
Tapi langkahnya terhenti saat melihat tubuhnya masih berdiri tanpa kepala.
Saat ini Chu Peng menatap tubuhnya masih melayang, sementara kepalanya telah bergerak cepat ke bawah.
Bruk..!!
Chu Peng mati dengan wajah dingin menatap Ge Yuxeng.
Sementara Jian Di melebarkan matanya, ia melirik ke arah tetesan darah milik Ge Yuxeng yang kini mulai membentuk tubuh lagi.
“Sialan mana yang asli?” Gumam Jian Di kini semakin waspada. Tapi tak lama wajahnya semakin gelap.
Jian Di dapat merasakan jika ke 10 Ge Yuxeng memiliki kekuatan setara, ia tahu ini bukanlah ilusi, karena salah satu dari mereka telah membunuh saudaranya.
Jian Di juga tidak ingin bersedih ataupun marah di saat seperti ini, ia mengesampingkan egonya terlebih dahulu.
“Hmm..!! Apakah ini seperti ini juga kekuatan dari orang yang membantunya?” Gumam Bai An yang baru saja sampai tidak jauh dari Jian Di dan Ge Yuxeng.
Bai An belum bergerak karena ada dua orang yang sedang mengawasi di kejauhan.
Tapi ia menyuruh Gou Long dan Duan Du bekerjasama untuk menyibukkan keduanya agar mereka tidak sadar jika Bai An ada di tempat Ge Yuxeng.
“Ayah darah ini sangat menjijikkan, darahku langsung bergejolak ingin memusnahkan darah ini,” ucap Bai Chu Ye muncul di samping ayahnya.
Xie'er yang tertidur di punggung ayahnya langsung membuka matanya. “Hmm..!! Kakak kemana saja kau?” Tanya Xie'er sedikit mengerucutkan bibirnya.
Bai Chu Ye hanya diam saja, jika ia menjawab, ia yakin akan bertambah panjang jalan ceritanya.
Melihat kakaknya hanya diam, Xie'er semakin kesal. Tapi ia diam saat sadar ada orang yang memiliki darah menjijikkan.
“Ras Vampire,” gumam Xie'er.
Mendengar itu, Bai An dan Bai Chu Ye mengerutkan keningnya.
“Apa itu Ras Vampire Xie'er?” Tanya Bai Chu Ye penasaran, baru kali ini ia mendengar nama Ras tersebut.
Bai An pun langsung menurunkan paksa putrinya lalu menghadapkannya di depan dirinya.
Xie'er terdiam sambil melirik ke arah Ge Yuxen.
__ADS_1
“Ras ini adalah Ras pertama yang menempati Dimensi ini ayah, aku pernah menemukan tempat peninggalan yang sangat kuno dahulu sesudah ayah mati.” Ucap Xie'er kini langsung jujur jika ia tidak bisa menyembunyikan diri kalau ia telah mengingat masa lalunya.
Bai An dan Bai Chu Ye hanya diam tanpa mempermasalahkannya. Xie'er seketika tersenyum bahagia jika ayahnya tidak marah.
“Saat aku menemukan peninggalan kuno itu di suatu tempat, dan mempelajarinya selama 100 tahun lebih, aku baru bisa mengetahui setengah dari Ras mereka. Ras Vampire ini sangatlah kuat, bahkan Ras Vampire murni yang terlemah terlihat di ukiran tembok yang Xie'er temukan dahulu setara dengan kekuatan paman Du saat ia berada di puncaknya di masa lalu.”
Wajah Bai An dan Bai Chu Ye seketika menjadi gelap saat mendengar itu. Bai An sudah mengetahui beberapa waktu lalu jika kekuatannya di masa lalu pasti ada tingkatan yang belum ia ketahui.
Dan saat ini dugaanya benar. Tapi ia tak mengira jika yang terlemah setara dengan Duan Du saat Duan Du di panggil Penguasa Alam di masa lalu.
“Kau mengatakan Ras Vampire Murni, berarti ia bukan Vampire murni?” Tanya Bai Chu Ye menunjuk ke arah Ge Yuxeng.
Xie'er mengangguk. “Ras Vampire ada banyak golongan, seperti layaknya bangsawan yang memiliki drajat yang berbeda-beda, drajat mereka lah yang menentukan tingkat kekuatannya dan Ras Vampire murni yang tertinggi. Aku tak tahu mengapa Ras pertama Dimensi Pusat ini bisa musnah, tapi yang pasti mereka di hancurkan. Aku sangat meyakini hal itu.” Ucap Xie'er lalu memandang ke arah Ge Yuxeng.
“Untuk dia, aku merasa ia jauh lebih rendah dari Ras Setengah Vampire, ia mungkin yang paling rendah jika di kategorikan golongan Vampire.” Sambung Xie'er.
“Jadi begitu yah, ayah merasa mereka memiliki keunikan sendiri yang bisa membagi diri, kekuatan mereka pun tidak berkurang. Tapi satu yang kekurangannya, mereka rentan jika sudah membagi diri seperti ini.” Ucap Bai An mengeluarkan pendapatnya.
Xie'er mengangguk. ”Ayah tepat sekali, karena dulu Xie'er pernah melawan salah satu dari istri ayah yang menjadi Vampire dan-” Xie'er langsung menutup mulutnya saat sadar jika ia telah mengungkapkan beberapa yang harus ia sembunyikan untuk saat ini.
Tatapan Bai Chu Ye seketika berubah tajam ke arah adiknya. “Hmm apa yang kau sembunyikan kepada ayah Xie'er?” Tanya Bai Chu Ye sedikit dingin.
“Sudah Ye'er, mungkin adikmu tidak ingin ayah tahu demi kebaikan ayah sendiri,” ucap Bai An menenangkan putranya.
Bai Chu Ye hanya bisa memasang wajah pahit. Tak lama ia menghilang kembali ke dunia jiwa Bai An.
“A..Ayah Xie'er-”
“Tidak apa-apa, ayah tahu apa tujuanmu tidak memberitahu ayah karena adanya pengkhianat di sekitar kita atau di keluarga kita saat ini bukan?” Ucap Bai An langsung mengusap rambut putrinya.
Xie'er mengangguk-angguk, tentu ia dapat merasakannya hal yang sama dengan Bai An. Tapi ia tidak bisa mengetahui siapa orangnya.
“Baiklah tunggu di sini karena ayah akan membereskan Vampire ini.” Ucap Bai An.
Wuss..!!
Bai An muncul tepat di belakang salah satu Vampire Ge Yuxeng.
“Hmm..!! Benar-benar sangat rentan jika membagi diri. Tapi jika ia kembali bergabung maka ia seolah tidak memiliki kelemahan,” gumam Bai An langsung membuat pedang air menggunakan Hukum Air.
__ADS_1
Air adalah salah satu kelemahan Vampire di depannya ini, karena darah Vampire yang cepat menyerap serta bergabung dengan air, membuat darah mereka menjadi kotor. Saat itulah darahnya akan meledak yang membuat Ge Yuxeng bisa mati.
Jlep..!!
Bam..!!
Benar saja, Bai An yang melihat sekilas dan mencobanya langsung mengangguk setelah perkiraannya benar.
Ge Yuxeng yang asli merasakan salah satu darahnya hancur langsung memandang ke arah siapa yang telah membunuhnya.
Tapi ia membeku saat merasa familiar dengan orang yang kini muncul di depannya.
“Ka..Kau-”
“Tidak perlu bicara, kau cukup diam menerima kematianmu tanpa penyiksaan,” ucap Bai An datar.
Crash..!!
Bam..!!
Setelah membunuh semuanya dengan cepat, Bai An melirik ke arah Jian Di.
“Hmm..!! Aku merasa familiar denganmu, tapi aku tak ingat kita pernah bertemu dimana?” Ucap Bai An santai lalu membalik badannya pergi ke arah Xie'er.
Jian Di yang melihat sosok yang ia kagumi menolongnya dulu kini menangis saat ia kembali di tolong kedua kalinya.
“Penguasa Asura, apakah ini anda?” Gumam Jian Di dalam hati.
Dengan cepat lamunannya buyar saat melihat sosok yang ia tunggu-tunggu melangkah pergi.
“Tu..Tunggu dulu.”
Jian Di pun ingin mengejar tapi sebuah suara di pikirannya langsung membuat wajahnya seketika tersenyum pahit.
“Pantas anda tidak mengenaliku, tapi tak apa karena anda pasti akan mengenaliku di pertemuan kedua kita,” gumam Jian tersenyum bahagia.
***
“Sialan kenapa mereka sangat menjijikkan,” gumam Duan Du dalam hati.
__ADS_1
Duan Du kesal karena saat ini tidak bisa menggunakan Hukum Bayangannya untuk muncul di bayangan musuh.