Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Pertarungan Melawan Jendral Iblis Tertinggi


__ADS_3

“Ba..Bagaimana bisa mereka berdua bertarung satu sama lain?” Tanya Jendral Mo Juan tak habis pikir.


“Bukan hanya itu saja, ke..kekuatan mereka jauh lebih kuat dari kita, dan kekuatan Bai Yun Qe setingkat lebih kuat dari Jendral Iblis Agung,” sambung Jendral Mo Jian terbata-bata.


Mereka semua tidak ada yang melirik kelompok Bai An karena fokus ke arah Bai Yu We dan Bai Yun Qe.


Sementara Jendral Chenfu juga ikut terkejut sesaat. Kekuatan Jendral Chenfu saat ini Dewa Penguasa Master ⭐ 5 Menengah, tapi ia tidak takut jika bertarung melawan Bai Yun Qe.


Mo Chenfu tahu jika kekuatan Bai Yun Qe hanya kekuatan pinjaman.


Tapi saat ini ia terlihat waspada dengan Bai Yu We, Bai Yu We saat ini melebihi imajinasinya. Kekuatan Bai Yu We saat ini Dewa Penguasa Master ⭐ 5 Puncak, walau ia membakar inti dantiannya, tapi ⭐ 5 Puncak bukanlah sesuatu yang gampang untuk di hadapi.


“Hmm..!! Beruntung ada Jendral Gou Ja ada di sini, dengan kekuatan Jendral Gou Ja maka Patriak Bai Yu We tidak bisa melakukan perlawanan.” Gumam Mo Chenfu.


Mo Chenfu tahu jika kekuatan Jendral Gou Ma saat ini Dewa Semesta ⭐ 5 Menengah, setara dengan kultivasinya. Tapi untuk Jendral Gou Ja, ia sampai saat ini tidak bisa menebak di tingkat berapa kultivasinya.


***


Saat semuanya dalam keterkejutan, sebuah bilahan cakar energi melesat dengan kecepatan mengerikan ke arah Bangsa Iblis Merah.


Wung..!!


Cakar energi tersebut berdengung sebelum menghilang.


Semua Bangsa Iblis merah awalnya waspada kini mengelap keringat di dahi mereka. Terkhusus para pasukan biasa, elit sampai komandan tadinya berkeringat dingin melihat cakar energi yang mengarah ke tempat mereka.


Sementara Jendral Tertinggi Iblis Merah kini tersadar saat merasakan serangan tadi masih terasa.


Jendral Mo Chenfu yang memusatkan kesadarannya seketika berteriak keras.


“Semuanya menghindar.”


Tapi teriakan Jendral Mo Chenfu terlambat.


Cakar energi secara tiba-tiba muncul tepat di depan pasukan biasa, elit dan komandan iblis merah.


Crash..!!


Bom..!!


Ledakan dahsyat seketika tercipta, entah berapa banyak pasukan iblis merah yang mati. Yang pasti saat ini wajah para Jendral Tertinggi iblis merah sangat jelek.

__ADS_1


“Sialan, siapa yang berani menyerang pasukanku,” teriak Jendral Mo Jian dan Jendral Mo Juan secara serempak.


Tatapan mereka seketika beralih ke Tu Long dan Duan Du yang baru saja melakukan tos karena serangan gabungan mereka berhasil membunuh hampir semua pasukan iblis merah.


Kini melihat yang tersisa hanya beberapa komandan, Jendral Muda membuat keduanya melirik ke arah Bai Han dan Bai Chu Ye.


Bai Han dan Bai Chu Ye tentu mengangguk, mereka berdua saat ini ingin melihat sampai mana batas mereka melawan musuh yang jauh lebih kuat dari mereka.


Setelah itu Duan Du dan Tu Long melirik Jendral Tertinggi dan Jendral Agung mereka dengan seringai tipis.


Tak lama pandangan Tu Long mengarah ke Ras Half Giant Dragon.


“Hmm..!!”


Hanya satu dehaman dari Tu Long langsung membuat seluruh Ras Half Giant Dragon berkeringat dingin. Kecuali kedua jendral mereka.


Tekanan yang mereka rasakan sangat kuat, tekanan tersebut terasa dari garis darah semua Ras Half Giant Dragon.


“I..Ini aku merasakan keagungannya sama seperti Raja. Terlebih aku juga merasakan garis darahnya mirip dengan Raja, tapi dia sedikit lebih rendah atau satu tingkat di bawahnya. Siapa sebenarnya dia?” Gumam salah satu komandan terkuat dengan nada gugup.


Jendral Gou Ja yang mendengar itu seketika bangga. “Tentu saja dia memang Raja dan bisa di sebut Tuan kedua,” ucap Jendral Gou Ja mengeluarkan senyum lebar.


Terlihat tingkah Jendral Gou Ja yang asli kini keluar, ia sedikit mirip dengan tingkahnya Tu Long.


Sama halnya dengan Jendral Mo Chenfu, ia saat ini tidak melirik ke arah Tu Long dan Duan Du. Melainkan melihat Bai An yang melayang dengan santai di belakang seorang diri.


“Hmm..!! Waktunya pembantaian kedua.”


Suara tenang dari Bai An membuat Bangsa Iblis Merah awalnya bingung. Tapi tak lama mereka seketika terkejut saat dua Jendral Muda iblis merah menyerang mereka.


Mo Liang Liu dan Mo Denshan saat ini melesat setelah mendapat perintah dari Bai An. Tujuan keduanya saat ini Mo Juan dan Mo Jian.


“Minggir,” ucap Mo Denshan dengan nada dingin.


Crash..!!


Tubuh komandan Iblis merah terbelah menjadi dua tanpa perlawanan.


Bukan hanya mereka saja, Bai Han dan Bai Chu Ye juga tak mau kalah, mereka berdua langsung menggempur salah satu komandan, serangan gabungan dan kerja sama mereka membuat keduanya dengan cepat membunuh komandan iblis tersebut.


Jendral Chenfu seketika memasang wajah jelek. Pandangan Jendral Chenfu langsung mengarah ke Jendral Mo Hung.

__ADS_1


Dan benar sekali dugaannya jika ia adalah pengkhianat di sini.


Saat ini Jendral Mo Hung dan Jendral Mo De sudah berada di sisi Duan Du dan Tu Long.


Tatapan mereka mengarah ke ketiga Jendral Iblis Tertinggi dan Jendral Iblis Agung.


“Sialan kau pengkhianat rendahan, berani sekali kau mau bekerjasama dengan manusia lemah seperti mereka,” teriak Jendral Iblis Mo Yunfan.


Jendral Mo Yunfan terkenal baik bagi bangsanya, tapi itu sebenarnya hanya luarnya saja, dalamnya ia jauh lebih licik. Bahkan ia adalah dalang bentroknya Mo Jian, Mo Juan melawan Mo Hung.


“Heeh,, kau bilang aku ini rendahan,” ucap Duan Du muncul di depan Jendral Yunfan.


Kekuatan Duan Du saat ini telah berada di Dewa Penguasa Sejati ⭐ 5 Puncak, ia sebentar lagi akan menerobos ke Dewa Penguasa Master ⭐ 1 Awal.


Walau kultivasi Duan Du terbilang jauh dari Jendral Iblis Yunfan, tapi untuk kekuatan bertarung, tidak ada yang tahu.


Tangan Duan Du langsung terlambai bersamaan dengan munculnya pedang energi.


Wuss..!!


Trank..!!


Dengan cepat Jendral Yunfan memanjangkan tangannya dan langsung menepis serangan Duan Du.


Tangan Jendral Yunfan yang memanjang membentuk pedang itu mirip dengan tangan Tu Long yang bisa membentuk pedang.


Tapi untuk Yunfan tangannya mampu membentuk pedang pada umumnya dan tangan Tu Long membentuk satu cakar.


Tak ingin dirinya saja yang di serang, dengan cepat Jendral Yunfan mengayunkan tangan sebelahnya yang telah membentuk pedang.


Wuss..!!


Duan Du tersenyum tipis saat tubuhnya di tembus begitu saja tanpa melakukan perlawanan.


“Heng,, aku tak menduga jika itu hanya bayangan saja,” dengus Jenderal Yunfan melirik ke arah tempat Duan Du sebelumnya berdiri.


“Hmm..!! Kau lumayan juga bisa dengan cepat mengubah dirimu menjadi bayangan, aku akui kau lumayan kuat, tapi di mataku kau masih sangat lemah,” ucap Jendral Yunfan dengan sombong dan wajahnya terlihat sedikit jijik saat melihat Tu Long dan Duan Du.


“Jika kalian berdua yang maju maka, mungkin kalian bisa melukai sedikit tubuhku,” sambung Jendral Yunfan menantang Tu Long dan Duan Du.


Tu Long dan Duan Du saling melirik satu sama lain.

__ADS_1


“Hehe,, kalian semua jangan ada yang ikut campur karena dia adalah bagian kami berdua, aku ingin melihat apakah ucapannya sama dengan kekuatannya.”


Setelah bicara Tu Long dan Duan Du langsung melesat ke arah Jendral Yunfan.


__ADS_2