Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Kebangkitan dan Amarah


__ADS_3

Tepatnya mereka berada di luar cahaya sambil mengeluarkan seluruh energi mereka.


Mereka semualah yang membentuk cahaya pengorbanan ini dan ini di namakan Pengorbanan untuk kehidupan abadi.


Di tempat Bai An.


Entah kapan Bai An mengeluarkan Tu Long, tapi yang pasti Tu Long saat ini telah melayang dan berada di tengah-tengah cahaya tersebut.


Dengungan itupun berasal dari tubuh Tu Long yang menyerap seluruh energi kematian serta jiwa-jiwa orang yang baru mati sebagai pengorbanan.


“Sialan, masih kurang,” gumam Bai An mengutuk dengan nada kesal.


Pandangan Bai An mengarah ke orang-orang yang berasal dari Wilayah Tengah, mereka semua yang tadinya masih bersembunyi kini telah keluar.


“Gou Long, cepat bunuh mereka semua yang berasal dari Wilayah Tengah lalu lempar mayatnya ke cahaya ini,” teriak Bai An kini tidak sedikit khawatir sehingga ia tidak menggunakan telepati.


Raja Gou Long yang menonton dengan semangat pun langsung bergerak seorang diri.


Tanpa ragu ia menggunakan kekuatan penuhnya untuk membantai mereka semua.


Walau ada beberapa dari mereka yang berasal dari Wilayah Inti, Gou Long tentu tidak bodoh untuk membunuh mereka juga.


Ia tahu jika Bai An mempunyai rencana sehingga tidak menyuruhnya membunuh mereka juga.


Bom bom..!!


Tidak sampai 20 menit, semuanya telah Gou Long bunuh tanpa sisa.


Tapi Bai An masih memasang wajah jelek saat melihat pengorbanannya masih kurang.


“Sialan apa yang kurang,” gumam Bai An kini telah merasa lemas karena hampir kehabisan energi.


Sama halnya dengan Duan Du dan yang lainnya, pandangan mereka pun mulai pudar akibat kehabisan energi, namun karena insting bertahan mereka kuat, sampai saat ini mereka masih berdiri sambil menunggu intruksi dari Bai An.


Wuss..!!


Bai Chu Ye tiba-tiba keluar dari Dunia Jiwa Bai An tanpa di keluarkan oleh pemiliknya.


“Darah yang kurang, aku mencium ia membutuhkan darah yang cukup banyak,” ucap Bai Chu Ye langsung menyadarkan ayahnya.


Hukum Darahnya bergejolak sehingga ia terganggu dan memaksa Bai Chu Ye keluar dari dunia Jiwa ayahnya, walau ia tidak tahu apa yang ayahnya lakukan.


Ia dapat menebak ini adalah sebuah pengorbanan.


Bai An langsung mengutuk dirinya jika ia sampai lupa akan hal tersebut.

__ADS_1


“Inti Esensi Darah,” gumam Bai An langsung melirik Ras Half Giant Dragon.


Saat pandangan Bai An mengarah ke semua Ras Half Gian Dragon menggunakan mata putihnya dalam waktu satu detik, kini wajahnya sedikit gelap.


“Hanya ada 3 orang yang telah menumbuhkan Inti Esensi darah mereka, itupun tudak sepenuhnya,” gumam Bai An kini terlihat berusaha berpikir.


Saat pandangannya mengarah ke Gou Han, ia seketika tersenyum bahagia.


“Gou Long, Gou Han kalian berdua kesini sebentar,” ucap Bai An melalui telepati.


Tak lupa Bai An menyuruh Gou Han saat akan kesini maka ia harus di gantikan oleh setidaknya dua anggota Ras Half Giant Dragon.


Tak sampai 30 detik, kini keduanya sudah ada di depan Bai An.


Bai An pun langsung memberithukan keduanya dengan jujur tanpa di tutupi.


Gou Long dan Gou Han pun langsung setuju dengan permintaan Bai An, mereka dengan senang hati membantu sesama Ras mereka, terlebih ketiganya sangat terhubung.


Gou Han merasakan jika Tu Long adalah kakaknya dan Gou Long merasakan jika Tu Long putranya.


Dengan cepat mereka mengeluarkan Inti Esensi darah mereka.


Wuss..!!


Srett sreett..!!


Wung wung wung..!!


Saat darah tersebut terserap, tubuh Tu Long kembali berdengung cukup lama.


Orang-orang yang berasal dari Wilayah Inti kini memasang wajah jelek, mereka merasakan jika tidak membunuh atau melumpuhkan Tu Long. Maka mereka akan binasa.


Sampai saat ini tidak ada yang mampu merasakan jika Bai An dan Duan Du adalah sosok orang yang mereka kenal dahulu.


Itu karena ada sebuah ilusi yang di buat oleh seseorang untuk membantu Bai An dan Duan Du agar keberadaan mereka tidak dapat di lihat oleh orang-orang dari Wilayah Inti dan Wilayah Inti Pusat.


“Sialan, cepat serang kedua siluman ini, jangan setengah-setengah, instingku merasakan jika Ras Half Giant Dragon itu bangkit, maka akan menjadi mala petaka bagi kita,” teriak seorang pri paruh baya, pria paruh baya ini dulunya adalah pengikut Bai An.


“Heh,, ingin menyerang, tidak segampang itu,” dengus salah satu pengikut Bai An di masa lalu. Walau ia sampai saat ini belum merasakan keberadaan Tuannya, ia yakin jika orang yang ingin Ni Xian dan Ni Yin lindungi adalah keluarga mereka.


Jadi mereka pun akan dengan sekuat tenaga membantu. Sosok Ni Xian dan Ni Yin sudah mereka kenal dari dulu dan sesama keluarga tentunya harus saling mengenal agar tidak terjadi pertarungan dan saling membunuh jika tidak saling mengenal.


...


Bai An yang mendengar itu hanya mengabaikannya saja. Ia saat ini fokus melihat ke arah Tu Long.

__ADS_1


Wung wung wung..!!


Dengungan terdengar semakin cepat layaknya detak jantung.


Setelah 5 menit tiba-tiba cahaya seketika meredup, formasi pengorbanan yang Bai An lakukan langsung sirna.


Duan Du, Mo Hung dan yang membantu dalam proses formasi pengorbanan langsung pingsan di tempat.


Bai An yang melihat tubuh Tu Long berhenti berdengung langsung bersamaan dengan formasinya sirna kini sedikit khawatir.


Ia belum pernah mencoba Formasi ini di masa lalu dan ini adalah pertama kalinya ia melakukan ini. Jadi tentu saja ia saat ini khawatir Tu Long kenapa-kenapa.


“Sialan, apakah gagal,” gumam Bai An.


Mendengar itu, Gou Long dan Gou Han langsung menggeleng. “Aku merasakan dia masih hidup. Mungkin ini masih proses,” ucap keduanya optimis.


Bai An tentu tahu Tu Long masih hidup. Tapi jika apa yang ia lakukan ini gagal. Maka sia-sia sudah pengorbanan yang ia lakukan dan rencana akan semakin kacau, terlebih ia yakin jika orang-orang dari Wilayah Inti Pusat akan menyadari keberadaan tak lama lagi jika Tu Long tidak bangkit.


Tapi beda lagi jika Tu Long bangkit, ia sudah mengaturnya sedemikian rupa jika nantinya Tu Long bangkit.


Bom..!!


Ledakan yang mengguncang Wilayah Utara dan Wilayah Timur kembali tarjadi. Bahkan dampak ledakan dapat di rasakan sampai Wilayah Barat, Wilayah Tengah serta Wilayah Inti.


Bai An serta kelurganya yang paling dekat dengan ledakan tentu langsung terlempar.


Beruntung tidak ada yang terluka, karena ledakan tersebut hanya ledakan dari aura saja.


“Hmm..!! Kenapa aku ada di sini?” Tu Long yang baru bangun langsung menggaruk kepalanya dan bingung.


Lalu pandangannya mengarah Bai An yang terbaring.


Amarah Tu Long seketika meledak, ia tidak sadar jika kekuatannya saat ini sungguh mengerikan. Walau belum setara dengan para Penguasa Inti Pusat, tapi kekuatan Tu Long ini bisa membuat mereka semua khawatir jika Tu Long di biarkan tetap hidup.


“Sialan kalian semua, siapa yang berani melukai keluargaku,” teriak Tu Long.


Aura Tu Long meletus sekali lagi hingga menyebabkan ledakan aura untuk kedua kalinya.


Wuss..!!


Tu Long tiba-tiba muncul di depan Duan Du serta Gou Han.


***


Jangan lupa untuk cek Perjalanan Dewa Pembantai dan Dewa Pengacau ya, kini udah mulai update harian lagi.

__ADS_1


__ADS_2