiu Hou.
Wuss..!!
Tangan Xiu Hou pun langsung terayun ke arah pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang.
Wung..!!
Tak lama, pedang Xiu Hou pun muncul di tangannya yang terayun.
Pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang yang awalnya ingin menahan tinju Xiu Hou dengan tangan kosong, kini melebarkan matanya.
“Dasar licik,” teriak pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang kini mengalirkan energinya dalam jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya.
Crash..!!
Bom..!!
Uhuk..!!
Seketika pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang langsung terjatuh ke bawah hingga membuat sebuah kawah, akibat benturan tubuhnya yang terkena serangan Xiu Hou.
Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, Xiu Hou pun langsung bergerak ke arah pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang.
Wuss..!!
Trank..!!
Namun baru setengah langkah, langkahnya langsung terhenti karena terpaksa harus menahan kipas dari pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi.
“Hemm..!! Kau mengabaikanku ya, maka kematian yang kau dapat,” ucap pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi kini menutup setengah wajahnya dengan kipasnya.
Dret..!!
Tap tap..!!
__ADS_1
Dengan santai ia melayang dan turun di dekat pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang.
Tap..!!
Di saat yang bersamaan, pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang terlihat bangkit, tatapan matanya terlihat di penuhi oleh aura membunuh.
Blush..!!
Krak krak..!!
Goar..!!
Tak lama, ia pun langsung berubah wujud ke Siluman kepala Serigala Hitam.
Tak mau kalah, terlihat Pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi juga berubah wujud ke Siluman kepala Harimau Hitam.
Goar..!!
Gerr gerr..!!
Melihat kedua musuhnya kini sudah serius, Xiu Hou pun tak mau kalah, dengan cepat ia berubah wujud ke wujud sejatinya.
Blush..!! Krak krak..!!
Tubuh Xiu Hou pun membesar dan terlihat dua tanduk emas kini muncul di kepala Xiu Hou.
Saat melihat kedua tanduk tersebut, wajah kedua pemimpin Fraksi ke 3 seketika memasang wajah jelek, karena mereka tahu betul tanduk emas tersebut.
Jika tidak salah, ada 3 orang yang memiliki tanduk emas di Klan Iblis Asura, mereka tak lain pemimpin Klan Iblis Asura, Penatua Agung Iblis Asura dan terahir adalah adik Pemimpin klan yang di katakan menghilang saat perang besar di masa lalu.
“I..Ini, Ka..Kau, siapa kau sebenarnya?” Tanya pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang menunjuk Xiu Hou. Pasalnya saat ia bertarung sebelumnya, saat Xiu Hou berubah ke wujud Iblis Asura, Xiu Hou tidak menumbuhkan tanduk emas di kepalanya, melainkan tanduk putih keemasan.
“Aku adalah Iblis Kematian kalian,” jawab Xiu Hou langsung melesat ke arah keduanya.
Mendengar jawaban arogan Xiu Hou, kedua pemimpin ke 3 tersebut langsung menggeram.
“Sialan, jangan sombong kau,” teriak keduanya kini ikut menerjang ke arah Xiu Hou.
Wung..!!
Duar..!!
Terlihat tanduk Xiu Hou bersinar cerah.
“Sial,” umpat keduanya pemimpin ke 3 dalam hati dan langsung ingin menarik diri mundur.
Wuss..!!
Bom bom..!!
Argh..!!
Tapi mereka berdua terlambat menghindar, walau berhasil mundur.
Kini terlihat keduanya terluka ringan oleh serangan energi yang keluar dari tanduk Xiu Hou.
Dret..!!
“Kena kau,” ucap Xiu Hou muncul di belakang pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi. Xiu Hou tentu tidak ingin musuhnya ini mengeluarkan kemampuannya, yaitu ahli sebagai strategi. Jika ia mengeluarkan kemampuan strateginya, maka Xiu Hou yakin tidak akan mampu menang melawan keduanya.
Sring..!!
Pedang Xiu Hou pun seketika terayun ke arah kepala musuhnya.
Duar..!!
“Tidak akan ku biarkan,” teriak pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang kini muncul dengan cepat dengan tubuh di selimuti oleh sisik Serigala hitam.
__ADS_1
Pedang Xiu Hou yang di tahan oleh sebuah belati, kini dengan cepat mengubah alur pedangnya ke arah bawah.
Crash..!!
Argh..!!
Pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi seketika meraung saat pinggangnya hampir terpotong seutuhnya. Beruntung ia sempat membuat pelindung energi, hingga mampu menahan daya serang Xiu Hou.
Melihat itu, Xiu Hou tidak menyerah begitu saja, selagi pempimpin ke 3 Fraksi Menara Perang masih jauh, ia pun menembakkan serangan energi menggunakan kedua tanduknya.
Wuss..!!
Jlep jlep..!!
Bom bom..!!
Seketika perut dan dada kiri pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi langsung berlubang.
Melihat musuhnya masih hidup, Xiu Hou yang sudah bergerak pun kini muncul di depan musuhnya sambil mengayunkan pedangnya.
“Mati,” teriak Xiu Hou kini tidak setengah-setengah lagi, ia mengalirkan seluruh energinya ke dalam pedangnya.
Wung..!!
Crash..!!
Duar..!!
Tubuh pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi seketika meledak setelah pedang Xiu Hou menembus tubuh musuhnya.
Bukannya senang, Xiu Hou malah memasang wajah jelek, karena ia sadar betul akan kekuatan para pemimpin Menara. Ia tidak akan mudah mati walau dalam keadaan kritis sekalipun, tubuhnya tidak mudah hancur walau telah di penggal.
“Sial,” teriak Xiu Hou kini melirik ke segala arah.
Tapi ia tidak menyadari dimana keberadaan Jiwa pemimpin ke 3 Fraksi Menara Strategi yang telah lebih dulu meninggalkan tubuh cangkamgnya.
Tap tap..!!
Sementara pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang yang melihat rekannya di bunuh, kini membeku.
Walau tahu temannya tidak mati, tetap saja terkejut karena Xiu Hou mampu memotong tubuh rekannya hingga meledakkannya.
“Sialan, tak bisa di maafkan,” teriak pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang langsung melesat ke arah Xiu Hou.
Dret..!!
Bom..!!
Tapi sebelum ia melangkahkan kakinya, tubuhnya seketika menjadi berat lantaran ada energi aneh yang menekannya.
Saking beratnya energi yang menekannya, tanah tempat tubuhnya menempel kini hancur.
Bahkan terdengar juga suara tulang pemimpin ke 3 Fraksi Menara perang remuk.
Urgh..!!
“I..Ini, ini,”
Bamm..!!
“Diam kau otak serigala,” ucap Bai Han kini menginjak kepala pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang.
Argh..!!!
“Si..Siala-”
Krak krak.. Bam..!!
__ADS_1
“Aku bilang diam jika kau tidak ingin sepertinya,” ucap Bai Han menunjuk ke arah Jin Xianhu.
Glek..!!