
Dapat terlihat jika Binatang Iblis tersebut saat ini ketakutan setengah mati saat melihat sosok yang ia takuti seumur hidupnya tiba-tiba muncul di depannya.
“A..Apa yang kau inginkan Ras Naga Langit Chen Long?” Tanya Binatang Iblis dengan nada terbata-bata.
“Hoo,, apa aku tidak boleh mengunjungi rumah yang aku buat sendiri?” Tanya Chen Long mendekatkan wajahnya di sertai seringai mrngerikan.
“Ka..Kamu, tidak mungkin kau muncul kesini tanpa tujuan, apakah kedua manusia itu? Aku tahu tidak mungkin kau akan kesini tanpa tujuan apa-apa?” Terdengar lagi Binatang Iblis tersebut kembali bertanya karena sepertinya ia mengetahui sifat Chen Long yang sesungguhnya.
“Tidak, aku hanya ingin bertemu musuh lamaku,” jawab Chen Long tersenyum lebar lalu melangkah pergi. “Ah, aku lupa, jadilah anak yang baik, jangan menganggu kedua orang yang kau temui tadi, jika kau tidak mendengar ucapanku, kau akan menerima akibatnya,” ucap Chen Long mengarahkan niat membunuhnya ke arah Binatang Iblis tersebut.
Tubuh Binatang Iblis tersebut seketika bergetar hebat.
Hoek..!!
Tak lama setelah menghilangnya Chen Long, Binatang Iblis tersebut seketika memuntahkan seteguk darah.
“Si..Sialan, entah sudah berapa banyak yang dia bunuh, yang pasti itu melebihi imajinasiku karena bisa melukaiku hanya dengan niat membunuhnya,” gumam Binatang Iblis semakin membenci Chen Long.
Perlu di ketahui jika Binatang Iblis dan Chen Long dulunya memiliki kekuatan yang setara, namun karena Binatang Iblis kalah bertarung dan di kurung di sini, jadi perkembangannya tidak ada kemajuan sama sekali. Dan satu lagi, Binatang Iblis dulunya berasal dari Organinasi Menara, satu kelompok dengan tempat Chen Long memburu salah satu pengkhianat anggota klannya.
***
Sarang Serigala Biru.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Bai Han seketika tersenyum tipis saat melihat Raja Serigala Biru sudah menunggu kedatangannya.
“Dasar manusia sialan, akan ku bunuh kau,” teriak Raja Serigala Biru melihat Bai Han sudah muncul di depannya.
Dret..!!
Dengan kecepatan penuh, ia langsung muncul di depan Bai Han. Tangan kanannya langsung terayun yang telah di bantu oleh Hukum Angin.
Bai Han yang tetap tenang langsung memiringkan kepalanya.
Crash..!!
Duar..!!
Bilah angin berbentuk cakar seketika menghancurkan pohon yang ada di belakang Bai Han. Terlihat juga ada darah menetes di pipi kanan Bai Han karena terkena goresan hukum angin.
Melihat manusia yang ia serang bisa menghindar, ia pun kembali mengayunkan tangan kanannya, namun kali ini sedikit berbeda. Angin yang ada di sekelilingnya seketika berputar-putar.
“Mati,” teriak Raja Serigala Biru dengan seringai lebar.
Bai Han yang masih berdiri di tempatnya langsung menyelimuti tangannya dengan energi, ia pun langsung membuat gerakan yang sama dengan Raja Serigala Biru.
Wuss..!!
Duar..!!
Bom bom bom..!!
Bentrokan akibat Raja Serigala Biru dan Bai Han seketika menghancurkan area sekitar dengan ganas.
Semua Ras Serigala Biru yang menonton langsung mundur, bukan hanya mereka saja, Jendral Singa Emas bersama Rasnya juga menjauh agar tidak terkena dampaknya.
__ADS_1
Sementara di tempat Raja Serigala Biru dan Bai Han, saat ini Raja Serigala Biru melototkan matanya saat tersadar jika Bai Han menguasai Hukum yang sangat langka dan di katakan telah punah.
“Si..Siapa sebenarnya kau manusia?” Tanya Raja Serigala Biru mundur beberapa langkah, ia sadar jika bertarung dengan manusia di depannya, ini tidak akan pernah berahir dalam waktu dekat, karena ia tahu jika manusia di depannya tidak akan pernah kehabisan energi.
“Hoho,, setelah melakukan bentrok kau baru bertanya?” Ucap Bai Han tersenyum kecil.
“Heng,, walau aku mati sekalipun, aku tidak akan pernah mau tunduk kepada manusia rendahan seperti dirimu,” teriak Raja Serigala Biru yang mengetahui tujuan Bai Han.
“Kalian semua, jangan diam saja, bunuh mereka semua dengan cepat, setelah itu kita bunuh manusia rendahan ini,” teriak Raja Serigala Biru menatap ke arah Ras-nya.
Auuu...!!
Auuu...!!
Auman dari para Serigala Biru seketika terdengar serempak, tak lama mereka pun langsung melesat ke arah ratusan Ras Singa Emas.
Terlihat jelas saat ini jumlahnya sangat jauh berbeda, Ras Serigala Biru berjumlah ribuan dan ras Singa Emas berjumlah ratusan.
Namun wajah Ras Singa Emas terlihat memamerkan gigi mereka di sertai menyeringai kecil.
Blush..!!
Blush..!!
Blush..!!
“Semuanya, jangan buat Yang Mulia Dewa Alam kecewa, ia telah percaya kepada kita dengan memberikan energi sementara ini, gunakan untuk menahan Ras Serigala Biru sekuat yang kalian bisa.” Teriak Jendral Singa Emas kini ikut mengeluarkan energi sementara yang di berikan oleh Bai Han.
Tentu saja Bai Han tidak akan melakukan penyerangan tanpa persiapan yang matang.
Melihat apa yang terjadi, Raja Serigala Biru seketika meraung, ia sangat cerdas sehingga dalam sekali lihat tahu tujuan Bai Han.
Duar..!!
Namun sebelum Raja Serigala Biru bergerak terlalu jauh, Bai Han muncul dalam bentuk bayangan lalu memberikan serangan kejutan.
Sret..!!
Raja Serigala Biru langsung mendarat dengan sempurna, tatapannya menjadi ganas saat sadar ini tidak akan mudah melawan Bai Han. Walau kekuatannya jauh lebih tinggi, tapi Bai Han memiliki dua keuntungan, kecerdasan dan energi tanpa batas.
Dengan dua keuntungan tersebut Bai Han mampu mengimbangi bahkan membunuh dirinya secara perlahan.
“Menyerahlah sebelum aku berubah pikiran,” ucap Bai Han dengan wajah tenang.
“Mimpi,” teriak Raja Serigala Biru.
Auuu..!!
Goarr..!!
Blush..!!
Secara perlahan tubuh Raja Serigala Biru membesar ke bentuk aslinya.
Bai Han yang sadar langsung mengumpulkan energinya dalam jumlah batasannya.
“Teknik Tubuh Tanpa Batas.”
“Ledakan Energi.” Teriak Bai Han menembakkan bola energi ke tubuh Raja Serigala Biru.
__ADS_1
Wuss..!!
Duar..!!
Tubuh Raja Serigala Biru seketika terlempar jauh.
Bai Han pun langsung mengejarnya karena tujuannya memang memisahkan diri dengan Ras Singa Emas agar mereka tidak terluka.
Dret..!!
“Tebasan Ganda,” teriak Bai Han mencoba teknik baru yang ia pelajari beberapa saat lalu.
Wuss..!!
“Cakar Serigala Angin.” Teriak Raja Serigala Angin mengayunkan kaki kirinya.
Wuss..!!
Duar..!!
...
Dret..!!
“Aku sadar kau sangat cerdas, tapi aku tak menyangka kebodohanmu jauh lebih cerdas.” Ejek Bai Han yang memiliki keuntungan dengan tubuhnya yang kecil sehingga memudahkannya menyerang dari segala sisi.
“Heh,, apakah begitu,” ucap Raja Serigala Biri muncul di belakang Bai Han sambil mengayunkan kakinya.
Wung..!!
Tekanan luar biasa Bai Han rasakan dari serangan Raja Serigala Biru.
Crash..!!
Duar..!!
Saat cakar tersebut mengenai Bai Han hingga hancur, dan bilah cakar terus melesat ke tanah, kini terlihat sebuah kawah berbentuk cakar tercipta.
“Haha,, aku tak menyangka kau selemah itu,” teriak Raja Serigala Biru mengira Bai Han mati dalam sekali serang.
“Heeh,, apakah kau yakin,” ejek Bai Han mengayunkan pedang kayu hitamnya.
Tepat di bawah kaki Raja Serigala Biru.
Wuss..!!
Crash..!!
“Walau kau memiliki dua keuntungan, tapi aku memiliki satu keuntungan yang sempurna, yaitu kecepatan,” ucap Raja Serigala Biru dengan cepat menghindar lalu muncul di samping Bai Han.
Bai Han langsung mengerutkan keningnya, karena ia juga saat ini berpikir bagaimana cara Raja Serigala Biru tersebut bergerak tanpa bisa ia rasakan.
Wuss..!!
Trank..!!
Sadar tidak sempat menghindar ataupun menggunakan Hukum Bayangan, Bai Han pun menahannya menggunakan perisai energi.
Bom bom bom..!!
__ADS_1