
Tak lama, keduanya pun kembali menyerap energi yang tercipta dari Formasi yang telah di buat untuk tidak akan kehabisan energi dalam waktu tertentu.
Blush..!!
...
Bam bam bam..!!
Tak mau kalah, Du Ling dan Meng Yusan kini terdengar menerobos ke tingkat yang telah mereka impikan dalam waktu puluhan ribu tahun. Yaitu tingkat Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 1 Awal.
Karena untuk menerobos dari Kaisar Dewa Abadi menuju Kaisar Dewa Surgawi, butuh ratusan ribu tahun, bahkan ada yang sampai jutaan tahun jika tidak memiliki bakat bawaan.
“Akhirnya setelah 5000 tahun,” gumam Du Ling dan Meng Yusan serempak.
Tap tap..!!
Karena sadar akan butuh waktu lama untuk menerobos lagi, mereka pun langsung memanfaatkan kesempatan yang ada untuk melatih teknik mereka agar lebih kuat lagi.
“Hemm..!! Mumpung waktu di sini cukup lambat, akan bagus jika aku memperagakan beberapa teknik yang tidak pernah aku coba sebelumnya karena tingkat kultivasiku tidak memadai,” gumam Du Ling melihat area ruangan di sekelilingnya.
“Tapi apakah tempat ini bisa menahan kekuatanku ya?” Gumam Du Ling kini merenung.
Ia takut jika mengeluarkan aurnya maka ruangan ini akan hancur dan akan berdampak ke orang-orang yang sedang meningkatkan kekuatannya.
“Hemm..!! Aku mencoba berhati-hati sajalah dan jangan berlebihan dalam mengeluarkan energiku,” gumam Du Ling langsung mengeluarkan dua tombak sabitnya.
Sring..!!
Dalam sekejap dua bilah muncul dan langsung membelah udara di sekitar.
“Luar biasa,” gumam Du Ling, kini kembali menggerakkan kedua tombak sabitnya.
...
Sementara Meng Yusan, ia kini terlihat menggunakan tangan kosong melatih daya serangnya.
Wung wung..!!
Bam bam..!!
Di setiap ayunannya, terlihat udara seolah terpotong dan secara bersamaan, suara ledakan terdengar di setiap ayunan tinju Meng Yusan.
“Bagus, jika aku terus melatih ini, aku yakin akan mampu ke tahap ke 3,” gumam Meng Yusan dalam hati.
***
Di tempat Bo Wuhan, saat ini terlihat tubuh Bo Wuhan secara tiba-tiba menyatu dengan Spirit Bersekernya.
Dret dret..!!
Bom..!!
Setelah berubah ke mode Bersekernya, suara ledakan besar pun terdengar, beruntung ruangan di tempat Bo Wuhan saat ini mampu menahan ledakan yang Bo Wuhan keluarkan dari tubuhnya.
“I..Ini,” gumam Bo Wuhan melototkan matanya tak percaya, karena saat ini ia berada di tingkat Kaisar Dewa Abadi ⭐ 9 Puncak.
Walau sempat Shok karena peningkatannya terlihat berlebihan, Bo Wuhan kini mencoba untuk tetap tenang. “Jika begitu, aku yakin pasti bisa ke tingkat yang di impikan oleh senior Du Ling dan senior Meng Yusan, yaitu Kaisar Dewa Surgawi,” gumam Bo Wuhan seketika menyeringai lebar.
__ADS_1
“Khehe,, tunggu saja pembalasanku sialan, akan ku hancurkan kalian semua tanpa sisa,” kekeh Bo Wuhan saat mengingat orang-orang Fraksi Menara Perang yang menyerangnya dan anggota kelompok Tuan mudanya.
Dret..!!
Goar..!!
Bo Wuhan pun langsung meruang, setelah itu, ia pun langsung memejamkan matanya seolah ia sedang tertidur, tapi nyatanya tubuhnya kini menyerap energi yang ada di sekitarnya.
***
Wung..!!
Bam bam bam..!!
“Setelah sekian lama,” gumam Chen Long langsung membuka matanya saat merasakan aura Kaisar Dewa Abadi ⭐ 9 Puncak di dalam tubuhnya.
“Aku akhirnya bisa kembali ke klan karena sudah selesai menjalan tugasku untuk menjadi salah satu calon pemimpin muda klan,” sambung Chen Long.
Selain tugas harus membawa Fu Long dalam keadaan hidup atau mati, ia juga mempunyai tugas jika ingin kembali, ia sudah harus berada di tingkat Kaisar Dewa Abadi ⭐ 9 Puncak. Jika tidak mencapai tingkatan tersebut, maka ia tidak bisa kembali.
Sementara untuk pencarian putranya, itu adalah keinginannya sendiri, karena satu tujuan dengan tugasnya dalam mencari Fu Long.
“Aku tidak boleh berpuas diri, Han'er saja yang aku yakini akan jauh lebih kaut dariku di masa depan, pasti akan semakin bertekad untuk menjadi lebih kuat lagi, maka aku harus melakukan hal yang sama,” gumam Chen Long kembali memejamkan matanya.
Blush..!!
Chen Long pun kembali menyerap energi yang ada di sekitarnya.
***
Wung wung..!!
“Hem..!! Cukup lama juga agar aku bisa mencapai Kaisar Dewa Abadi ⭐ 9 Ahir,” gumam Bai Han dalam hati.
Pandangan Bai Han pun mengarah ke pamannya Bo Wuhan dan Chen Long.
“Aku tak menyangka jika mereka berdua sudah satu tahap di atasku, jika begitu aku setidaknya harus setara dengan mereka, agar tidak menjadi beban nantinya,” gumam Bai Han dalam hati.
Dret..!!
Tepat saat Bai Han akan memejamkan matanya, ia pun langsung memesang wajah serius.
“Sudah ku duga mereka pastinya memiliki tujuan lain karena sengaja berkhianat,” gumam Bai Han dan yang orang yang Bai Han maksud adalah Qing bersaudara atau Bai Ha dan Bai Hu.
“Jadi begitu, karena menyadari jika mereka tidak akan bisa menang, mereka berdua sengaja melumpuhkan Da'er dan Yuheng, agar anggota Menara tidak melukai mereka dengan parah.” Sambung Bai Han setelah mendapat pesan jiwa.
Jiwa Bai Han dengan Bai Ha dan Bai Hu tentunya masih terhubung. Karena sumpah saudara yang mereka buat dan Bai Han juga tidak merasakan bahaya saat mendengar keduanya berkhianat dulu, ia pun sengaja tidak menyebut nama mereka kepada anggota keluarganya yang lain.
“Hais,, kenapa kalian mengambil jalan beresiko begini,” gumam Bai Han merasa sedikit bersalah kepada kedua saudaranya itu.
“Tunggu saja, aku berjanji akan menyelamatkan kalian saudara Ha, saudara Hu, janji tetaplah janji, aku tak akan mengingkarinya,” gumam Bai Han langsung memejamkan matanya kembali.
Kini Bai Han bertekad untuk mencapai Kaisar Dewa Surgawi, ia tidak akan berhenti berkultivasi sebelum mencapai tingkatan itu.
Blush..!!
Wung Wung..!!
__ADS_1
Aura di sekitar Bai Han seketika melonjak kesana kemari layaknya sebuah pusaran, dan tak lama, energi yang ada di sekitarnya langsung masuk ke dalam tubuh Bai Han dalam sekali serap.
***
Wung..!!
Di saat bersamaan, Xiu Hou kini terlihat membuka matanya.
Tidak terdengar suara apapun dari dalam tubuh Xiu Hou. Namun tekanan yang keluar dari dalam tubuhnya luar biasa kuat saat ini.
Saking kuatnya, itu dua kali lebih kuat dari sebelumnya.
“Akhirnya aku telah mencapai Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 1 Puncak dan sedikit dorongan lagi akan mencapai Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 2 Awal.” Gumam Xiu Hou dalam hati.
“Mari manfaatkan waktu yang ada untuk mencapai tingkat 2 Awal,” gumam Xiu Hou kembali memejamkan matanya.
Blush..!!
***
Wung..!!
Duar duar..!!
Argh..!!
Argh..!!
“Jawab, kepada siapa kau memberikan informasi itu?” Tanya salah satu sosok topeng ungu kepada Qing bersaudara atau Bai Ha dan Bai Hu yang saat ini di siksa karena ketahuan mengirim sinyal pesan suara.
Saat ini Bai Ha dan Bai Hu mengenakan topeng Hitam, karena tingkat kekuatannya tidak mencukupi untuk ia bisa mengenakan topeng putih, bahkan topeng ungu.
“Hehe,, mau berapa kali kalian menyiksaku, jawabanku tetap sama. Yang kalian bicarakan itu apa sih? Hah, apa kalian sengaja menuduh kami agar kau bisa menyiksa kami?” Teriak Bai Ha menatap tajam sosok topeng ungu yang ada di depannya.
Wung..!!
Crash crash..!!
Argh..!!
Bai Ha dan Bai Hu seketika meraung saat merasakan rasa sakit yang luar biasa. Tapi mereka merasa rasa sakit ini tidak ada apa-apanya dari penyiksaan yang saudara mereka lakukan terhadap musuh.
“Ayo bicara sialan, jika tidak akan ku-”
Tap tap..!!
“Apa yang kalian lakukan hah? Mengapa kalian menyiksa bawahanku?” Teriak Jin Yuanhu yang baru tiba ke Menara Informasi.
Topeng Ungu yang ingin kembali menyiksa Bai Han dan Bai Hu sambil mengintrogasinya langsung berkeringat dingin.
“Pe..Pemimpin ke 3, mereka ini-”
“Diam, aku tak butuh omong kosong kalian, cepat lepaskan bawahanku,” teriak Jin Yuanhu.
...
Note : Kalau Mau 1 Chapter lagi, biar 5 Chapter untuk hari ini, maka komen sebanyak-banyaknya di bawah. Terimakasih
__ADS_1