Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Rasa Penasaran Wanita Memang Mengerikan


__ADS_3

“Bajingan sampah, keluar kau. Jangan menjadi pengecut layaknya tikus,” teriak keduanya serempak.


Ling Shen, Ling Yin, Bai Zhan dan Bai Yu hanya bisa membeku saat mendengar teriakan Bai Da Xing dan Lan Yuheng yang serempak.


“Anak ini, siapa yang mengajari mereka melakukan hal kasar seperti ini? Apakah itu?” Pandangan Bai Zhan dan Ling Shen pun mengarah ke Bai Yu dan Ling Yin.


Kini Bai Zhan dan Ling Shen berpikir jika kedua wanita inilah yang mengajari mereka, karena merekalah gurunya beberapa waktu yang lalu. Tapi Ling Shen dan Bai Zhan hanya berani melirik sesaat, tanpa berani menuduh maupun menatap kedua wanita tersebut dalam waktu yang lama.


...


Dret..!!


Blush..!!


Sementara kedua Petinggi Menara yang menjaga wilayah timur pun kini muncul setelah mendengar teriakan Bai Da Xing dan Lan Yuheng.


Walau mereka sadar jika ini adalah pancingan, tapi siapa yang mau di rendahkan oleh seorang anak kecil, itu pasti akan membuat martabat mereka rusak di kalangan para Petinggi dan bawahan mereka.


“Dasar bocah sialan, akan ku hancurkan mulut busuk mu itu,” teriak Lao Gueho menunjuk ke arah Bai Da Xing.


“Dan kau, akan cincang mulutmu yang tidak bisa sopan santun,” teriak Qang De menunjuk Lan Yuheng.


Tepat di belakang Lao Gueho dan Qang De, beberapa topeng putih dan ratusan topeng hitam terlihat, jauh di belakang mereka lagi, ribuan dari topeng Kuning, Biru dan Merah juga berkumpul dan siap menyerang setelah mendapat perintah.


“Heh heh,, menghancurkan mulutku?” Tanya Bai Da Xing. “Apa kau yakin mampu?” Ejek Bai Da Xing.


“Palingan kau hanya mampu lewat omong kosong saja, karena kau pecundang sejati yang hanya berani mengandalkan pasukan yang ada di belakangmu,” sambung Bai Da Xing terus menerus mengejek Lao Gueho.


“Cuih,, bena-benar omong kosong,” ucap Lan Yuheng langsung meludah ke tanah setelah itu ia melirik Qang De.


Kini wajah Lao Gueho dan Qang De terlihat memerah hingga terlihat kulit mereka berdua mengeluarkan kepulan asap saking panasnya mereka saat ini.


“Apa kau bilang, hanya mengandalkan pasukan? Akan ku bungkam mulutmu itu dengan tanganku sendiri,” teriak Lao Gueho langsung melesat ke arah Bai Da Xing.


Di saat yang bersamaan, Qang De juga terdengar berteriak ke arah Lan Yuheng. “Dasar bocah mulut busuk, akan ku injak-injak mulutmu dan wajahmu itu.”


Wuss..!!


Wuss..!!


Bai Da Xing dan Lan Yuheng pun seketika menyeringai saat melihat provokasi mereka berhasil.


Keduanya pun saling melirik sesaat, setelah itu mereka mengangguk serempak.


“Kakek, Nenek, berusahalah menahan mereka semua selama beberapa saat, kami akan datang membantu nantinya setelah menyelesaikan kedua orang ini,” teriak Bai Da Xing dan Lan Yuheng serempak.

__ADS_1


Dengan cepat mereka berdua melesat ke arah Barat.


Wuss..!!


“Dasar bocah licik, jangan kabur kalian,” teriak Lao Gueho dan Qang De serempak di sertai wajah semakin di penuhi amarah lantaran sadar jika saat ini mereka berdua di permainkan.


Dret..!!


...


Setelah melihat kepergian Bai Da Xing dan Lan Yuheng yang menggiring kedua Petinggi Menara, kini Bai Zhan, Ling Shen, Bai Yu dan Ling Yin pun melirik ke arah topeng putih, topeng hitam, topeng kuning, topeng biru dan terahir topeng merah.


Melihat jumlah musuh yang mencapai hampir puluhan ribu, Mereka berempat saling melirik satu sama lain.


“Apa kita akan mencoba benda aneh yang di berikan oleh Han'er terlebih dulu?” Tanya Bai Yu melirik ke arah Bai Zhan.


Bersamaan dengan itu, Ling Yin juga mengatakan hal yang sama kepada Ling Shen.


“Hemm..!! Aku ragu jika benda ini bisa membunuh musuh dalam jumlah banyak, tapi ini patut di coba,” ucap Bai Zhan dan Ling Shen menjawab serempak.


Wuss..!!


Bai Zhan dan Ling Shen pun langsung mengeluarkan Rudal yang sangat besar dan mengalirkan energi mereka untuk membuatnya tetap mengambang di udara.


Setelah menetapkan keyakinan mereka, Bai Zhan dan Ling Shen pun langsung membalik Rudal tersebut dan ujungnya di arahkan ke musuh yang kini melesat ke arah mereka.


Bai Yu dan Ling Yin pun mengangguk lalu mengaktipkan dengan hati-hati rudal tersebut, terlihat mereka melakukannya dengan teliti apa yang telah di ajarkan oleh Bai Han beberapa waktu lalu.


Blush..!!


Brum brum..!!


Gerumuh seketika terdengar keras di sertai udara mulai berat setelah aktipnya rudal.


Bai Zhan dan Ling Shen yang menahan rudal tetap pada jangkauan target sebelum melesat pun hanya bisa berkeringat dingin.


Itu karena jumlah energi yang di alirkan oleh Bai Yu dan Ling Yin sangatlah banyak, tentu semakin banyak energi yang di masukkan, maka hasil ledakan akan semakin dahsyat. Itulah yang Bai Han beritahu, tapi Bai Han menyuruhnya untuk jangan terlalu berlebihan, karena dampaknya akan membuat Dimensi Alam Kegelapan fatal.


Namun Bai Yu dan Ling Shen seolah tidak percaya sehingga mengalirkan setengah energi mereka.


“Urgh,, sial, ayo cepat meluncurlah,” gumam Bai Zhan dan Ling Shen serempak, lantaran sudah tidak kuat menahan dampaknya guncangannya saat.


Terlebih lagi, orang-orang menara terlihat kini sudah semakin mendekati mereka.


Dret..!!

__ADS_1


Tepat setelah jarak mereka dalam 1000 meter, Rudal pun langsung meluncur.


Wung..!!


Melihat Rudal bukannya melesat ke arah target, tapi malah ke atas. Wajah Bai Zhan dan Ling Shen terlihat kesal awalnya.


Tapi tak lama, ujung Rudal tiba-tiba menukik ke bawah dan meluncur dengan kecepatan mengerikan ke arah target.


Wuss..!!


Percikan petir seketika muncul dari kedua Rudal karena saking cepatnya meluncur.


Bai Yu dan Ling Yin seketika merasakan firasat tidak enak.


“Mundur,” teriak Bai Yu dan Ling Yin langsung menarik Bai Zhan dan Ling Shen.


Wuss..!!


Bom..!!


Duuuuaaarrrr..!!!


“I..Ini,” gumam keempat sesepuh tersebut serempak saat melihat cahaya besar muncul, lalu dengan cepat menyebar ke segala arah membentuk api yang layaknya api hidup yang siap menerkam musuh.


Tubuh keempat sesepuh yang kini terhempas akibat dampaknya pun langsung terselimuti oleh energi mereka masing-masing.


“Urgh..!! A..Aku tidak akan bekerjasama lagi dengan wanita seumur hidupku,” gumam Bai Zhan dan Ling Shen serempak dalam hati.


Tentu saja mereka sadar jika Bai Yu dan Ling Yin penasaran dengan apa yang Bai Han ucapkan beberapa waktu lalu untuk jangan terlalu berlebihan mengalirkan energinya ke Rudal, karena akan berbahaya. Dan rasa penasaran tersebutlah yang mendorong semakin ingin mencoba membuktikan apa yang Bai Han ucapkan benar atau hanya omong kosong.


Dan kini apa yang Bai Han ucapkan memang benar-benar terjadi. Bahkan melebihi ekspetasi mereka semua.


Wung..!!


Wung..!!


Tak lama, suara gemuruh dan guncangan di saat bersamaan pun terdengar dan mereka rasakan.


Bom bom bom bom..!!


Tubuh Keempat sesepuh tersebut seketika terhempas akibat api yang menjalar secara tiba-tiba lebih cepat dari sebelumnya.


***


Sementara jauh di Wilayah Tengah.

__ADS_1


Gu Sheng, Rubah Kematian, Master Wuan De yang melihat rudal turun dan tak lama melihat api dahsyat kini menjalar. Seketika melototkan mata dan mulut menganga tak percaya.


__ADS_2