Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Di Serang Bandit Kapal


__ADS_3

Mendengar itu, Xiu Hou pun melirik Du Ling dan Meng Yusan, melihat mereka mengangguk juga, Xiu Hou pun langsung berkata. “Baiklah jika kau tidak ingin istirahat, jika begitu ayo lanjutkan,” ajak Xiu Hou.


Dret..!!


Wuss..!!


Wuss..!!


...


4 Bulan berlalu.


Dret..!!


Tap tap..!!


Langkah kelompok Xiu Hou dan Bai Han seketika terhenti saat melihat Kapal Dimensi di bajak oleh Bandit kapal.


“Kita lewati mereka, kalian pastinya sadar maksudku bukan?” Ucap Xiu Hou sambil melirik kedua saudaranya dan kelompok Bai Han.


Tentu Bai Han sadar jika yang Xiu Hou maksud, bisa jadi itu adalah akal-akalan kelompok Menara untuk memancing mereka, jika tidak, mungkin saja itu memang murni akal-akalan kelompok bandit kapal yang sengaja memancing umpan mereka untuk mendekat.


Dret..!!


Tepat pada saat Xiu Hou dan Bai Han akan kembali melesat, sebuah serangan seketika muncul tepat dalam jarak 100 meter di depan mereka.


Wung..!!


Bom..!!


Anak panah yang tepat mengarah ke Du Ling, seketika hancur saat Du Ling mengayunkan tinjunya.


“Hemm..!! Sudah bosan hidup juga kalian,” ucap Du Ling langsung mengarahkan pandangannya ke arah puluhan kapal bandit.


“Hahaha,, dasar idiot, siapa yang bosan hidup,” ejek salah satu dari mereka.


Tap tap..!!


“Hoo,, ada makanan empuk juga di sini,” kekeh sosok Iblis bertubuh raksasa.


“Hemm..!! Apa kalian telah di rampok oleh bandit juga ya, itu tidak apa-apa, kalian juga cukup beharga untuk di jual,” ucap Iblis bertubuh Raksasa sambil menyeringai tipis.


Hahaha..!!


Hahaha..!!


Tepat setelah Iblis bertubuh Raksasa selesai bicara, seketika terdengar suara tawa dari para bawahannya.


...


Sementara Du Ling yang mendengar itu kini sedang mengkorek-korek kupingnya.


Puhh..


“Apa kau sudah selesai berkhayal idiot?” Tanya Du Ling sambil memasang wajah polos.


Mendengar ejekan Du Ling, amarah Iblis bertubuh besar seketika meledak-ledak. Bukan hanya dia saja, semua bawahannya juga langsung meraung.


“Dia bagianku, kalian jangan ikut campur,” teriak Iblis bertubuh besar langsung melesat ke arah Du Ling dan di ikuti oleh bawahannya.

__ADS_1


Melihat Kapal Bandit yang di pimpin oleh Iblis Raksasa menyerang ke 6 manusia yang tidak jauh dari lokasi mereka.


Para pemimpin kapal bandit yang tidak ikut menyerang pun langsung memasang taruhan jika ke 6 manusia tersebut mampu bertahan berapa lama.


“Haha,, ayo ayo siapa yang berani bertaruh denganku, aku yakin jika ke 6 manusia itu hanya bisa bertahan 10 menit,” teriak salah satu pemimpin kapal bandit.


“Heh,, aku bertaruh jika mereka hanya mampu bertahan selama 20 menit,” dengus salah satu pemimpin kapal bandit.


Tap tap..!!


Melihat pemimpin kapal bandit terkuat ikut muncul, seketika puluhan pemimpin kapal bandit yang saat ini ada di satu tempat terdiam.


“Hehe,, aku bertaruh seluruh hartaku jika si Iblis Idiot itu akan kalah, apakah ada yang berani,” kekeh pemimpin kapal bandit terkuat.


Glek glek..!!


Mendengar ucapan pemimpin kapal bandit terkuat, semua pemimpin kapal bandit seketika melototkan mata mereka tak percaya.


Walau sadar jika Iblis bertubuh besar ada di posisi terahir, mereka semua tentu tidak percaya mampu mengalahkannya jika bertarung satu lawan satu.


Sementara saat mereka melihat ke 6 manusia yang tidak jauh dari lokasi mereka, mereka berpikir tidak ada yang terlalu kuat dari ke 6 manusia tersebut.


Terlebih Iblis bertubuh besar sangat di untungkan karena menang jumlah.


***


Wuss..!!


“Mati,” teriak Iblis bertubuh besar, kini mengayunkan tinjunya dengan senyum lebar. Ia saat ini merasa percaya diri bisa menghancurkan kepala Du Ling dengan tinjunya.


Du Ling yang melihat itu terlihat santai, tepat saat ia akan menangkap tinju musuhnya.


Wung..!!


Argh..!!


Bo Wuhan lebih dulu muncul mengayunkan kakinya ke arah dada musuhnya.


Melihat itu, wajah Du Ling seketika berubah menjadi gelap.


Bo Wuhan tentu saja tidak peduli dengan ekspresi Du Ling, saat ini Bo Wuhan menyeringai layaknya seorang psikopat.


“Khehehe,, akan ku cincang seluruh tubuhmu,” kekeh Bo Wuhan kembali menerjang ke arah Iblis bertubuh besar yang kini memuntahkan banyak darah.


Wung..!!


Melihat Bo Wuhan muncul dengan kapak terayun, Iblis bertubuh besar seketika melototkan matanya.


“Sialan,” teriak Iblis bertubuh besar mengayunkan tinjunya dengan di lapisi energi penuhnya.


Wung..!!


Crash..!!


Bruk..!!


Arghh..!!


Tapi terlihat jelas kapak Bo Wuhan dengan cepat membelok ke arah kaki Iblis bertubuh besar hingga terdengar suara jerit teriakan musuhnya tepat saat kakinya terpotong.

__ADS_1


“Khehe,, mati,” teriak Bo Wuhan langsung melayangkan tinjunya ke arah wajah musuhnya.


Wung..!!


Bom bom..!!


Kejadian Bo Wuhan memukul mundur lalu memotong kaki Iblis bertubuh besar sangatlah cepat. Hingga membuat semua bawahan Iblis bertubuh besar kini mematung di tempat saat melihat ketua mereka di hajar habis-habisan oleh Bo Wuhan.


Wuss..!!


Crash crash..!!


Memanfaatkan kesempatan semua bawahan Iblis bertubuh besar yang teralihkan. Chen Long dengan cepat bergerak ke berbagai arah sambil mengayunkan pedang energi yang ia ciptakan untuk memotong tubuh setiap musuhnya.


Hingga 5 menit kemudian, kini satu pasukan kapal bandit yang di pimpin Iblis bertubuh besar mati tanpa perlawanan. Lebih tepatnya itu adalah sebuah pembantaian yang di lakukan oleh dua orang saja.


“Khehe,, akan ku hancurkan kalian semua,” kekeh Bo Wuhan kini mengarahkan kapaknya ke arah para pemimpin Bandit kapal yang berkumpul di satu titik.


Dret..!!


Tap..!!


“Cukup paman, kendalikan dirimu,” ucap Bai Han langsung menyadarkan Bo Wuhan yang sudah di luar kendali.


Seketika pupil mata Bo Wuhan yang tadinya akan menghitam seutuhnya, kini kembali normal.


Tap tap..!!


“Dasar sialan, apa maksudmu mengambil targetku hah?” Tepat setelah Bo Wuhan kembali sadar, Du Ling muncul dengan wajah masih memerah.


“Hais,, apa kau tidak ada kerjaan, lihatlah, masih banyak yang lebih kuat dari Iblis tadi, kau kan bisa melampiaskan amarahmu ke mereka paman,” tunjuk Bai Han ke arah musuhnya.


“Dan juga jangan seperti anak kecil paman, kau itu sudah tua. Apa kau tidak malu dengan usiamu terus berpikir layaknya anak muda seperti kami..?? Yang layak seperti itu adalah kami, karena kami belum menikah,” sambung Bai Han.


Jlep..!!


Mendengar kata-kata Bai Han yang menusuk, Du Ling seketika tidak bisa berkata-kata lagi.


Xiu Hou dan Meng Yusan yang mendengar serta melihat itu, tentu saja langsung tertawa bahagia, karena selain Xiu Hou, masih ada orang yang berani menceramahi Du Ling yang terkenal keras kepala dan Bar Bar.


“Huh,, walau aku tua, jiwa ku tetaplah jiwa muda,” dengus Du Ling setelah mencari kata-kata yang tepat untuk membalas.


“Jiwa muda tapi kelakuan dan pola pikir anak-anak, ckck,” ucap Bai Han menggelengkan kepalanya.


“Dasar bocah na-”


“Apa?” Ucap Bai Han menatap tajam Du Ling yang terlihat ingin menjitak kepala Bai Han.


Du Ling yang kembali melihat tatapan Bai Han kedua kalinya, kini seketika merinding, karena tatapan Bai Han sangat mirip dengan pemimpin Pusat klan Iblis Asura.


“Ti..Tidak ada, tadi aku hanya ingin membenarkan jubahmu adik kecil,” ucap Du Ling langsung merapikan jubah Bai Han yang memang berantakan.


Pfft..!!


Hahaha..!!


Hahaha..!!


Karena tidak bisa menahan tawa, terdengar jelas suara tawa Meng Yusan yang kini menggema.

__ADS_1


“Akhirnya, setelah sekian lama, baru kali ini aku melihat Harimau bertemu pawangnya,” teriak Meng Yusan dengan wajah bahagia.


__ADS_2