Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Membunuh Dua Jendral Serigala Biru dan Spesies Binatang Iblis Kuno


__ADS_3

Sebuah perisai energi langsung menahan cakar milik Serigala Biru, tapi tak lama sebuah retakan muncul yang membuat Bai Han membuat beberapa benang energi untuk mengikat kaki kanan musuhnya.


“Hehe,, biar ku beritahu kau, aku jauh lebih kuat dari Raja muda kami, dan akan ku perlihatkan Hukum Angin yang sesungguhnya,” ejek Serigala Biru langsung mengeluarkan teknik terkuatnya.


Dret..!!


Angin yang ada di sekitar Serigala Biru dalam jarak 100 meter seketika berubah menjadi angin yang tidak biasa.


Bai Han yang melihat itu langsung menyelimuti tubuhnya menggunakan energi yang ada di sekitarnya.


Sret..!!


Sret..!!


Tapi tak lama, energi yang ada di sekitar Bai Han secara perlahan terkikis.


Krak..!!


Krak..!!


Crash..!!


Crash..!!


Dalam sekejap angin yang masuk melalui celah yang retak langsung mencabik-cabik tubuh Bai Han hingga berubah menjadi serpihan bayangan.


Serigala Biru yang awalnya akan tersenyum langsung memasang wajah dingin.


Kesadarannya pun langsung menyebar untuk mendeteksi dimana tubuh Bai Han yang asli.


Tapi sejauh yang ia lihat, semua Bai Han yang bersembunyi di berbagai tempat hanyalah sebuah bayangan saja.


“Sial, dimana kau bersembunyi sialan.”


Goar..!!


Serigala Biru langsung meraung lantaran tidak dapat menemukan keberadaan Bai Han.


Sementara Bai Han yang dalam wujud bayangan dan di lindungi oleh energi alam kini tepat berada di bawah kaki Serigala Biru.


“Hehe,, apa ini yang kau ingin perlihatkan,” kekeh Bai Han dalam hati. “Jika begitu, akan ku perlihatkan juga sesuatu yang menarik setelah aku menerobos ke tingkat Kaisar Dewa ⭐ 1 Awal,” gumam Bai Han.


Dret..!!


Energi di sekitar Bai Han dalam jarak 100 meter langsung mengelilingi Serigala Biru.


Serigala Biru yang melihat itu seketika membelalakkan matanya. “I..Ini ini Teknik Gelombang Angin Kematian, dalam versi Energi,” ucap Serigala Biru terkejut.


Baru saja Serigala Biru ingin melindungi tubuhnya, gumpalan energi seketika menyelimutinya.


Wung..!!


Duar..!!


Tak lama ledakan energi seketika terdengar yang membuat area sekitar hancur.


Tap tap..!!


“Bagiamana kejutan dariku,” ucap Bai Han muncul di depan Serigala Biru yang saat ini telah terluka parah.


Gerr..!!


Serigala Biru hanya bisa menggeram karena saat ini mulutnya di penuhi darah, terlihat juga tubuhnya tercabik-cabik.

__ADS_1


“Hehe,, inilah namanya senjata makan tuan dalam versi yang berbeda,” kekeh Bai Han langsung memanipulasi energi di sekitarnya.


Bom..!!


Dalam sekejap sebuah energi melesat lalu meledakkan kepala Serigala Biru tersebut.


Crash..!!


Tanpa basa basi Bai Han langsung mengambil inti kristalnya lalu duduk menyerapnya tanpa memperdulikan Lan Yuheng yang bertarung entah dimana.


Tapi ia cukup yakin jika Lan Yuheng mampu menang melawan musuhnya, terlebih ia melihat tubuh unik Lan Yuheng terselimuti petir.


***


Jder..


Jder..


“Hahaha,, bagaimana rasanya petir-petirku, aku yakin kau cukup menikmatinya bukan,” ucap Lan Yuheng tertawa terbahak-bahak.


Lan Yuheng saat ini terlihat sangat di untungkan, di karenakan tubuh musuhnya yang Besar, hal itu membuat Lan Yuheng leluasa menyerangnya dimana saja.


Auu...!!


“Manusia sialan, seranganmu itu tidak lebih hanya menggelitik ku, tapi yang menyakitkan itu adalah ocehanmu,” teriak Serigala Biru meraung.


“Akan ku sumpal mulut busuk mu itu manusia sialan,” teriak Serigala Biru langsung menggunakan Hukum Anginnya untuk mengejar Lan Yuheng.


Dret..!!


Wuss..!!


“Sialan, jangan lari kau manusia,” teriak Serigala Biru dengan wajah penuh amarah. Itu karena sampai detik ini, ia sama sekali tidak bisa menyentuh Lan Yuheng. Kecepatan Lan Yuheng layaknya sebuah petir kilat.


Tap tap..!!


“Haha,, apanya menguasai Hukum Angin, Hukum Kentut baru cocok untukmu,” ucap Lan Yuheng sambil menggerakkan Hukum Petirnya.


Jder..!!


Jder..!!


Urgh..!!


“Akan ku cabik-cabik tubuhmu manusia,” raung Serigala Biru terdengar sedikit putus asa.


Melihat itu, Lan Yuheng seketika menjadi bosan.


“Hah lemah, tidak ada perlawanan,” ucap Lan Yuheng langsung berubah serius.


Wuss..!!


“Teknik Petir Ilahi.”


“Tinju Petir,” teriak Lan Yuheng muncul tepat di depan wajah Serigala Biru.


Tinju Lan Yuheng yang di selimuti petir mengerikan langsung terayun ke arah wajah Serigala Biru.


Jder..!!


Duar..!!


Argh..!!

__ADS_1


Suara jeritan dari Serigala Biru langsung terdengar.


Tak lama kemudian, Lan Yuheng muncul di depan mayat Serigala Biru yang sudah gosong. Tanpa basa basi Lan Yuheng langsung mengambil inti kristalnya lalu pergi.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Aku tak menduga jika perbedaan kekuatanku yang sebelumnya dengan yang sekarang jauh berbeda, perbedaannya mungkin tiga atau empat kali lipat,” gumam Lan Yuheng tersenyum-senyum sendiri.


“Jika aku menyerap inti kristal ini, aku yakin jika aku akan kembali jauh lebih kuat lagi,” ucap Lan Yuheng melirik ke arah Bai Han yang menyerap inti kristal milik Serigala Biru.


Dret..!!


Lan Yuheng pun langsung duduk langsung menyerap inti kristal yang baru ia dapat.


***


Jauh dari tempat Bai Han dan Lan Yuheng, saat ini Gorila sedang bertarung dengan Jendral Serigala Biru.


Namun saat ini terlihat jika pertarungan sudah usia.


Tap tap..!!


Tubuh Gorila yang menyusut layaknya manusia kera kini menginjak kepala Jendral Serigala Biru.


“Hahaha,, kau sangat lemah, membosankan,” ucap Gorila tertawa layaknya anak kecil.


“Baiklah, karena aku baik hati, maka kau pergi beritahu Rajamu, aku akan datang bertamu nanti karena dia sudah mengirimkan dirimu untuk bertamu,” ucap Gorila bertepuk tangan.


Dret..!!


Kaki Gorila yang di selimuti oleh energi aneh kini menyebar.


Bom..!!


Tak lama tubuh Serigala Biru yang ia kalahkan langsung terlempar.


”Kakak, kenapa dia sangat lemah, aku kira dia sangat kuat tadi, ini membuatku sedikit bosan jika mereka semua sangat lemah,” ucap Gorila melirik ke atas.


Blush..!!


Sebuah mata langsung muncul.


“Bukan mereka yang lemah, tapi kau yang semakin kuat, tapi aku yakin jika kau kesana, maka kau akan menemui lawan yang menarik nantinya,” ucap Chen Long tersenyum tipis.


“Eeh, apakah benar begitu? Apakah itu keempat Raja?” Tanya Gorila memiringkan kepalanya.


“Bukan, mereka memang cukup kuat, tapi itu tidak akan memuaskanmu, lawanmu saat ini masih tertidur, tapi tak lama ia akan bangun karena keempat manusia yang menjadi keluargamu saat ini sedang menuju kesana untuk membangunkannya.”


“Jadi, setelah kedua bocah ini selesai menyerap inti kristalnya, maka langsung bawa saja mereka masuk ke wilayah penjara Binatang Buas tingkat tinggi,” ucap Chen Long.


Wajah dari Gorila seketika bersinar terang saat mendengar itu.


“Hem hem,, aku akan langsung ke tempat keduanya lalu menunggu mereka sadar, dadah,” ucap Gorila langsung lenyap.


“Anak itu,” gumam Chen Long menggelengkan kepalanya melihat kepergian Gorila.


“Aku yakin akan sangat merepotkan nantinya jika ia sudah dewasa, karena ia adalah Binatang Iblis Kuno yang telah lama punah spesiesnya,” ucap Chen Long memasang wajah serius.


“Jika ingin menundukkannya itu tidak akan mempan, bahkan memasang segel budak pun tak akan bisa, tubuh mereka sangat unik karena berasal dari kekosongan.”


“Sejauh ini, yang aku tahu tentang spesiesnya, selain gemar bertarung, mereka juga cukup gila jika sudah marah dan sulit di kendalikan saat sudah dewasa. Jadi, apakah aku akan membunuhnya nanti sebelum ia dewasa?” Kini pikiran Chen Long seketika bergejolak.

__ADS_1


__ADS_2