Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Rencana Pertama Sukses


__ADS_3

“Musuh yang kuat akhirnya bermunculan,” ucap Jiu Long dan Bai Ji Pixiu serempak.


Srett..!!


Sebuah celah bermunculan di seluruh Kota Putih, Jiu Long dan Bai Ji Pixiu langsung tersenyum lebar.


“Jangan biarkan mereka keluar dengan tubuh utuh,” ucap Jiu Long.


Bai Ji Pixiu pun langsung mengangguk santai, dengan cepat ia menarik pelatuk otomatis.


Dret..!!


Saat puluhan ahli Rangking S dan S+ keluar, mereka langsung waspada saat merasakan bahaya mengancam nyawa mereka.


“Hati-hati,” ucap ahli Rangking S+ yang dapat merasakan serangan kini mengarah ke arah mereka.


Baru saja para ahli Elf tersebut ingin membuat pertahanan.


Bom bom bom..!!


Tubuh mereka langsung meledak, dan menyisakan ahli rangking S+ yang mampu bertahan.


Namun terlihat lengan kanan hingga ke bahunya kini hilang, darah terus merebes keluar tanpa bisa menekannya.


Pandangan ahli tersebut mengarah ke dua sosok berjubah hitam, saat ia ingin mengatakan sesuatu, pandangannya langsung menjadi gelap.


Jiu Long muncul di belakang ahli tersebut sambil mengayunkan tangannya untuk membersihkan darah yang menempel saat ia membunuh musuh.


Jiu Long dan Bai Chu Ye melirik ke arah celah yang kini bermunculan di dekat mereka.


Dengan cepat mereka bergerak membantai semua musuh.


Terlihat jika mereka berdua memiliki kerja sama yang sangat baik, yang satu melemahkan musuh dan yang satu membasminya.


***


Di wilayah Barat.


Bai Yu Long dan Bai Gi Pixiu kini sedang bentrok dengan anggota Guild White Blood.


Terlihat pertarungan mereka sangat sengit, namun tidak ada yang menyangka jika kedua kelompok ini sedang bersandiwara.


“Sialan, akan ku bunuh kau,” teriak salah satu ahli Elf yang menjadi ketua kelompok cabang Guild White Blood.


Kekuatan Elf tersebut berada di rangking SS dan Bai Yu Long berada di Rangking S+. Walau begitu mereka seimbang dan terlihat jika mereka menggunakan kekuatan penuh.


Wuss..!!


Duar..!!


Elf tersebut langsung membuang serangan Bai Yu Long dengan cara memantulkannya ke arah samping.


Elf tersebut terlihat cukup licik, ia memantulkan serangan Bai Yu Long tepat ke arah prajurit Kota Putih.


Sementara tidak jauh dari lokasi Bai Yu Long, Bai Gi Pixiu kini sedang menahan para anggota Petualang Guild White Blood dan anggota Guild lainnya.


Beberapa kali Bai Gi Pixiu membunuh anggota Guild selain sekutunya.

__ADS_1


Sret..!!


Bai Gi Pixiu langsung mundur saat melihat celah bermunculan di atasnya.


“Sudah datang waktunya kah?” Ucap Bai Gi Pixiu melalui telepati kepada Bai Yu Long.


Bai Yu Long juga mundur, ia melihat ke arah wilayah tengah, pusat Guild White Blood.


Samar-samar Bai Yu Long melihat sebuah sinar di bangunan tertinggi milik Guil White Blood.


“Hemm..!! Akan ku ingat wajahmu, akan ada waktunya aku membunuhmu di pertemuan kita selanjutnya,” ucap Bai Yu Long langsung melirik Elf yang menjadi ketua cabang.


Elf tersebut langsung marah. “Heeh,, siapa yang akan membiarkanmu kabur dasar penjahat,” teriak Elf tersebut langsung melesat.


Bai Yu Long dan Bai Gi Pixiu langsung menggenggam sesuatu yang tidak ada di Dimensi Alam Sihir ini, yaitu batu teleportasi.


Dreet..!!


Mereka berdua pun langsung menghilang dan Elf yang mengayunkan senjatanya ke arah Bai Yu Long pun hanya mengenai tanah.


Duar..!!


“Arhh..!! Dasar penjahat hina, setelah kau mengacau dan membunuh banyak Ras kami, kalian semua kabur, dasar pengecut.” Elf tersebut langsung mengumpat sejadi-jadinya.


Sementara para komandan Kekaisaran dan Jendral Kekaisaran Darium kini mendatangi Elf yang terlihat marah.


Tap tap..!!


“Maafkan aku datang terlambat Ketua Faksi Pedang Hitam," ucap Jendral Kekaisaran Darium mencoba untuk menenangkan Ketua Faksi Pedang Hitam.


Pandangan Ketua Faksi Pedang Hitam langsung mengarah ke Jendral Kekaisaran Darium, kekuatan Jendral tersebut jauh lebih tinggi darinua, yaitu SS+


Jendral tersebut tersenyum. “Jangan bicara seperti itu,” ucap Jendral tersebut.


Pandangannya mengarah ke para Elf yang mati, terlihat jika ia tidak memiliki rasa kasihan atau dendam saat melihat kematian mereka.


Ketua Faksi Pedang Hitam yang menyadari itu mendengus dalam hati. Tapi ia tetap seperti biasa dalam perannya.


***


Wilayah Timur.


Jiu Long dan Bai Ji Pixiu terlihat tertawa bahagia.


Jubah Jiu Long terlihat di penuhi oleh darah, sementara di kejauhan Bai Ji Pixiu masih membantai musuh yang bermunculan di celah.


Wuss..!!


Jiu Long yang muncul di belakang musuh yang masih bertahan langsung mengayunkan lengannya.


Crash..!!


Tak sampai lima detik, celah-celah yang tadinya bermunculan kini mulai menghilang.


Wuss..!!


“Hati-hati, yang tadi kebanyakan pasukan elit dan Komandan Kekaisaran Darium, mungkin celah yang akan muncul saat ini adalah Jendral Kekaisaran Darium, kita masih belum mampu bentrok dengan mereka.” Ucap Jiu Long memberikan peringatan.

__ADS_1


Bai Ji Pixiu langsung mengangguk patuh.


Dret..!!


Saat celah kembali muncul, Bai Ji Pixiu langsung menembakkan senjata otomatisnya.


Sosok yang muncul dari celah langsung mengibaskan tangannya.


Bom bom bom..!!


Ledakan seketika terjadi, Jiu Long dan Bai Ji Pixiu yang sudah memegangi token teleportasi langsung mengalirkan sedikit energi mereka.


Blush..!!


Bertepatan dengan menghilangnya kedua berandalan tersebut. Sosok yang menghentikan serangan Bai Ji Pixiu muncul.


“Hemm..!! Rupanya mereka mempunyai artefak untuk melarikan diri,” gumam Jendral Elf yang memiliki rangking SSS.


Tangan Jendral tersebut terlihat menggenggam sebuah sobekan.


“Jika tadi aku lebih cepat, mungkin aku mampu menangkap salah satu dari mereka,” gumam Jendral tersebut langsung mengeluarkan busur panahnya.


Dengan cepat anak panah yang sudah ia tarik di lepaskan.


Wuss..!!


Anak panah langsung melesat ke arah sebuah batu kristal yang bersembunyi di salah satu bangunan.


Duar..!!


“Rupanya ini sudah di rencanakan sejak lama, aku harus memberi tahu Jendral Besar atau Panglima,” gumam Jendral Elf mulai merobek ruang.


***


Di kedai kecil.


Antoni yang menonton dari awal hanya bisa membuka mulutnya dan sampai saat ini mulutnya masih terbuka lebar.


“Hemm..!! Apa kau tidak lelah membuka mulutmu dari tadi,” ucap Bai Chu Ye dengan nada santai di sertai senyum kecil.


Antoni seketika tersadar, dengan malu-malu ia melirik Bai Chu Ye.


“Itu tadi luar biasa teman Ye, aku bahkan ingin mencoba kedua senjata tadi, terlebih senjata yang bisa membunuh banyak musuh dalam sekali serang itu jika tidak salah namamya senjata otomatis, yah itu dia,” Antoni seketika terlihat seperti orang gila yang bicara sendiri.


Bai Chu Ye hanya bisa menghela nafas, tadi saat pertama bertemu ia kagum dengan ketegasan Antoni, tapi saat ini. Kekagumannya langsung berkurang drastis.


Sret..!!


Sret..!!


Bai Yu Long dan Bai Gi Pixiu langsung muncul di depan Bai Chu Ye.


Tak lama Jiu Long dan Bai Ji Pixiu menyusul.


“Hehe bagaimana Tuan muda, kerjaku sangat bagus kan,” ucap Jiu Long menaikkan alisnya berkali-kali.


“Huff,, dari pada berbangga diri, lebih baik kalian bantu paman Pixiu dan Long Yuan yang kini mengurus para budak,” ucap Bai Chu Ye.

__ADS_1


Seketika Jiu Long hanya bisa tersenyum malu, mereka berempat pun langsung mengganti jubah mereka dan menyamarkan aura mereka.


Setelah itu mereka keluar dari kedai dengan langkah santai seolah tidak tahu kejadian tentang kekacauan yang terjadi.


__ADS_2