
“Hehe, Kak, rupanya banyak sambutan menunggu kedatangan kita.”
Duan Du menyeringai dingin saat ia mengatakan hal tersebut.
Bai An hanya diam saja sambil memasang wajah datar, saat ini ia sedang berkomunikasi dengan Bai Tan dan Bai So.
Setelah berkomunikasi dalam waktu beberapa menit, pandangan Bai An mengarah ke Dimensi Demon Monster.
“Dengan tidak terlacaknya Inti Dimensi Demon Monster oleh orang luar, serta adanya Pixiu dan kedua peliharaan Du'er dan Tu Long, aku kini merasa cukup yakin meninggalkan mereka,” gumam Bai An dalam hati.
Duan Du yang mengikuti pandangan kakaknya pun kini merasa sedikit khawatir, karena semua keluarganya berada di sana, terlebih ia sedikit bersalah kepada istri dan putranya yang masih bayi karena telah meninggalkan mereka.
Tapi karena mengingat masa lalu dan membantu kakaknya untuk merebut apa yang mereka rebut dulu, ia menguatkan tekadnya.
“Ayo, mereka pasti akan aman sementara waktu,” ajak Bai An langsung merobek ruang.
Crash..!!
Bai An dan Duan Du pun langsung masuk.
Wuss..!!
Satu hari setelah kepergian Bai An dan Duan Du, muncul dua orang yang seluruh tubuhnya tertutup, hanya matanya saja yang terlihat.
Mereka berdua saling melirik lalu kembali menghilang, tujuan mereka adalah Dimensi Demon Monster.
Setelah mencari selama satu minggu lebih namun tidak menemukan tanda-tanda kehidupan di Dimensi Demon Monster, kedua orang tersebut memutuskan untuk mencari di tempat Dimensi yang dekat dengan Dimensi Pusat.
Wuss..!!
Bukan hanya mereka saja yang mencari Duan Du, ada beberapa orang juga terlihat muncul tapi mereka juga tidak menemukan apa-apa selain kekosongan.
Genap satu bulan.
Pixiu, Macan serta Gagak Merah yang dalam wujud kecil muncul.
“Mereka semua sangat kuat, bahkan yang terlemah berada di tingkat Dewa Penguasa Berlian ⭐ 1 Awal,” gumam Pixiu yang bisa melihat kedatangan mereka dari Inti Dimensi Demon Monster.
Kwak..!!
__ADS_1
Gagak Merah langsung berteriak lantang, ia seolah mengatakan sesuatu kepada Pixiu.
Pixiu mengangguk mengerti. “Kau benar, kita harus meningkatkan kekuatan kita secepat mungkin sebelum ada orang yang menemukan keberadaan kita,” sambung Pixiu.
Blush..!!
Sosok Pixiu bersama Macan dan Gagak Hitam langsung menghilang tanpa adanya jejak aura yang mereka tinggalkan.
***
Dimensi Pusat..!!
Sosok yang pernah Bai An temui kini duduk santai sambil memasang wajah kesal.
“Kalian semua, selama aku pergi apa saja yang kalian lakukan hah? Apa kalian ingin aku hancurkan,” dengus suara imut yang tak lain Bai An panggil Boneka Kelinci.
Tubuh semua bawahan Boneka Kelinci seketika bergetar ketakutan.
“Heng..!! Kalian ini kerjanya hanya tidur saja, beruntung aku tidak mendengar isu jika kalian berbuat onar, jika itu terjadi maka aku akan membawa kalian ke mulut peliharaanku,” dengus Boneka kelinci kini terdengar marah-marah.
Tidak ada yang berani memotong atau membela diri saat Boneka Kelinci bicara, mereka sangat mengetahui watak Boneka Kelinci ini. Hanya satu orang yang bisa membuatnya takut dan diam, ia tak lain Bai An. Karena Boneka Kelinci ini adalah ciptaan Bai An yang sangat istimewa.
Tidak pernah terjadi adanya seorang bisa menciptakan makhluk hidup serta memiliki kekuatan sedahsyat ini, kecuali Bai An seorang di masa lalu.
Tak lama seorang wanita terlihat seperti berumur 20 tahun berlari kecil.
“Guru,, sudah ratusan juta tahun aku menunggumu dan akhirnya kau kembali,” wanita tersebut tersenyum merekah saat melihat gurunya kembali.
Wajah Boneka kelinci yang awalnya mengganas seketika tersenyum, seolah ia tak pernah marah.
“Hin'er kau telah tumbuh dewasa rupanya, dan juga kau telah menjadi sosok yang kuat,” ucap Boneka Kelinci dengan nada lembut.
Sha Wei Hin langsung muncul sambil bersujud tiga kali di depan gurunya. “Hehe,, Hin'er telah berlatih sangat keras saat Guru pergi dulu, tapi Hin'er bingung, kata guru, guru pergi untuk menjalankan tugas dari seseorang. Memang siapa yang bisa menugaskan guru di Wilayah perbatasan Inti dan Tengah ini?” Terlihat jika Sha Wei Hin sangat bingung dan di penuhi oleh tanda tanya dari dulu setelah gurunya pergi.
Pasalnya, Sha Wei Hin sangat mengetahui sifat gurunya ini, ia juga tidak takut terhadap para penguasa yang ada di Wilayah Inti Dimensi Pusat ini.
“Hmm..!! Untuk saat ini Hin'er tidak perlu tahu, karena suatu saat nanti Hin'er pasti akan mengetahuinya sendiri," ucap Boneka kelinci langsung mengangkat tangannya.
Tubuh Sha Wei Hin langsung melayang dengan sendirinya lalu menuju Boneka Kelinci, dengan lembut Boneka Kelinci mengusap rambut muridnya.
__ADS_1
Boneka Kelinci juga terlihat memandang ke atas, ia kini mengingat saat pertama kali di ciptakan dalam wujud kelinci, ia menikmati tangan Tuannya yang selalu mengusap kepalanya dengan lembut.
“Tuan, cepatlah kuat lalu kesini untuk mengambil pasukan yang kau titip dulu, mereka juga telah lama menunggu kedatanganmu sehingga beberapa dari mereka sengaja membuat kekacauan lagi,” gumam Boneka Kelinci dalam hati.
Yaps..!!
Sebagaian dari orang-orang yang berlutut dengan kekuatan mengerikan ini adalah sisa pasukan Bai An yang sangat setia, walau mereka dulu adalah pasukan yang terlemah. Tapi kini kekuatan mereka cukup di segani. Bahkan beberapa dari mereka telah menjadi Penguasa Kota, Patriak Klan tersembunyi, Master Sekte, dan ada juga yang mendirikan beberapa Paviliun ternama dengan pemilik rahasia.
Pandangan Boneka Kelinci kini mengarah ke bawahannya. “Kalian yang menjadi bawahanku kembalilah, dan untuk yang mengikutiku dari awal tetap diam karena ada berita yang ingin aku sampaikan.” Ucap Boneka Kelinci kepada para pasukan Bai An yang tersisa.
Sampai saat ini Boneka kelinci tidak memanggilnya bawahan, karena ia merasa sama dengan mereka walau memiliki jabatan yang berbeda dulunya.
Beberapa dari mereka yang bingung hanya saling memandang lalu pergi, tentu para bawahan Boneka kelinci tidak mengetahui tentang Bai An. Karena hanya sisa pasukan Bai An saja yang mengetahuinya.
Setelah 15 orang yang masih duduk.
Boneka Kelinci melirik ke arah murid satu-satunya. “Hin'er kembalilah berlatih lebih dulu, nanti Guru akan menyusul sambil melihat sejauh mana perkembanganmu.”
Sha Wei Hin langsung mengangguk semangat, inilah yang ia nantikan jika Gurunya akan melihat perkembangannya dalam bertarung.
“Baik, guru harus janji menyusul Hin'er,” ucap Sha Wei Hin.
Melihat gurunya mengangguk dengan penuh kehangatan, Sha Wei Hin langsung menghilang.
Wuss..!!
Pandangan Boneka Kelinci yang awalnya tersenyum seketika berubah serius.
“Tuan telah kemabali, tapi kalian jangan ada yang menemui. Karena saat ini Tuan masih meningkatkan kekuatannya, jangan bantu Tuan jika tidak dalam keadaan hidup dan mati.”
Mendengar itu wajah ke 15 orang dari berbagai Ras seketika menangis.
“Tu..Tuan.”
Salah satu dari Ras Dark Elf tak mampu melanjutkan ucapannya.
Mereka semua adalah orang-orang yang telah di bantu oleh Bai An. Bukan hanya mereka, sangat banyak yang telah di bantu, namun kebanyakan dari mereka berkhianat.
Hanya beberapa saja yang masih setia dan bertahan hidup.
__ADS_1
“Hmm..!! Kalian beritahu yang selama ini bersembunyi untuk bersiap-siap. Karena beberapa ratus tahun atau ribu tahun kita akan berperang kembali.” Ucap Boneka Kelinci.
“Hanya ini dulu yang aku sampaikan. Bubar,” ucap Boneka Kelinci langsung menghilang dari tempat duduknya.