Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S3. Dewa Surgawi 4 Puncak


__ADS_3

Gu Sheng mengangguk patuh di sertai mata penuh kekaguman, karena di saat seperti ini, Tu Long sangat bisa di andalkan.


“Baiklah jika terjadi sesuatu, aku akan langsung menghubungi kalian,” ucap Gu Sheng dengan nada serius.


Tu Long langsung melirik ke arah Bai Chu Ye. “Ayo Ye'er, kita obati mereka bertiga semampu yang kita bisa agar mereka bisa bertahan lebih lama.” Ajak Tu Long sambil mencengkram erat tangannya dan dalam hatinya Tu Long bergumam. “Aku yakin jika Tuan muda telah selesai, maka ia pasti menemukan cara untuk menyembuhkan luka di jiwa mereka, bertahanlah kalian.”


Ye'er yang mendengar itu langsung membawa kakaknya tanpa sepatah kata. Tu Long tidak mengambil hati, ia pun dengan cepat membawa Duan Du dan Bo Wuhan.


Wuss wuss wuss..!!


***


“I..Ini, ini sangat luar biasa, aku tak menyangka jika anak ini telah mencapai Jiwa kedua, atau bisa di katakan jiwa tipe penyerang, dengan kekuatan Jiwa kedua ini, aku yakin anak ini bisa membunuh musuh yang jauh lebih kuat darinya, asal kekuatan jiwa musuhnya lebih lemah darinya.” Gumam Roh Asura Blood saat melihat bentuk Jiwa Bai An yang kini menyerupai dirinya dan ada energi bewarna biru selalu mengelilingi dirinya dan energi tersebut seolah siap menyerang musuh jika di perintahkan.


Dan seingat Roh Asura, ia tahu jika kekuatan seseorang berada pada tingkat Dewa Surgawi ⭐ 1 Awal dan musuh pada Dewa Surgawi ⭐ 2 Awal, dan pada saat bersamaan kekuatan Jiwa orang yang berada di tingkat Dewa Surgawi ⭐ 1 Awal sudah mencapai Kekuatan Jiwa tipe penyerang, maka membunuh Dewa Surgawi ⭐ 2 seolah membunuh semut.


Dret..!!


Dret..!!


Tekanan jiwa yang luar biasa seketika keluar dari jiwa Bai An. Bahkan saking kuat dan besarnya tekanan tersebut, tekanan tersebut langsung keluar ke tubuh asli Bai An.


Gu Sheng yang merasakan itu langsung menutupi seluruh tubuhnya menggunakan energi jiwanya, ia juga terlihat mundur cukup jauh saat merasakan penindasan mutlak dari energi Jiwa yang keluar dari tubuh Tuan mudanya.


“I..Ini apakah ini efek dari Fusi, energi yang ingin Tuan muda ubah, seperti yang di katakan oleh Bo Wuhan?” Gumam Gu Sheng hanya bisa membelalakkan mata di sertai tubuhnya tak henti-hentinya bergetar ketakutan dan seolah membuatnya untuk terus menundukkan kepala.


“Jika itu benar, maka membunuhku pasti seolah membalikkan telapak tangan,” sambung Gu Sheng sangat kagum dengan Tuan mudanya.


Seketika ia langsung berpikir untuk melakukan hal yang sama seperti Tuan mudanya, tapi dengan cepat ia membayangkan penderitaan yang Tuan mudanya jalani selama bertahun-tahun.


“Huuf,, aku tidak sebenari dan setangguh Tuan muda, aku yakin itu sangatlah sulit di jalani oleh seorang seperti diriku,” gumam Gu Sheng tersenyum pahit.


***


“Hemm..!! Apa yang terjadi dengan diriku?” Bai An langsung bertanya setelah membuka matanya, Bai An merasa seolah kehangatan telah ia rasakan sehingga langsung tertidur dan saat bangun, ia masih merasakan kehangatan tersebut.


Roh Asura Blood yang mendengar suara Bai An langsung tersadar.


“Khehehe, kau akan tahu setelah sampai di Dimensi Alam Dewa, mungkin saat ini kau belum menyadari perubahanmu secara menyuruh, namun saat kau di sana kau akan sadar akan perubahanmu saat ini.” Kekeh Roh Asura Blood.

__ADS_1


Bai An mengangguk santai, selama ia bicara dengan Roh Pedang Asura, ia sudah tahu jika Roh Pedang Asura selalu memberitahunya secara setengah-setengah, tapi setiap ucapannya tidak ada yang omong kosong dan selalu kenyataan.


Sama dengan Bo Wuhan, sebenarnya Bai An sangat ingin membunuhnya. Tapi Roh Asura Blood menyarankan untuk tidak membunuhnya, karena ia akan berguna untuk memancing musuh saat mereka sampai ke Dimensi Alam Dewa.


Dan apa yang di sarankan oleh Roh Asura Blood akan kenyataan saat ia sampai nanti.


“Hemm.! Lalu apakah sudah selesai?” Tanya Bai An, walau ia tahu jika saat ini ia merasakan energi yang masuk ke dantiannya dan langsung berubah menjadi energi awal, ia tetap bertanya.


“Lima bulan lagi,” jawab Roh Asura Blood.


Bai An pun langsung memejamkan matanya fokus untuk berkultivasi sembari menunggu, ia juga tidak sadar jika saat ini Jiwanya sudah tidak merasakan sakit lagi.


Lima bulan sudah berlalu. Bai An langsung membuka mata saat mendengar suara Roh Asura Blood.


“Gabungkan Jiwamu ke tubuhmu, ini sudah selesai, dan saat proses penggabungan, tekan sebisa mungkin energimu untuk jangn sampai keluar, karena itu mempengaruhi sampai mana batas peningkatanmu, jika banyak energi yang keluar, maka peningkatanmu akan sedikit.” Ucap Roh Asura Blood.


Tanpa mengatakan apapun, Bai An pun langsung menggabungkan jiwanya ke tubuh aslinya.


Dret..!!


Blush..!!


Dengan cepat Bai An menekannya semampu yang ia bisa.


Haaaa...!!


Bam bam bam...!!


Bam bam bam..!!


Teriakan Bai An langsung menggetarkan beberapa pecahan Dimensi di sekitarnya, bersamaan dengan itu terdengar beberapa kali ledakan dari dalam tubuh Bai An.


...


Gu Sheng yang memejamkan matanya secara tiba-tiba mendengar sebuah teriakan di sertai energi yang meledak kini kembali terlempar karena tidak sempat melindungi dirinya.


Duar..!!


Uhuk..!!

__ADS_1


“Sial, ini sudah dua kali aku mengalami ini, padahal aku sudah meningkatkan penjagaanku jika tiba-tiba Tuan muda meledakkan energi di dalam tubuhnya lagi,” gumam Gu Sheng memasang wajah jelek.


“Apakah aku selemah ini atau memang insting bahayaku yang menurun?” Gumam Gu Sheng mencoba berpikir. “Mungkin juga aku sudah terlalu tua,” sambung Gu Sheng.


...


Di tempat Bai An.


Secara perlahan Bai An semakin melayang ke atas, bersamaan dengan itu ia secara perlahan membuka matanya.


Tatapan mata Bai An saat pertama kali membuka mata adalah tubuhnya, ia melihat otot-otot di tubuhnya semakin membesar dan mengencang. Bai An juga merasakan kekuatannya kini meningkat sangat banyak.


Walau begitu, tidak ada jejak kebanggaan dari wajah Bai An.


“Hemm..!! Dewa Immortal ⭐ 4 Puncak, ini masih jauh dari kekuatan para Master Sekte Besar yang ada di Dimensi Alam Dewa,” gumam Bai An dalam hati.


Wuss..!!


“Walau begitu, kau boleh mencoba kekuatanmu melawan salah satu dari Master Sekte Besar yang ada di sana, coba saja melawan Master Sekte Besar peringkat seratus lebih dulu.” Ucap Roh Asura Blood tersenyum kecil. “Dan pada saat itu kau akan mengetahui perbandinganmu dengan mereka.”


Mendengar itu, Bai An mengangguk santai. Lalu tatapan Bai An mengarah ke sebuah pecahan Dimensi Tanpa Nama yang tidak berpenghuni.


Tangan Bai An langsung menjulur ke depan.


Srak..!!


Bom..!!


Bersamaan dengan tangan Bai An terkepal, Pecahan Dimensi Tanpa Nama langsung hancur menjadi abu.


“Hemm,, setidaknya aku merasa setara dengan Dewa Surgawi ⭐ 5 Menengah, walau aku belum menggunakan kekuatan penuhku,” gumam Bai An mencoba membandingkan kekuatannya.


Tapi ia tidak sadar apa yang Bai An lakukan di lihat oleh Gu Sheng dan Gu Sheng merasa kekuatan Bai An setara dengan Dewa Surgawi ⭐ 6 Awal. Walau Gu Sheng juga mencoba membandingkan.


Tapi setidaknya Gu Sheng pernah melihat salah satu dari Master Sekte besar bertarung.


Wuss..!!


“I..Ini ini luar biasa Tuan muda, kau benar-benar luar biasa,” teriak Gu Sheng saat muncul di depan Bai An.

__ADS_1


__ADS_2