Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Orang Yang Mirip Kakak Ipar. Xiao Lee Tan


__ADS_3

Saat menyemprotkan darah dari mulutnya. Wajah Tu Long menjadi serius saat merasakan bahaya mendekat.


Dengan cepat Tu Long mencoba menutupi tubuhnya menggunakan Hukum Angin.


Bahkan Area sekitar 5 meter juga di kelilingi oleh Hukum Angin milik Tu Long.


Tu Long yakin jika musuh mendekat dalam jarak 5 meter, ia dapat merasakan musuh yang kini belum terlihat.


Wuss..!!


Sebuah anak panah langsung Tu Long rasakan dalam jarak 5 meter, kecepatan anak panah tersebut melebihi kecepatan cahaya.


Dengan cepat Tu Long menggunakan Hukum Anginnya untuk memperlambat laju anak panah tersebut. Walau begitu, anak panah tersebut tetap melesat ke arah Tu Long.


“Sialan, hanya anak panah mainan saja bisa membuatku kerepotan,” teriak Tu Long dalam hatinya langsung mengayunkan tangan kirinya ke arah anak panah yang kini sudah di depan matanya.


Namun saat cakar Tu Long hampir bersentuhan dengan anak panah tersebut. Sebuah suara menggema di kepala Tu Long.


“Jangan sentuh anak panah itu, cepat menghindar.” Teriak Duan Du melalui telepati.


Dengan sigap Tu Long menggunakan Hukum Angin lalu memiringkan badannya sejauh yang ia bisa.


Wuss..!!


Bomm..!!


Tubuh Tu Long seketika terhempas cukup jauh, namun ia masih bisa mempertahankan dirinya agar tidak jatuh ke bawah.


Sreett..!!


Seorang udara menjadi pijakan Tu Long, Tu Long kini sedikit membungkuk di udara sambil mengusap darah yang kini terus mengalir dari bibirnya.


Tubuh Tu Long pun kini terkena luka bakar.


Tu Long tidak menyangka jika anak panah tersebut meledak. Terlebih ia merasa familiar dengan anak panah yang meledak tersebut.


Benar.


Itu dulu Bai An gunakan saat ia berada di tempat ia di besarkan, ia sering menggunakan panah melawan musuh dan menaruh elemen api agar meledak saat bersentuhan dengan target.

__ADS_1


Tapi saat ini Tu Long sama sekali tidak melihat ada elemen api dari anak panah tersebut.


Tu Long kini melihat ke arah tangan kirinya yang tadi sempat bersentuhan sehelai rambut dengan anak panah tersebut sehingga memicu terjadinya ledakan.


Melihat tangan kirinya kini rusak cukup parah. Tu Long langsung duduk bersila sambil mengeluarkan beberapa butir pil pemulih, dengan cepat Tu Long memasukkan semuanya kedalam mulutnya lalu menyerapnya.


Sementara di kejauhan. Saat ini Xiao Tan mengerutkan keningnya saat melihat jika targetnya tidak jadi melawan anak panahnya.


Pandangan Xiao Tan lalu mengarah ke segala arah karena ia yakin jika orang yang masih belum muncul itu lah yang memberitahu Tu Long untuk menghindar.


Berbeda dengan Guan Shen Ju, ia kini sedikit meraung saat melihat orang yang di tergetkan Xiao Tan mampu menghindar.


“Saudara Xiao, biarkan aku membunuh semut itu, kau urus saja dua orang yang di sana,” ucap Guan Shen Ju dengan nada sopan.


Xiao Tan mengangguk santai.


Saat Guan Shen Ju ingin melesat, Xiao Tan yang merasakan nyawa saudara seperguruannya ini dalam bahaya langsung berteriak keras.


“Saudara Shen, hati-hati,” teriak Xiao Tan.


Guan Shen Ju berhenti, namun kini darah keluar dari mulutnya.


Sebuah pedang energi tertancap di dadanya, namun beruntung Guan Shen Ju menuruti perkataan Xiao Tan. Karena insting Xiao Tan sangat tajam dan hampir 100% benar selama ia bersama dengan Xiao Tan.


Blush..!!


“Hoho,, bagus juga antisipasi kalian,” kekeh Duan Du muncul dari bayangan Guan Shen Ju.


Melihat musuh keluar secara tiba-tiba. Guan Shen Ju langsung mundur dan Xiao Tan langsung membantu Guan Shen Ju untuk menjauh sejauh mungkin.


“Siapa kau sebanarnya?” Tanya Xiao Tan dengan nada dingin.


Mendengar itu Duan Du membuka mulutnya lebar-lebar.


“Ohh,, aku sungguh terkejut kakak ipar,” ucap Duan Du menyeringai lebar.


Mata Xiao Tan dan Guan Shen Ju melebar saat mendengar Duan Du memanggil Xiao Tan kakak ipar.


“Heng,, adik ku belum menikah dan aku tidak pernah mengenal orang seperti-” tiba-tiba Xiao Tan berhenti saat sadar siapa orang di depannya.

__ADS_1


“Ka...Kau Kau adalah orang yang ada di poster Duan Du Sang Kekacauan,” lalu pandangan Xiao Tan dan Guan Shen Ju mengarah ke Tu Long. “Tu Long Monster Pembantai Gila.” Teriak Xiao Tan dan Guan Shen Ju kini bergetar ketakutan.


Tentu saja mereka berdua tahu sepak terjang Bai An, Duan Du dan Tu Long yang tanpa pandang bulu membantai semua orang yang memburunya, bahkan ia mendengar setengah dunia hancur akibat kemarahan Duan Du dan Tu Long saat salah satu tangan Dewi Jia Li Ling memprovokasi mereka.


Kini pandangan Xiao Tan dan Guan Shen Ju menatap ke berbagai arah seolah mencari seseorang yang momok paling menakutkan bagi semua orang, yaitu Bai An Sang Tanpa Belas Kasih.


Prok prok..!!


“Hooh,, rupanya orang-orang dari Alam Semesta Inti yang lebih tinggi kini memberikan kami julukan rupanya,” ucap Duan Du bertepuk tangan bahagia.


Namun ucapan Duan Du tidak di dengar oleh keduanya, karena saat ini keduanya sedang berkomunikasi melalui telepati.


“Saudara Guan, kau larilah dan jangan melihat kebelakang, aku akan menahan mereka, terlebih orang yang paling menakutkan belum keluar. Jika ia keluar, kita tidak mempunyai peluang untuk lari.” Ucap Xiao Tan dengan nada serius.


“Tidak, aku yang sudah terlukalah yang menahan mereka, kau yang masih sehat larilah dan beritahu para penetua jika 3 iblis tersebut ada di sini. Jika para penetua datang cepat dan aku masih hidup maka itulah keberuntungan kita,” ucap Guan Shen Ju menyanggah ucapan Xiao Tan dengan nada ngotot ingin diam di sini.


“Tidak,, tidak,, kau yang pergi cepat,” teriak Xiao Tan kini mencoba mendorong Guan Shen Ju sambil memegang token teleportasi.


Saat Guan Shen Ju ingin membantah.


Duan Du yang di abaikan kini muncul dari balik bayangan milik Xiao Tan.


“Hayoo..!! Apa yang kalian diskusikan dan token ini, aku saja yang pegang,” ucap Duan Du sambil mengeluarkan senyum mengerikan bagi Guan Shen Ju dan Xiao Tan.


Dengan cepat keduanya menarik senjata mereka, namun Duan Du kembali menghilang lalu muncul tidak jauh dari mereka sambil melempar token yang ia ambil berulang kali menggunakan tangan kirinya.


Melihat token satu-satunya, kini Xiao Tan dan Guan Shen Ju sudah tahu jika tidak ada jalan kabur lagi. Sehingga keduanya bersiap menyerang Duan Du.


Tapi sampai saat ini mereka tidak tahu mengapa Duan Du bisa muncul tiba-tiba dan menghilang tiba-tiba, mereka menduga ia menggunakan artefak dewa yang langka dan artefak dewa tersebut di aliri oleh energi yang sangat banyak.


Jika dugaan mereka benar maka mereka yakin energi Duan Du akan habis jika mereka serang bersamaan.


Tapi sayang sekali dugaan mereka salah karena Duan Du menguasai Hukum Bayangan yang sangat jarang di kuasai oleh orang termasuk Bai An.


“Ehem ehem,, tunggu dulu, jangan menyerang karena aku akan memanggil kakak ku,” kekeh Duan Du.


Duan Du tahu jika Xiao Lee Tan yang di depannya ini tidak mengenal dirinya. Berarti dugaan Duan Du ia hanyalah mirip, tapi saat melihat prilaku Xiao Lee Tan dan senjata yang di gunakan.


Duan Du mengira jika ia adalah Reinkarnasi Xiao Lee Tan yang ada di Alam Semesta Rendah.

__ADS_1


“Kakak Tian, kemarilah dan lihat siapa yang ada di depan ku ini.”


__ADS_2