Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S3 Domain Asura


__ADS_3

Bai An yang mendengar teriakan Bo Wuheng muncul cukup jauh dari ketiga Jenius Monster yang memiliki kekuatan sangat mengerikan baginya.


Huh huh huh..!!


“Sial walau aku hanya terluka ringan, namun yang menjadi masalah adalah energiku.” Ucap Bai An dengan wajah pucat pasi karena ia bertarung hanya mengandalkan energi dan otaknya.


“Dan kini tersisa kurang dari 20% lagi.” Sambung Bai An kini memikirkan cara untuk membuat salah satu dari mereka bertarung satu sama lain. Tapi terlihat ketiganya sangat kompak. dalam melakukan kerja sama. Hal tersebut membuat Bai An memaksa otaknya untuk terus berpikir.


Pandangan Bai An langsung mengarah ke Dimensi Tanpa Nama. Tapi karena ia terlalu jauh membawa ketiga musuhnya menjauh, ia tidak bisa merasakan atau melihat apa yang terjadi di sana.


“Semoga kalian semua baik-baik saja,” gumam Bai An dalam hati. “Bertahanlah, aku akan segera menyelesaikan ini dengan cepat,” sambung Bai An dalam hati.


Bai An sadar jika Gu Sheng pasti membutuhkan waktu yang sangat lama untuk meningkatkan kekuatannya untuk menembus batasan.


Dan Bai An belum mengetahui jika Gu Sheng di paksa keluar dari pengasingannya untuk membantu keluarganya yang lain oleh Bai Chu Ye. Karena Bai Chu Ye tahu pasti membutuhkan berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun untuk Gu Sheng menembus batasannya.


***


Kembali ke Bai An.


Dret..!!


“Ketemu kau,” ucap Chen Long langsung mengayunkan tombaknya.


Bai An dengan cepat merobek celah di sampingnya untuk melarikan diri.


Crash..!!


Wuss..!!


Saat Bai An muncul, Manusia Iblis yang sudah menunggunya kini menyeringai kejam.


“Mati.” Teriak Manusia Iblis.


Tekanan dari tombak yang berwarna merah seketika mengeluarkan bilah kecil yang langsung melesat ke arah Bai An.


Bai An yang cukup terkejut karena Manusia Iblis mengetahui dimana ia muncul langsung membuat perisai melalui formasi.


Dengan cepat tangan Bai An membuat gerakan.


Wung..!!


Duar..!!


Ledakan keras seketika terdengar saat bilah tombak dari serangan Manusia Iblis tepat mengenai tempat Bai An berdiri.


Manusia Iblis menyeringai dan menduga jika Bai An terluka dan di ambang kematian akibat serangannya.


“Jangan lengah, ia masih hidup,” teriak Bo Wuhan yang bertugas menganalisa dimana tempat energi hukum ruang paling padat dan di situlah Bai An akan muncul.


Jadi Manusia Iblis mengetahui Bai An muncul karena informasi dari Bo Wuhan melalui telepati dan Chen Long bertugas sebagai umpan.

__ADS_1


Kerja sama mereka bertiga cukup mengerikan sebagai musuh di Dimensi Alam Dewa dan ini belum pernah terjadi dalam sejarah jika Para Jenius Monster yang selalu bermusuhan akan bekerja sama hanya untuk melawan seorang yang berasal dari Dimensi Kecil yang namanya belum di kenal oleh semua penghuni Dimensi Alam Dewa.


Dret..!!


Bai An yang terlihat sedikit berantakan akibat serangan Manusia Iblis kini muncul tepat di depan Manusia Iblis.


Tatapan mata Bai An yang sudah memutih polos membuat Manusia Iblis membeku dengan tubuh bergetar.


“Tahap Kedua.”


“Penghancur Asura.” Gumam Bai An.


Wuss..!!


Pedang Bai An yang terayun ke tubuh Manusia Iblis terlihat sama sekali tidak memiliki tekanan maupun energi.


Duar..!!


Bai An langsung mundur beberapa langkah. Mata Bai An tertuju ke Chen Long yang menahan serangannya.


“Sialan kau, kenapa kau diam saja bangsat,” teriak Chen Long kini menatap tajam Manusia Iblis.


Manusia Iblis seketika menatap ke arah Chen Long. “Apa yang kau katakan barusan hah? Aku bangsat? Hemm..!! Rupanya aku harus memberikanmu pelajaran Naga busuk,” ucap Manusia Iblis tidak terima di rendahkan.


Dengan cepat Manusia Iblis mengayunkan tombaknya ke arah Chen Long yang saat ini ikut emosi karena di katakan Naga busuk.


Jauh dari tempat mereka, Bo Wuhan kini memasang wajah jelek karena bisa-bisanya mereka bertarung satu sama lain di saat sedang melawan musuh.


Wuss..!!


Trank..!!


“Kau,” Bo Wuhan langsung menunjuk Bai An, ia langsung menatap ke arah Manusia Iblis dengan teliti. “Sialan, apa yang telah kau tanamkan ke otak Manusia Iblis hah.” Teriak Bo Wuhan saat ada yang salah dengan temperamen Manusia Iblis.


Bai An memiringkan kepalanya. “Apa maksudmu? Aku sama sekali tidak mengerti,” ucap Bai An dengan wajah bingung.


Melihat ekspresi Bai An.


Bo Wuhan yang merasa di ejek langsung melesat ke arah Bai An.


“Mati,” teriak Bo Wuhan mengayunkan senjatanya.


Duar..!!


Melihat Bai An mampu kabur, Bo Wuhan tidak memikirkan Bai An kembali dan kini mencoba untuk menyadarkan keduanya jika ini jebakan.


Wuss..!!


Bai An kembali muncul dengan senyum jahatnya, tangan Bai An terayun santai mengarah ke dada Bo Wuhan.


Trank..!!

__ADS_1


Dengan cepat Bo Wuhan menahan serangan dadakan Bai An.


“Sial, mati kau,” teriak Bo Wuhan langsung menyerang Bai An.


Duar..!!


Lagi-lagi Bai An menghilang.


Bo Wuhan sadar jika ini permainan Bai An agar ia hilang kendali kini mencoba untuk berpikir jernih, setelah otaknya dalam kendali tanpa amarah, Bo Wuhan kembali melesat ke arah Manusia Iblis dan Chen Long.


Namun lagi-lagi Bai An muncul menyerang Bo Wuhan dan itu terus terjadi hinga ke 30 kalinya.


Dret..!!


Wajah Bo Wuhan kini memerah sampai-sampai mengeluarkan asap saking marahnya.


“Aku tak menyangka jika akan di permainkan hingga seperti ini oleh manusia rendahan,” ucap Bo Wuhan kini menatap ke arah Bai An dengan tatapan tajam.


Tak lama Bo Wuhan tersenyum menyeramkan. “Biar aku menebak, mata putihmu itu layaknya ilusi yang langsung mempengaruhi musuh bukan, sehingga kau bisa membuat temperamen tersembunyi Manusia Iblis bangkit.” Ucap Bo Wuhan.


“Strategimu ini cukup mengerikan juga untuk orang setingkat dirimu. Jadi akan jauh berbahaya jika membiarkanmu hidup, karena pada awalnya kami hanya ingin menangkapmu hidup-hidup sehingga menahan diri, kini aku tak akan menahan diri lagi dan memperlihatkan perbedaan di antara kita yang begitu jauh.” Ucap Bo Wuhan.


Dret..!!


Bo Wuhan langsung mengeluarkan sebuah kapak bermata dua. Aura dari kapak tersebut di penuhi oleh niat membunuh.


Bai An yang mendengar itu, tahu jika kini Bo Wuhan serius ikut menyeringai tipis. Terlebih ia merasakan adanya Roh haus akan darah mirip dengan Roh Asura Blood kini di dalam kapak milik Bo Wuhan.


“Inilah yang aku tunggu-tunggu, ayo perlihatkan kekuatan Dewa Surgawi ⭐ 3 Puncak yang bisa melawan orang yang satu tahap di atasnya.” Ucap Bai An.


Dret dret..!!


Blush..!!


Tanpa ragu lagi, Bai An mengeluarkan Pedang Asura.


Mata Bo Wuhan yang melihat pedang yang ia cari-cari kini bersinar terang, keserakahannya kini tak bisa ia tutupi lagi.


“Haha pedang itu milik ku, jika kau memberikannya maka aku akan memberikan kematian cepat untukmu,” ucap Bo Wuhan memperlihatkan sifat aslinya.


Dret..!!


Bai An muncul di depan Bo Wuhan dengan wajah datar. “Ambil jika kau mampu.”


“Teknik Ketiga.”


“Keheningan Asura.”


Tekanan luar biasa Bo Wuhan rasakan saat Bai An muncul mengayunkan pedang Asura.


“Manusia Rendahan, kau terlalu meremehkanku.” Teriak Bo Wuhan mengayunkan kapaknya.

__ADS_1


Crash..!!


Mata Bo Wuhan seketika melotot saat melihat kini pipinya tergores dan langsung menyemprotkan darah segar tanpa menyadari kapan pedang Asura melewati dan mengenai dirinya.


__ADS_2