Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Melawan Penjaga Dimensi


__ADS_3

“Lalu apa kita akan ikut menghancurkannya ayah?” Tanya Bai Han.


“Dan juga apa ayah tidak takut jika kita menghancurkan dunia ini, maka Penguasa Dimensi ini atau Penguasa Semestanya akan mendatangi kita. Terlebih mereka pasti akan tahu keberadaan kita ”


Bai Han melihat ayahnya dengan seksama, sementara Bai An tersenyum tipis.


“Itulah yang ayah inginkan, jika dia keluar, maka Saudara Pixiu juga akan ikut keluar, karena menurut tebakan ayah, paman mu itu memiliki masalah dengan Penguasa Dimensi ini, jika tidak, maka mungkin kaki tangannya yang bermasalah dengan paman mu, sehingga paman mu selalu bersembunyi,” jawab Bai An dengan nada santai.


“Eeh,, jadi paman Pixiu ada di sini?” Tanya Bai Han dengan nada terkejut.


Bai An hanya mengangguk santai.


...


Bom bom..!!


Ledakan seketika terdengar dari berbagai tempat di dunia yang menurut mereka menjijikkan.


Bahkan dunia tempat Bai An berpijak pun langsung berguncang sesaat.


Bai An dan Bai Han langsung melayang ke atas untuk melihat Tu Long dan Duan Du.


Saat pandangan mereka mengarah ke Duan Du dan Tu Long. Ayah dan anak itu hanya diam saja.


Wuss..!!


Duarr..!!


Seketika dunia tersebut terbelah menjadi dua bagian saat sebuah energi berbentuk cakar melesat ke pusat dunia tersebut.


Seorang pemuda berotot langsung memamerkan giginya.


“Hehe,, itulah yang kalian semua dapatkan jika membuatku muak,” dengus Tu Long asal bicara.


Duan Du yang ada di sebelahnya hanya berdecak lidah.


“Ayo,, jangan lama-lama otak dongol,” ajak Duan Du langsung pergi ke arah Bai An.


Heng..!!


Tu Long hanya mendengus kecil, ia pun langsung mengejar Duan Du.


Wuss..!!


Srekk..!!


Langkah Duan Du dan Tu Long terhenti saat sebuah sobekan muncul tepat di depannya.


Goarr..!!


Saat sebuah kepala muncul, terdengar teriakan menggema.


“Woah,, ada kepala kucing,” ucap Duan Du langsung mengejek.


“Bukan, itu kepala harimau, dan di dunia tempat ku pertama kali muncul dulu, mereka adalah hewan ternak,” sambung Tu Long ikut mengejek.


Sementara monster iblis yang muncul tak lain penjaga Dimensi ini, wajah kepala Harimau bertanduk dua ini seketika mengganas saat di ejek.


“Sialan,, dasar penyusup kurang ajar, aku akan mencincang tubuhmu,” raung kepala Harimau bertanduk dua.

__ADS_1


“Woah ternyata hewan ternak ini bisa bicara juga,” ucap Tu Long langsung menyeringai kejam.


Tanpa basa basi Tu Long dan Duan Du seketika menerjang ke arah penjaga dimensi ini, walau mereka tahu jika penjaga dimensi ini sangat kuat. Tapi mereka yakin akan bisa mengimbanginya jika bekerjasama.


Terlebih penjaga tersebut tidak menyadari keberadaan Bai An saat ini.


Wuss..!!


“Rasakan pukulan agar kau bisa menjadi hewan ternak yang patuh,” teriak Tu Long tersenyum lebar.


Tangan kanan Tu Long yang terkepal kini di selimuti oleh energi hitam kekuningan, tak lupa Tu Long menggunakan Hukum Angin juga untuk mengeluatkan daya serangnya.


Wuss..!!


Penjaga Dimensi langsung mendengus, ia langsung membalik badannya, lalu terlihat kepala manusia menatap Tu Long dengan wajah merendahkan.


Dengan santai ia mengayunkan dua tangan kiri kanan paling bawah.


Bam..!!


Srek..!!


Tu Long menyeringai kejam saat tangannya di tahan begitu saja menggunakan tangan kedua tangan paling bawah.


Alhasil salah satu tangan kirinya langsung terputus oleh Hukum Anginnya, sementara tangan kanan hanya mengalami luka sayatan.


Walau begitu, tak sampai 3 detik, tangan kiri paling bawah yang putus langsung tumbuh.


Baru saja Penjaga Dimensi kepala manusia ingin mengucapkan sesuatu. Sebuah pedang energi muncul tepat di samping lehernya.


Dengan segera penjaga dimensi menggunakan keempat tangannya untuk menahan, tak lupa kini ia menyelimuti tangannya menggunakan energi bewarna merah abu-abu.


Trank..!!


Bam..!!


Duan Du muncul dengan wajah serius, ia saat ini ada di samping Tu Long.


“Gunakan kekuatan penuh, jangan beri dia ruang untuk melakukan serangan balik,” ucap Duan Du dengan nada serius saat merasakan bahaya tadi, ia juga tahu jika musuhnya ini hanya menggunakan 10% kekuatan tadi.


Tu Long yang mendengar itu seketika bersemangat.


Blush..!!


Aura di sekeliling Tu Long langsung berubah, bersamaan dengan tubuhnya mulai membesar ke bentuk aslinya.


Goarr..!!


Raungan dari Tu Long langsung membuat Penjaga Dimensi sedikit linglung, mereka juga sedikit terkejut saat melihat Ras Half Giant Dragon di depan mereka ini.


Duan Du yang melihat adanya kesempatan langsung menggunakan Hukum Bayangannya ke tingkat yang ia paksakan.


Jutaan bayangan Duan Du muncul mengelilingi Penjaga Dimensi.


Jutaan bayangan Duan Du seketika menerjang ke arah Penjaga Dimensi.


Goar..!!


Penjaga Dimensi seketika marah.

__ADS_1


Kepala mereka yang bersatu kini mulai berpisah.


“Aku akan membuat kalian menyesal karena telah mengacau di Dimensi ini, walau kau Ras Half Giant Dragon sekalipun,” ucap kepala manusia dan kepala Harimau bersamaan.


Seketika Penjaga Dimensi langsung langsung mengayunkan kedelapan tangannya, awalnya kedelapan tangan itu terlihat santai, tapi tak lama ayunan tinju kedelapan tangan itu mulai cepat, bahkan sampai terlihat hanya bayangan saja.


Bom bom bom bom..!!


Seketika setengah dari bayangan Duan Du langsung musnah tanpa sisa.


Tu Long yang sudah bergerak langsung mengayunkan tangan kirinya yang telah membentuk cakar pedang.


“Mati,” teriak Tu Long mengerahkan semua kekuatannya.


Penjaga dimensi langsung ikut mengayunkan 4 tangannya untuk menahan serangan Tu Long.


Crash..!!


Bom bom Duar..!!


Tu Long langsung di lempar mundur, sementara Penjaga Dimensi masih berdiri di tempat, walau begitu, tiga tangannya telah hilang darah dari tangannya pun menyemprot keluar layaknya air mancur.


Penjaga dimensi saat ini membelalakkan matanya saat melihat tangannya tidak bisa tumbuh.


“Sialan, aku akan membunuhmu,” teriak Penjaga Dimensi ingin melesat ke arah Tu Long.


“Jangan lupakan aku,” dengus Duan Du muncul dari bayangan Penjaga Dimensi.


Crash..!!


Tangan penjaga dimensi langsung putus satu lagi, kini hanya 4 saja yang tersisa.


Walau penjaga dimensi tidak berteriak kesakitan. Tapi jelas Duan Du serta Tu Long menyadari penjaga dimensi ini unik.


“Ia tidak merasakan rasa sakit walau terluka, mungkin ini kelebihannya,” ucap Tu Long.


“Hehe..!! Aku tahu itu, walau begitu aku yakin ia akan merasakan apa namanya rasa sakit beberapa saat lagi,” kekeh Duan Du dengan kejam.


Wuss..!!


Bom..!!


Tubuh Tu Long dan Duan Du seketika terlempar.


Duan Du dan Tu Long sedikit terkejut saat melihat kecepatan penjaga dimensi ini.


“Sialan aku tak menduga ia secepat ini,” ucap Tu Long kesal.


“Tidak perlu marah, kau akan melihat kecepatanku yang sesungguhnya saat ini juga,” ucap penjaga dimensi kini sudah muncul di depan Tu Long.


Tangan penjaga dimensi langsung berubah menjadi pedang, lalu terayun ke arah tangan kiri Tu Long.


“Heng..!! Kau meremehkan kekuatan fisik Ras Half Giant Dragon,” dengus Tu Long.


Seketika tubuh Tu Long berubah warna serta muncul jarum-jarum kecil layaknya duri di sekujur tubuhnya.


Crash..!!


Trank..!!

__ADS_1


Mata penjaga dimensi sedikit membelalak merasakan tangannya kesemutan seolah sedang mencoba memotong besi menggunakan kayu.


Tu Long seketika menyeringai kejam. “Walau aku mengakui kau kuat dan tidak bisa membunuhmu dengan kekuatan ku dan bocah itu, tapi membuatmu sekarat itu sudah cukup.”


__ADS_2