
Jendral Gou Ja yang mendengar itu langsung mengerutkan keningnya.
“Sesuatu apa?”
Jendral Gou Ja tentu sangat penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh Jendral Gou Ma.
Walau begitu, ia terlihat biasa saja, agar Jendral Bangsa Iblis Merah tidak menyadari jika mereka sedang berkomunikasi melalui telepati.
“Hmm..!! Nanti akan aku beritahu, jika aku memberitahumu di sini, maka akan gawat jadinya,” ucap Jendral Gou Ma dengan santai.
Jendral Gou Ja yang semakin penasaran kini hanya bisa menahan diri untuk sementara.
Tak lama setelah Jendral Chenfu mendapat kabar lagi jika pasukan klan Bai akan sampai dalam waktu satu minggu langsung menyuruh para pasukan Iblis Elit, Komandan dan Jendral Muda Iblis Merah untuk bersiap-siap.
Lawan mereka kali ini hanya pasukan mereka saja yang terbilang lemah, cukup hanya dengan Jendral Muda Iblis Merah di rasa sudah bisa menangani mereka.
Sementara Jendral Tertinggi dan Jendral Iblis Agung akan berniat untuk melihat pertarungan Jendral Gou Ja dan Jendral Gou Ma.
***
Satu hari telah berlalu.
Saat ini kelompok Duan Du sudah dapat melihat pasukan yang sangat banyak. Walau begitu, terlhat di wajah mereka tidak ada jejak ketakutan.
Malah sebaliknya, mereka saat ini menyeringai kejam.
“Hehe,, sudah waktunya, mari kita bersenang-senang,” ajak Duan Du.
“Hmm..!! Aku tidak sabar ingin memakan tengkorak yang bernama Bai Di dan patriak klan Bai mereka,” sambung Tu Long mulai meneteskan air liurnya.
Sipat buas dan suka bertarungnya seketika muncul saat ini. Itu karena Tu Long tidak akan menahan diri lagi. Mereka yakin jika Bai An tidak akan marah.
Crash..!!
Wuss..!!
Baru saja kelompok Duan Du ingin kembali bergerak. Bai An secara tiba-tiba muncul di depan mereka.
Melihat Bai An muncul, Duan Du seketika bersemangat dan ingin menyapa. Tapi saat ia melihat wajah Bai An yang dingin. Duan Du terdiam.
Tak lama Duan Du ikut memasang dingin dan sedikit gelap. Tak hanya Duan Du, Tu Long juga ikut memasang wajah penuh amarah, tidak ada raut wajah bercanda maupun tersenyum saat ini mereka tampilkan.
Bahkan Bai Han, Bai Chu Ye ikut memasang wajah serius.
Sementara Mo Liang Liu dan Mo Denshan entah kenapa mereka ikut marah. Mungkin karena ikut terbawa sifat semua keluarga Bai An walau ia baru beberapa minggu bersama mereka.
“Hmm..!! Bunuh semua orang yang berkaitan dengan klan Bai buangan ini, jangan sisakan satupun. Untuk yang di jadikan budak atau di paksa ikut bertarung tahan mereka. Dan kalian juga jangan menahan diri.” Ucap Bai An penuh penekanan.
“Ibu telah di siksa dan saat ini jiwanya hampir musnah. Beruntung aku datang lebih cepat, dan saat ini Xie'er mencoba memulihkan jiwanya.”
Blush..!!
__ADS_1
Blush..!!
Aura dari Duan Du, Tu Long, Bai Chu Ye, Bai Han, Mo Liang Liu, Mo Denshan seketika keluar mengguncang semua benda apa saja yang ada di sekitarnya.
Bahkan Patriak klan Bai bersama para tetua dapat merasakan kekuatan yang cukup mengerikan dari belakang mereka.
“Siapa mereka? Mereka bukan Bangsa Iblis Merah karena aura mereka berbeda dari Bangsa Iblis Merah?” Tanya Bai Di heran.
“Kita tidak tahu siapa mereka, yang pasti kita harus mempercepat langkah kita, jika ada yang terlambat biarkan saja mereka mati.” Ucap Bai Yu We dengan nada dingin.
Tubuh Bai Yu We sedikit merinding saat ia merasakan aura dari belakangnya, ia juga merasakan firasat buruk, jika ia tidak mempercepat perjalanan, maka ia akan mati.
Bai Di yang mendengar itu melirik ke arah pasukan klan Bai yang kini kelelahan, bahkan banyak yang hampir pingsan karena melakukan perjalanan jauh tanpa istirahat.
Mereka semua hanya menggunakan energi mereka saja, sementara para penetua bersama patriak klan Bai menggunakan kapal langit tingkat dewa.
Banyak juga yang menggunakan kapal langit, namun mereka semua adalah para komandan klan Bai beserta beberapa anggota inti klan Bai.
Sementara yang mempunyai kapal langit, saat ingin menggunakannya, mereka di larang. Bahkan kapal langit milik mereka di sita semua.
Hmm..!!
“Semuanya percepat langkah, jika kalian ingin menang kobarkan semangat kalian,” teriak Bai Di mencoba memberikan semangat kepada pasukan klan Bai.
Tapi semuanya hanya diam sembari mengangguk lemas.
Melihat hal tersebut, amarah Bai Di seketika keluar. Wajahnya yang asli kini muncul.
Tangan Bai Di terangkat, sebuah energi membentuk bola besar tercipta, saat ini Bai Di ingin membunuh beberapa dari mereka untuk di jadikan pelajaran agar mereka kembali patuh.
Wuss..!!
Bom..!!
Bai Di yang melakukan serangan bukannya senang, ia malah mengerutkan keningnya.
“Hoho,, berani sekali kau menyerang yang lemah. Aku saat ini baru tahu jika klan Bai sungguh menjijikkan dan pengecut,” ejek sebuah suara dengan dingin.
Mendengar itu Bai Di ingin berteriak penuh amarah.
Namun sebuah bilah cakar melesat ke arahnya.
Dengan cepat Bai Di mengayunkan tangannya.
Wuss..!!
Sebuah bilah pedang tercipta lalu melesat ke arah bilah cakar tersebut.
Bom..!!
Wuss..!!
__ADS_1
Crash..!!
Argh..!!
Lengan Bai Di seketika terputus, ia juga membelalakkan matanya saat melihat bilah cakar tersebut tak terhentikan.
Kini Bai Di merasakan sakit yang luar biasa, semua organ dalamnya seolah di cabik-cabik oleh pisau kecil.
Saat Bai Di ingin mengangkat kepalanya. Tu Long muncul tepat di depan Bai Di.
Tubuh Tu Long kini dalam wujud aslinya, ia terlihat sangat mengerikan.
Tubuh Bai Di yang terlihat kecil kini bergetar ketakutan.
“Ra..Ras Half Giant Dragon,” ucap Bai Di dengan nada terbata-bata.
“Benar dan selamat makan,” ucap Tu Long dengan dingin.
Mulut Tu Long langsung terbuka lebar.
Wuss..!!
Hap..!!
Crak crak..!!
Seketika terdengar suara tengkorak renyah saat gigi Tu Long menguyahnya.
Melihat tubuh Bai Di masih tersisa. ”Hmm..!! Lumayan, akan sayang jika tidak di habiskan,” ucap Tu Long dengan nada menyeramkan.
Crak crak..!!
Kembali suara renyah terdengar saat Tu Long memakan sisa tubuh Bai Di.
Setelah itu pandangan Tu Long mengarah ke semua bawahan klan Bai. TerlihatnTu Long sedikit menggaruk kepalanya.
“Hmm..!! Tuan muda bilang bunuh yang menggunakan seragam klan Bai. Tapi saat ini semuanya menggunakan seragam lengkap, walau berbeda-beda.” Seketika otak bodoh Tu Long kembali lagi.
Tapi tak lama ia melesat ke arah yang menggunakan seragam putih biru. Tu Long tahu karena melihat Bai Han dan Bai Chu Ye kini membantai yang menggunakan jubah putih biru.
“Haha,, matilah kalian semua karena telah membuatku marah merah,” suara tawa Tu Long menggema ke segala arah, dengan beringas ia menggunakan kekuatan Ras Half Giant Dragon, yaitu kekuatan untuk meningkatkan kekuatan tubuh.
Kekuatan Tu Long saat ini telah mencapai Dewa Penguasa ⭐ 1 Awal, walau masih ⭐ 1 Awal, kekuatan tempurnya setara dengan Dewa Penguasa ⭐ 5 Puncak.
Jadi itulah sebabnya ia bisa membunuh Bai Di dengan mudah, terlebih Tu Long tidak menahan diri lagi.
***
Sementara di tempat yang tidak terlalu jauh dari Tu Long.
Saat ini Bai Yu We dan Bai Yun Qe membelalakan mata mereka saat melihat Ras Half Giant Dragon tiba-tiba muncul.
__ADS_1