
“Aku bersumpah akan menjadi saudara Bai Han, dan akan selalu menjadi perisainya, dimanapun ia membutuhkan, maka aku akan langsung datang. Karena saudara Bai Han adalah anggota keluargaku, dan aku siap mati pada detik itu juga, jika melanggar sumpahku,” teriak Qing Ha.
“Aku bersumpah akan menjadi saudara Bai Han, dan akan selalu menjadi ujung tombaknya, dimanapun ia membutuhkan, maka aku akan selalu berada di sisinya. Dan aku siap mati pada detik itu juga, jika melanggar sumpahku,” teriak Qing Hu kini mengangkat cawannya lalu bertukar cawan sebanyak dua kali.
...
Setelah melakukan sumpah saudara sedarah, kini Bai Han, Qing Ha dan Qing Hu seketika tertawa bahagia sembari saling memeluk secara bersamaan.
“Ehem..!! Baiklah, kini waktunya untuk melepas segel yang ada di dalam tubuh kalian berdua, tapi sebelum itu, apakah kalian tahu adanya segel di dalam tubuh kalian? Tepatnya di bawah dantian kalian.” Tanya Bai Han sambil melirik Qing Ha dan Qing Hu.
“Hemm..!! Tentu kami tahu, orang yang menanam segel ini adalah pemimpin tertinggi Menara, kekuatannya di luar nalar manusia seperti kita. Jadi kami mau tak mau menerima pada saat ia meminta pertumbuhan kami di batasi.” Ucap Qing Ha sambil mengangguk membenarkan.
“Karena jika kami menolak, maka kami mungkin akan langsung di bunuh lantaran di cap sebagai mata-mata atau berkhianat,” sambung Qing Hu ikut menjelaskan.
Bai Han yang mendengar itu terdiam sesaat. “Jadi begitu ya, kalau begitu kalian berdua duduklah lalu pejamkan mata kalian, aku akan mencoba membuka segel tersebut,” ucap Bai Han memberikan perintah.
Qing Ha dan Qing Hu pun langsung duduk tanpa membantah.
Bai Han yang melihat mereka telah duduk langsung memanggil Spirit Surgawi Tanpa Batas.
“Baiklah ayo lepaskan segel mereka Spirit Surgawi Tanpa Batas,” ucap Bai Han.
Wuss..!!
Spirit Surgawi Tanpa Batas pun langsung muncul. “Jadi, apakah Tuan siap jika saya mengendalikan tubuh Tuan selama beberapa menit?” Tanya Spirit Surgawi Tanpa Batas.
“Iya, lakukan sesukamu, selagi kau memang benar-benar bisa membantunya, aku tak terlalu peduli resikonya,” jawab Bai Han.
“Hais, demi menemukan semua keluarganya, ia rela melakukan apa saja, aku sungguh iri,” gumam Spirit Surgawi Tanpa Batas.
Wuss..!!
Dret..!!
Dengan cepat Spirit Surgawi Tanpa Batas mengambil alih tubuh Bai Han, lalu tanpa basa basi ia pun menjulurkan kedua tangannya ke perut Qing Ha dan Qing Hu.
Terlihat tangan Bai Han yang di kendalikan langsung menembus perut Qing bersaudara.
Wuss..!!
__ADS_1
Dalam hitungan detik, setelah menembus perut Qing bersaudara, tangan Bai Han langsung keluar sambil memegangi sebuah energi kecil yang memiliki beberapa tulisan kuno.
Bom..!!
Kedua tangan Bai Han langsung mencengkram energi tersebut hingga meledak.
***
Jauh di Alam Celestial.
Sosok pria muda yang usianya mungkin sangat-sangat tua, kini membuka matanya. “Hemm..!! Ada seseorang yang bisa menghancurkan paksa segelku,” gumam pemuda tersebut.
“Segel siapa yang di hancurkan?” Gumam pemuda tersebut mencoba untuk berpikir.
“Semoga saja bukan mereka berdua, karena mereka saat ini berada di Alam kecil,” sambung pemuda tersebut kembali memejamkan matanya seakan tidak terlalu peduli, lantaran ia memiliki banyak bawahan yang kuat-kuat dan menyebar ke berbagai tempat.
Yaps,, pemuda tersebut adalah Pendiri Organisasi Menara dan orang yang terkuat di Organisasi.
***
Dimensi Alam Dewa.
Wuss..!!
Tap tap..!!
“Belum, saat ini Tuan muda mungkin masih melawan dua Petinggi yang muncul di luar Dimensi Alam Kegelapan ini,” jawab Bo Wuhan sambil memejamkan matanya.
“Eeh,, kakak melawan dua petinggi sekaligus, apa kalian ingin membunuh kakak,” dengus Bai Da Xing langsung cepat-cepat menyusul kakaknya.
Wuss..!!
Melihat Bai Da Xing telah pergi, Chen Long, Bo Wuhan dan Lan Yuheng hanya bisa menghela nafas panjang.
“Apa rencana Tuan muda selanjutnya? Kau pasti sempat di beritahu bukan sebelum pergi membantu Bai Da Xing,” tanya Bo Wuhan kini melirik Chen Long.
“Langsung menyerang tempat persembunyian pemimpin Menara, karena Han'er mengatakan jika kegelapan yang ada di tempat ini semakin tidak biasa, maka Han'er menduga jika ini perbuat pemimpin Menara. Akan berbahaya jika kita menunda.” Jawab Chen Long dengan nada serius.
“Lalu apa yang kita tunggu? Ayo kita temui saudara Han dan membantunya agar pertarungannya cepat selesai, setelah itu kita langsung mencari markas musuh,” ucap Lan Yuheng kini mulai bangkit.
__ADS_1
“Tidak, kita lebih dulu yang akan berangkat, mereka berdua akan menyusul kita nanti. Tapi kita berangkat setelah kalian pulih,” ucap Chen Long sambil menggelengkan kepalanya.
Bo Wuhan yang mendengar itu, kembali memejamkan matanya, sementara Lan Yuheng hanya bisa menggaruk kepalanya, lantaran tidak bisa mencerna ucapan Chen Long.
***
Sementara Bai Zhan, Bai Yu, Ling Shen, Ling Yin, dan semua anggota keluarga Bai Han. Berkumpul di wilayah tengah.
“Apakah perang benar-benar telah berahir?” Tanya Gu Sheng melirik ke arah kakek dan nenek Bai Han.
“Masih belum, walau para anggotanya telah di habisi, namun pemimpin dan petinggi Menara masih hidup, itu artinya pertarungan yang sesungguhnya mungkin baru di mulai,” jawab Bai Zhan dengan nada serius.
“Benar, kami hanya berharap jika mereka tidak bertarung di tempat ini, jika tidak, tempat ini pastinya akan hancur,” ucap Bai Yu dan Ling Yin serempak.
Mendengar kata-kata Bai Yu dan Ling Yin. Semua orang hanya melirik kedua wanita tersebut dengan tatapan sedikit merinding, lantaran mereka berdualah yang sebenarnya ingin menghancurkan tempat ini. Bukan mereka.
“Mengapa kalian menatap kami seperti itu hah, mau ku colok mata kalian,” dengus Bai Yu langsung membentak mereka semua.
“Eeh,, aku lupa jika harus kembali berlatih,” ucap Gu Sheng dan Rubah kematian serempak, mereka pun dengan cepat melesat pergi.
“Ahh,, aku lupa jika akan memulihkan kondisiku, kau juga belum pulih saudara Shen, mari kita memulihkan diri bersama,” ajak Bai Zhan.
Kini terdengar satu persatu mereka semua mencari alasan, agar bisa menjauhi Bai Yu dan Ling Shen.
Sementara Ling Hua, Li Qian dan para wanita yang ikut berkumpul di sana, hanya tertawa cekikikan melihat tingkah para pria.
***
Wuss..!!
Tap tap..!!
“Eeeh,, dimana musuhnya kak, dan siapa mereka?”
Bai Da Xing yang baru saja sampai langsung bertanya kepada Bai Han sambil melirik kedua pemuda tampan yang tidak pernah ia lihat.
Bai Da Xing tentu saja tidak akan mengenal Qing bersaudara, karena mereka sangat jarang muncul, bahkan dapat di katakan tidak pernah selama mereka datang ke Dimensi Alam Dewa ini.
Dan saat melawan Bai Han adalah kemunculan pertama mereka. Bahkan Chen Long pun tidak mengetahui gambaran wajah mereka berdua, ia hanya mengetahui nama dan kekuatan mereka.
__ADS_1
“Ooh,, mereka akan menjadi saudara kalian juga, karena kakak telah melakukan saudara sesumpah,” ucap Bai Han lalu memperkenalkan keduanya.
“Nama mereka adalah Bai Ha dan Bai Hu,” ucap Bai Han menyamarkan nama mereka, lantaran ia sadar jika pastinya akan ada beberapa orang yang tidak menerima kedatangan Qing bersaudara nanti di kelompoknya.