Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Tujuan Lan Yuheng dan Bai Da Xing Menuju Dimensi Alam Mixture


__ADS_3

“Hehe,, tentu saja sudah beres, mereka terlalu lemah, padahal aku hanya menggunakan beberapa formasi serangan kecil, mereka malah musnah semuanya. Tidak sepertimu yang tidak memiliki perkembangan.” Ucap Bai Da Xing sedikit mengejek Lan Yuheng.


Wajah Lan Yuheng seketika berubah menjadi sangat jelek.


Tentu saja ia tidak akan bisa berkembang, karena mempelajari bahasa kuno masa lampau sangatlah sulit. Bahkan 2 tahun terahir ini ia baru bisa 2% dari yang 100% untuk memahami bahasa kuno. Itupun bukan hanya satu, melainkan ada 3 bahasa kuno yang Bai Yu suruh Lan Yuheng mempelajarinya.


Lan Yuheng tidak mengetahui, bahkan Bai Yu dan Ling Yin membutuhkan waktu hampir 1000 tahun untuk mempelajari satu bahasa kuno.


Jika Lan Yuheng tahu, mungkin ia akan mengumpati neneknya itu berkali-kali karena menyiksanya mempelajari 3 bahasa sekaligus.


“Suami, siapa monyet jelek ini? Kenapa sekarang kau malah berteman dengan Binatang aneh?” Tanya Li Qian memiringkan kepalanya.


Mendengar itu, wajah Lan Yuheng langsung menyeringai lebar. “Kau sungguh calon istri yang baik Qian'er, dia adalah Binatang liar yang aku pungut beberapa tahun lalu, aku merasa kasihan sehingga membawanya ikut,” ucap Lan Yuheng dengan bangga.


“Woah,, Suami sungguh baik hati,” ucap Li Qian langsung memeluk Lan Yuheng dengan wajah sedikit memerah di sertai sedikit berkaca-kaca.


Sementara Bai Da Xing yang mendengar itu langsung cemberut. “Huhu,, awas saja, aku akan mengadukan ini kepada nenek Ling dan nenek Bai,” ucap Bai Da Xing terdengar merengek.


“Week,, adukan saja sana,” ejek Lan Yuheng terlihat semakin bahagia karena bisa membalas Bai Da Xing.


“Heng,, awas saja,” ucap Bai Da Xing langsung melesat.


Melihat Bai Da Xing marah, Lan Yuheng semakin bangga, tentu saja ini adalah salah satu impiannya, yaitu menang melawan Bai Da Xing semenjak mereka bersama. Ini adalah kemenangan pertama baginya.


Cukup lama Lan Yuheng dan Li Qian berpelukan, Lan Yuheng pun langsung melepaskan pelukannya lalu mengobati Li Qian bersama yang lain.


***


3 Hari telah berlalu.


Tap tap..!!


“Hei monyet licik, apa kita akan langsung ke Sekte Pedang Cahaya atau membasmi hama-hama kecil ini terlebih dahulu?” Tanya Lan Yuheng melirik ke arah Bai Da Xing.


“Heng,, sekali bodoh tetap saja bodoh, tentu saja kita harus menuju Sekte Pedang Cahaya terlebih dahulu, dan saat perjalanan menuju kesanalah kita harus membasmi mereka dalam sekali jalan,” ejek Bai Da Xing.


“Tapi sebelum itu, mengapa wanita gila ini juga ikut?” Tanya Bai Da Xing melirik ke arah Li Qian dengan tatapan cemberut.


“Hei monyet jelek, tentu saja aku harus mengikuti kemana suami pergi, memang apa masalahmu hah, mau ku jitak,” dengus Li Qian langsung mengangkat tangannya.


Glek..!!


Bai Da Xing pun langsung ciut, jika saja ia tidak di berikan pesan oleh kedua neneknya untuk jangan pernah melawan atau menyakiti wanita dan membuatnya sedih, ia mungkin sudah mengejeknya dari awal. Terlebih Bai Da Xing sadar itu bukan pesan, melainkan ancaman dari kedua neneknya.

__ADS_1


“Hehe,, dasar Monyet jelek, awas saja kalau kau berani mengejek ku dari belakang lagi,” ucap Li Qian.


Pandangan Bai Da Xing langsung beralih ke Lan Yuheng yang terlihat selalu tersenyum lebar saat melihat adiknya tertindas oleh Li Qian. Dan karena hal inilah yang membuat Lan Yuheng setuju membawa Li Qian ikut bersamanya.


“Heng,, dasar tidak berperasaan,” dengus Bai Da Xing langsung melesat lebih dulu menuju ke arah timur, tempat Sekte Pedang Cahaya berada.


Lan Yuheng dan Bai Da Xing di suruh pergi ke sekte Pedang Cahaya oleh Bai Han untuk mencari dan membawa Master Wuan De, Gu Sheng, Rubah Kematian, Bai Gu, Ling Hua, Lou Sha, Hu Song dan terahir Bo Wuhan.


Bai Han meyakini jika mereka semua masih hidup dan mereka semua adalah keluarganya sehingga langsung menugaskan Lan Yuheng dan Bai Da Xing.


Tentu keduanya langsung bahagia karena bisa terbebas dari latihan yang selama ini menyiksa mereka.


***


Sekte Pedang Cahaya.


Tap tap..!!


“Bagaimana? Apakah para orang-orang Topeng Merah yang berubah Binatang Iblis sudah sampai pusat kota?” Tanya Ling Hua dan Gu Sheng serempak.


Bo Wuhan, Rubah Kematian dan Lou Sha yang baru sampai langsung menghela nafas.


“Mereka bahkan akan mencapai Sekte, beruntung kita lebih dulu mengevakuasi selurug penduduk kota, namun yang jadi permasalahan adalah, saat ini Sekte telah penuh oleh para penduduk dari berbagai kota, kita tidak akan mampu melindungi mereka semua saat melawan para Binatang Iblis ini,” ucap Rubah Kematian.


Namun terlihat tidak ada yang menanggapi ucapan Bo Wuhan yang hanya berpikir menggunakan ototnya saja.


“Hais,, jika saja Tuan Besar masih ada, tidak?tidak, cukup Tuan muda Ye atau Tuan muda Han saja ada di sini, aku yakin kita mampu melewati kekacauan dan bencana ini,” ucap Master Wuan De dengan nada sedih.


Wajah semua orang seketika ikut berubah sedih. Tentu saja mereka sangat sedih mendengar kematian Bai An, dan menghilangnya keluarga Inti Bai An tidak lama setelah kematiannya.


Wung..!!


Duar..!!


Bom bom bom bom..!!


Ledakan di sertai guncangan seketika menyadari mereka semua yang berkumpul di aula.


“Apakah mereka semua sudah sampai Sekte? Itu tidak mungkin, karena aku selalu mengawasi mereka dan tidak mungkin mereka bisa secepat ini sampai ke Sekte,” ucap Rubah Kematian dan Lou Sha sedikit melebarkan matanya.


Tanpa banyak bicara, mereka semua langsung keluar dari aula dengan senjata yang sudah mereka keluarkan. Mereka juga telah bersiap bertarung melawan orang-orang Menara yang semakin hari semakin banyak muncul.


Wuss..!!

__ADS_1


Wuss..!!


...


Sementara tidak jauh dari Sekte Pedang Cahaya, Bai Da Xing melempar cukup banyak kertas berisi Formasi ledakan kini tertawa.


“Haha,, mereka sangat bodoh, sama seperti dirimu kak,” ejek Bai Da Xing.


“Heng,, walau aku bodoh, tapi setidaknya tidak sebodoh mereka,” dengus Lan Yuheng langsung mengayunkan tinjunya.


Dret..!!


Jder..!!


Bom bom..!!


Ledakan besar seketika tercipta setelah tinju Lan Yuheng yang telah di aliri petir menyambar puluhan orang-orang Menara yang telah berubah menjadi Binatang Iblis.


Crash..!!


Bruk..!!


Sementara Li Qian yang baru saja memenggal salah satu kepala Binatang Iblis langsung menatap tajam Bai Da Xing yang terlihat berpura-pura mengalihkan pandangan.


“Hei monyet jelek, berani sekali kau mengatakan suamiku bodoh, yang bodoh itu kau tahu,” teriak Li Qian.


“Siapa juga yang bicara denganmu, huh,” ucap Bai Da Xing langsung melesat ke arah sekumpulan Binatang Iblis yang tidak jauh dari gerbang Sekte.


Dengan cepat Bai Da Xing mengalirkan energi aneh ke kakinya.


Wuss..!!


Crash crash crash..!!


Crash crash crash..!!


Terlihat Bai Da Xing melesat layaknya angin yang tak terlihat.


Tap tap..!!


Bersamaan dengan Bai Da Xing muncul di depan gerbang Sekte, ratusan Binatang Iblis langsung berjatuhan.


“Hehe,, itulah yang namanya kekuatan seorang jenius,” ucap Bai Da Xing langsung bergaya sambil menyentuh hidungnya.

__ADS_1


__ADS_2