Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Tekad Bai Han dan Membunuh Jiwa Iblis Darah


__ADS_3

“Apa ayah ingin aku yang pergi agar ibu sadar jika ia selama ini salah dan terkena hasutan orang,” gumam Bai Han kini langsung mencoba berpikir tenang.


Benar dugaan Bai Han, selama ini Hu Qia di hasut oleh seseorang dan orang tersebut ada di dalam tubuh Hu Qia.


Orang tersebut tak lain Inti Energi Surgawi yang telah membentuk tubuh sama seperti Bai Tan dan Bai So.


Selama ini Energi tersebut yang telah menghasut Hu Qia agar tidak terlalu percaya Bai An dan menyuruh untuk melarang Bai An ikut campur masalah keluarganya.


Entah apa alasannya yang pasti Hu Qia tentu lebih percaya Energi Surgawinya karena Energi Surgawinya telah bersama dengannya dari ia kecil hingga tumbuh besar.


Walaupun di satu sisi Hu Qia pernah berdebat panjang dengan Energi Surgawinya, namun pada akhirnya ia lebih memilih mendengarkan ucapan Energi Surgawinya dari pada calon suaminya.


***


Tepat pada saat Bai Han ingin bicara, Duan Du lebih dulu berkata. “Ayahmu mengirim pesan langsung.”


Tanpa menunggu balasan dari Bai Han, Duan Du menembakkan sinar tepat ke kening Bai Han.


Wuss..!!


“Nak,, sebelum aku mengirim pesan langsung ini, aku yakin kau pasti telah paham.” Suara pesan di pikiran Bai Han terdiam sesaat.


“Aku mungkin bisa membuat ibumu sadar langsung, tapi itu akan jatuh korban, jadi ini adalah tugasmu. Aku yakin kau bisa, terlebih aku tak ingin menyakiti Qia'er lebih jauh.”


“Jika kau turun tangan, mungkin ibumu bisa tersadar, tapi jika ia lebih memilih Energi Intinya dari pada kita, maka kau tahu apa yang kau lakukan, ini memang menyakitkan bagimu, tapi itulah adanya, jika dia lebih memilih orang lain dari pada keluarganya, maka kita harus bertindak tegas tanpa peduli siapa mereka.”


“Renungkan lagi apa yang ayah ucapkan, kini tentukan sendiri jalanmu, ayah tidak akan melarang atau menghentikan saat kau memilih jalan yang kau pilih.”


Jlap..!!


Suara tersebut langsung lenyap.


Kini Bai Han membeku, ternyata dugaan Bai Han memang benar jika ibunya lebih memilih orang lain dari pada ayahnya sendiri.


Di satu sisi ia cukup geram dengan ibunya yang tidak bisa melihat perjuangan ayahnya hingga bisa sampai ke tempat ibunya.


Di satu sisi ia geram melihat ibunya bisa di pengaruhi oleh Energi Inti yang telah membentuk wujud manusia dan ia juga marah kepada dirinya yang tidak bisa melakukan apa-apa saat ayahnya dalam keadaan sulit di depan ibunya.


“Ibu,, aku pasti bisa membebaskanmu dari belenggu yang menghasut pikiranmu, jika aku tidak bisa, maka jangan panggil aku Bai Han lagi,” gumam Bai Han dalam hati.


Terlihat jika tangan Bai Han terkepal erat, keadaan lah yang membuat ia dewasa dan kini ia semakin berusaha berpikir untuk lebih dewasa menerima keadaan.

__ADS_1


Duan Du dan Tu Long yang melihat wajah Bai Han kini hanya bisa menghela nafas.


Saat Tu Long ingin menepuk pundak keponakannya, Duan Du lebih dulu menghalanginya sambil menggelengkan kepalanya.


“Sudah ku putuskan,” ucap Bai Han tiba-tiba.


Duan Du dan Tu Long langsung melirik ke arah Bai Han, saat melihat wajah Bai Han, senyum tipis langsung Duan Du dan Tu Long perlihatkan.


“Apa kau butuh bantuan?” Tanya Duan Du tersenyum lembut.


Bai Han langsung menggeleng. “Tidak perlu, Han'er sendiri sudah lebih dari cukup.”


“Tapi,, saat ini Han'er mengantuk, karena tujuan kita sama ke Alam Semesta Inti ke 3, maka Han'er numpang di pundak paman Du,” ucap Bai Han tersenyum tipis.


Seketika Duan Du memasang wajah cemberut karena sifat Bai Han sama saja seperti tadi.


Sementara Tu Long kini tertawa terbahak-bahak.


***


Wuss..!!


Bai Han kini terlihat melesat ke arah tertentu, karena tujuannya adalah mengejar Iblis Darah yang menjadi musuh terbesar menurutnya.


Tap tap..!!


“Akhirnya aku menemukanmu,” gumam Bai An menyeringai dingin.


Dengan cepat Bai An mengayunkan tangannya.


Wuss..!!


Dinding pelindung Alam Semesta Inti ke 2 langsung sobek, Bai An langsung masuk lalu menuju arah tertentu.


Sementara Iblis Darah yang ingin menemui 5 jiwa Iblis Darah lainnya yang baru saja sampai kini menghentikan langkahnya saat ia merasakan bahaya.


Saat ia membalikkan badannya, sebuah anak panah dengan kecepatan mengerikan datang ke arahnya.


“Sialan,” raung Iblis Darah kini tidak sempat menghindar.


Jlep..!!

__ADS_1


Walau telah melapisi tubuhnya dengan darah manusia yang ia serap saat menuju ke sini, tetap saja tubuhnya di tembus oleh anak panah yang telah di lapisi energi jiwa.


Secara perlahan jiwa Iblis Darah memudar bersamaan dengan tubuhnya kini mulai mengering.


Sampai ia mati, ia belum tahu siapa yang telah membunuhnya.


Brak..!!


Tubuh Iblis Darah terjatuh, bersamaan dengan itu, Bai An perlahan muncul di depan Iblis Darah.


“Apa kau yakin bisa melacak jejak jiwa iblis ini?” Tanya Bai An sambil menatap jiwa Iblis Darah yang perlahan mau menghilang.


Bai So muncul, tanpa menjawab ia mengulurkan tangannya, lalu sisa jiwa Iblis Darah tertarik ke tangan Bai So, setelah itu Bai So menggenggam sisa jiwa Iblis Darah.


Crash..!!


“Hmm..!! Saat ini ada 5 Jiwa Iblis Darah yang baru datang dari Dimensi Ashura, Dimensi Ashura adalah tempat para Iblis tinggal.”


“Kau harus hati-hati, karena ada satu dari mereka yang berada di Dewa Suci Semesta, iblis yang sudah mencapai Dewa Suci Semesta berbeda dengan kultivator manusia,” ucap Bai So langsung masuk ke dalam tubuh Bai An.


Bai An yang mendengar itu sebenarnya tidak puas dari penjelasan Bai So. Tapi apa boleh buat, Bai An tahu alasan mengapa Bai So memberitahunya setengah-setengah, itu agar Bai An berusaha sendiri tanpa terlalu bergantung kepada Bai So.


Untuk Bai Tan, kini ia sedang berevolusi ke bentuk keduanya, maka dari itu ia tidak pernah terlihat.


“Hmm..!! Jika mereka bisa masuk dengan mudah berarti aku yakin salah satu dari Pendiri Dimensi ini adalah sekutu mereka, bisa jadi ia hanya di manfaatkan,” gumam Bai An.


Dengan santai Bai An mengambil setetes darah Iblis Darah sebelum ia mengering seutuhnya.


Setelah menandai bentuk darah dari iblis darah, Bai An kini melesat ke arah tertentu, karena ia mencium bau yang sama dengan Iblis Darah.


Tujuan Bai An saat ini adalah Klan Fang, karena Pendiri Dimensi atau Bai Long ada disana bersama 5 Jiwa Iblis Darah.


Nama panggilan Bai Long di klan Fang adalah Fang Long, ia disana menjabat sebagai Leluhur klan Fang bersama dua orang Leluhur klan Fang lainnya, dan tentunya nama asli mereka mempunyai awalan Bai juga.


Nama Fang atau klan Fang hanyalah samaran mereka saja agar bisa membentuk klan yang bisa mereka manfaatkan.


***


“Hmm..!! Apa tujuan kalian datang kesini?” Tanya Bai Long dengan nada dingin, tatapan mata Bai Long mengarah ke Jiwa Iblis Darah bertanduk 5.


“Hehe,, tentunya kami di kirim kesini untuk berbisnis lagi denganmu,” kekeh Jiwa Iblis Darah bertanduk lima.

__ADS_1


Dahi Bai Long seketika berkerut, terlintas jejak amarah di matanya saat mendengar jawaban dari Jiwa Iblis di depannya.


__ADS_2