Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Pembantaian Bai An, Bai Han, Duan Du, dan Tu Long


__ADS_3

“Hmm hmm..!! Jangan kasih ampun, kita sikat habis saja mereka semua Tuan muda,” kata Tu Long ikut menambahkan dengan nada dingin.


Wudi yang ikut berkumpul hanya mengangguk-angguk tak mengerti, tapi satu yang ia paham, yaitu bunuh.


Bai An mengangguk lalu berkata dengan nada serius. “Jangan menahan diri, aku tak peduli jika dunia ini hancur sekalipun. Agar mereka semua tahu, jika mereka menyakiti keluarga kita, segala cara kita halalkan untuk membalas perbuatan mereka.”


Tanpa basa basi Bai An langsung mengayunkan tangannya untuk mengikat mereka semua dengan benang energi lalu melesat.


Wuss..!!


***


Saat merasakan Bai A dan kelompoknya menghilang, Lao Zhao yang kini tahu jika orang yang di cari ada di ruangan VVIP no 02, ia langsung ikut menghilang sambil membawa Lao Diu, tak lupa pula ia mengirim pesan kepada dua tetua yang bersamanya.


Jia Li Ling dan Jia Wei saling melirik satu sama lain, setelah itu mereka pun ikut menghilang.


Wuss..!!


***


Tap tap..!!


“Heng,, aku tak menduga jika pria tua busuk yang ku ajak bicara tadi ternyata se_jelek ini,” dengus Bai Han dengan nada mengejek saat ia melihat jika Diu Gu memiliki perut buncit, kepala botak terlebih ia sangat pendek, bahkan tingginya hampir setinggi Bai Han yang anak-anak.


Ffftt..!!


“Kau benar Han'er, coba kau lihat perutnya itu, aku mengira jika isinya adalah babi hutan yang ia telan hidup-hidup sehingga ia mempunyai perut seperti itu,” sambung Duan Du kini menutup mulutnya.


Diu Gu yang di ejek langsung melepaskan auranya.


“Bocah kurang ajar, apa kau tidak pernah di ajar oleh ayahmu bagaimana cara sopan santun,” teriak Diu Gu.


“Hmm,, kau benar tetua Gu, aku yakin jika ayahnya hanyalah sampah, buktinya, anaknya juga hanya sampah yang bisanya omong kosong,” sambung tetua yang terlihat kurus kerempeng.


Mendengar itu, tubuh Duan Du dan Tu Long langsung berkeringat dingin.


“Hehe,, kau berkata ayahku hanya sampah, kau buktikan sendiri, siapa yang hanya omong kosong,” kekeh Bai Han langsung melesat ke arah salah satu pemuda yang Bai Han yakini itu putra Tetua Diu Gu, karena ia terlihat mirip.


Wuss..!!


Bom..!!


Tubuh pemuda tersebut langsung terlempar hingga menabrak bukit kecil.


Duar..!!


Mata semua anggota klan Diu melotot, termasuk Diu Gu, ia tak percaya jika keponakannya yang memiliki kekuatan Kaisar Immortal ⭐ 5 Puncak bisa terlempar begitu jauh.


Melihat adanya kesempatan, Bai Han, Bai An, Duan Du, Tu Long dan Wudi langsung melesat.


Bai An kini muncul di depan orang yang menghinanya, tangannya langsung terayun beserta pedang energi langsung terbentuk.


Crash..!!


Kedua kaki tetua klan Diu itu langsung terpotong, tak lama ia sadar lalu berteriak.

__ADS_1


“Akkhh,, dasar pengecut, apa yang kau lakukan pada-”


Crash..!!


Lidah tetua tersebut terpotong rapi saat ia berteriak sambil membuka mulutnya lebar-lebar.


“Berisik,” kata Bai An dengan dingin lalu maju menuju tetua tersebut, tanpa basa basi Bai An memotong satu persatu anggota tubuhnya.


Terlihat Bai An sangat menikmati jeritan tetua tersebut yang membuat orang-orang yang berada di kejauhan sedang menonton.


Sementara Duan Du entah sejak kapan ia di penuhi darah, ia kini seperti pembunuh berdarah dingin.


Mata Duan Du sangat seram saat di pandang musuh, Duan Du langsung membuat bola kecil dari elemen api lalu melempar puluhan bola api tersebut ke arah mayat-mayat yang ia bunuh.


Bom bom..!!


Tu Long yang kini berhadapan dengan Diu Gu dan satu tetua klan Diu yang setara Diu Gu terlihat menyeringai kejam.


“Haha,, berikan aku kepuasan,” kata Tu Long, Tu Long juga telah berubah ke bentuk biasa ia lakukan.


Wuss..!!


Di sertai Hukum Angin, gerakan Tu Long sangat lah cepat.


“Mati,” teriak Tu Long muncul di depan Diu Gu.


Diu Gu hanya mendengus kecil, walau Tu Long bergerak di sertai Hukum Angin, ia bisa melihat pergerakan Tu Long.


Diu Gu langsung menguatkan tubuhnya, seketika tubuh Diu Gu menghitam.


Trank..!!


“Hehe,, elemen besi, sungguh tubuh yang cukup kuat,” kekeh Tu Long bersemangat.


Saat ia ingin bergerak, instingnya merasakan bahaya, dengan cepat Tu Long menunduk ke samping lalu berguling.


Bom bom..!!


Terlihat banyak sekali jarum sepanjang 30 cm melesat dari atas kebawah.


Jarum tersebut terbuat dari elemen besi juga.


Mata Tu Long langsung menatap ke arah tetua klan Diu yang menyerangnya, sebuah seringai kejam Tu Long perlihatkan.


“Haha,, ayo serang aku lagi,” teriak Tu Long layaknya orang gila, namun sebenarnya ia terlalu bersemangat.


Tu Long kini mulai serius, tubuhnya di selimuti oleh angin.


Dengan cepat Tu Long menghilang.


Diu Gu dan tetua klan Diu langsung waspada karena kecepatan Tu Long kini layaknya Dewa Immortal ⭐ 4 awal.


Wuss..!!


Tu Long muncul di depan tetua klan Diu.

__ADS_1


“Tebasan Naga Langit,” teriak Tu Long.


Tetua klan Diu yang telah waspada hanya tersenyum meremehkan karena tubuhnya juga di selimuti oleh elemen besi membuat setiap tubuh maupun kepalanya layaknya besi.


Tetua klan Diu juga ikut mengayunka pedangnya dengan cepat.


Trank..!!


Bom..!!


Tubuh Tubuh Tu Long terlempar cukup jauh, tapi ia bisa mendarat dengan berdiri.


Sementara tetua klan Diu terlempar jauh hingga menabrak beberapa pohon.


Srett..!!


Setelah mendarat dengan sedikit berlutut, ia kini membelalakkan matanya sambil memuntahkan banyak darah karena semua organnya telah hancur, ia merasakan tadi banyak angin masuk lalu menyayat-nyayat seluruh organ dalamnya.


Diu Gu pun ikut terkejut melihatnya. “Bagaimana mungkin?” Gumam Diu Gu, karena ia melihat tubuh luar tetua klan Diu masih utuh tanpa ada yang lecet.


Tu Long yang melihat mereka masih diam langsung bergerak dengan cepat ke arah tetua klan Diu.


Diu Gu yang menyadari hal tersebut langsung berteriak. “Tetua Diu Ma, hati-hati.”


Namun.


Tu Long telah muncul di sertai.seringai kejam.


Crash..!!


Tu Long memanfaatkan Tetua Diu Ma yang belum menyelimuti tubuh dan kepalanya menggunakan elemen besinya.


Bruk..!!


Kepala Diu Ma langsung mengelinding, darah langsung muncrat dari leher tetua Diu Ma ke wajah Tu Long.


Tu Long langsung menjilat darah tersebut sambil melirik ke arah Diu Gu.


“Kurang ajar, aku akan mencincang tubuhmu,” teriak Diu Gu langsung melesat sambil menggunakan kekuatan penuhnya di sertai elemen besinya.


Tu Long pun tak mau kalah, semangat bertarungnya semakin kuat saat melihat amarah musuh telah di puncak.


Wuss wuss..!!


***


Semtara di tempat Bai Han, ia kini terlihat mengayunkan tinjunya ke arah wajah pemuda yang ia pukul tadi.


Bom..!!


Lagi-lagi tubuh pemuda tersebut terlempar jauh.


Bai Han kembali mengejarnya lalu muncul di atas tubuh pemuda tersebut.


Sreet..!!

__ADS_1


Tubuh pemuda yang telah di penuhi oleh luka kini terdiam karena Bai Han telah mengikatnya menggunakan benang energi yang telah ia ciptakan.


Bai Han kini menyeringai polos saat melihat wajah ketakutan pemuda tersebut.


__ADS_2