Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Nasib Sial Duan Du dan Kesadisan Semua Keluarga Bai An


__ADS_3

“Orang yang kita panggil kakak sengaja mengeluarkan auranya saat kita sampai Dimensi Pusat.”


“Aku tak tahu apa tujuannya tapi yang pasti ia saat ini ada berada di sekelilingnya kita seolah ingin meneror orang yang kita sayang.” Ucap Bai An memasang wajah sedikit gelap.


Duan Du pun ikut memasang wajah tegang, sementara Tu Long yang tidak terlalu paham maksud ucapan Bai An juga ikut memasang wajah penuh amarah.


Walau ia tidak paham tapi instingnya merasakan jika semua orang yang telah ia anggap keluarga kini dalam bahaya dan ada pengkhianat yang berada di keluarga mereka. Tapi ia juga tidak tahu.


“Jadi hanya kakak yang bisa merasakannya,” ucap Duan Du.


“Hmm..!! Kau belum merasakan auranya?” Tanya Bai An penasaran.


Duan Du dengan jujur menggelengkan kepalanya.


Saat Duan Du ingin mengatakan sesuatu, ia merasakan Dunia Jiwanya sedikit berguncang.


Seketika tubuh Duan Du sedikit berkeringat dingin.


“Sialan, para betina ini mulai mengamuk karena mereka tidak ikut aku keluarkan,” gumam Duan Du.


Gumaman Duan Du dapat di dengar oleh Bai An dan Tu Long.


“Aku lupa jika harus mengatur pasukanku,” ucap Tu Long, instingnya merasakan jika ia akan ikut terkena masalah jika bersama Duan Du saat ini.


Dengan cepat ia melesat ke arah Ras Half Giant Dragon.


“Ah aku juga lupa-”


“Lupa apa? Kau ini kakak tidak berperasaan, masa membiarkan adiknya menderita,” potong Duan Du seketika cemberut.


Tapi Bai An tetap menghilang sambil tersenyum kecil.


“Uhh mati aku.” Duan Du seketika gugup, ia dengan berani mengeluarkan semua wanita serta anak-anak yang ada di dunia jiwanya.


Wuss..!!


Blush..!!


Aura para wanita keluarga Bai An seketika meledak saat melihat ke arah Duan Du yang diam saja dengan kaki lemas.


“Apa kau ada kata-kata terahir Gege,” ucap Jia Li Ling dengan senyum lembut.


Glek..!!


“Tentu saja ada, ayah kan punya lidah tanpa tulang, seperti yang paman Han dan kakek Pixiu bilang jika ayah sangat-sangat licin dalam merangkai kata,” celetuk Duan Li dengan wajah polos membalas ucapan ibunya.


Wajah Duan Du seketika menjadi gelap. “Han'er, paman Pixiu, awas saja kalian,” teriak Duan Du dalam hati.


Wuss..!!


Bruk bruk..!!


Tepat setelah Duan Du selesai berteriak dalam hati, semua wanita kini mengkerubuni Duan Du lalu memukul mereka satu persatu.


Duan Du hanya pasrah saja saat di pukuli, ia kini meratapi nasib sialnya.

__ADS_1


***


Woah..!!


“Rupanya di sini banyak musuh ayah,” Bai Xia Xie setelah puas memukul pamannya kini melesat ke arah kerumunan musuh.


Dengan mata bersinar terang Bai Xia Xie muncul di tengah-tengah musuh.


Melihat ada wanita cantik, salah satu iblis yang terlihat menjijikkan meneteskan air liarnya.


Wuss..!!


Kepala iblis tersebut langsung melayang tanpa ia ketahui siapa yang telah membunuhnya.


“Berani sekali kau menatap ibuku dengan pandangan menjijikkanmu,” ucap Mo Hung muncul di depan Bai Xia Xie.


“Eeh,, siapa kau? Aku belum menikah dan belum memiliki anak, enak saja kau bilang aku ibumu,” dengus Bai Xia Xie cemberut ke arah Mo Hung.


Mo Hung seketika memasang wajah canggung, ia lupa jika ibunya pasti belum mengingat masa lalunya.


“Ah itu-”


Wuss..!!


Tap tap..!!


Mo De muncul di depan Bai Xia Xie. “Ah Tuan putri yang cantik, dari pada membicarakan hal yang tidak penting lebih baik Tuan putri menghajar mereka saja,” ucap Mo De langsung mencoba mencairkan suasana.


Bukannya senang, malah Bai Xia Xie semakin cemberut.


Ia memanggil Mo De otak besi karena setiap apa yang ia ucapkan sangat sulit untuk di rubah, Mo De juga sangat sulit merespon setiap ucapannya sehingga Bai Xia Xie memanggil Mo De otak besi.


Setelah puas mengatai keduanya, senyum Bai Xia Xie kembali cerah.


Dengan cepat ia muncul di depan salah satu Jendral dari Ras manusia.


“Hei kau terlihat memiliki aura membunuh yang paling menjijikkan, jadi mati saja.” Ucap Xie'er.


Tangan Xie'er mengeluarkan energi halus lalu melesat ke arah jendral tersebut.


Wuss..!!


Bam..!!


Tubuh jendral manusia tersebut seketika meledak.


Dengan semangat Xie'er kini bertepuk tangan.


“Baru satu,” gumam Xie'er melirik ke arah musuh yang memiliki aura membunuh serta aura menjijikkan.


Xie'er membencinya karena ia memiliki aura yang berlawanan, ia memiliki aura kehidupan yang murni.


Bom bom bom..!!


Dengan ganas Xie'er membunuh semua orang yang memiliki aura menjijikan.

__ADS_1


“Sialan, wanita ini sangat kejam, bahkan ia membunuh dengan tersenyum lebar,” teriak salah satu komandan iblis darah.


”Bukan hanya dia, coba kau lihat dia,” tunjuk salah satu prajurit elit menunjuk ke arah Bai Han.


“Bukan mereka berdua saja, lihat dengan jelas jika mereka semua tersenyum saat membunuh,” para musuh Bai An mulai berkomentar.


“Hei hei kalian sedang membicarakan aku ya,” ucap Xie'er cemberut. “Kalian tahu aku itu tidak suka di bicarakan lo.” Wajah Xie'er tersenyum lebar.


Tak lama aura di sekeliling mereka merasakan kehangatan, tapi tak lama, karena kelebihan kehangatan tubuh mereka mulai panas.


Argghh..!!


Jerit teriakan seketika terdengar menggema, bukan hanya satu melainkan ratusan dari mereka yang ikut terkena area yang telah Xie'er sebarkan energi kehidupannya.


...


“Seperti biasa, Xie'er memang kejam,” ucap Bai Han.


Ia juga tidak mau kalah, kini Bai Han mengerah semua kemampuannya dan lawannya masih tetap sama yaitu iblis berkepala monyet.


Bukan hanya Bai Han saja, semua keluarga Bai An juga tampak semakin bersemangat.


***


Sementara di udara, pertarungan yang jauh lebih besar terlihat.


Kini Gou Long bersama temannya telah di kepung oleh para Penguasa Wilayah bersama Jendral terkuat mereka.


Tidak ada jejak ketakutan di wajah Gou Long, malah ia semakin tersenyum lebar.


“Kalian semua jangan ikut campur, aku ingin melawan mereka semua seorang diri, aku ingin melihat batas kemampuanku,” ucap Gou Long menatap teman-temannya.


Mereka semua pun mundur, Gou Long pun kembali melesat ke arah Raja Half Dragon.


Wuss..!!


Bam..!!


“Mari kita lanjutkan ronde keduanya,” ucap Gou Long setelah memukul mundur Raja Half Dragon.


“Heng, kau terlalu sombong Gou Long, walau aku akui kau kuat, tapi dengan melawan kami semua, kau akan menyesalinya,” ucap Raja Ras manusia dengan dingin.


“Jangan banyak bicara, kita serang saja dia langsung, kita juga sedang menunggu bantuan tiba, semoga saja mereka datang tepat waktu,” balas Raja Iblis berkepala monyet langsung melesat ke arah Gou Long.


Wuss..!!


Tekanan yang di keluarkan oleh serangan Raja Iblis Monyet cukup mengerikan, dengan tongkat yang ia pegang, semua energi serta hukum yang ia kuasai kini berpusat pada serangannya kali ini.


Bukan hanya ia saja, semua musuh Gou Long juga mengerahkan semua kemampuan yang mereka punya.


Tekanan mengerikan seketika mengguncang Wilayah tempat terjadinya pertarungan.


Bahkan semua keluarga Bai An kini berhenti sesaat lalu melihat ke arah atas.


“Semuanya mundur, jika kalian tidak ingin terluka,” Long Yuan langsung berteriak kencang saat melihat ke arah atas.

__ADS_1


__ADS_2