Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Ahir Dari Pertarungan dan Permintaan Lao Zhao


__ADS_3

Mendengar itu Bai An kini tersenyum saat mengingat siapa orang ini. “Salam tetua Ling Zhao,” kata Bai An.


Lao Zhao yang mendengar itu terkejut bukan main saat dirinya langsung di ketahui.


Lao Zhao kini melirik ke arah Ling Wenli, apakah ia yang telah memberitahu Bai An identitasnya.


Tapi Ling Wenli langsung menggelengkan kepalanya dengan serius.


Melihat itu Lao Zhao kini tak tahu mau percaya atau tidak, jadi ia langsung bertanya.


“Salam penguasa ke 4, maaf jika aku kurang sopan, tapi dari mana anda tahu nama saya yang sebenarnya?” Tanya Lao Zhao.


Bukannya menjawab, Bai An malah sedikit mengeryitkan alisnya lalu balik bertanya.


“Memang siapa nama samaranmu tetua Zhao?” Tanya Bai An dengan nada serius.


Mendengar Bai An malah bertanya, Lao Zhao juga ikut bingung, tapi tak lama ia menyadari jika Bai An mengetahui namanya mungkin dari Tetua Yenrou.


“Ah,, lupakanlah Penguasa ke 4, mungkin aku hanya lelah saja sehingga membuatku banyak pikiran,” kata Lao Zhao kini tersenyum sedikit canggung karena sadar jika Bai An paham ia mengalihkan pembicaraan.


Bai An langsung mengangguk tidak mempermasalahkan hal tersebut.


“Baiklah, jadi selama ini tetua Zhao dimana saja?” Tanya Bai An langsung ke intinya.


Lao Zhao langsung berkata. “Maaf Penguasa ke 4, apakah lebih baik kita tidak usah membahas hal tersebut di sini, anda bisa lihat jika kini banyak orang sedang mendekat ingin melihat hasil pertarungan para saudara anda.”


Bai An yang menyadari itu langsung mengangguk santai, setelah itu mereka langsung pergi, tapi tak lupa jika Bai An menyuruh Tu We keluar bersama beberapa prajurit pembantai untuk mencari cincin penyimpanan anggota klan Diu yang telah mati.


Bai An juga menyadari jika Diu Gu masih hidup walau di ambang batas, sehingga Tu We juga di suruh membawanya.


Wuss..!!


Wuss..!!

__ADS_1


Bertepatan dengan perginya Bai An dan yang lainnya, beberapa ahli dari Alam Semesta Tingkat tinggi berdatangan.


Mereka semua hanya melihat sesaat lalu pergi, seolah mereka melihat pertarungan yang terjadi adalah hal yang biasa dengan kerusakan yang terjadi di depan mata mereka.


Walau begitu, dalam hati mereka akan menyebar apa yang telah mereka lihat.


Sementara Jia Li Ling, Jia Wei dan Jia Gi Xia kini melihat ke segala arah, terlihat jika mereka bertiga sedang mencari sesuatu.


“Hmm,, aku rasa mereka telah pergi Nona,” ucap Jia Wei.


Jia Li Ling mengangguk santai. “Aku tahu kemana mereka pergi, ayo ikuti aku,” kata Jia Li Ling melesat ke arah tertentu, di ikuti oleh Jia Wei dan Jia Gi Xia.


***


Saat ini Bai An, Duan Du, Ling Wenli, Lao Zhao dan Lao Diu duduk saling berhadapan.


Tidak ada yang membuka suara sehingga menyebabkan keheningan.


Hingga Bai An langsung melirik ke arah Lao Zhao.


Melihat wajah Bai An yang tidak suka basa basi membuat Lao Zhao menelan ludahnya beberapa saat.


“Ehem,, maafkan saya jika lancang Penguasa ke 4,” ucap Lao Zhao melalui telepati. “Jika saya bisa meminta bantuan, apakah anda bisa melatih cucuku Lao Diu?”


Bai An mengerutkan keningnya lalu melirik ke arah Lao Diu.


“Hmm..!! Aku dapat meraskan jika ada sedikit darah klan Ling dari pemuda ini, memang siapa dia?” Tanya Bai An tanpa melalui telepati.


Mendengar itu Lao Diu sedikit gugup, ia tentu telah mengetahui siapa Bai An dan dua lainnya, ia mengetahui betapa mengerikannya mereka bertiga.


“Tetua, apakah kita lebih baik pergi saja dari sini, aku takut jika mereka tersinggung, maka kita bisa di bunuh, karena saat ini kekuatan tetua Zhao sedang di tekan oleh Hukum Semesta,” bisik Lao Diu dengan gugup.


Lao Diu masih belum mengetahui jika Bai An dan Lao Zhao saling mengenal satu sama lain, yang ia tahu Lao Zhao mengenal Ling Wenli saja, sementara Ling Wenli adalah bawahan Bai An.

__ADS_1


Bai An, Duan Du dan Ling Wenli yang mendengar bisikan Lao Diu hanya menggelengkan kepalanya saja.


“Hei bocah, kau kira kami ini iblis yang suka membunuh,” dengus Duan Du dengan nada sedikit ancaman dan candaan.


Seketika Lao Diu menjadi tegang, sementara Lao Zhao hanya bisa tersenyum kecut melihat cucunya ini yang terlalu penakut.


“Huuf,, Diu'er kau tak perlu takut, ia hanya bercanda saja,” kata Lao Zhao kini menggelengkan kepalanya.


Lao Diu hanya bisa diam sambil menundukkan kepalanya.


Bai An yang melihat itu menghela nafas. “Walau dia penakut, tapi dia sama sekali tidak sombong dan angkuh, aku bisa saja melatihnya, tapi aku takut ia akan berubah jika sudah menjadi kuat.”


“Terlebih lagi, apa yang menyebabkan dirimu untuk membawanya kepadaku?” Tanya Bai An.


Lao Zhao langsung mengungkapkan masalah Lao Diu dengan panjang lebar, setelah mendengar itu, karena Lao Diu akan di paksa ikut turnamen agar di akui ayahnya lagi dan agar tidak di pandang sampah lagi oleh semua orang di sekte Pedang Teratai.


Lao Diu juga selalu di buli karena anak seorang patriak hanya bisa menjadi murid luar.


Kekuatan Lao Diu kini hanya Kaisar Sejati ⭐ 1 Awal, sebenarnya Lao Diu tidak akan bisa menjadi murid luar, karena rata-rata murid luar paling lemah adalah Kaisar Sejati ⭐ 2 Awal dan yang bisa mencapai Kaisar Sejati ⭐ 5 Awal bisa menjadi murid dalam.


“Hmm,, apa tujuanmu menjadi kuat?” Tanya Bai An melirik ke arah Lao Diu. “Jika jawabanmu tidak seperti yang aku inginkan maka, jangan berharap menjadi murid kami bertiga,” kata Bai An dengan nada serius.


Lao Diu kini gugup, ia melirik ke arah penetua Zhao, namun penetua Zhao hanya diam saja yang membuat Lao Diu mencengkram erat tangannya.


“A.. Aku,, aku ingin menjadi kuat agar bisa membuat bangga orang-orang yang aku sayangi dan bisa melindungi mereka, aku tidak ingin hanya aku saja yang di lindungi, aku juga berharap bisa melindungi mereka walau aku mati sekalipun,” kata Lao Diu dengan mata bersinar di penuhi tekad.


Bai An dan Duan Du langsung tersenyum kecil.


Dengan cepat Duan Du menghampiri Lao Diu dan berkata. “Haha,, selamat datang dan bergabung di keluarga kami, mulai saat ini kau adalah murid ketigaku, karena murid pertama ku adalah keponakanku sendiri dan murid kedua ku saat ini ada di Alam Semesta Inti Pertama, ia juga menjadi murid inti di Sekte Bintang Semesta.”


Mata Lao Zhao dan Lao Diu membelalak saat mendengar hal tersebut, mereka tak menduga jika mempunyai murid dari Sekte terkenal dan terkuat di seluruh Alam Semesta.


“Jika boleh tahu siapa nama muridmu itu?” Tanya Lao Zhao penasaran, karena setiap murid inti di Sekte Bintang Semesta sangat terkenal.

__ADS_1


Lao Zhao dan Lai Diu kini menatap ke arah Duan Du dengan wajah penasaran.


__ADS_2