
“Sialan, dia bukan hanya gila, tapi aku rasa ia licik juga,” gumam Meng Yusan langsung menuju ke arah berlawanan.
Wung..!!
Crash..!!
Bom bom bom..!!
...
Wung..!!
Duar..!!
Di saat Bo Wuhan dan Meng Yusan mengamuk, terlihat saat ini Du Ling juga melakukan hal yang sama.
“Sial, dia sangat kuat,” gumam Du Ling sambil mengusap darah yang menetes di sela bibirnya.
“Ho,, kau jauh lebih kuat dari Iblis Asura yang sebelumnya aku temui,” ucap pemimpin ke 3 kini menyeringai lebar ke arah Du Ling.
“Heeh,, kau juga lumayan kuat ternyata, ini akan menjadi menarik jika aku melawanmu serta bisa ku jadikan latihan samsak tinjuku,” balas Du Jian dengan seringai lebar mengejek.
Mendengar ejekan Du Ling, wajah pemimpin ke 3 terlihat berubah drastis, dari yang awalnya tersenyum, kini memasang wajah memerah.
“Rupanya kau sudah bosan hidup,” ucap pemimpin ke 3 langsung mengangkat tangannya.
Dret..!!
Tak lama ratusan sosok topeng ungu pun langsung membuat kelompok dan membentuk formasi serangan bersama ribuan topeng putih.
Melihat itu, Du Ling pun langsung berubah ke wujud aslinya.
Srek..!!
Blush..!!
“Datanglah para tikus-tikus kecil,” teriak Du Ling.
Bom bom..!!
Aura Du Ling seketika meledak dan kekuatannya pun langsung melonjak jauh lebih kuat dari sebelumnya.
“I..Itu,” gumam pemimpin ke 3 melebarkan matanya saat merasakan aura Du Ling yang bisa di katakan hampir setara dengan dirinya.
“Sial, cepat hancurkan dia,” teriak pemimpin ke 3 langsung memerintah semua bawahannya.
Wuss..!!
Wuss..!!
Seketika semua bawahan Pemimpin ke 3 pun langsung melesat ke arah Du Ling dengan kompak, tanpa merusak barisan formasi yang mereka buat.
”Bersiap,” teriak semua ketua kelompok di setiap barisan.
Wung wung wung..!!
Dengan cepat para topeng putih dan ungu di setiap kelompok langsung mengalirkan energi mereka ke punggung yang bertumpu di ketua kelompok mereka.
Dret..!!
Blush..!!
“Tembak,” teriak semua ketua kelompok.
Tak lama puluhan, bahkan hampir ratusan bola energi yang sangat kuat melesat ke arah Du Ling.
Du Ling yang melihat itu, sedikit terkejut saat merasakan kekuatan dari setiap bola energi yang mengarah ke dirinya. Karena di setiap bola energi tersebut, kekuatannya setara dengan kekuatan serangan penuhnya.
“Hehe,, ini yang menarik,” kekeh Du Ling langsung menerjang ke arah bola energi yang mengarah ke dirinya.
“Gerakan kedua, tinju Iblis penghancur,” teriak Du Ling.
Wung..!!
Bam..!!
__ADS_1
Srekk..!! Duaaarr..!!
Ledakan besar seketika tercipta saat tinju Du Ling menabrak 3 bola energi sekaligus.
“Hahaha,, sangat kuat, aku suka itu,” teriak Du Ling tertawa lebar.
Walau saat ini jubah yang Du Ling kenakan hancur akibat bentrokan yang barusan terjadi dan memperlihat beberapa sayatan, akibat serpihan ledakan. Du Ling tentu tidak mempermasalahkannya.
Dret..!!
“Gerakan kedua, tombak Iblis penghancur,” teriak Du Ling kini terlihat mengayunkan dua tombak kembarnya yang mirip sabit di ujung bilahnya.
Wuss wuss..!!
Setelah mengarlirkan semua energinya ke dalam kedua tombak kembarnya dan mengayunkannya ke arah puluhan bola energi. Terlihat dua bilah tombak mirip sabit melesat.
Wung..!!
Slash.!!
Duaaarr..!!
Ledakan besar seketika kembali terdengar jauh lebih besar dari sebelumnya.
Brak..!!
Terlihat kini Du Ling terlempar mundur akibat terkena dampak dari ledakan bentrokan.
Wung..!!
Slash slash..!!
Tepat pada saat Du Ling ingin menyetabilkan dirinya, puluhan topeng ungu muncul sambil mengayunkan pedang mereka masing-masing dan di arahkan ke Du Ling yang berjarak 3 meter.
Crash..!!
Crash..!!
Bom bom bom bom..!!
“Sialan, berani sekali kalian menyerangku dengan serangan lemah seperti ini.”
Mendengar suara dingin Du Ling, wajah puluhan topeng ungu seketika membeku.
“Mundur,” teriak salah satu dari mereka.
Mereka mengira jika Du Ling sudah melemah, tapi mereka tidak menyangka jika Du Ling masih kuat dan masih memiliki sisa energi.
Tentu saja mereka sadar tidak akan mampu memberikan luka dalam untuk Du Ling jika mereka menyerang sekuat tenaga mereka. Jadi, mereka hanya berniat menyerang di saat momen yang pas.
...
Dret..!!
Wung..!!
“Mati,” teriak Du Ling yang terlihat tidak ingin membiarkan puluhan topeng ungu mundur.
Bom..!!
Argh..!!
Dua dari puluhan topeng ungu langsung meledak, dan 3 terluka parah hingga mengerang kesakitan.
Wung..!!
Tidak berhenti sampai di sana, Du Ling kini kembali muncul di sisa-sisa topeng ungu yang berhasil lolos dari serangannya.
Slash..!!
Crash crash crash..!!
Argh argh..!!
Suara pilu terdengar memekak telinga di saat Du Long memotong setiap anggota tubuh mereka dalam sekali ayunan.
__ADS_1
Melihat puluhan topeng ungu yang menyerangnya kini sebagian mati dan sebagian terluka parah. Du Ling pun ingin kembali bergerak untuk membunuh yang masih hidup.
Wung..!!
Boooom..!!
Tapi sebelum ia melangkah, beberapa bola energi muncul dari segala arah mengepung dirinya dan para topeng ungu yang terluka.
Wuss wuss..!!
Tap tap.
Melihat Du Ling terkena beberapa bola energi dari serangan formasi gabungan, kini semua pasukan pemimpin ke 3 langsung bermunculan di sekeliling kepulan asap.
Mereka terlihat menunggu asap di depan mereka menghilang dan setelah itulah mereka akan langsung membunuh Du Ling yang mereka yakini telah terluka.
...
Pemimpin ke 3 yang santai menonton bawahannya bertarung, kini melebarkan matanya saat merasakan aura yang sangat kuat berasal dari dalam kepulan asap.
“Mundur,” teriak pemimpin ke 3.
Wung..!!
Duar..!!
Namun sebagian dari mereka yang terlambat menghindar kini terkena kabut putih.
Argh argh..!!
“Tolong, tolong aku,” seketika semua topeng ungu dan putih yang terkena kabut putih langsung berteriak kesakitan meminta tolong.
Tak lama, tubuh mereka secara perlahan mengering, hingga menyisakan tulang dan kulit kering.
“I..Ini, ini dia kekuatan yang Pemimpin ingin dapatkan,” gumam pemimpin ke 3 terlihat melebarkan matanya.
“Kekuatan apa yang kau maksud?” Tanya Xiu Hou dengan nada santai.
Entah sudah sejak kapan ia muncul di samping pemimpin ke 3.
Sementara pemimpin ke 3 yang mendengar suara yang begitu familiar baginya langsung melompat menjauhi Xiu Hou.
Wuss..!!
“Ka..Kau Pemimpin Klan Cabang Xiu Hou,” teriak pemimpin ke 3 menunjuk Xiu Hou.
Terlihat Pemimpin ke 3 sedikit ketakutan saat melihat Xiu Hou.
Walau tingkat kultivasinya sedikit lebih tinggi dari Xiu Hou, tentu ia sadar tidak akan mampu menang melawan Xiu Hou jika duel satu lawan satu.
“Sial, aku tak menduga jika kau berani meninggalkan Benua Langit,” teriak Pemimpin ke 3.
“Lalu, apa masalahmu?” Tanya Xiu Hou langsung bergerak ke arah pemimpin ke 3 sambil mengeluarkan pedangnya.
Slash..!!
Trank..!!
Bom bom bom..!!
Dengan cepat pemimpin ke 3 juga langsung menguarkan pedangnya lalu mengayunkannya ke arah Xiu Hou, hingga terdengar benturan pedang di sertai ledakan akibat benturan tersebut.
“Sial, benar dugaanku,” gumam pemimpin ke 3 langsung mengumpat dalam hati.
Dan saat ia berniat meminta bawahannya untuk berkumpul, wajah Pemimpin ke 3 langsung berubah menjadi jelek karena saat ini bawahannya satu persatu di bantai.
Di tempat Meng Yusan dan Bo Wuhan, saat ini mereka kedatangan bala bantuan baru, yang tak lain Bai Da Xing dan Lan Yuheng.
Terlihat kedua bala bantuan tersebut mengamuk jauh lebih parah dari apa yang Bo Wuhan dan Meng Yusan lakukan saat ini.
“Hahaha,, mati kalian semua,” teriak Bai Da Xing dan Lan Yuheng membabi buta saat ini.
Wung..!!
Dret..!!
__ADS_1
Jder..!! Bom bom..!!