
“Hehe,, mereka saudaraku, dia Lan Yuheng saudara sesumpahku dan dia Bai Da Xing, saudara sesumpahku juga, ia adalah yang paling kecil dan sedikit nakal, mereka perlu didikan nenek,” kekeh Bai Han langsung membuat Lan Yuheng dan Bai Da Xing membeku.
Glek..!!
“Eeh,, kakak, aku melupakan sesuatu di tempat tinggalku dulu, aku perlu kesana untuk mengambilnya dulu,” ucap Bai Da Xing langsung membalikkan badan karena merasakan hawa yang tidak beres di sini.
Bruk..!!
Belum sempat Bai Da Xing pergi, kerah baju belakangnya lebih dulu di tarik oleh Ling Yin.
“Ah walau kau bukan manusia, kau tetaplah cucu nenek yang imut, kenapa kau cepat sekali ingin meninggalkan nenek? Padahal ini pertemuan pertama kita,” ucap Ling Yin tersenyum lembut.
Glek..!!
Namun di balik senyum lembut tersebut, Bai Da Xing melihat iblis yang sangat mengerikan bersembunyi yang siap kapan saja memakannya.
“Huhuhu,, nenek Xing'er tadi ingin pergi karena kakak Yuheng selalu membuli Xing'er, Xing'er takut nenek,” ucap Bai Da Xing langsung memeluk Ling Yin di sertai air mata menangis tersendu-sendu.
Wajah Lan Yuheng yang tadinya di penuhi keringat dingin, kini memerah seolah ingin memakan seseorang hidup-hidup.
Dari awal ia datang dan mendengar ucapan Bai Han, ia sudah merasakan hal yang tidak beres, walau begitu, entah mengapa kakinya terasa sangat berat untuk melarikan diri saat itu.
“Hoho,, apakah cucu nenek yang satu ini suka membulimu Xing'er?” Tanya Ling Yin kini ikut mengangkat kerah belakang Lan Yuheng.
Lan Yuheng dan Bai Da Xing terlihat layaknya sebuah karung yang kini di angkat lalu di bawa ke hadapan Bai Yu.
“Lihatlah cucu ku, keduanya terlihat sangat nakal seperti yang Han'er katakan, memang benar perlu di berikan sedikit tata krama,” ucap Bai Yu tersenyum tipis sambil mengelus pipi Lan Yuheng dan Bai Da Xing.
Glek..!!
Bai Da Xing sadar apapun alasannya kini tidak akan berdampak di depan dua wanita ini, hal tersebut membuatnya melirik ke arah Bai Han.
Namun Bai Han langsung mengalihkan pandangannya sambil tersenyum tipis.
“Oh ya nek, kemana kakek Ling dan Kakek Bai?” Tanya Bai Han melirik ke arah Bai Yu.
“Ah, nenek lupa akan mereka berdua karena saking senangnya melihat kedatanganmu,” ucap Bai Yu tersenyum tipis.
“Benar, nenek lupa jika kakekmu sempat memberi pesan untuk menyusulnya masuk ke dalam sana, pergilah, karena saat ini ada mereka berdua dan dua Raja Binatang Buas, kami tidak kesepian lagi,” ucap Ling Yin.
Ling Yin dan Bai Yu sadar jika Cucunya telah menundukkan kedua Raja Binatang Buas ini, terlihat dari wajah mereka yang penuh hormat kepada Bai Han.
__ADS_1
“Eeh eeh,, aku juga ingin mmmm-” mulut Bai Da Xing seketika di sumpal oleh Bai Yu.
“Pergilah nak, nenek akan mendidik mereka berdua, nenek yakin saat kau kembali, mereka akan menjadi sosok terpelajar atau sarjana,” ucap Bai Yu sambil melirik Bai Han.
“Hemm..!! Lihatlah kondisi kakek mu, nenek takut mereka kenapa-kenapa,” sambung Ling Yin.
Bai Han pun tidak langsung mengangguk, ia pun melirik ke arah kedua Raja Binatang Buas.
“Kalian kembalilah ke sarang kalian, jagalah tempat ini tetap aman, aku akan percayakan juga kau menjaga kedua nenek ku,” ucap Bai Han tersenyum tipis.
Tanpa menunggu jawaban dari semua orang, Bai Han pun langsung melesat pergi menuju lorong gua.
Wuss..!!
***
Sementara di luar Dimensi Binatang Buas, tepatnya cukup jauh dari Dimensi Alam Surgawi, ada sebuah Benua.
Di Benua tersebut muncul sebuah Tower bewarna hitam.
Bam..!!
Bertepatan dengan munculnya Tower, orang-orang bertopeng Merah muncul layaknya sebuah semut.
Dret..!!
Dret..!!
Tubuh dari setiap orang-orang bertopeng merah seketika berubah secara perlahan, mulai dari lengan mereka layaknya lengan Binatang Buas.
Lalu kaki mereka juga mulai ikut membesar dan tubuh mereka membentuk tubuh layaknya Iblis.
Goar..!!
Orang-orang bertopeng merah seketika mengaum layaknya Binatang Buas.
Terlihat kini di setiap tubuh, lengan dan kaki mereka terlihat berubah layaknya sebuah armor besi yang bersinar.
Gerr..!!
Wuss..!!
__ADS_1
Crash..!!
Bom..!!
Tak lama kemudian, mereka seketika saling menyerang satu sama lain dengan ganas.
Tap tap..!!
“Perubahan sukses, namun pikiran mereka belum bisa di kendalikan,” ucap sosok petinggi Menara.
“Kau benar, itu karena kekuatan mereka masih lemah, jika itu topeng biru atau topeng kuning, aku rasa mereka bisa menahan kesadaran mereka selama beberapa menit. Dan jika itu topeng hitam, ia bisa tersadar dalam waktu satu hari. Sementara jika itu kita, waktunya kurang lebih satu bulan.” Ucap petinggi Menara yang tak lain seorang pengkhianat yang ingin Chen Long buru.
Dret..!!
“Menurutmu bahan apa yang kita perlukan agar kesadaran mereka bisa bertahan satu bulan, atau jika bisa menjadi sempurna?” Tanya sosok pria yang tubuhnya di selimuti api.
“Hehehe,, jika itu mereka topeng merah, itu tak perlu Pemimpin, akan jauh lebih bagus jika mereka tidak memiliki kesadaran seperti ini,” kekeh Fu Long.
“Hemm..!! Jelaskan apa yang bagus?” Tanya Pemimpin Menara.
“Biar aku yang menjelaskan Pemimpin,” ucap Petinggi Menara yang menjadi Strategi/ Penasehat.
“Tujuan dari Petinggi Fu adalah untuk membuat kekacauan dan itu memudahkan kita memancing mereka keluar, dan saat kembali ke tempat asal kita, itu akan jauh menguntungkan kita jika menyebar mereka,” sambung Penasehat Menara di sertai senyum kecil.
“Hemm..!! Rencanamu cukup bagus, tapi jika Topeng Biru dan topeng Kuning juga akan kehilangan kesadaran mereka, aku tidak mau, karena mereka sangat berguna jika kesadaran mereka tetap sadar saat pergi menjalankan perintah.” Ucap pemimpin Menara menggelengkan kepalanya.
“Untuk masalah itu, kita punya kuncinya Pemimpin, kunci tersebut ada di tangan Chen Long,” ucap Fu Long menyeringai tipis.
“Ooh,, menarik, apa yang kau maksud adalah kedua anak yang selalu dia lindungi itu?” tanya Pemimpin Menara.
“Benar, jika kita bisa menyelidiki tubuh anak yang memiliki Tubuh Tanpa Batas itu, aku yakin itu bisa membantu melindungi tubuh eksperimen kita semakin kuat dan menunda waktu kehilangan kesadaran mereka.”
“Lalu untuk Binatang Kuno itu, anda sendiri tahu apa yang spesial darinya bukan,” ucap Fu Long dengan wajah menyeringai tipis.
Pemimpin Menara terdiam, tentu ia sadar asal usul Binatang Kuno tersebut.
Karena Binatang Kuno itu bisa di katakan nenek moyangnya yang berasal dari kekosongan, ia juga memiliki sedikit darah yang tersisa dari nenek moyangnya.
Bisa di katakan Nenek Moyangnya adalah Binatang Buas liar yang sama sekali tidak bisa mempunyai berpikir layaknya manusia, namun ada kejadian aneh di masa lalu yang membuat perubahan alam semesta.
Perubahan tersebutlah yang membuat setiap Binatang Buas yang berasal dari alam kekosongan mempunyai kekuatan spesial. Tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut. Yang mereka tahu hanya rumor saja dari pendahulu mereka.
__ADS_1
“Hemm..!! Jika aku bisa menangkapnya, aku bisa mengetahui asal usul kekuatan bawaan atau kekuatan spesial tersebut dan membuat eksperimen pasukan terkuat,” gumam Pemimpin Menara seketika menyeringai mengerikan.