Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Kekacauan Pertama Di dunia Alam Semesta Inti Ke 6


__ADS_3

“Hmm..!! Ketenangan sebelum badai.”


Mendengar ucapan Bai An, Bai Han tertidur santai langsung membuka matanya.


“Ayah, aku merasakan adanya aliran energi yang kacau di sebelah sana,” bisik Bai Han menunjuk ke arah selatan.


Mendengar bisikan Bai Han.


Bai An, Duan Du, Tu Long dan Fu Jian langsung melirik ke arah dimana Bai Han menunjuk.


“Eehh,, dari mana kau tahu Han'er, kenapa aku tidak bisa merasakannya?” Tanya Duan Du bingung.


“Hmm,, hmm,, aku pun tidak bisa merasakannya,” sambung Tu Long mengangguk-angguk setuju.


Sementara Bai An memfokuskan kesadarannya ke arah penghalang, setelah ia merasakan benar adanya energi yang tidak stabil di karenakan banyak budak yang di sedot energi secara paksa oleh 2 orang yang memiliki aura kuat, setidaknya Dewa Raja Semesta.


“Hmm,, hukum Alam Semesta di Alam Semesta inti ke 6 ini tidak berlaku untuk tingkatan Raja Dewa Semesta dan Dewa Master Semesta memang benar adanya,” gumam Bai An dalam hatinya.


Setelah itu Bai An menyinggungkan senyum tipis sambil berkata. “Kalian bilang tadi berkata bosan bukan?” Bai An melirik ke arah Tu Long dan Duan Du mengangguk santai. “Kebetulan sekali ada yang bisa membuat kebosanan kalaian hilang, tapi aku ingin kalian bertiga melawan salah satu dari mereka, karena kekuatannya sangatlah besar,” kata Bai An.


Mendengar itu, Tu Long dan Duan Du awalnya ingin berseteru, karena tidak ada yang mau mengalah, tapi saat mendengar suara anak kecil, mereka berhenti.


“Kekuatan mereka setidaknya Raja Dewa Semesta, apa paman yakin mampu melawannya jika tidak bergabung?” Ejek Bai Han.


Duan Du dan Tu Long menjadi diam, walau mereka yakin mampu mengalahkan Raja Dewa Semesta, tapi setidaknya orang yang telah mencapai Raja Dewa Semesta yang mampu Duan Du dan Tu Long kalahkan hanya Raja Dewa Semesta ⭐ 1 Awal, itupun membutuhkan usaha yang ekstra.


“Hmm,, baiklah aku mau bekerjasama, aku juga belum pernah melawan orang yang memiliki kekuatan Dewa Raja Semesta, ini akan menjadi pengalaman pertamaku,” kata Duan Du dengan santai.


“Hmm hmm,, jika Han'er yang bilang begitu, maka aku akan mengalah,” sambung Tu Long mengangguk-angguk.


Bai An lalu melambaikan tangannya, walau terlihat asal, tapi jika di lihat secara teliti, maka tangan Bai An membuat benang-benang energi yang sangat banyak lalu menyebar ke segala arah.


Crash..!!


Setelah Bai An menggenggam tangannya, semua orang yang mengintainya mati seketika dengan tubuh terpotong-potong.

__ADS_1


“Ayo kita pergi,” ajak Bai An.


Semuanya langsung mengangguk semangat.


Wuss..!!


Wuss..!!


Kecepatan kelimanya terlihat sangat cepat, hingga 20 menit kemudian, Bai An kini berhenti tidak jauh dari kota yang terlihat ramai.


Namun Bai An tahu jika kebanyakan dari mereka adalah budak yang di kendalikan dan mayat hidup yang energinya telah di ambil.


Mata Duan Du, Tu Long dan Fu Jian seketika menyipit saat melihat para penduduk kota maupun para kultivator di kota tersebut.


Saat Duan Du merasa ada yang salah dan ingin bertanya. Bai An langsung berkata. “Bunuh semua mayat hidup dan budak tersebut, mereka telah kehilangan akal dan tidak bisa di sadarkan kembali.”


Seketika muncul Lang Zai, Bai Yu Long, Bai Ji Pixiu, Bai Gi Pixiu, Ling Diu, dan satu lagi Mei Ning.


Melihat mereka tiba-tiba muncul di tempat asing, semuanya melirik ke arah Bai An, setelah itu melirik ke arah kota yang di penuhi oleh energi yang cukup kacau.


4 dari mereka langsung menyinggungkan senyum menyeringai lalu melesat ke arah kota.


Lang Zai langsung mendekat ke arah Bai An. “Hmm,, Tuan muda saat ini aku di ambang terobosan, jadi bawa saja aku masuk kedalam dunia jiwa lebih dulu untuk menerobos lebih dulu,” kata Lang Zai sedikit kesal.


Bai An langsung tersenyum kecil lalu membawa Lang Zai masuk kembali.


Sementara Mei Ning terdiam sambil menatap ke arah Bai Han dengan mata bersinar cerah.


Bai An yang melihat itu langsung tersenyum kecut, karena ia hanya menyuruh 5 orang yang keluar dari dunia jiwanya, tapi saat ini tambah satu lagi yang keluar dan Bai An tahu ini ulah siapa.


“Ning'er apakah bibi Xia yang menyuruhmu keluar?” Tanya Bai An sambil mengusap rambut Mei Ning.


“Hmm,, bibi Xia menyuruhku untuk menjaga Han Gege agar ia tidak bertarung secara berlebihan, aku juga di suruh untuk menjauhkan Han Gege dari Paman Duan dan paman Tu,” jawab Mei Ning dengan suara imut.


Saat menjawab, pandangannya tidak mengarah ke Bai An dan yang lainnya, melainkan tetap menatap ke arah Bai Han yang berpura-pura memejamkan matanya.

__ADS_1


Bai Han tentu sengaja, karena ia malas meladeni Mei Ning yang seolah-olah seperti ibunya, jika itu ibunya maka Bai Han akan menurut.


Tapi ini adalah orang lain, terlebih lagi Bai Han merasa Mei Ning tidak sesederhana yang terlihat.


Bai Han merasakan Mei Ning menyembunyikan sesuatu, tapi sampai saat ini ia tidak tahu apa itu, dan Bai An tentu juga mengetahuinya, tapi Bai An tetap diam karena Mei Ning tidak mempunyai niat tersembunyi.


Bom bom..!!


Seketika ledakan menggema terjadi di tengah kota.


Terlihat Yu Long, Ji Pixiu, Gi Pixiu dan Ling Diu terlempar hingga menabrak beberapa bangunan.


“Sangat kuat,” gumam keempatnya secara bersamaan saat melihat empat orang yang memiliki kekuatan Dewa Immortal ⭐ 3 Puncak.


Yu Long dan Ling Diu lebih dulu bangun.


Blush..!!


Aura Dewa Immortal ⭐ 1 Ahir langsung di rasakan oleh musuh, mereka cukup terkejut karena melihat jika keempatnya masih muda, namun telah mencapai Dewa Immortal.


Tapi beberapa saat kemarahan terlintas di wajah mereka saat melihat budak-budak mereka telah di bantai hingga tersisa setengah.


“Kalian,” tunjuk salah satu yang terkuat walau sama-sama Dewa Immortal ⭐ 3 Puncak. “Aku pastikan akan membuat kalian menjadi budak dan membawa kalian untuk di serap energi kalian, itu pasti akan menambah kekuatan kami,” kekeh orang yang terkuat.


“Heng,, seperti ucapan Guru Duan, dengan kekuatan lemah seperti dirimu dan tampang monyet ingin membuat kami budak?” Dengus Ling Diu.


“Lebih baik kau ngaca lebih dulu sebelum kau bicara, apakah pantas kau mengatakan itu kepada kami,” kekeh Ji Pixiu dengan nada mengejek.


Seketika 3 dari mereka tertawa terbahak-bahak, hanya Gi Pixiu saja yang diam.


Sementara Duan Du yang di kejauhan ikut-ikutan tertawa. “Hahaha,, itulah muridku, dia sangat cerdas,” tunjuk Duan Du sambil melirik ke arah Mei Ning dengan senyum menaikkan alisnya.


“Kau harus tahu Ning'er, ajaranku itu sangat layak untuk di-”


Glek..!!

__ADS_1


Duan Du langsung menelan ludahnya saat merasakan hawa dingin, seseorang sedang menatapnya dari Dunia Jiwa dan itu adalah Mu Xia'er.


__ADS_2