
“Tidak kek, aku merasa kita harus kembali terlebih duhulu, ada perasaan gelisah yang aku rasakan, rasa gelisah ini tidak pernah hilang dalam 6 bulan terahir,” ucap Bai Han langsung bangkit.
Wuss..!!
Tanpa basa basi Bai Han langsung melesat.
Tap tap..!!
Namun baru mencapai setengah perjalanan, ia melihat Chen Long menunggu kedatangannya di lorong gua.
“Paman, ada apa?” Tanya Bai Han kini menghampiri Chen Long.
“Sama seperti dirimu, aku juga baru merasakannya saat ini, seandainya aku tidak mengobati adikmu, mungkin aku sudah merasakannya dari awal,” ucap Chen Long menghela nafas.
Mendengar Chen Long langsung bicara tanpa keterangan, tentunya Bai Han sedikit kebingungan.
Tapi tak lama Bai Han seketika paham maksud ucapan Chen Long.
“Apakah-”
“Benar, satu tahun yang lalu orang-orang Menara sudah bergerak dan menguasai hampir seluruh Dimensi Alam Dewa, bahkan sampai ke Dimensi Tanpa Nama.” Ucap Chen Long.
Duar..!!
Tangan Bai Han langsung meninju dinding gua.
“Aku harus keluar, di sana ada banyak orang-orang yang pernah ku temui sebelumnya dan kini aku yakin mereka butuh bantuan.” Ucap Bai Han dengan nada mengerikan.
Saat Bai Han akan bergerak.
Dret..!!
Chen Long langsung menghalangi jalannya.
“Apa maksud mu paman?” Tanya Bai Han menatap tajam Chen Long.
“Belum saatnya kau keluar, saat ini kekuatanmu masih lah lemah, bahkan adikmu Bai Da Xing pun hampir mati oleh Topeng Putih saat kembali.” Ucap Chen Long.
Mendengar itu, Bai Han langsung mengayunkan tinjunya ke arah Chen Long.
Terlihat energi dalam jumlah yang sangat besar menyelimuti kepala tangan Bai Han.
Wuss..!!
Duar..!!
“Kenapa kau tidak membantunya dari awal jika sudah tahu dampaknya dari awal hah. Apa maksudmu sebenarnya?” Teriak Bai Han menatap tajam Chen Long.
“Aku yakin kau menyembunyikan tujuanmu yang sebenarnya?, dapat terlihat saat kau tidak membantu Bai Da Xing dari awal,” tanya Bai Han dengan nada dingin.
__ADS_1
Chen Long yang menahan tinju Bai Han dengan tangan kirinya pun langsung melepaskannya.
“Kalian berdua adalah target utama serta kunci kemenangan kita untuk melawan pemimpin Menara dan para petingginya. Tujuanku tentunya membuatmu dan adikmu semakin kuat, hanya itu saja,” jawab Chen Long.
Dret..!!
Bai Han muncul dalam bentuk bayangan lalu menyaunkan pedang energi yang telah ia buat.
Duar..!!
“Jangan bohongi aku, kau mengira aku anak kecil yang dengan mudah mendengar ucapan bualanmu itu,” teriak Bai Han langsung mengerahkan aura membunuhnya.
Blush..!!
Tap tap..!!
“Ada apa ini? Apa yang terjadi.” Tanya Bai Zhan dan Ling Shen yang kini menyusul Bai Han.
“Kakek pergi saja lebih dulu, aku ingin melakukan latihan dengan paman,” ucap Bai Han tersenyum hangat ke arah Bai Zhan dan Ling Shen.
Walau merasa sedikit ada kecurigaan. Bai Zhan dan Ling Shen pun mengangguk lalu pergi lebih dulu.
Wuss..!!
Wuss..!!
...
Chen Long yang sadar tidak bisa menyembunyikan apapun dari Bai Han pun langsung menjelaskan siapa pemimpin Menara, ia juga menjelaskan tentang Fu Long.
Dulunya Fu Long adalah rekannya yang lemah, namun semenjak di latih oleh Guru mereka yang seorang tetua klan dan menjadi kuat, ia malah berkhianat karena merasa tak puas.
Chen Long juga menjelaskan semua Binatang Iblis yang pernah Bai Han lawan di setiap lorong Gua. Itu adalah hasil objek dari Fu Long yang awalnya manusia, mereka di ubah menjadi Binatang Iblis, karena Binatang Iblis dapat di katakan spesies kuno yang sangat kuat di masa lalu, namun tidak memiliki kecerdasan.
“Singkatnya tujuanku adalah membuat kalian menjadi kuat, hanya itu saja. Walau aku sempat berpikir untuk membunuh kalian setelah masalah ini selesai, tapi setelah mengetahui sifat kalian, aku yakin kalian tidak akan menimbulkan masalah seperti Fu Long.” Ucap Chen Long kini menatap ke arah Bai Han.
“Masih kurang,” ucap Bai Han tetap menatap Chen Long dengan dingin.
“Tujuan lainku adalah menginginkan Api Abadi yang ada di tubuh Pemimpin Menara, Api itu di sebut Spirit atau Roh. Spirit yang ada di tubuh manusia berbeda dengan Spirit yang ada di senjata. Kekuatan Spirit di tubuh manusia sangatlah kuat, jauh lebih kuat dari spirit yang ada di senjata. Walau sampai saat ini belum ada cara untuk mengambil atau memindahkan spirit yang ada di tubuh manusia atau makhluk hidup. Aku tetap bertujuan untuk membawanya ke Klan.” Ucap Chen Long sambil menghela nafas.
“Artinya kau ingin membawa Pemimpin Menara ke klan tempat mu berasal hidup-hidup?” Tanya Bai Han.
Chen Long pun dengan anggan mengangguk.
Duar..!!
“Aku tidak terima, ia harus mati karena dialah yang membuatku kehilangan banyak keluarga termasuk ayahku,” teriak Bai Han.
Chen Long yang sudah menyadari hal ini sehingga ia sebenarnya tidak ingin mengatakannya kini terdiam.
__ADS_1
“Aku tahu kau sangat marah saat ini, namun tanpa bantuanku, apakah kau yakin mampu melawan mereka saat ini?” Tanya Chen Long dengan nada dingin.
“Aku tidak butuh bantuanmu,” ucap Bai Han ingin melangkah pergi.
“Jika kau mampu menahan setengah kekuatanku maka kau boleh pergi, karena setidaknya kau mampu menjaga dirimu dengan itu,” ucap Chen Long memasang wajah serius.
“Hahaha,, hahaha,, ini hanyalah akal-akalanmu saja paman, aku tahu tujuanmu hanya ingin menghalang-halangi aku bukan,” ucap Bai Han kini tertawa terbahak-bahak.
“Walau aku sadar tidak mampu melawanmu, namun kau mengira aku takut,” ejek Bai Han.
Dret..!!
Tubuh Bai Han seketika di selimuti oleh energi tanpa batas.
Chen Long juga langsung meniru apa yang Bai Han lakukan. Karena Chen Long memiliki kekuatan yang hampir mirip dengan Bai Han, bisa menggunakan energi di sekitarnya tanpa batas.
Kini terlihat Bai Han dan Chen Long saling menatap dengan pandangan dingin.
Keduanya juga sama-sama memegang pedang di tangan kanannya. Bai Han memegang pedang kayu, Chen Long memegang pedang bewarna putih.
Wuss..!!
Tanpa basa basi Bai Han dan Chen Long langsung melesat.
Trank..!!
Bom..!!
Saat pedang keduanya berbenturan, terdengar suara ledakan kecil akibat benturan energi.
Terlihat juga Bai Han terhempas sejauh 10 meter, sementara Chen Long yang menekan setengah kekuatannya terlihat tidak bergeming.
“Kau masih lemah Bai Han, pikirkanlah kembali permintaanku, aku hanya meminta kedua orang tersebut,” ucap Chen Long menatap ke arah Bai Han.
Bai Han sama sekali tidak mendengarkan. Ia langsung melesat ke arah Chen Long.
Tangan kanan Bai Han langsung menjulur ke depan, tepat saat akan mencapai Chen Long, ia langsung memutar tubuhnya di sertai melakulan salto hingga kaki Bai Han berpijak ke atap gua lalu menyerang kepala Chen Long.
Dret..!!
Kejadian tersebut sangatlah cepat, namun tentunya Chen Long mampu melihatnya dengan mudah hingga mengayunkan pedangnya.
Trank..!!
Bom..!!
Pedang Chen Long tidaklah terayun ke arah atas, melainkan belakangnya.
Setelah menepis serangan diam-diam sosok Bayangan yang tiba-tiba muncul. Barulah Chen Long menggerakkan tubuhnya ke samping.
__ADS_1
Duar..!!