
Mereka berempat kemudian duduk membentuk kotak yang saling berhadapan.
Kini Bai An berhadapan dengan Jiu Long dan Duan Du berhadapan dengan Tu Long.
Jiu Long yang kini mulai serius mengambil nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya.
“Huuff,, aku ingin-” belum sempat Jiu Long menyelesaikan ucapannya, Bai An lebih dulu mengangkat tangannya.
“Hmm,, tunggu dulu, putraku saat ini sudah bangun dan mencariku,” kata Bai An.
Duan Du dan Tu Long yang mendengar itu langsung bersemangat.
“Biarkan aku saja yang menemani Han'er kakak,” kata Duan Du dengan cepat, karena takut di dahului Tu Long.
Tu Long hanya bisa tersenyum kecut.
Bai An melambaikan tangannya santai. “Tidak, kita semua akan kesana, dan aku tahu apa yang ingin kau bicarakan,” kata Bai An memberitahu Duan Du lalu melirik ke arah Jiu Long.
Jiu Long mengerut karena bingung bagaimana Bai An tahu. Tapi ia langsung terkejut mendengar pertanyaan Bai An.
“Aku tidak tahu siapa dia, karena bukan hanya dia saja yang kesini. Tapi aku hanya ingin bertanya, sudah berapa tahun ia di sini dan dimana dia saat ini?” Tanya Bai An dengan nada serius.
Bai An tahu perbedaan waktu di Alam Semesta Rendah tempat asalnya dan Alam Semesta Inti sangat jauh berbeda, itu karena Bai An telah di beritahu oleh Ling Dong.
Bai An sudah ratusan juta tahun tinggal di Alam Semesta Rendah bersama keluarganya, dan saat sampai kesini Ling Dong bilang ia pergi hanya 10 tahun saja.
Bai An juga tidak memberitahu Duan Du dan Tu Long prihal yang ia sembunyikan sampai saat ini.
Jiu Long yang mendengar itu mengangguk paham.
“Beliu baru 3 tahun di Alam Semesta Inti, dan dari pertanyaan anda tadi, aku yakin jika anda yang beliau maksud, karena saat ini aku yakin anda berasal dari Alam Semesta Rendah,” kata Jiu Long mengangguk-angguk.
Bai An terdiam, beberapa saat. “Aku yakin jika tingkat kultivasimu lebih tinggi dari dia, tapi kau memanggilnya beliau, berarti hanya satu kemungkinan, orang tersebut adalah Long Yuan, apakah aku benar?” Tanya Bai An mencoba menebak.
__ADS_1
Jiu Long sama sekali tidak terkejut, ia tahu jika Bai An, Duan Du adalah orang cerdas, terlebih ia telah di beritahu oleh gurunya tentang Bai An dan Duan Du, untuk Tu Long ia tahu jika Tu Long suka bertarung.
“Hmm..!! Benar, saat ini Guru Long Yuan masih di tingkat Grand Master ⭐ 3 Puncak, namun ilmu pengetahuannya sangatlah luas, terlebih dulu 3 tahun lalu aku telah di selamatkan oleh Guru, ia juga mengajarkan ku banyak hal termasuk cara berkultivasi yang benar agar kekuatanku meningkat pesat dan pondasiku tetap kokoh.” Jawab Jiu Long sangat mengagumi Long Yuan walau Long Yuan jauh lebih lemah darinya.
Tapi Jiu Long tahu gurunya adalah salah satu Jenius, karena saat ia pertama kali bertemu, gurunya hanya tingkat Pemula. Long Yuan hanya butuh 3 tahun saja untuk ke Grand Master ⭐ 5 Puncak.
Berbeda dengan dirinya yang butuh hampir 500 tahun untuk sampai Grand Master dari tingkat Pemula.
Duan Du dan Tu Long yang mendengar itu terkejut luar biasa, kini mereka menatap ke arah Bai An tentang apa yang sebenarnya mereka bicarakan.
“Kak, bukankah paman Long Yuan ada di Alam Semesta Tingkat Rendah saat ini? Terlebih aku belum memahami jalan pembicaraan kalian yang sebenarnya, tapi aku tahu satu garis kecilnya saja, apa Paman Long Yuan yang ada di Alam Semesta Rendah adalah palsu?” Tanya Duan Du memiringka kepalanya.
Bai An tersenyum kecil.
“Tidak, dia tidak palsu, dia hanyalah klon yang kakak buat lalu menyuruh Long Yuan menaruh sedikit inti jiwanya agar memiliki kemiripan dan tingkah yang sama, bukan hanya saudara Long Yuan saja, melainkan ada 6 lagi, kakak sebenarnya tidak ingin menyembunyikan ini dari kalian, tapi kakak takut kalian bicara kepada yang lain membuat mereka semua iri, kakak merasa ada pengkhianat suatu hari nanti jika kakak mengirim semua dari mereka kesini.”
“Kakak hanya mengirim orang yang kakak percaya saja ke Alam Semesta Inti, mereka tak lain Long Yuan, Lang Zai, Pixiu, Xiong Zai, Cen Tian, Liu Fang dan Kakak kandungku Bai Yun.”
Bai An sebenarnya ingin mengirim semua kakaknya kesini dan membuat klon mereka disana, tapi hanya satu dari mereka yang mau, dan yang tidak mau, mereka hanya ingin hidup damai dan mati dengan tenang tanpa adanya pertarungan.
Bai An juga menyembunyikan jika sebenarnya ia tahu cara membuka Gerbang Dimensi kepada Duan Du dan Tu Long.
Saat ini Duan Du dan Tu Long hanya tersenyum kecut mendengar cerita kakaknya itu.
Mereka tahu maksud Bai An menyembunyikan hal itu, karena mereka sangat bosan sehingga mengacau di setiap dunia Alam Semesta Tingkat Rendah, jika mereka tahu, maka Bai An takut Duan Du dan Tu Long nekat pergi ke Alam Dewa Semesta Inti lalu membuat onar.
Heng..!!
Duan Du dan Tu Long hanya mendengus kecil saja.
Bai An hanya tersenyum kecil lalu melirik ke arah Jiu Long yang kini melongo ikut mendengar cerita Bai An.
“Baiklah, kita bercerita nanti saja, aku juga ingin bertanya banyak kepadamu, tapi aku takut putraku akan tidak menyapaku jika terlalu lama,” kata Bai An melirik ke arah Jiu Long.
__ADS_1
Jiu Long mengangguk patuh, ia di kirim kesini hanya untuk memastikan apakah itu benar Bai An, Duan Du dan Tu Long oleh gurunya Long Yuan. Jika itu benar maka ia di suruh melindungi mereka semua, tapi saat ini Jiu Long tahu jika ketiganya tidak perlu di lindungi, malah ia lah yang di lindungi, itulah pendapat Jiu Long.
Bai An tanpa basa basi langsung melambaikan tangannya membuka gebang jiwa.
Wuss..!!
Tanpa banyak tanya keempatnya masuk.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Saat Bai An muncul terdengar sebuah suara melengking.
“Ayah kau kemana saja, aku tak ingin kau pergi tanpa izin dariku,” teriak Bai Han.
Bai Han memasang wajah sedih, ia berkata begitu karena takut terpisah dengan ayahnya.
Bai An langsung muncul di depan Bai Han lalu mencubit pipinya.
“Hehe,, putra ayah yang tampan, tenang saja, kita tidak akan terpisah lagi selamanya, ayah juga berjanji akan menjemput ibumu,” kata Bai An.
Mendengar itu Bai Han langsung tersenyum yang tadinya cemberut.
“Ayah janji ya harus selamatkan ibu dari kakek yang jahat itu,” kata Bai Han mengangkat jari kelingkingnya.
Bai An mengangguk lalu ikut mengangkat jari kelingkingnya lalu mengikat dengan jari kelingking putranya.
Bai An memahami putranya yang cerdas, ia juga merasa lega, karena jika putranya ini tidak cerdas, ia takut jika putranya akan membenci dirinya untuk selamanya karena tidak berada di sisinya selama 8 tahun.
Duan Du dan Tu Long kini mengelilingi Bai Han, mereka tidak sabar merebut Bai Han dari tangan Bai An.
Bai An langsung mendengus.
__ADS_1
“Heng,, kalian jangan mengajari Han'er yang tidak-tidak.”