
Kaisar Elf yang datang langsung tertekan akibat aura yang keluar dari tubuh Leluhur Tertua.
“A..Ayah, ti..tidak Leluhur Xendro, ada berita buruk, makanya aku datang kesini dengan terpakasa.” Ucap Kaisar Elf kini terlihat memberanikan diri untuk bicara.
“Apa kau tidak bisa mengurus masalah kecil seperti ini hah. Sia-sia saja kau menjadi seorang Kaisar jika mengurus masalah ini saja kau tidak mampu,” amarah Leluhur Xendro semakin melonjak saat mendengar laporan dari putranya yang saat ini menjadi Kaisar Ras Elf. Mau di taruh di mana wajahnya saat ini karena menanggung malu.
“Hemm..!! Biarkan ia bicara lebih dulu, Leluhur Xendro, mungkin saja ia memang tidak bisa mengatasi masalah ini sehingga melapor ke sini,” ucap Leluhur Terkuat.
Leluhur Xendro langsung menarik auranya kembali.
Sementara Kaisar Ras Elf kini merasa lega, namun tubuhnya terlihat tak berhenti bergetar akibat mendapat tatapan menjijikkan dan merendahkan dari para Leluhur.
“I..Ini masalah Ras Manusia, aku mendapat info dari mata-mata yang aku kirim di perbatasan jika mereka semua mengerahkan seluruh pasukan menyerang kita. Terlebih aku tidak dapat mendapat sinyal dari para mata-mata yang aku taruh di setiap kota. Aku yakin jika mereka semua telah di bunuh dan kota telah di ambil alis sebagian.” Ucap Kaisar Ras Elf memberanikan diri untuk bicara.
Hahaha..!!
Hahaha..!!
Bukannya mendapat respon serius dari para Leluhur, mereka semua kini malah tertawa terbahak-bahak.
“Nak, apa kau salah minum ramuan sehingga bermimpi,” ucap salah satu Leluhur tak bisa menahan diri untuk tidak menceramahi Kaisar Elf.
“Tidak, aku rasa laporannya harus di selidiki, apa para leluhur dan para senior leluhur lupa bagaimana kami terluka dan hanya kami berdua saja yang selamat dari ledakan dahsyat itu. Aku beberapa hari lalu mendapat laporan jika orang yang menyerang kami adalah Ras Manusia dan aku berpikir jika para leluhur Ras Manusia yang di kirim itu hanya tumbal saja untuk mengecoh kita.” Ucap Panah Suci langsung ambil suara.
Semua leluhur langsung terdiam. Pandangan mereka langsung mengarah ke Panah Suci. “Apa kau yakin yang kau katakan Panah Suci?” Tanya Leluhur Terkuat sekaligus ayah dari Panah Suci.
“Benar, jika ayah tidak percaya, tanya langsung kepada Leluhur Bayangan, aku yakin ia juga telah menyelidikinya dan tanya juga Leluhur Tombak Cahaya, karena ia telah melawan salah satu Ras Manusia yang Rangkingnya SSS biasa, namun mampu mengimbanginya.”
“Aku merasa Ras Manusia banyak menyembunyikan sesuatu yang tidak kita ketahui. Jika tidak hati-hati kita akan menyesal pada akhirnya,” jawab Leluhur Panah Suci melirik Leluhur Elf Berjubah Hitam dan Leluhur Tombak Cahaya.
“Hemm..!! Jika begitu kita selidiki dulu apakah Ras Manusia memang benar menyerang atau tidak. Untuk masalah yang kau ucapkan tadi, aki rasa kau terlalu berlebihan, karena sampai kapanpun Ras Manusia tidak akan pernah bisa menang melawan kita yang Suci dan Agung ini.” Ucap Leluhur Terkuat langsung membuat rencana pertama.
__ADS_1
“Biar aku saja yang melihat, jika benar, maka ini akan memudahkan kita untuk membasmi seluruh Ras Manusia. Tanpa Leluhur Hendric mereka bisa apa.” Ucap Leluhur Tertua dengan nada percaya diri. Ia langsung pergi setelah mendapat persetujuan dari para leluhur lain.
Wuss wuss..!!
Setelah kepergian salah satu Leluhur Tertua, kini Kaisar Elf terdiam menunggu perintah.
“Hemm..!! Kau bisa kembali, jika benar apa yang kau ucapkan, maka kau bisa mempersiapkan pasukan lebih dulu untuk berjaga-jaga.” Ucap Leluhur Terkuat.
Kaisar Elf langsung membungkuk lalu pergi.
Pandangan Leluhur Terkuat kini mengarah ke para Leluhur.
“Kalian juga bisa kembali untuk melakukan persiapan. Jika memang benar, maka itu akan memudahkan kita, jika tidak benar pun maka kita yang akan langsung menyerang mereka.” Ucap Leluhur Terkuat memberi perintah.
***
“Haha..!! Aku tak menduga jika kau datang kesini saudara Tu,” ucap Lang Zai kini menepuk-nepuk pundak Tu Long.
Long Yuan, Bai Han, Bai Chu Ye, dan yang lainnya ikut bahagia melihat kedatangan Tu Long.
Tu Long yang di banggakan langsung merasa di atas angin, ia pun langsung mengangkat kepalanya tinggi-tinggi sambil membusungkan dadanya.
Saat itu terjadi, seketika semua orang menjauhi Tu Long dengan pandangan jijik.
Gisel, Antoni dan beberapa anggota Guild hanya pelonga pelongo melihat mereka.
Biasanya orang yang lebih kuat akan di hormati dan di agungkan, tapi saat ini mereka melihat Tu Long di ejek. Tapi orang yang di ejek bukannya marah, malah terlihat cuek.
“Haha jangan heran, kalian tidak tahu jika kami sekeluarga walau saling menindas, saling ejek dan saling menjelekkan itu sebenarnya bercanda, kami juga saling memahami satu sama lain dan yang paling penting. Di keluarga kami, semua orang itu setara, tidak ada yang di tinggikan maupun di rendahkan, jadi biasakan diri kalian jika melihat kelakuan mereka.” Ucap Bai Han yang sadar jika saat ini ada orang luar.
Gisel, Antoni dan para Petualang yang menjadi sekutu mereka langsung mengangguk serta sedikit iri.
__ADS_1
Tentu mereka tahu siapa Tu Long, orang yang telah membunuh Leluhur Terkuat Ras Manusia, biasanya orang sekuat itu tidak ada yang berani bicara secara langsung, jangankan bicara, mendekatinya saja tidak ada yang berani.
...
Setelah berbincang cukup lama, kini Bai Chu Ye dan Bai Han langsung membahas rencana mereka.
“Ada perubahan rencana. Aku mendengar jika kini Kekaisaran Gama telah mulai menggencar wilayah perbatasan Kekaisaran Darium, saat itu terjadi aku yakin banyak Ras Manusia dan Ras Elf yang di paksa untuk ikut berperang. Jadi tugas kedua Guild saat ini adalah-”
Bai Chu Ye langsung menjelaskan tugas mereka semua satu persatu. Tidak ada perdebatan di anatare mereka semua, karena mereka semua menyanggupi tugas tersebut.
Setelah 5 jam berlalu. Gisel dan anggota Guild-nya langsung pergi menuju Kekaisaran Gama, sementara Antoni pun juga seperti itu, yaitu menyelamatkan para penduduk Elf bersama keluarganya.
Dan tempat mereka membawa kedua Ras yang nanti akan di paksa ikut berperang ada Wilayah Ras Ancient.
Karena di sana Tu Long dan Lang Zai menaruh para budak yang telah mereka selamatkan. Hingga saat ini mereka semua hidup nyaman tanpa adanya gangguan dari Ras Ancient Blood Demon.
Bai Han dan Bai Chu Ye tidak tahu kenapa Ras Ancient hanya diam saja saat membawa para budak. Karena sampai saat ini mereka tidak pernah menyelidikinya.
Tapi selagi mereka tidak menyentuh wilayah para budak, mereka tidak terlalu ambil pusing.
...
10 menit setelah kepergian kedua sekutu, kini semua orang menatap Tu Long yang ingin mengatakan sesuatu dari awal ia datang, tapi ia tahan karena ada orang luar.
“Lalu apa yang paman Tu ingin bicarakan?” Tanya Bai Han dengan nada serius.
“Orang yang aku lawan itu atau Leluhur siapa namanya aku lupa.” Ucap Tu Long sedikit mengingat nama Leluhur Hendric yang telah di beritahu oleh Cen Tian.
“Leluhur Hendric, itu namanya,” ucap Bai Han dengan nada santai.
“Aah ya, itu dia, dia masih hidup dan berhasil melarikan diri.” Ucap Tu Long merubah ekspresinya wajahnya dengan wajah dingin.
__ADS_1
Deg..!!