
“Dasar monyet gila, sialan, ini semua perbuatanmu yang tidak mengenal tempat menggunakan kekuatanmu di sembarang tempat,” teriak salah satu pemuda yang hanya berani berteriak dalam hati.
Dengan senyum licik Bai Da Xing membawa Bo Wuhan ke salah satu ruangan yang masih layak pakai di ruangan utama Sekte.
Tap tap..!!
“Hemm..!! Si Babi idiot ini mempunyai kekuatan tubuh luar biasa, aku tak menduga jika tubuhnya yang terluka secara alami menutupkan dirinya, siapa yang mengajarinya melatih kekuatan tubuhnya ya?” Gumam Bai Da Xing dengan nada kagum di sertai bertanya-tanya.
“Ah, lebih baik aku tanya saja dia jika sudah sadar,” sambung Bai Da Xing kini membayangkan jika ia memiliki bentuk tubuh yang sempurna dan kuat seperti Bo Wuhan.
“Hehe,, aku akan menjadi tak terkalahkan,” kekeh Bai Da Xing kembali membayangkan jika kakaknya Lan Yuheng bersujud-sujud kepadanya untuk minta di ajarkan agar kuat seperti dirinya.
“Tunggu saja kakak bodoh, akan ku buat kau memohon-mohon.”
***
Huacih..!!
Lan Yuheng yang sedang melesat bersama kelompoknya seketika merasa hidungnya gatal di sertai tubuhnya merinding.
“Sial, siapa yang sedang membicarakan diriku dengan buruk?” Gumam Lan Yuheng dalam hati. “Hemm..!! Ini pasti ulah monyet sialan itu,” sambung Lan Yuheng merasa yakin.
“Awas saja jika kau kembali nanti, akan ku injak-injak kepalamu itu,” terlihat wajah Lan Yuheng sedikit kesal.
“Ada apa Suami? Apakah kau sakit?” Tanya Li Qian melirik Lan Yuheng.
“Tidak ada, ayo lanjutkan perjalanan,” ajak Lan Yuheng yang perjalanan mereka sempat terhenti akibat dirinya yang berhenti tiba-tiba.
Tap Tap..!!
Tidak sampai dua jam, kini Lan Yuheng berhenti tepat di sebuah gerbang aneh menurut Li Qian, Gu Sheng, Ling Hua, Master Wuan De dan yang lainnya.
“Apakah kau yakin ini gerbangnya Yuheng?” Tanya Ling Hua merasa tidak yakin.
Tentu semua ikut mempertanyakan hal tersebut karena Lan Yuheng membawa mereka ke sebuah danau yang terlihat biasa saja.
“Benar ini tempatnya, ayo masuk,” ajak Lan Yuheng langsung menembakkan sedikit energinya.
Jder..!!
Tepat setelah energi Lan Yuheng mengenai danau, muncul sebuah gerbang yang terbuat dari Energi.
“I..Ini,” ucap semua orang sedikit tak percaya dengan apa yang mereka lihat, ini baru pertama kalinya mereka melihat sebuah pintu dimensi seaneh ini.
“Kenapa kalian diam, ayo masuk,” ajak Lan Yuheng langsung menyadarkan semua orang.
Tak lama, mereka semua pun langsung melangkah masuk.
Tap tap..!!
Wuss..!!
Dret..!!
Jder..!!
Bom..!!
Tepat sebelum pintu benar-benar tertutup, Lan Yuheng kembali sambil menembakkan petir energi ke salah satu tempat.
“Hemm..!! Apa perasaanku saja jika ada yang mengikuti kami dari tadi ya?” Gumam Lan Yuheng menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Walau Lan Yuheng terlihat bodoh, namun rasa penasarannya tidak pernah hilang dari ia kecil. Lan Yuheng pun melesat ke arah dimana ia menyerang tadi.
Wuss..!!
__ADS_1
Tap tap..!!
Tepat saat Lan Yuheng menginjakkan kakinya di tanah, sebuah belati langsung mundur dalan jarak 1 meter di samping kanan Lan Yuheng.
Jder..!!
Duar..!!
Tubuh Lan Yuheng langsung terlimuti oleh energi petir yang membuat belati tersebut hancur.
Tatapan Lan Yuheng langsung berubah dingin ke arah kanan.
“Keluar kau,” ucap Lan Yuheng dengan nada mengerikan.
Tap tap..!!
“Seharusnya kau masuk saja tadi bocah, itu akan lebih baik,” ucap sosok Topeng Putih muncul.
Saat Lan Yuheng melihat sosok topeng putih, wajahnya seketika semakin mengerikan di sertai auranya langsung meledak-ledak.
Blush..!!
Jder..!!
Jder..!!
Jder..!!
“Apakah kau sudah mencuci lehermu sampah?” Tanya Lan Yuheng tersenyum mengerikan.
Wajah sosok pria dari balik topengnya seketika memerah.
“Hanya nyamuk kecil berani sekali kau mengejek Yang Mulia ini,” ucap Topeng Putih muncul di depan Lan Yuheng lalu menjulurkan tangannya.
Jder..!!
“Kau terlalu meremehkanku karena melihat tingkat kultivasi rendah bukan,” ucap Lan Yuheng kini mengayunkan tinjunya.
Wung..!!
Bom..!!
Duar..!!
Mata sosok Topeng Putih terlihat melebar saat melihat tingkat kultivasi Lan Yuheng yang sesungguhnya, ia juga terkejut akan serangan Lan Yuheng.
Tap tap...!!
Topeng putih langsung muncul sambil membersihkan debu di jubahnya.
“Hoho,, aku akui aku meremehkanmu tadi, aku juga tak percaya jika ada sosok yang telah mencapai Kaisar Dewa ⭐ 4 Puncak di Alam Semesta ini selain beberapa orang yang telah aku kenal,” kekeh Topeng putih.
Yang topeng putih maksud adalah kakeknya Bai Han dan Bai Da Xing yang dulu masih dalam wujud Gorilla. Untuk Chen Long adalah kasus berbeda menurutnya.
Topeng putih yang terlihat memiliki tingkat kultivasi Dewa Surgawi ⭐ 9 Puncak kini membuka jubahnya.
Dret..!!
Blush..!!
Bom bom bom bom..!!
Ledakan energi di sertai aura muncul dari tubuh Topeng Putih.
Bukannya takut saat melihat tingkat kultivasi musuhnya yang sebenarnya, Lan Yuheng malah semakin tersenyum layaknya orang gila.
__ADS_1
“Hahaha,, inilah yang aku cari-cari, akan sangat membosankan jika melawan yang lemah,” ucap Lan Yuheng tertawa gila.
“Ayo tunjukkan kepadaku sekuat apa sebenarnya seorang Kaisar Dewa ⭐ 6 Puncak,” tantang Lan Yuheng menjulurkan jari telunjuknya sambil menggerakkan untuk menyuruh musuhnya maju.
Duar..!!
“Bocah sialan, akan ku bunuh kau,” teriak Topeng putih.
Wung..!!
Tak lama ratusan bahkan ribuan belati muncul dan kini mengelilingi Lan Yuheng, terlihat di setiap belati di selimuti oleh energi yang unik.
Dret..!!
Tak lama ribuan belati tersebut langsung menerjang ke arah Lan Yuheng.
Lan Yuheng langsung menunjuk ke arah Topeng Putih. “Serangan lemah seperti ini kau tunjukkan kepadaku, hais kau membuatku kecewa,” ejek Lan Yuheng.
Blush..!!
Jder..!!
Tepat sebelum semua belati mengenai Lan Yuheng, terlihat semua belati di selimuti oleh energi petir lalu hancur berkeping-keping.
Tidak sampai di sana, Lan Yuheng terlihat mengayunkan tinjunya yang langsung memunculkan petir tepat di atas kepala musuhnya layaknya Lan Yuheng menyerang menggunakan hukum ruang.
Jder..!!
Bukannya kecewa karena serangannya tidak berdampak terhadap musuhnya, Lan Yuheng malah semakin tersenyum lebar.
“Sangat kuat, aku-”
Dret..!!
“Terlalu banyak omong kosong, dasar idiot,” ucap topeng putih muncul dalam bentuk kabut lalu mengyunkan belatinya tepat ke jantung Lan Yuheng.
Jlep..!!
Bom..!!
Tubuh topeng putih langsung terhempar bertepatan dengan bilah belatinya menusuk jantung Lan Yuheng.
“Tidak sia-sia aku di ajarkan membaca bahasa kuno oleh Nenek, dan di dalam buku kuno tersebut adalah cara membuat klon petir sempurna, saat aku mencobanya ternyata itu berhasil,” kekeh Lan Yuheng muncul di belakang musuhnya yang masih terhempas.
“Tinju Petir,” teriak Lan Yuheng langsung mengayunkan tinjunya.
Jder..!!
Serangan Lan Yuheng terlihat hanya mengenai kabut putih.
“Aku tak menyangka kau bisa membuat klon juga bocah, mari kita lihat siapa yang terbaik dalam membuat klon,” ejek Topeng Putih kini melempar puluhan belati yang membuat Lan Yuheng tidak bisa bergerak kemanapun.
Crash crash..!!
Jder..!!
Saat belati mengenai Lan Yuheng, hanya petir saja yang muncul.
“Hoho,, kau menantangku adu skil, mari kita coba apakah kau mampu bertahan,” ejek Lan Yuheng muncul di belakang topeng putih.
Jder..!!
Crash..!!
Bom bom..!!
__ADS_1
Terlihat Lan Yuheng dan Topeng putih saling menyerang antar klon, dan itu terus berlanjut selama dua hari dua malam penuh.