
Tu Long terdiam, ia kini semakin bingung karena otak dongolnya terlihat kembali lagi.
Karena tidak ingin terlalu pusing, kini ia langsung mengejar Duan Du.
Wuss..!!
Saat Duan Du dan Tu Long pergi, satu hal yang belum mereka pastikan.
Apakah Iblis Darah sudah mati atau tidak, walau Tu Long terlihat sudah memusnahkannya, tapi ada terlihat satu tetes darah di sana.
Tak lama setelah kepergian Duan Du dan Tu Long, tetesan darah tersebut mulai membesar, secara perlahan darah tersebut berubah bentuk hingga menjadi Iblis Darah.
Iblis Darah kini menatap ke arah Duan Du dan Tu Long pergi, walau tatapan matanya berbentuk darah, namun itu menyiratkan kebencian serta dendam.
“Aku tak menyangga ada juga yang bisa membunuh satu jiwa iblisku, walau itu yang terlemah,” gumam Iblis Darah dengan nada dingin.
Iblis Darah yang selalu waspada kini beruntung ia telah mengirim dua jiwanya, dan kini yang terlemah telah mati.
Sementara Iblis Darah yang berdiri kini terlihat memiliki aura yang sedikit lebih kuat dari Duan Du, jika di lihat dari tingkat kultivasi.
Setelah menandai target yang akan ia bunuh, Iblis Darah pergi, karena tentunya ia tidak akan membunuh keduanya secara langsung, melainkan mengadu domba sesama mereka. Itulah sifat iblis yang suka menyesatkan para manusia yang ia anggap lemah.
***
Di tempat yang di penuhi darah. Tepatnya dunia tersebut seolah seperti darah, dari bangunan, langit-langit maupun tanahnya seperti darah.
Saat ini di sebuah Kastil, seorang terlihat mirip manusia, namun mempunyai 1 tanduk sedang duduk.
Ia tak lain Iblis Darah yang telah mengirim dua jiwa ke Alam Semesta, tepatnya Dimensi milik Klan Bai.
Iblis Darah saat ini merasakan jiwanya sedikit terguncang.
“Hmm..!! Aku tak menduga ada yang bisa membunuh salah satu jiwaku,” ucap Iblis Darah yang bernama Mo Jian.
Mo Jian tiba-tiba terkekeh kecil.
“Hehe,, menarik juga, selain para orang tua itu, ada juga generasi muda mereka yang memiliki kekuatan,” kekeh Mo Jian.
“Mari kita lihat bagaimana para orang tua itu melawan generasi muda yang mereka anggap pion,” sambung Mo Jian.
Yang di maksud Mo Jian orang tua adalah Leluhur klan Bai yang membuat Dimensi kecil dan di jadikan ratusan Alam Semesta.
__ADS_1
Tentu saja Mo Jian tahu sejarah mengapa Para Leluhur Klan Bai melarikan diri dari Galaxi Pusat dan kini harus membuat Dimensi sebagai pelindung.
Karena Mo Jian ikut terlibat menyesatkan salah satu Leluhur Klan Bai yang paling serakah akan kekuasaan.
Dengan santai Mo Jian kini melambaikan tangannya.
Wuss..!!
Lima jiwa seketika keluar dari ruangan kosong. Lima jiwa tersebut 4 dari mereka rata-rata memiliki 6 tanduk dan satu memiliki 5 tanduk.
Perlu di ketahui, jika Iblis Darah yang memiliki tanduk 5, ia setara dengan tingkat kekuatan puncak di Dimensi milik klan Bai, yaitu Dewa Suci Semesta, dan Iblis Darah yang memiliki 5 tanduk ini berada di Dewa Suci Semesta ⭐ 2 Puncak.
“Hmm,, kalian pergilah ke Dimensi milik klan Bai, dan untuk masuk kesana kalian hanya perlu memberikan ini kepada Bai Long,” ucap Mo Jian.
“Siap Penguasa,” jawab kelima jiwa serempak.
Seketika kelima jiwa milik Mo Jian menghilang dari sana.
Mo Jian juga langsung berdiri. “Sepertinya aku akan mengabari ini kepada Penguasa Iblis Kematian dan Penguasa Iblis Angin Neraka agar mereka juga memberitahukan ini kepada Penguasa Iblis Ashura,” gumam Mo Jian.
Untuk Penguasa Iblis Ashura, Mo Jian saat ini sedang berkomplik sehingga ia enggan kesana.
Saat Mo Jian akan pergi, ia merasa ada sesuatu yang mengawasinya dari kejauhan.
“Rupanya aku kebobolan oleh seorang anak ingusan,” gumam Mo Jian menghilang.
Satu hal lagi, selain di Juluki Iblis Darah, Mo Jian juga di juluki Iblis Jiwa dan Jiwanya adalah terkuat kedua dari 5 Penguasa Iblis.
***
Duar..!!
Dunia Jiwa Bai An langsung berguncang hebat membuat semua penghuni yang ada di dunia jiwa Bai An pada berhamburan keluar.
Banyak juga yang terluka karena guncangan yang begitu hebat sehingga tidak ada dari mereka yang waspada.
Sementara tujuan dari tatapan Mo Jian tentu Bai An dan Bai Tan.
Saat ini Bai An dan Bai Tan yang berada di Dunia Energi terluka parah.
Tubuh Evolusi Bai Tan kini hancur.
__ADS_1
Bai Tan terlihat semakin samar yang terlihat akan membentuk ke bentuknya yang dulu sebelum ia berevolusi.
Untuk Bai An yang kini pingsan, kedua tangan dan kakinya kini hancur, sebagian bahu kanannya juga hancur.
Perutnya berlubang besar. Namun beruntung Inti Kehidupan dan Inti Jiwanya masih baik-baik saja sehingga Bai An secara perlahan mulai membentuk sel-sel darah, lalu daging, tulang.
Satu hari telah berlalu, saat ini Bai Tan cukup heran melihat Bai An memiliki kecepatan dalam pemulihan.
Walau Bai Tan saat ini tidak bisa bicara secara langsung maupun telepati, tapi oraknya yang cerdas tetap berpungsi.
Bai Tan yang telah kembali ke Inti Energi Bai An kini tercengang saat melihat ada Inti Energi selain dirinya.
Hal itulah yang membuat Bai An cepat pulih. “Inti Energi Jiwa.” Mungkin itulah yang ingin Bai Tan katakan.
Tiga tahun berlalu di Dunia Energi.
Bai An secara perlahan mulai sadar, saat ia sadar, ia langsung mengepalkan erat tangannya.
“Aku akan membalas perbuatanmu ini, aku bersumpah tidak akan mengampunimu,” gumam Bai An penuh penekanan.
Lalu Bai An melihat sekelilingnya, ia melihat jika dirinya masih di Dunia Energi, namun saat ini Dunia Energi tempat Bai An sedikit berbeda.
Bai An merasakan energi jiwa yang begitu berlimpah.
“Bai Tan, apakah kau telah ber-”
Bai An terhenti saat melihat wujud Bai Tan yang kini menjadi cahaya.
“Maafkan aku, karena aku memaksamu untuk mengikuti jejak dari Iblis Darah itu, sehingga membuatmu begini,” ucap Bai An sedikit merasa bersalah.
Bai An tentu saja tahu jika ada Iblis Darah lagi dan Bai Tan memberitahunya jika 2 Iblis Darah itu ada yang terkuat kini bersembunyi, sehingga mereka merencanakan sesuatu.
Mereka berdua hanya diam saja saat melihat Tu Long membunuh salah satu yang terlemah dan saat Duan Du menyadari sesuatu, Bai Tan memberitahukan rencana Bai An agar setelah ia menerobos ia pergi dengan cepat dari sana seolah tidak menyadari ada Iblis Darah lagi.
Saat itulah Bai Tan langsung memasuki jiwa Iblis Darah untuk merasakan dari mana ia berasal, setelah mengetahuinya, ia dan Bai An menggabungkan kekuatan untuk melihat Alam Semesta mana tempat tinggal iblis tersebut.
Saat melihat sebuah Dimensi yang memiliki jutaan Alam Semesta di penuhi Iblis Bai An tercengang, namun satu tujuan mereka yaitu mencari tempat Iblis Darah Mo Jian yaitu tubuh utama berada.
Setelah menemukannya, baru saja mereka melihat Mo Jian, mereka seketika di kirim kembali ke kesadaran mereka hingga terluka.
“Salam Tuan Muda, akhirnya setelah sekian lama menunggu, ada Tuan baru lagi yang membangkitkan diriku.”
__ADS_1
Saat mengingat kejadian beberapa saat tadi. Bai An terkejut luar biasa mendengar sebuah suara menyapanya.