Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Mencoba Mengajak Bai Han Beraliansi dan Kecerdasan Bai Han


__ADS_3

“Tentu, ayo nak,” ajak Bai Yu langsung menarik tangan Mu Feng Li masuk di sertai tersenyum layaknya bertemu cucu perempuannya.


Tap tap..!!


Melihat kepergian Mu Feng Li dan Bai Yu, kini pandangan Mu Feng Lu dan Bai Han secara bersamaan saling menatap.


“Baiklah Tuan, katakan tujuan mu datang kesini?” Tanya Bai Han masih terlihat sopan dan di sertai senyum hangat.


“Hemm..!! Panggil saja aku paman nak, dan juga, apakah kau tidak tertarik dengan putriku?” Tanya Mu Feng Lu sambil menaikkan alisnya secara bergantian.


“Jika kau tertarik dan dia tertarik juga atau sama-sama saling me-”


“Maaf Tuan, aku sudah mempunyai calon istri,” ucap Bai Han langsung memotong ucapan Mu Feng Lu.


“Aah begitu ya,” ucap Mu Feng Lu sedikit kecewa. Tapi tak lama ia tersadar dari ucapan Bai Han tadi, itu masih calon dan mereka belum menikah.


“Hoho setidaknya kau bisa mencoba mendekati-”


“Maaf Tuan, saya bukan seperti yang anda pikirkan, cukup satu dan itupun sudah sangat merepotkan, jika kau menyuruhku mendekati putrimu, maka itu akan tambah merepotkan jika mereka bertemu.” Ucap Bai Han sambil menggelengkan kepalanya.


“Terlebih lagi saat ini aku sangat sibuk dan tidak ingin memikirkan masalah percintaan atau apalah itu,” sambung Bai Han langsung membuat Mu Feng Lu dan Mu Feng Luen terdiam.


Mu Feng Lu terdiam karena ia merasa semakin tertarik dengan Bai Han, terlebih saat ia mengedarkan kesadarannya secara samar-samar, ia tidak bisa merasakan dimana orang-orang kuat yang ia lihat beberapa waktu lalu yang artinya saat ini mereka sedang bersembunyi.


Mu Feng Lu sengaja berbasa basi dari awal ia datang karena ingin melihat suasana di sekitarnya, tentu saja tujuannya untuk memastikan bahan bisnis apa yang cocok untuk ia bicarakan nanti.


Dan satu hal yang Bai Han dan Pixiu belum sadari, yaitu tujuan Mu Feng Li mengikuti nenek Bai Yu.


Sementara Mu Feng Luen terdiam karena tidak habis pikir jika Bai Han menolak adiknya yang selalu di perebutkan oleh banyak Jenius-Jenius muda dari berbagai kalangan, dan ini kali pertama adiknya di tolak oleh seorang pemuda. Yaah walau tujuan mereka ingin mendekati atau menikahi adiknya adalah tujuan politik.


Tap tap..!!

__ADS_1


“Ayah Li'er membawa makanan,” ucap Mu Feng Li datang membawa daging bakar bersama Bai Yu.


Sret..!!


Tepat setelah menaruh nampan berisi daging bakar, terlihat Mu Feng Li mengatakan sesuatu dari telepati.


Tentu saja Bai Han sadar karena ia melihat mereka bertatapan muka sesaat.


Kini Bai Han langsung mengerutkan keningnya karena wanita di depannya ini cukup mengerikan menurut Bai Han.


“Hemm..!! Silahkan di nikmati,” ucap Bai Han.


Tak lama mereka pun langsung menikmati daging bakar tersebut hingga tak tersisa.


“Wuah,, ini luar biasa enak, apakah ini juga di perjual belikan?” Tanya Mu Feng Lu melirik ke arah Bai Han.


“Hem..!! Aku yakin jika kau ingin membuka Restaurant atau kedai kecil, maka tempatmu pasti akan selalu ramai di kunjungi, karena setiap menunya pasti sesuatu yang membuat para pengunjung ketagihan,” sambung Mu Feng Luen terlihat jelas jika ia sangat ingin memakan daging bakar milik Bai Han lagi, tapi sayangnya sudah habis.


Tentu saja Bai Han memiliki tujuan lain untuk membuka sebuah kedai nantinya.


“Jadi, apakah kita bisa langsung ke intinya?” Sambung Bai Han kini terlihat serius saat menatap Mu Feng Lu.


Mu Feng Lu pun langsung melirik putranya, sadar maksud ayahnya, ia pun langsung bangkit.


Melihat Mu Feng Luen bangkit, Bai Han juga melakukan yang sama, ia melirik ke arah Pixiu dan Pixiu pun langsung bangkit dan berjalan ke arah Mu Feng Luen pergi.


Drett..!!


Setelah melihat kepergian putra dan paman Bai Han. Mu Feng Lu langsung membuat dinding menggunakan energinya agar suara mereka tidak dapat di dengar orang lain.


Bai Han terlihat santai saat melihat itu, tapi jauh di dalam hatinya ia sudah bersiap untuk mengeluarkan paman dan para saudaranya jika Mu Feng Lu tiba-tiba menyerangnya.

__ADS_1


“Hemm..!! Maaf bukannya aku ingin ikut campur masalahmu nak, tapi bolehkah aku bertanya tujuanmu datang ke Benua Langit?” Tanya Mu Feng Lu terdengar serius.


“Tentu saja untuk berdagang,” jawab Bai Han terdengar santai.


“Ooh jadi begitu, aku mengira kau dan kelompokmu menghindari seseorang yang sangat kuat hingga menuju Benua Langit, karena hanya Benua Langit lah tempat teraman bagi setiap kultivator untuk menghindari mereka yang berasal dari kelompok Organisasi Gelap,” ucap Mu Feng Lu terdengar menghela nafas.


“Padahal tadinya aku ingin menawarkan kerjasama aliansi denganmu, karena dengan kita sudah beraliansi, aku dapat menjamin jika Organisasi gelap tidak ada yang berani menyentuhmu,” sambung Mu Feng Lu.


Bai Han yang mendengar itu tentu terlihat tetap tenang, karena jika ia bereaksi sedikit saja, maka orang di depannya pasti langsung tersadar.


“Terimakasih Tuan, tapi kami masih belum mengenal kalian secara mendalam, dan kita juga baru pertama kalinya bertemu. Jadi tidak nyaman bagi kita dua kelompok langsung melakukan ikatan aliansi,” ucap Bai Han langsung membungkukkan sedikit kepalanya.


“Begitu ya, padahal tadi aku sudah sedikit membantumu lo, lihat lah ini,” ucap Mu Feng Lu terlihat tidak ingin menyerah untuk mencoba mendapatkan Bai Han.


Kini Mu Feng Lu menunjukkan sebuah gambar mata yang bergerak kesana kemari di atas meja.


“Tadi putriku secara tidak sengaja menemukannya di dinding yang ada di dalam, ini adalah Mata Iblis tingkat tinggi yang dapat melihat, mendengar dan mampu bergerak kesana kemari. Dan orang menaruhnya adalah kelompok Organisasi Gelap yang sudah menyebar di seluruh Alam Celestial ini.” Ucap Mu Feng Lu sambil tersenyum kecil.


“Dapat di katakan Organisasi Gelap di Alam Celestial Huansa ini bisa di pastikan 95% merekalah yang menguasainya dan 5% nya tentu saja Benua Langit.” Sambung Mu Feng Lu.


“Aku juga yakin jika saat ini mereka semua telah bergerak dan menunggu kedatangan kalian tidak jauh dari pintu masuk Benua Langit, karena tentu saja mereka telah mendengar semua pembicaraan kalian.” Ucap Mu Feng Lu.


“Jadi, bagaimana? Klan Mu akan selalu terbuka untuk kalian jika kalian ingin-”


“Apa maksud Tuan Mu?” Tanya Bai Han.


“Jujur saja, aku sama sekali tidak mengerti alur pembicaraan anda dan juga tentang Organisasi Gelap?” Ucap Bai Han memasang wajah bingung.


“Mungkin karena salah satu paman ku yang saat ini keluar membeli bekal makanan lah yang membuat Iblis penjaga sengaja menanam Mata Iblis atau apalah namanya, itu karena paman ku terlihat berteman baik dengan Penjaga Iblis tadi, dan tujuannya menanam ini agar mereka bisa melacak dimana lokasi kami dan berkunjung.” Sambung Bai Han kini terlihat tersenyum hangat.


“Jadi, Tuan Mu mungkin salah mengira dan juga aku ucapkan terimakasih karena mencoba baik dengan ingin membantu. Tapi dapat ku pastikan jika kami sama sekali tidak memiliki masalah atau musuh. Bahkan Organisai Gelap, itu pun baru pertama kali kami mendengarnya.”

__ADS_1


Mu Feng Lu yang mendengar ucapan Bai Han yang sangat lancar dan pasti hanya bisa terdiam karena tidak dapat menemukan alasan dan ini kali pertama ia kalah dalam hal berbicara.


__ADS_2