Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Amarah yang tak Seharusnya Muncul


__ADS_3

“Kiaaa,, mesum..!!”


Jia Wei dan Jia Gi Xia langsung berteriak sambil menutupi matanya dengan kedua tangannya, tapi terlihat jari-jari mereka merenggang.


Hal tersebut membuat Jia Li Ling yang diam saja langsung menggelengkan kepalanya.


Jia Li Ling tentu sadar jika Duan Du dan Tu Long tidak seperti apa yang ada di dalam benak kedua bawahannya, walau ia tidak tahu apa yang keduanya lakukan, tapi setidaknya keduanya tidaklah mesum.


Sementara Duan Du dan Tu Long yang saling mencengkram kini terdiam beberapa saat untuk memproses apa yang terjadi.


Setelah sadar, mereka berdua langsung saling mendorong karena tahu jika orang-orang di depannya akan salah paham.


Bai An yang melihat itu kini memasang wajah gelap, ingin sekali ia memakan keduanya hidup-hidup.


Karena saat ia tidak ada, keduanya selalu saja bertengkar hal yang tak jelas, Bai An tentu tahu siapa yang memulai permasalahan terlebih dahulu, tapi ia juga ikut menyalahkan Tu Long yang kini semakin lama semakin bodoh.


Sudah tahu jika dirinya sengaja di panas-panasi, tapi ia masih saja meladeni Duan Du.


“Huuff,, setelah ini aku akan mengajari kalian beberapa pelajaran yang cukup berharga,” kata Bai An lalu melirik ke arah Jia Li Ling.


“Wanita itu ingin membicarakan sesuatu kepadamu, jadi bicaralah, aku tidak akan menganggu,” kata Bai An melesat ke arah tertentu.


Wuss..!!


Duan Du dan Tu Long kini terlihat berkeringat dingin saat mendengar ucapan Bai An.


Mereka berdua saling melirik, tapi tidak lagi saling menyalahkan, melainkan memikirkan agar tidak di berikan pelajaran oleh Bai An.


Saat mereka merenung, terlihat Jia Li Ling dan Jia Wei maju.


“Hei,, apa yang kau takutkan dari pemuda yang bernama Bai An itu?” Tanya Jia Wei heran. “Jika kalian bergabung melawannya atau di bantu denganku, aku yakin bisa mengalahkannya, dan juga kenapa kalian begitu bodoh, jika ia pemimpin yang baik, maka ia tak akan menghukum bawahannya sendiri,” dengus Jia Wei cukup kesal dengan sikap Bai An yang sombong.


Jia Wei juga berusaha mencoba menarik Duan Du dan Tu Long kesisi mereka agar bisa membantu Jia Li Ling, ia juga sadar jika Bai An akan menghukum keduanya, jadi Jia Wei mencoba memanasi keduanya.


Benar saja.


Wajah Duan Du dan Tu Long kini memasang wajah gelap.


“Hei jal*ng, jika kau menjelekkan nama Tuan muda ku lagi, aku bersumpah akan memusnahkanmu berserta semua orang yang kau kenal, walau aku harus mati sekalipun, tapi setidaknya setelah membunuh jal*ng seperti dirimu aku sudah cukup puas,” kata Tu Long dengan nada dingin di sertai tubuhnya kini telah berubah sepenuhnya.


Sementara Duan Du terlihat memejamkan matanya. “Aku tak tahu apa yang kau pikirkan dengan mencoba merayu kami dengan mencoba membuat kami memusuhi kakak ku, tapi rayuanmu itu basi menurutku,” kata Bai An membuka matanya.


Mata Duan Du bersinar putih, ia tak pernah menggunakan kekuatannya yang sesungguhnya jika tidak dalam keadaan mendesak di antara hidup dan mati atau setidaknya melindungi keluarga mereka.

__ADS_1


Blusshh..!!


Aura dari Tu Long dan Duan Du langsung mengguncang setengah dunia pertama sekali lagi.


Sementara Jia Li Ling kini tegang, karena niatnya untuk meminta bantuan, namun karena Jia Wei, semuanya kacau.


Jia Wei juga kini sedikit tegang bercampur marah karena di panggil ******.


Saat Jia Wei ingin melawan, sebuah suara terdengar.


“Aku sudah memberitahumu jika tidak usah ikut campur urusanku, tapi rupanya peringatanku kau anggap hanya lelucon,” kata Jia Li Ling kini menatap tajam ke arah Jia Wei.


Jia Wei langsung mematung, karena baru kali ini ia melihat Nona,nya marah.


Jia Wei melirik ke arah Jia Gi Xia yang kini mematung juga, mereka hanya sekali pernah melihat Jia Li Ling marah, dan saat marah waktu itu, dunia tempatnya tinggal itu langsung hancur.


“Heng,, kalian tidak usah pura-pura,” aku tahu ini permainan kalian agar aku tidak menyerang jal*ng ini bukan?” Dengus Tu Long langsung muncul.


“Hukum Angin Tingkat Sempurna.”


“Teknik Pedang Darah.”


“Tebasan Naga Kematian,” teriak Tu Long langsung mengayunkan pedangnya yang kini semakin memanjang ke arah Jia Wei.


Kekuatan serangan Tu Long ini setara dengan Dewa Raja Semesta ⭐ 2 Puncak.


Padahal kekuatan Tu Long saat ini masih Dewa Immortal ⭐ 1 Ahir, sungguh mengerikan jika Tu Long menggunakan seluruh kekuatannya, maka dari itu juga Bai An melarang mereka menggunakan kartu as mereka jika tidak dalam keadaan hidup dan mati.


Crash..!!


Bom..!!


Bom..!!


Bom..!!


Duarrr..!!


***


Sementara Duan Du langsung menggerakkan tangannya ke atas untuk melanjutkan serangan susulan setelah Tu Long.


“Teknik Penggabungan.”

__ADS_1


“Penghancur Semesta,” gumam Duan Du.


Blush..!!


Saat tubuh Duan Du telah di selimuti oleh berbagai jenis energi yang unik dan tak pernah di lihat.


Wuss..!!


Bai An langsung muncul sambil menepuk tengkuk pundak Duan Du hingga ia pingsan.


Setelah itu Bai An langsung menghilang bersamaan juga ia menyeret Tu Long yang kini hampir pingsan karena telah menggunakan seluruh energinya.


***


Sebelum Bai An menghilang, ia berkata. “Kalian renungkan terlebih dahulu kesalahan kalian, dan jaga ucapan kalian, untung yang kau singgung adalah aku, jika orang lain, maka kalian bisa mati.”


“Ini dunia kultivator, dimana yang kuat menindas yang lemah dan menghalalkan segala cara untuk meraih sesuatu.”


“Jadi setelah kalian menempuh kultivasi, maka kalian harus siap menanggung jalan yang kalian ambil itu, jangan terlalu naif jika tidak bisa memikirkan langkah kedepannya.”


Maksud Bai An adalah ibarat memprovokasi lawan, mereka harus melihat dulu apakah mampu menghadapi yang mereka provokasi, jika tidak, lebih baik mereka tidak memprovokasinya lebih dulu untuk kebaikan mereka.


Jia Li Ling kini terlihat cukup berantakan, walau ia tidak terluka, tapi gaun yang ia gunakan banyak sobekan.


Di samping kiri kanan Jia Li Ling kini Jia Wei telah pingsan dan Jia Gi Xia terengah-engah.


“Di.. Dia sangat kuat kak,” bisik Jia Gi Xia dengan nada serius.


“Hmm,, maka dari itu aku ingin meminta bantuan darinya, terlebih aku yakin jika Tuan muda Duan Du itu menyerang menggunakan kekuatan penuhnya, maka dunia ini akan musnah berserta kalian berdua akan terluka parah dan aku akan terluka ringan,” ucap Jia Li Ling dengan nada serius.


“Hmm,, aku percaya apa yang kakak ucapkan,” kata Jia Gi Xia mengangguk setuju.


Tidak ada yang tahu jika Jia Li Ling dan Jia Gi Xia adalah adik kakak, itu karena ibu mereka telah menyembunyikannya agar salah satu dari mereka tidak ikut terjerat oleh sesuatu yang kini Jia Li Ling alami.


“Tapi kak, apa yang di maksud oleh Tuan muda Bai An itu? Aku masih belum paham,” tanya Jia Gi Xia.


***


Pemberitahuan..!!


Untuk hari ini sampai tanggal 27 mungkin Author tidak bisa update 3 Chapter karena sedang sibuk di dunia nyata.


Mohon di maklumi 🙏🙏

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2