
“Teknik Asura, tebasan penghancur,” gumam Bai Han mengayunkan kedua pedangnya.
Dret..!!
Percikan petir langsung muncul dari pedang kayu dan pedang energi yang Bai Han genggam.
Wuss..!!
Mata Binatang Iblis tersebut seketika melotot, ia sadar jika saat ini tidak bisa menggunakan cakarnya untuk menahan.
Dengan instingnya ia pun berusaha menghindar ke arah kiri.
Jder..!!
Duar..!!
Tubuh Binatang Iblis terhempar hingga menabrak dinding Gua yang ada di belakangnya.
Baru saja Binatang Iblis menerima serangan Bai Han.
Bai Zhan dan Ling Shen langsung muncul sambil mengerahkan kekuatan penuh mereka.
“Tebasan Pedang Api.” Teriak Bai Zhan.
“Tebasan Air Penghancur.” Teriak Ling Shen.
Wuss..!!
Wuss..!!
Goar..!!
“Sialan, akan ku bunuh kalian semua,” teriak Binatang Iblis saat sadar jika ketiga manusia ini tahu batas waktu penyembuhannya sehingga mereka menggunakan kekuatan penuh mereka saat ini dan tidak memberikan peluang untuk memulihkan diri.
Blush..!!
Duar..!!
Duar..!!
Bertepatan dengan serangan Bai Zhan dan Ling Shen mengenai tubuh Binatang Iblis tersebut, sebuah aura meledak di saat bersamaan.
“Mundur.” Teriak Bai Han saat merasakan bahaya.
Bai Zhan dan Ling Shen pun langsung mundur.
Gerr..!!
Namun sebelum kedua kakeknya bergerak, Binatang Iblis dalam bentuk berbeda sudah lebih dulu muncul di depan keduanya sambil mengayunkan cakarnya.
Tekanan luar biasa dapat Bai Zhan dan Ling Shen rasakan dari cakar Binatang Iblis tersebut. Mereka yakin jika terkena serangan tersebut, tubuh mereka akan langsung hancur.
“Sialan,” teriak Bai Zhan dan Ling Shen serempak kini berusaha untuk menghindar.
Crash..!!
Duar..!!
Tubuh Bai Zhan dan Ling Shen langsung terhempas tanpa dapat merasakan serangan musuh.
__ADS_1
Saat mereka membuka mata, mereka melihat dua bayangan Bai Han mulai pudar.
“Menjauh kakek, jangan bengong,” teriak Bai Han langsung menyadarkan kedua kakeknya.
Sementara Bai Han yang membentuk tubuh bayangan dan di baluti manusia energi untuk membantu kedua kakeknya kini mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.
Namun itu tak membuat Bai Han berhenti melesat ke arah Binatang Iblis yang kini tidak memiliki pikiran atau kehilangan kewarasannya.
“Energi Tanpa Batas, teknik Asura, tebasan kematian,” teriak Bai Han meniru teknik ayahnya dan menggabungkannya dengan Energi yang ada di sekelilingnya.
Wung..!!
Dret..!!
Dengan kecepatan penuh bilah pedang energi melesat ke arah musuh saat Bai Han mengayunkan pedangnya.
Binatang Iblis yang masih berdiri di tempatnya langsung mengayunkan cakar kanannya.
Wuss..!!
Bom..!!
Terlihat saat kedua serangan berbenturan, serangan milik Binatang Iblis langsung hancur dan serangan Bai Han tetap melesat menuju Binatang Iblis.
Duar..!!
Goar..!!
Raungan kesakitan seketika Binatang Iblis keluarkan.
Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan. Bai Han kembali bergerak ke arah Binatang Iblis terhempas.
“Teknik Asura. Tebasan Keheningan.” Gumam Bai Han mengayunkan pedang kayu.
Crash..!!
Tap tap..!!
Bruk..!!
Bai Han langsung terjatuh, bersamaan dengan tubuh Binatang Iblis terbelah dua.
“Han'er,” teriak Bai Zhan dan Ling Shen langsung melesat ke arah Bai Han.
Tap tap..!!
Saat mereka mendarat lalu memeriksa tubuh Bai Han, mereka seketika menghela mafas karena Bai Han hanya kelelahan dan kehabisan energi di dantiannya.
Mereka juga sempat terkejut saat sampai, meteka melihat seutas senyum dari wajah Bai Han saat pingsan.
“Anak ini, ia terlihat sangat menikmati pertarungannya,” ucap Bai Zhan kini menyandarkan tubuhnya di dinding gua.
“Hemm..!! Aku pun tidak pernah berpikir menikmati pertarungan saat bertarung, aku rasa aku harus ikut mencobanya juga,” sambung Ling Shen kini duduk bersila lalu memejamkan matanya untuk memulihkan diri.
***
Chen Long yang selalu mengawasi dari awalnya pertarungan langsung tersenyum tipis.
“Mereka tidak sadar setiap melawan Binatang Iblis, maka kekuatan mereka akan langsung meningkat, dan pengalaman kekuatan mereka akan terus bertambah lebih cepat dari biasanya,” gumam Chen Long.
__ADS_1
Saat ini tingkat kultivasi Bai Han telah mencapai Kaisar Dewa ⭐ 5 Menengah, sementara Bai Zhan dan Ling Shen telah mencapai Kaisar Dewa ⭐ 5 Puncak.
Bai Han sedikit tertinggal karena saat ini apa yang ia dapat di bagi ke tubuh tanpa batasnya, sementara untuk Bai Zhan dan Ling Shen tidak.
Waktu terus berlalu, entah berapa lama waktu yang di butuhkab untuk ketiganya memulihkan diri saat ini.
...
Sementara di luar Dimensi Binatang Buas yang Chen Long ciptakan, tepatnya Dimensi Alam Mixture.
Li Qian, atau wanita yang selalu mengejar Lan Yuheng dan biasa di panggil Hengyu atau suami, kini terlihat bertarung dengan sosok topeng merah yang telah berubah bentuk menjadi sosok menjijikan layaknya Binatang Iblis.
Trank..!!
Sret..!!
Li Qian langsung di dorong mundur, terlihat kini Li Qian di penuhi oleh luka, gaun yang ia kenakan hampir seutuhnya terkena sayatan cakar yang membuat tubuhnya hampir terlihat.
Goar..!!
Raungan sosok topeng merah yang telah berubah bentuk langsung menerjang ke arah Li Qian.
Wuss..!!
Crash..!!
Ahh..!!
Teriakan Li Qian seketika menggema, semua rekannya yang bertarung seketika melihat ke arah asal teriakan. “Senior Li,” teriak beberapa wanita ingin membantu, namun saat ini mereka juga tidak mampu karena telah terluka parah.
“Uhuk,, apakah aku akan mati di tempat ini,” gumam Li Qian kini terlihat menatap ke arah langit dengan tatapan sedih.
“Setidaknya biarkan aku bertemu sekali dengan suami,” sambung Li Qian langsung memejamkan matanya saat sosok bertopeng merah kini muncul di depan dirinya yang terbaring.
Wuss..!!
Duar..!!
Li Qian yang memejamkan matanya merasa sedikit aneh. Itu karena ia jelas melihat musuhnya sudah di depan mata dan akan menyerangnya, sehingga membuatnya memejamkan mata agar tidak merasakan rasa sakit.
Tapi sampai detik ini ia tidak merasakan serangan dari musuhnya, dan hanya mendengar suara ledakan tepat di depan matanya.
“Apakah aku sudah mati?” Gumam Li Qian mencoba membuka matanya.
Tepat setelah Li Qian membuka mata, pandangan yang pertama kali ia lihat adalah senyum dari sosok yang selalu ia cari-cari selama ini.
“Su..Suami,” gumam Li Qian meneteskan air matanya. “Apakah aku berhalusinasi?” Gumam Li Qian bertanya-tanya dalam hati.
“Hei wanita panas, kenapa kau malah diam saat ingin ku bantu, apa kau ingin aku tinggal pergi,” ucap Lan Yuheng tersenyum tipis.
Mendengar itu, Li Qian seketika menangis sejadi-jadinya.
“Huaaa,, kenapa kau jahat sekali suami, kenapa kau begitu jahatnya meninggalkan Qian'er selama ini,” ucap Li Qian langsung bangkit lalu memeluk Lan Yuheng.
Saat Lan Yuheng akan tersenyum dan membalas jika selama ini ia telah berlatih, wajahnya dengan cepat berubah cemberut.
Tap tap..!!
“Wuah,, aku tak tahu jika kakak telah memiliki kekasih. Obat apa yang telah kakak berikan kepadanya sehingga ia terlihat sangat mencintaimu kak,” ucap Bai Da Xing muncul dengan senyum kecil.
__ADS_1
“Dasar monyet sialan, bereskan saja dulu semua sampah-sampah itu, mengapa kau malah kesini,” dengus Lan Yuheng melirik ke arah adiknya.
“Hehe,, tentu saja sudah beres, mereka terlalu lemah, padahal aku hanya menggunakan beberapa formasi serangan kecil, mereka malah musnah semuanya. Tidak sepertimu yang tidak memiliki perkembangan.” Ucap Bai Da Xing sedikit mengejek Lan Yuheng.