
“Terimakasih Han'er, kau adalah orang terbaik yang selama ini aku kenal setelah kedua orang tua ku,” ucap Chen langsung memeluk Bai Han.
Bruk..!!
“Paman, aku ini seorang pria lo, bukan wanita,” ucap Bai Han dengan sedikit senyum nakalnya.
Kini terlihat sifat Bai Han seperti di masa lalu sebelum berpisah dengan keluarganya sudah terlihat kembali. Karena setelah sekian lama merenung, ia sadar jika hidup itu di nikmati, di bawa santai, tidak di bawa untuk menjadi sebuah beban.
“Huh,, kau ini,” dengus Chen Long kini terlihat sedikit malu.
Pffft..!!
Hahahahaha..!!
Hahahahaha..!!
Tak lama, mereka semua pun langsung tertawa lepas.
...
1 Bulan telah berlalu setelah kembalinya Bai Han ke sifat aslinya, kini terlihat keluarga Bai Han jauh lebih meriah karena sifat jahil Bai Han yang terbilang suka sedikit mengerjai.
“Kakak, kau ini, aku ini kera loh, bukan monyet,” dengus Bai Da Xing terlihat cemberut.
“Eeh,, bukannya itu sama saja ya, hanya pengucapannya yang berbeda,” ejek Bai Han.
Huh..!!
Bai Da Xing seketika memasang wajah cemberut di sertai muka sedih.
Bukannya iba, Lan Yuheng malah terlihat tertawa bahagia, karena ia kini mempunyai pendukung dan tidak kalah lagi seperti sebelumnya.
“Heh,, kau juga sama saudara Yuheng, kepalamu ini terbuat dari batu atau kayu tumpul sih, kau masih saja sama, yaitu tidak bisa berpikir sedikit cerdas, padahal kau manusia, bisa-bisanya kalah dengan Da'er,” ejek Bai Han.
Wajah Lan Yuheng seketika membeku, Bai Da Xing yang mendengar itu pun seketika tertawa.
Tap tap..!!
“Sudah selesai saudara Han, apa yang kau yakini jika jalan keluar tempat ini memang di dasar danau tersebut. Tapi,” ucap Bai Ha kini sedikit ragu untuk mengatakannya kepada Bai Han.
“Tapi apa?” Tanya Bai Han melirik ke arah Bai Ha.
Tap tap..!!
“Tapi dia tidak bisa berenang kak, hahahaha,” seketika terdengar tawa dari Bai Hu saat memberitahu Bai Han jika Bai Ha tidak bisa berenang.
Bai Ha yang mendengar itu, seketika memasang wajah sedikit jelek, tatapannya pun mengarah ke adiknya yang baru tiba.
Sementara Bai Han yang mendengar itu, kini mengerutkan keningnya. “Jika kau tidak bisa berenang, bagaimana kau bisa tahu di bawah danau itu adalah pintu keluar tempat ini?” Tanya Bai Han.
“Dan juga kau sedikit aneh, tidak bisa berenang? Bukankah walaupun kau tidak bisa berenang, kau bisa menyelimuti tubuhmu dengan energimu saat memasuki air?” Sambung Bai Han kini melirik ke arah Bai Ha.
“Ah itu, itu adik ku yang tadi menyelam, lalu bagaimana aku tidak bisa berenang walau telah menyelimuti tubuhku dengan energiku, itu karena aku trauma akan berenang,” jawab Bai Ha sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Jawaban yang aneh, jika kau trauma, lalu bagaimana caramu keluar dari sini jika kau terauma akan berenang?” Tanya Bai Da Xing kini melirik ke arah saudaranya itu.
Eeh..!!
__ADS_1
Terlihat Bai Ha hanya bisa melongo saat ini, karena apa yang Bai Da Xing katakan ada benarnya.
“Hais, jangan menakut-nakuti saudaramu Da'er,” ucap Chen Long kini mendekat.
Pandangan Chen Long pun mengarah ke Bai Han. “Kapan kita akan keluar Han'er? Apakah sekarang?” Tanya Chen Long.
Bai Han yang tadinya ingin mengerjai Bai Ha melalui Bai Da Xing, kini hanya bisa tersenyum kecut dan langsung mengangguk.
“Ayo berkumpul semuanya,” ucap Bai Han.
Tap tap..!!
Tak lama, seluruh penghuni dunia jiwa Bai Han pun langsung berkumpul.
Dret..!!
Tanpa basa basi, Bai Han pun langsung membuka dunia jiwanya.
Bertepatan dengan itu, semua penghuni dunia jiwa Bai Han pun langsung masuk ke dalam lubang hitam dan hanya menyisakan Bai Han, Bo Wuhan, Lan Yuheng, Bai Da Xing, Bai Ha, Bai Hu, Chen Long, Meng Yusan dan Du Ling.
“Ayo,” ajak Bai Han langsung melesat ke arah danau.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Tap tap..!!
“Kalian tunggu di sini,” ucap Bai Han melirik ke arah anggota keluarganya.
Setelah memberitahu anggota keluarganya, Bai Han pun langsung melompat seorang diri.
Sret..!!
Bai Han yang sudah memasuki kolam kini hanya bisa melihat air bewarna merah dan pandangannya pun tertutupi air.
Jadi satu-satunya cara agar bisa merasakan area sekitar, Bai Han hanya mengandalkan kesadaran yang ia sebarkan.
“Di sana,” gumam Bai Han saat merasakan energi yang sangat kuat.
Wuss..!!
Dengan cepat pun Bai Han berenang kesana.
Tap tap..!!
Setelah sampai pusat danau dan tepat di bawah kaki Bai Han ada sebuah pintu, tanpa berlama-lama, Bai Han menarik pintu tersebut.
Dret..!!
Blush..!!
Dalam sekejap semua yang ada di dimensi yang di penuhi warna merah darah langsung menghilang.
Anggota keluarga Bai Han yang menunggu di atas danau tentu sedikit terkejut, tapi tak lama, mereka semua menghela nafas.
“Hemm..!! Ini adalah tempat dimana aku berdiri sebelum diriku di pindah kesini oleh Ye'er, yang berbeda hanyalah Kapal Dimensinya tidak ada,” gumam Bai Han yang tentu mengenal tempat dimana dulu ia berdiri sebelum menghilang.
__ADS_1
Tap tap..!!
“Ayo Han'er, kita sudah dekat dari tempat klan ku tinggal,” ajak Chen Long, setelah ia melihat area sekitar, yaitu, mereka sudah tidak lama lagi sampai menuju Alam Celestial Zuixiao.
Bai Han pun tersadar saat mendengar suara Chen Long, tatapannya pun mengarah ke Chen Long semabari mengangguk.
“Hemm..!! Tapi sebelum itu, paman Ling, paman Yuhan, apa kalian akan mengikuti kami atau kembali ke klan pusat untuk mengabari jika aku baik-baik saja?” Tanya Bai Han kini melirik Du Ling dan Meng Yusan.
“Hemm..!! Kami ikut kau saja Han'er, di sana palingan kami akan langsung di ajak bertarung oleh para senior kami, apalagi saat melihat kami kini ada di tingkat Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 7 Ahir, para tetua pun pastinya akan berdatangan, aku tidak ingin di hajar habis-habisan,” ucap Du Ling dan Meng Yusan serempak.
“Hemm..!! Baiklah, jika begitu, ayo paman Chen,” ajak Bai Han.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Dengan cepat Chen Long, Bai Han dan anggota keluarganya melesat ke arah Alam Celestial Zuixiao, atau lebih tepatnya Benua Naga.
...
Srek..!!
Tap tap..!!
Setelah 1 bulan berlalu, muncul sebuah sobekan portal dan tak lama, Bai Han bersama anggota keluarganya muncul tepat di alam Alam Celestial Zuixiao.
“Jadi ini yang namanya Alam Celestial dimana banyak ahli kuat tinggal,” ucap Bai Han.
Bai Han mendapat informasi ini dari Chen Long, Meng Yusan dan Du Ling. Di sini terdapat banyak klan Kuno bersembunyi, baik yang sengaja tidak pernah keluar dari masa perang di masa lalu, maupun klan kuno yang terjatuh.
“Ayo,” ajak Chen Long terdengar bersemangat saat ia melihat sebuah Benua yang mirip dengan bentuk Naga.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Deg deg..!!
Jantung Bai Han dan Bo Wuhan seketika berdetak dengan keras, saking kerasnya, itu mampu di dengar oleh semua orang yang ada di sekeliling Bai Han dan Bo Wuhan.
“I..Ini,” gumam Bai Han dan Bo Wuhan saling melirik satu sama lain dengan tubuh bergetar hebat.
“Ayah.”
“Tuan Besar,” secara serempak Bai Han dan Bo Wuhan bergumam dalam hati.
Tanpa sadar, Bai Han dan Bo Wuhan meneteskan air mata mereka, itu adalah air mata kerinduan yang tak bisa mereka bendung.
”Ada apa kakak?” Tanya Bai Da Xing dengan nada panik saat melihat kakaknya meneteskan air matanya.
“Tidak ada, ayo lanjutkan dimana tempat klan mu tinggal paman,” ajak Bai Han kini melirik ke arah Chen Long.
Bai Han kini merasa ayahnya ada di tempat klan Chen Long tinggal, entah mengapa ia begitu yakin. Yang pasti itu adalah ikatan batin yang Bai Han tidak sadari.
Hemm..!!
Bai Han dan yang lainnya pun kembali melanjutkan perjalan menuju Benua Naga dan kini kecepatan jauh lebih cepat dari sebelumnya
__ADS_1
Dret..!!
Wuss wuss..!!