
“Urgh, bagaimana bisa ia mempunyai mata di kepala belakangnya?” Gumam Bai Han sedikit melebarkan matanya tak percaya.
“Mundur,” teriak Bai Han.
Ling Shen dan Bai Zhan yang ingin membantu Bai Han langsung mundur tanpa mempertanyakan intruksi Bai Han. Mereka yakin jika cucu mereka melakukan ini demi kebaikan semua pihak.
Wuss..!!
Tepat setelah Bai Han berteriak, muncul cahaya dari mata Binatang Iblis tersebut lalu melesat ke arah Bai Han.
Kini Bai Han dapat melihat dengan jelas cahaya yang muncul adalah sebuah Jiwa yang mirip seperti Binatang Iblis tersebut namun dalam bentuk jiwa dan besarnya sekitar setengah kaki.
Wung..!!
Crash..!!
Jiwa tersebut langsung menembus tubuh Bai Han hingga hancur menjadi asap hitam.
“Bayangan,” gumam sosok Binatang Iblis mulai bangkit saat menyadari jika manusia yang paling muda menguasai Hukum Bayangan yang tak lain musuh kegelapan dan bisa di katakan adalah kelemahan Binatang Iblis.
Bayangan mampu melahap kegelapan itu sendiri jika dalam kondisi tertentu.
Tepat setelah Binatang Iblis bangkit, sebuah bayangan hitam muncul dari belakang Binatang Iblis tersebut.
“Kau terlambat mengetahuinya,” bisik Bai Han langsung mengerahkan energi di sekelilingnya.
Wung..!!
Sebuah pusaran muncul di tangan Bai Han saat energi pinjaman yang ia tarik dalam jumlah besar kini mulai berkumpul.
Dret..!!
Bom..!!
Tubuh Binatang Iblis langsung terlempar saat terkena serangan terkuat Bai Han.
Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Ling Shen dan Bai Zhan ikut mengerang menggunakan seluruh kemampuan mereka.
Wuss..!!
Wuss..!!
“Mati,” teriak Bai Zhan dan Ling Shen serempak.
Crash..!!
Bom bom bom..!!
Bai Han merasa Binatang Iblis yang menjadi lawannya ini tidak mudah sedikit yakin jika ia masih hidup.
Dengan segera Bai Han kembali mengumpulkan energi di sekelilingnya yang di baluti oleh energi yang berasal dari Dantiannya. Tak lupa pula Bai Han mengerahkan seluruh Hukum yang ia kuasai.
“Teknik Hukum Gabungan.”
“Tebasan Penghancur Alam,” Teriak Bai Han mengayunkan pedangnya.
Wuss..!!
Terlihat jelas bilah warna warni dari serangan Bai Han membentuk bola besar dan melesat ke arah Binatang Iblis.
Wung..!!
__ADS_1
Duar..!!
Ledakan besar seketika tercipta yang membuat gua lorong gua berguncang. Anehnya, sekuat apapun mereka menyerang dinding gua, dinding tersebut tidak pernah hancur saking kuatnya.
Tap tap..!!
“Apakah berhasil?” Tanya Bai Zhan melirik ke arah kepulan asap.
“Jika kau bertanya kepadaku, lantas aku akan bertanya kepada siapa?” Tanya Ling Shen balik.
Sementara di seberang lorong, Bai Han terlihat kelelahan lantaran mengerahkan seluruh kekuatannya.
Huh huh..!!
Bruk..!!
Setelah merasakan aura Binatang Iblis benar-benar lenyap. Bai Han langsung terjatuh.
Tidak sampai 10 menit, setelah kepulan asap bercampur debu benar-benar menghilang. Bai Zhan dan Ling Shen langsung mendekati Bai Han setelah melihat Binatang Iblis benar-benar mati.
Tap tap..!!
“Han'er, apa kau baik-baik saja?” Tanya Bai Zhan dan Ling Shen serempak.
“Huuf,, tentu kakek, aku hanya kelelahan dan kehabisan energi saja,” jawab Bai Han dengan senyum hangat.
“Ooh ya, kakek sebaiknya menguliti Binatang tersebut, tulangnya pasti bisa membuat kita meningkat pesat jika di konsumsi.” Sambung Bai Han.
Bai Zhan pun langsung mengangguk.
***
Dret...!!
Wuss..!!
Duar..!!
“Sialan, akan ku bungkam mulutmu itu menggunakan kaki dan tanganku suatu saat nanti,” teriak Bai Da Xing.
Binatang Iblis yang mendengar itu seketika menyeringai. “Tidak akan ada yang namanya suatu hari, akan ku tangkap kau monyet sialan,” kekeh Binatang Iblis kini menggerakkan tangan kanannya.
Wung..!!
Sebuah sinar langsung melesat ke arah Bai Da Xing berada.
Duar..!!
Terlihat Bai Da Xing mampu menghindarinya dan bilah cakar Binatang Iblis langsung mengenai pecahan dimensi hingga hancur.
“Jika begini jarak kami pasti akan mengecil,” gumam Bai Da Xing. Saat ini ia sedikit kerepotan karena sedang membawa Bo Wuhan. Terlebih karena adanya Bo Wuhan yang membuat ia tidak leluasa bergerak.
Hem..!!
Tepat saat mencoba berpikir, tanpa sengaja Bai Da Xing melihat sebuah Dimensi yang di selimuti kegelapan. Itu adalah Dimensi Alam Kegelapan yang pernah para penetua sekte kekacauan kunjungi.
Dret..!!
“Jika kau berhasil selamat, maka bersembunyilah, dan pada waktunya tiba, aku akan datang menjemputmu Babi Idiot,” ucap Bai Da Xing tersenyum tipis.
Walau terdengar kasar, dalam hatinya Bai Da Xing merasa sedikit bersalah, namun apa boleh buat, ia sama sekali tidak mempunyai pilihan lain.
__ADS_1
“Maafkan aku muridku,” gumam Bai Da Xing dalam hati.
Wung..!!
Crash..!!
Bom bom bom..!!
Tepat setelah bilah cakar mengenai salah satu pecahan dimensi, dengan cepat Bai Da Xing mengayunkan lengannya sekuat tenaga bersamaan dengan salah satu pecahan yang hancur mengarah ke Dimensi Alam Kegelapan.
Wuss..!!
Bertepatan dengan itu, bilah cakar kembali mendekati Bai Da Xing.
Merasakan bahaya mengancam datang dari belakangnya. Bai Da Xing dengan cepat memiringkan tubuhnya walau sadar itu sudah terlambat.
Crash..!!
Urgh..!!
Bai Da Xing langsung merintih saat lengan kirinya terpotong.
Tatapan Bai Da Xing seketika berubah menjadi ganas. “Kini aku sudah tidak perlu mengkhawatirkan murid ku lagi, akan ku buat kau menyesal karena mendatangi orang yang salah,” ucap Bai Da Xing dengan nada dingin.
Dret..!!
Blush..!!
Goar..!!
Bai Da Xing langsung melepas segel yang ada di dalam tubuhnya, seketika terdengar suara raungan mengerikan dari sosok bayangan berbentuk Bai Da Xing tepat di atas kepala Bai Da Xing.
Sosok bayangan yang meraung tersebut di sebut Spirit atau Roh. Biasanya Spirit hanya mendiami senjata, namun kasus Bai Da Xing berbeda. Terlebih lagi itu bukan Spirit pada umumnya, melainkan Spirit bawaan dari tubuh Bai Da Xing sendiri.
Gerr..!!
Bertepatan dengan kesadaran Bai Da Xing manghilang dan di kendalikan oleh Spiritnya. Spirit tersebut langsung berubah menjadi sosok Kera dalam wujud yang sangat besar.
Binatang Iblis yang melihat itu seketika membeku. “Ti..Tidak mungkin,” teriak Binatang Iblis ketakutan, dengan cepat ia membalik badan dan mencoba untuk melarikan diri.
Tapi sosok Spirit Kera langsung mengulurkan tangannya.
Dret..!!
Binatang Iblis seketika terhisap oleh energi aneh yang keluar dari tangan Spirit Kera.
Urgh..!!
Dalam sekejap Spirit Kera mencekik leher Binatang Iblis yang sudah ada di tangannya.
Bom..!!
Tanpa mengucapkan sepatah katapun, Spirit Kera langsung mencengkram erat tangannya hingga membuat kepala Binatang Iblis hancur.
Tak lama, tatapan Spirit Kera beralih ke arah ruang kosong.
“Apa maksudmu dengan membiarkan Tuanku membuka Segel yang telah kau tanam? Apa kau ingin bermain-main denganku bocah,” ucap Spirit Kera dengan nada mencekam.
Dret..!!
“Tenanglah Spirit Heavenly Monkey,” ucap Chen Long langsung muncul.
__ADS_1
“Kau tahu kan jika Tuan mu belum bisa mengendalikan dirimu, jadi aku hanya ingin ia belajar mengendalikan dirimu agar ia tidak kehilangan kesadaran lagi, kau tahu kan dampaknya jika kau terus mengendalikannya. Maka ia akan mati bersama dirimu.”
“Ada baiknya jika ia belajar mengendalikan dirimu jika kau tidak ingin Tuan mu mati,” sambung Chen Long memberikan penjelasan.