
Tidak sampai hitungan menit, kini ke 7 topeng ungu langsung mengering. Tidak ada yang tahu dan menyadari apakah Bai Han saat ini sedang menyerap energi kekuatan, energi kehidupan dan energi jiwa mereka.
Tap tap..!!
“Eeh,, teknik apa ini? Bisa membuat orang sekuat ini langsung mati mengering?”
Tepat setelah Bai Han selesai membuat ke 7 topeng ungu mati dengan hanya menyisakan kulit kering, Du Ling yang baru tiba langsung bertanya karena merasa teknik tersebut sangat hebat.
“Itu teknik turun menurun dari keluargaku paman,” jawab Bai Han dengan nada santai.
Bai Han sengaja menjawab seperti itu, karena ia tidak ingin dirinya di ketahui menyerap energi musuh untuk meningkatkan kekuatannya. Karena ayahnya sudah memberitahunya di masa lalu, jika teknik ini akan sangat berbahaya jika ada orang lain mengetahuinya.
Itu bisa menjadi bahan rebutan, karena bisa meningkatkan kekuatan dengan cara instan. Namun jika di gunakan terlalu sering, maka akan ada efek sampingnya, yaitu kekuatannya akan sangat rapuh saat mencapai tingkatan tertentu. Jadi ayah Bai Han menyarankan jika menggunakan teknik tersebut harus ada jangka tertentu, agar tidak mendapat efek samping.
Wung wung..!!
“Hemm..!! Ayo kembali, aku merasakan kekuatan yang mengerikan datang dari arah sana,” ucap Xiu Hou langsung memasang wajah serius.
Bai Han dan yang lainnya pun langsung mengangguk setuju.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Tap tap..!!
“Bagaimana? Apa kita akan langsung menuju Alam Celestial Yuun, aku memiliki firasat jika akan banyak musuh yang datang tidak lama setelah mendengar suara pertarungan tadi.” Ucap Meng Yusan langsung melirik ke arah Xiu Hou dan Bai Han yang baru tiba.
“Apa kita akan langsung kesana?” Sambung Xiu Hou bertanya ke arah Bai Han, entah mengapa ia merasa semua prediksi Bai Han selalu tepat dan dapat di percaya, sehingga ia kini mempercayakan semuanya terhadap Bai Han.
“Hemm..!! Aku rasa akan sangat berbahaya jika kita kesana paman, akan lebih baik kita melanjutkan perjalanan dengan mengambil jalan berbeda, yaitu memalui arah Barat,” ucap Bai Han.
Mendengar ucapan Bai Han, wajah Meng Yusan dan Du Ling seketika berubah menjadi jelek.
“Apa kau berniat mengorbankan mereka hah?” Dengus Du Ling terlihat tidak puas akan saran Bai Han.
“Bukan begitu, tentu saja aku memikirkan keselamatan mereka juga. Sehingga, sebelum kita berangkat beberapa hari lalu, aku sempat menyuruh paman Yusan menyimpan salah satu kapal pedagang yang isinya masih penuh.” Ucap Bai Han menjelaskab.
“Tujuanku adalah membakar kapal yang kita tempati ini sedemikian rupa, seolah-olah tempat ini nantinya adalah tempat orang-orang menara bertarung dengan kita dan kapal yang paman Yusan simpan adalah tempat para mantan tahanan nantinya berlabuh ke Alam Celestial Yuun.” Sambung Bai Han.
Terdengar juga Bai Han menjelaskan cara untuk mengelabui orang-orang menara dengan cara menaruh mayat yang pernah Bai Han kumpulkan di pasar gelap, mayat-mayat tersebut adalah orang yang keluarga Bai Han bunuh di setiap pasar gelapnya.
Tidak lama setelah Bai Han menjelaskan rencananya. Meng Yusan pun langsung mengeluarkan kapal dimensi yang pernah ia bawa di tempat yang cukup jauh dari tempat Bai Han kelompoknya berdiri saat ini.
Setelah itu, Xiu Hou langsung memindahkan semua mantan tahanan menggunakan Hukum Ruang yang ia kuasai.
Tidak sampai 5 menit, terlihat kapal dimensi tempat para tahanan kini melesat ke Alam Celestial Yuun.
...
“Ayo,” ajak Bai Han setelah melirik dan memastikan para mantan tahanan aman.
Dret..!!
Dret..!!
Wuss wuss..!!
__ADS_1
Bom bom..!!
Bai Han, Bo Wuhan, Du Ling dan Meng Yusan pun langsung menembakkan bola energi ke arah kapal dimensi yang mereka tinggali.
Setelah menghancurkan kapal, Bo Wuhan dan Meng Yusan pun langsung melempar mayat-mayat yang telah sengaja di hanguskan terlebih dahulu, agar musuh tidak bisa mengidentifikasi mayat tersebut.
Blush..!!
“10 menit lagi mereka tiba, ayo cepat,” teriak Xiu Hou yang bertugas membuat sebuah portal.
Dret..!!
Wuss..!!
Wuss..!!
Dengan cepat Bai Han dan yang lainnya masuk ke dalam portal, dan Xiu Hou terlihat masih menahan portal agar tidak tertutup. Setelah semuanya masuk, ia pun dengan cepat membuat ilusi menggunakan seluruh kekuatannya di area portal agar musuh tidak menyadarinya.
Blush..!!
Jlep..!!
Tepat setelah membuat ilusi, Xiu Hou pun langsung lenyap setelah memasuki portal.
...
Wung..!!
Tap tap..!!
“Hemm..!! Aku terlambat,” gumam sosok topeng emas melirik ke area sekitar.
“Periksa semuanya, jangan ada yang terlewatkan,” perintah sosok topeng emas.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Dalam sekejap ribuan topeng ungu melesat mencari petunjuk yang ada.
Sementara topeng emas yang tak lain pemimpin ketiga Fraksi Perang milik Menara. Terlihat ia kini mendekati kapal yang hancur.
Tap tap..!!
“Hemm..!! Tidak ada sisa, mereka hebat menghilangkan bukti,” gumam sosok pemimpin ketiga Fraksi Perang.
“Aku harus menghubungi Pemimpin Ketiga Fraksi Menara Informasi, karena hanya dirinya yang cukup mengenal mereka.” Sambung pemimpin ketiga Fraksi Menara Perang.
Tak lama ia pun melirik ke salah satu bawahan setianya.
“Hei kau, kembalilah ke Fraksi Menara Informasi dan bawa ini,” perintah Pemimpin ketiga Fraksi Menara Perang.
Tap tap..!!
Dengan segera salah satu topeng ungu muncul di depan pemimpin ketiga, setelah itu, ia pun langsung menghilang.
Dret..!!
__ADS_1
Tap tap..!!
Bersamaan dengan menghilangnya sosok topeng ungu yang membawa pesan, salah satu sosok topeng ungu pun muncul di depan pemimpin ketiga.
“Tuan, ada kapal pedagang yang mencurigakan di dekat Alam Celestial Yuun, apakah saya harus menangkap mereka semua?” Tanya sosok topeng ungu.
Pemimpin ketiga yang mendengar itu pun langsung terdiam sesaat. Setelah berpikir cukup lama, ia pun menggelengkan kepalanya. “Tidak perlu, jika mereka sudah di dekat Alam Celestial Yuun, maka mereka pasti pasti sudah di periksa oleh bawahanku yang mati di sini, sementara semua bawahanku yang mati di sini, baru beberapa menit mati di sini. Jadi tidak mungkin target kita ada di sana.” Ucap pemimpin ketiga.
Tap tap..!!
Tepat setelah pemimpin ketiga selesai bicara, salah satu topeng ungu pun muncul lagi di samping pemimpin ketiga.
“Tuan, saya merasakan adanya aura kuat berlari menuju arah Barat, jumlah mereka setidaknya ada 5 orang,” ucap sosok topeng ungu tersebut.
“Ketemu,” gumam pemimpin ketiga kini tersenyum lebar.
“Berkumpul,” ucap pemimpin ketiga.
Dret..!!
Tap tap..!!
Tidak lama, ribuan topeng ungu pun langsung berkumpul.
“Ayo menuju barat, mereka pasti mengambil jalan memutar,” perintah pemimpin ketiga.
Dret.!!
Wuss..!!
Anggota Menara Fraksi Perang pun langsung melesat menuju arah Barat.
***
Wuss wuss wuss..!!
Sementara di ruang hampa, terlihat sebuah celah muncul, dan tak lama Bai Han dan kelompoknya langsung keluar dari celah tersebut.
Tap tap..!!
“Apa ini benar arah timur paman?” Tanya Bai Han melirik ke Xiu Hou.
“Hemm..!! Menurutku benar ini ke arah timur,” jawab Xiu Hou sambil melirik area sekitar.
“Bagus, semoga saja mereka tertipu dan menduga jika kita mengambil jalan memutar,” ucap Bai Han terlihat berharap.
“Aku pun berpikir hal yang sama, karena sebelum masuk portal, aku sempat merasakan musuh yang sangat banyak mendekati kita,” sambung Meng Yusan sambil mengangguk-anggukan kepala.
“Ayo berangkat, jangan terlalu lama di sini, karena perjalanan kita masih jauh, serta musuh juga ada di mana-mana, maka kita harus bergerak cepat serta hati-hati,” ajak Xiu Hou.
Bai Han dan yang lainnya pun setuju saran Xiu Hou.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Mereka semua pun langsung bergerak menuju timur dengan kecepatan penuh milik Bai Han dan Bo Wuhan.
__ADS_1