
“Tapi mengapa kau tidak menggunakannya tadi dan aku juga sedikit melihat kau melarikan diri dari kejarannya?” Tanya Bai Han memiringkan kepalanya.
Glek..!!
“Eh,, ah, itu itu karena aku sudah mengetahui kau sudah sadar saudara Han,” “Benar, saat aku mengetahuimu telah sadar, aku pun memancingnya berputar-putar terlebih dahulu lalu membawanya kesini, tujuanku tentunya ingin melihat seberapa kuat kau setelah mencapai Dewa Surgawi ⭐ 6 Puncak,” ucap Lan Yuheng mengangguk-angguk dengan wajah tak tahu malu.
“Ooh, ternyata begitu, aku tak menyangka kau sangat cerdas juga saudara Yuheng,” ucap Bai Han di sertai seutas senyum kecil.
Wajah Lan Yuheng seketika cemberut. “Hei-hei, apa-apaan ekspresimu itu saudara Han, kau terlihat tidak memuji, melainkan mengejek,” dengus Lan Yuheng langsung pergi menuju tempat Bai Han menyerap inti kristalnya.
Tak lama setelah Lan Yuheng pergi, Bai Han langsung memasang wajah serius.
“Seperti yang aku perkirakan, tidak ada Binatang Buas yang kemari, bahkan auranya saja tidak dapat aku rasakan,” gumam Bai Han terdengar tenang.
“Jika aku tidak salah, ada seseorang yang membuat para Binatang Buas campuran ini menuju kesini, namun caranya sangat hati-hati, ia menggunakan cara saat kami menyerap inti kristal, dan pada saat itu keluar cahaya yang seolah membuat para Binatang Buas terpancing oleh cahaya tersebut.”
Tap tap..!!
Sambil berpikir, kini Bai Han mulai mengumpulkan satu persatu Inti Kristal puluhan Binatang Buas yang telah mereka bunuh.
“Mereka tidak di kendalikan, bisa kemungkinan mereka bawahan atau kesini dengan cara di giring layaknya domba-domba pekerja.” Gumam Bai Han saat tidak menemukan hal yang mencurigakan di setiap tubuh mayat-mayat Binatang Buas ini.
“Apa ini perbuatan paman Naga Berlian Langit ya, ia melakukan ini agar kami lebih cepat kuat?” Sambung Bai Han.
Tap tap..!!
Merasa sudah mengumpulkan semuanya, dan merasa ini ketenangan sebelum badai, Bai Han langsung menabur hampir 50 inti kristal di depan Lan Yuheng duduk.
“Baiklah, semoga dugaan ku benar,” gumam Bai Han menabur sisa inti kristal lalu duduk bersila.
***
Prok prok..!!
“Dia jauh lebih cerdas dari yang aku pikirkan, ia dengan cepat mengetahui jika penyebab berdatangannya para gerombolan Binatang Buas tadi adalah seseorang yang di anggap melindunginya sehingga ia kini sedikit bertaruh apakah tebakannya benar atau salah." Ucap Gorila kini bertepuk tangan dengan wajah bahagia.
“Cepatlah kuat kalian berdua, agar kita bisa menuju kesana,” gumam Gorila melirik ke arah utara yang memiliki sebuah penghalang.
***
10 bulan kemudian.
Blush..!!
Duar..!!
__ADS_1
Tubuh dari Lan Yuheng seketika mengeluarkan energi yang sangat banyak hingga menyebabkan ledakan. Tapi tak lama energi yang menyebar langsung meresap masuk ke kadalam tubuh Lan Yuheng dalam sekejap.
Bam..!!
Bam..!!
Ledakan beruntun seketika terdengar dari dalam tubuh Lan Yuheng di sertai menyemprotkan kotoran hasil energi yang tidak murni.
“Urgh,, sial ini sangat bau,” gumam Lan Yuheng tidak tahan akan bau amis di seluruh tubuhnya.
Dengan cepat ia berlari entah kemana.
Wuss..!!
Wuss..!!
...
Cukup jauh dari lokasi Lan Yuheng, Bai Han terlihat masih memejamkan matanya.
Dret..!!
Cahaya dari inti kristal terahir langsung lenyap.
Blush..!!
“Hem..!! Dewa Surgawi ⭐ 8 Puncak,” gumam Bai Han merasakan kekuatannya saat ini yang luar biasa.
Blush..!!
“Ternyata benar aku bisa memanipulasi energi yang ada di sekitarku, walau aku tidak bisa menyerapnya untuk meningkatkan kekuatanku, tapi aku bisa meminjamnya sebagai kekuatan tanpa batasku,” gumam Bai Han tersenyum tipis.
“Tapi pertama-tama, penyimpanan energi pinjaman ini masih sangat kecil, aku hanya bisa menyimpannya di kedua kepalan tanganku saja, dan masih belum bisa menyimpannya di seluruh tubuhku.”
“Jadi saat ini yang harus aku lakukan adalah bertemu dengan para leluhur, karena mereka yang mengetahui cara membuka tubuh tanpa batasku ini,” gumam Bai Han dengan nada bersemangat dan tidak sabar ingin bertemu keempat leluhurnya.
Tap tap..!!
“Eeh,, kekuatamu,” ucap Lan Yuheng dengan mata melotot tak percaya. “Ba...Bagiamana bisa kekuatan kita setara,” teriak Lan Yuheng kini mendekati Bai Han lalu memeriksa tubuhnya dari bawah sampai atas.
“Hei saudara Han, cepat katakan metode apa yang kau gunakan? Atu jangan-jangan kau membagi inti kristal dengan cara yang curang?” Tanya Lan Yuheng kini dengan wajah penuh curiga.
“Hais,, sekali bodoh tetap saja bodoh, tentu saja perbedaan kita jauh berbeda, aku seorang jenius tiada tara, sedangkan kau idiot tiada tara.” Ucap Bai Han dengan nada bangga.
Wajah Lan Yuheng seketika menjadi jelek. “Aku akui aku sedikit bodoh, tapi tidak bodoh-bodoh amat kok. Tapi kalau idiot, tentu saja aku tidak idiot sialan,” teriak Lan Yuheng sambil menyemburkan air liurnya ke arah Bai Han.
__ADS_1
Bai Han pun langsung membuat dinding energi.
“Hehe,, iya iya kau tidak idiot, jadi ayo kita lanjutkan mencari Binatang Buas yang sedikit jauh lebih kuat lagi.” Ajak Bai Han.
“Tentu saja, ayo, aku sudah tidak sabar ingin mencoba kekuatan baruku saat ini,” ajak Lan Yuheng.
...
1 Hari kemudian.
Wuss..!!
Wuss..!!
“Menunduk saudara Yuheng,” teriak Bai Han kini mengayunkan pedang kayunya.
Dret..!!
Crash..!!
Bertepetapan dengan menundukkanya Lan Yuheng, bilah pedang langsung melesat melewatinya lalu memotong tubuh Binatang Monster yang setara Dewa Surgawi ⭐ 9 Awal.
Huh huh huh..!!
Huh huh huh..!!
“Sial, dengan gabungan kita berdua saja sudah sangat sulit membunuhnya, butuh 5 jam lebih baru benar-benar selesai,” ucap Lan Yuheng kini berbaring kelelahan.
“Hei saudara Han, jika kau tidak memiliki kemampuan unik yang tidak kehabisan energi, mungkin dua jam yang lalu kita sudah mati. Terimakasih sudah menyelamatkanku,” ucap Lan Yuheng melirik ke arah Bai Han yang kini bersandar di pohon yang baru tumbuh.
“Santai saja, kita ini team. Jadi saling membantu itu sudah wajar. Namun lain kali berpikir lebih dulu sebelum bertindak, gunakan sedikit kepalamu.” Ucap Bai Han tersenyum hangat.
“Kau tahu, kau itu mengingatkanku kepada pamanku yang selalu melakukan sesuatu tanpa berpikir, walau begitu, ia selalu bisa menghadapinya.” Ucap Bai Han mengingat pamannya Tu Long. “Tapi dia tidak seperti dirimu yang tidak mampu,” sambung Bai Han tertawa kecil.
“Heng,, aku pasti akan jauh lebih kuat lagi, pada saat itu terjadi, semuanya pasti akan ku hadapi tanpa bantuanmu,” dengus Lan Yuheng sambil mengangkat kepala dan dadanya dengan bangga.
“Heeh,, aku pegang janji-” Tatapan Bai Han dan Lan Yuheng langsung beralih ke arah barat.
Gerr..!!
Sosok Binatang Buas Serigala Biru dengan mata merah muncul.
“Sial dia sangat cepat dan kuat,” teriak Lan Yuheng langsung bangkit dengan sedikit panik.
Berbeda dengan Bai Han, tatapan matanya tetap tenang tanpa ada jejak ketakutan atau semacamnya.
__ADS_1
“Setara Dewa Surgawi ⭐ 9 Awal, bahkan bisa lebih kuat dari itu, karena aku merasakan jika ia lebih kuat dari Singa Putih yang kita bunuh memiliki kekuatan Angin tersebut.” Ucap Bai Han terdengar serius.