Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Mendatangi Setiap Raja Binatang Buas dan Sosok Binatang Iblis


__ADS_3

“Hem..!! Kita sambut mereka, buatkan hidangan terbaik.” Ucap Raja Beruang Es yang membuat Jendral Beruang Es terkejut akan perintah Raja-nya.


Tapi karena ia sangat mengetahui sifat Rajanya, Jendral Beruang Es pun langsung pergi mempersiapkan apa yang Rajanya perintah.


Wuss..!!


“Hemm..!! Apa sebenarnya tujuanmu Raja Singa Emas?” Gumam Raja Beruang Es kini berpikir keras setelah kepergian Jendralnya


***


Sarang Serigala Biru.


Duar..!!


Aauuu..!!


Terdengar suara raungan Raja Serigala Biru saat mendapat info jika Raja Singa Emas bekerjasama dengan manusia yang sangat ingin ia bunuh, karena telah membunuh keturunannya.


Tak lama, seluruh Ras Serigala Biru seketika berkumpul saat mendengar auman Raja mereka yang tertanda akan ada kejadian besar.


Auu...!!


Auu..!!


Auman semua Ras Serigala Biru seketika terdengar, tanda mereka menerima perintah panggilan.


“Kalian semua bersiaplah, kita akan kedatangan tamu yang ingin menyerang kita, jadi keluarkanlah semuq kemampuan kalian, jangan ragu untuk berkorban demi Ras Serigala Biru,” teriak Raja Serigala Biru.


Auuuu...!!


Auuuu...!!


Seketika semua Serigala Biru melolong dengan wajah ganas.


“Jika begitu, mari kita bunuh mereka semua,” teriak Raja Serigala Biru langsung melesat keluar dari Sarangnya bersama Ras-nya.


***


Wuss..!!


Wuss..!!


“Kenapa lorong gua ini sangat jauh saudara Zhan? Entah sudah berapa lama kita terus menelusuri lorong ini, dan lorong ini seolah seperti tidak memiliki ujung,” tanya Ling Shen sambil melirik ke arah Bai Zhan.


“Aku juga tidak tahu saudara Shen, kita pernah mengecek setiap sisi dinding lorong ini, tapi tidak ada jebakan ataupun ilusi yang terpasang, bahkan setiap satu jam sekali kita selalu mengeceknya. Namun kau lihat sendiri bukan, tidak ada sesuatu yang tersembunyi.” Jawab Bai Zhan menghela nafas.


“Kau benar, entah mengapa saat sampai ujung lorong gua ini, aku memiliki firasat jika ada sesuatu yang kuat menunggu kita di sana,” ucap Ling Shen terus melesat bersama Bai Zhan.


Tap tap..!!


Bai Zhan dan Ling Shen seketika terhenti saat melihat ada sosok Binatang Buas tepat di depan mereka saat ini.


“Jenis Binatang Buas apa ini? Kenapa aku tidak pernah melihatnya?” Ucap Ling Shen bertanya-tanya sambil memasang kuda-kudanya.

__ADS_1


“Auranya juga berbeda dengan semua Binatang Buas yang kita temui di luar Gua, tapi satu hal yang pasti, dia jauh lebih kuat dari Raja Binatang Buas.” Balas Bai Zhan melihat sosok aneh bewarna hitam menjijikan yang tak lain Binatang Iblis.


Kini di tengah-tengah lorong yang memiliki tinggi 50 meter dan lebar hampir 20 meter, sosok Binatang Buas yang di ikat kakinya menggunakan rantai melirik ke arah Bai Zhan dan Ling Shen.


Gerr..!!


Terlihat Binatang Iblis tersebut seketika menyeringai saat melihat dua manusia di depan matanya.


“Setelah sekian lama, ada juga seseorang yang datang ke tempat ini, terlebih itu adalah Ras terlemah,” ucap Binatang Iblis langsung bangkit.


Bai Zhan dan Ling Shen pun saling melirik saat merasakan niat membunuh yang sangat besar keluar dari tubuh Binatang Iblis tersebut.


“Walau kecil, ini lebih dari cukup untuk memenuhi hasratku,” kekeh Binatang Iblis.


Wuss..!!


Tak lama, muncul sosok bayangan dari Binatang Iblis tersebut di depan Ling Shen.


“Saudara Shen, awas,” teriak Bai Zhan langsung memberikan peringatan.


Ling Shen pun langsung mengeluarkan sejenis tombak, namun bukanlah tombak.


Wuss..!!


Crash..!!


Sosok bayangan yang Ling Shen tebas seketika menghilang. Melihat itu, Ling Shen dan Bai Zhan tersadar jika Binatang Iblis di depan mereka ini, jauh melampaui yang mereka pikirkan.


“Mundur,” teriak Bai Zhan dengan cepat melesat menjauhi Binatang Iblis yang kini tidak bisa ia rasakan dimana keberadaannya.


Wuss..!!


Crak..!!


Bom..!!


Sebelum Bai Zhan terkena serangan Binatangan Iblis tersebut. Rantai yang mengikat kakinya sudah mencapai batasnya.


“Sialan,” teriak Binatang Iblis kini tidak lagi menyerang Bai Zhan.


“Mati,” teriak Ling Shen muncul di atas kepala Binatang Iblis tersebut.


Wuss..!!


Trank..!!


Bom..!!


Tubuh Ling Shen seketika terlempar jauh di sertai dengan tatapan mata tak percaya lantaran tubuh Binatang Iblis tersebut sangatlah kuat.


Dret..!!


“Haha ada satu tertinggal dalam jangkauanku,” ucap Binatang Iblis tersebut tertawa bahagia dan muncul di depan Ling Shen.

__ADS_1


Bukannya takut, Ling Shen malah tersenyum tipis.


“Sekarang,” teriak Ling Shen.


Wung..!!


Sebuah lubang muncul dan dari balik lubang, Bai Zhan yang sudah mendengar isyarat Ling Shan langsung mengayunkan pedang besarnya.


“Teknik Pedang Ilahi.”


“Tebasan Cahaya,” teriak Bai Zhan.


Dret..!!


Wuss..!!


Bilah pedang seketika melesat layaknya kecepatan cahaya menuju ke arah Binatang Iblis.


Binatang Iblis yang melihat itu langsung mengangkat tangan kosongnya untuk menangkap serangan Bai Zhan.


Bom..!!


Ledakan kecil seketika terdengar saat benturan bilah pedang Bai Zhan bertemu tangan kosong Binatang Buas tersebut.


Terlihat juga saat ledakan kecil, getaran di lorong gua mengakibatkan debu muncul dan menutupi area tempat benturan.


Binatang Buas langsung mengibaskan tangannya dengan santai untuk menghilangkan debu yang menutupi pandangannya.


Blush..!!


Duar..!!


“Dasar serangga sialan, akan ku ***** tubuh kalian hidup-hidup saat kalian kembali nanti,” teriak Binatang Iblis kini tersadar jika dirinya di tipu dan tadi adalah serangan umpan agar Bai Zhan dan Ling Shen dapat melarikan.


Sementara Ling Shen dan Bai Zhan seketika terhenti, mereka berdua langsung membalik badan melihat ke arah Binatang Buas yang telah jauh mereka tinggali.


Seutas senyum mengejek mereka perlihatkan yang membuat Binatang Iblis semakin marah. Tapi bagaimanapun ia meluapkan amarahnya, itu tidak ada gunanya, terlebih ia sadar tidak bisa mengejar keduanya lantaran rantai aneh yang mengikat kakinya.


“Hemm..!! Apa kau sudah memiliki rencana nantinya saat kembali, bagaimana cara kita melewati Binatang aneh tersebut?” Tanya Ling Shen melirik Bai Zhan.


“Tentu saja, aku sudah mengetahui kelemahannya agar kita bisa lolos lagi. Tapi untuk membunuhnya, itu tidak mungkin, walau kita bergabung berempat pun, persentase kemenangan kita adalah 0%” Jawab Bai Zhan di sertai menghela nafas panjang.


“Hemm..!! Aku berpikir-pikir, bagaimana caranya senior menangkap Binatang aneh ini ya? Dan seberapa kuat sebenarnya senior?” Ucap Ling Shen bertanya-tanya.


“Benar katamu saudara Shen, Binatang aneh ini sangatlah kuat, aku juga melihat jika kekuatannya sebenarnya di tekan juga oleh rantai tersebut. Beruntung kerjasama kita cukup baik tadi sehingga bisa menipunya lalu kabur.” Sambung Bai Zhan mengangguk-angguk.


“Hemm..!! Kita pikirkan nanti saja, lebih baik kita lanjutkan perjalanan kita menelusuri lorong gua ini,” ajak Ling Shen kembali melanjutkan perjalanan mereka bersama Bai Zhan.


Saat melesat, mereka berdua terus waspada dan berpikir apakah akan ada banyak Binatang aneh seperti itu di depan mereka nantinya.


***


Chen Long yang mengawasi keduanya terlihat tersenyum tipis.

__ADS_1


“Kerjasama mereka terus meningkat, sangat bagus,” gumam Chen Long kini sudah berdiri di depan Binatang Iblis yang Bai Zhan dan Ling Shen hadapi.


Dapat terlihat jika Binatang Iblis tersebut saat ini ketakutan setengah mati saat melihat sosok yang ia takuti tiba-tiba muncul di depannya.


__ADS_2